Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 402 - Kue Ango


__ADS_3

Bab 402 –


          Shen Yao kembali ke ruang makan, membawa sebuah piring Kue


Ango “kakek cobalah !” sambil duduk di kursinya kembali. Kakek Li mencicipinya


“ini…” terpana “ada apa kakek ?” Li Suen juga mencicipinya “rasa ini sangat


familiar…” “gadis cilik, apa yang kau tambahkan ke dalamnya ?” Kakek Li


bertanya. Shen Yao “apakah rasa ini ?” Kakek Li “ini sama dengan buatan Nenek


Ango !” Shen Yao memainkan bibirnya, semua mencicipinya.


          Hui Shi “memang pujaan hatiku. Shen Yao, masih adakah ?”


Shen Yao “kenapa semakin lama, anda semakin menjijikkan Hui Shi Da Ren !” Mei


Gui “Shen Yao, apa yang kau tambahkan pada kue ini ?” Shen Yao “madu !” Kakek


Li “sudah banyak yang mencoba menasukkan madu, tapi tidak pernah berhasil. Kue


Ango sebelumnya yang kau cicipi juga ada kandungan madunya !” Shen Yao “karena


mereka salah menambahkan madu !” Xin Qian “maksudmu, komposisinya tidak pas ?”


          Shen Yao menggeleng “Lu Guo adalah penghasil madu, pasti


sangat banyak madu yang terbuang. Aku menggunakan madu yang sudah menghitam dan


mengeras di sarangnya. Bahan terbuang tapi bisa menghasilkan rasa khas yang


lebih wangi dan lezat dibandingkan madu baru. Sama seperti bumbu masakan yang


difermentasikan, madu ini juga sudah melalui proses fermentasi menghasilkan


rasa yang baru, tidak bisa didapat pada madu segar” Kakek Li mengangguk “yang


mulia, kebingungan Lu Guo selama bertahun-tahun, sudah anda selesaikan hanya


dalam sekali mencoba, kagum pada anda !”


          Shen Yao “Kakek tua, jangan begitu terpesona padaku !


hoam…” menguap “Shen Yao, aku sudah meminta pelayan menyiapkan air hangat dan


beberapa pelayan untuk melayanimu mandi. Mereka akan membantu merilekskan


tubuhmu” Mei Gui mempersila. Shen Yao “Li Fu Ren, anda sangat baik…” Kakek Li


cemberut ”apa aku tidak baik ?” Shen Yao melirik dan tersenyum nakal “anda !”


melirik Li Suen “sangat nakal, sama dengan cucu anda hahaha…” tertawa sambil berdiri


meninggalkan semua.


          Tabib “nyonya, tolong masukkan ini ke dalam air mandi


putri, akan membantunya tidur nyenyak malam ini. Sekalian ini semua buat anda


semua. Kalian sudah melalui perjalanan panjang, istirahat dengan baik malam


ini” semua berterima kasih dan menikmati mandi mereka, tertidur lelap sepanjang


malam. Mereka bertamu di rumah keluarga Li selama 7 hari, mengelilingi Lu Guo,


mencicipi hidangan khas mereka, menikmati keasrian tempat itu.

__ADS_1


          Di malam terakhir, Shen Yao memasakkan 1 meja hidangan


untuk semua “nah, sesuai janjiku, sangat menguntungkan kalian !” semua makan


dengan suka cita, tidak berhenti memuji masakan Shen Yao. Kakek Li bersedih


dengan kepergian Shen Yao “kakek tua, jika ingin mencicipinya lagi, cepatlah


sembuh… 3 tahun lagi bertemu di ibukota, aku akan membuatkanmu semeja masakan


bagaimana ?” Kakek Li cemberut “Shen Yao, kakek…” Shen Yao “hei, yang mulia


tidak menerima bantahan. Jika yang mulia sudah mengatakannya, maka anda harus


menjalankannya. Jika sampai 3 tahun kemudian, yang mulia tidak melihat anda,


yang mulia akan menghukum seluruh keluarga Li, mengerti !” dengan sorot mata


dingin.


          Li Suen menarik-narik lengan baju Kakek Li yang tercengang


melihat Shen Yao “baik Putri, Li Yuen menaati perintah…” Shen Yao tersenyum


ceria “sangat baik ! kalian berdua, cepat lahirkan cicit mungil untuk orang tua


ini” Li Suen tersenyum melihat Mei Gui “menjalankan perintah Putri Mahkota.”


Shen Yao naik ke atas kudanya “sampai jumpa !” perlahan menunggang kudanya


keluar dari Lu Guo, tanpa berbalik melihat keluarga Li.


          Kakek Li “apa gadis itu benar masih 13 tahun ?” Li Suen


“kakek, Shen Yao memang pemimpin yang luar biasa.” Mei Gui memapah Kakek Li


“jangan memapahku, aku harus segera sembuh, aku mau bertemu dengan yang mulia


semangat. Li Suen dan Mei Gui tersenyum melihat Kakek Li yang kembali


bersemangat. Setelah memastikan Kakek Li sudah memiliki semangat hidup, ada Li


Suen dan Mei Gui yang menemani, Tabib istana kembali ke ibukota seminggu


setelah Shen Yao pergi.


          Setelah meninggalkan Lu Guo, mereka sudah tidak


terburu-buru, menikmati perjalanan. Berpindah dari desa ke kota, kota ke desa,


desa ke desa, kota ke kota. Hui Shi selalu meracau, mengganggu Shen Yao,


sementara Tian Guang selalu diam-diam memperhatikan, menyediakan keperluan dan


bisa menarik minat Shen Yao. Masing-masing menunjukkan perhatian dengan cara


mereka sendiri-sendiri. Sementara Hao Cun semakin dekat dengan Xin Qian, Xi


Juan juga semakin dekat dengan Fang Ying. Keempatnya, melihat kedua pemuda yang


berkompetisi, tanpa mendapat perhatian dari Shen Yao. Shen Yao hanya sibuk


menikmati perjalanannya, di beberapa kesempatan, menyelesaikan beberapa


masalah.


          Xi Juan menemani Shen Yao yang sedang berkeliling di pasar

__ADS_1


malam “Shen Yao, terbuat dari apa hatimu itu ?” Shen Yao hanya berdehem “hmm…”


Xi Juan “Shen Yao, aku sedang berbicara denganmu, kau dengar tidak ?”


menghentikan Shen Yao yang sedang memilih pernak pernik kecil, membuatnya


terkejut. Shen Yao “Tuan Muda kedua, kau mau membuat jantungku lepas kah ? ini


pasar ramai, apa perlu teriak-teriak ?” Xi Juan berdecak kesal “kau bisa tidak


serius menjawab pertanyaanku ?”


          Shen Yao mengerutkan kening, melihat wajah serius Xi Juan,


menaruh pernak pernik di tangannya “baik Tuan Muda Kedua, apa yang ingin anda


tanyakan ?” Xi Juan menariknya pergi “Shen Yao, kau bukan tidak tahu Hui Shi


dan Tian Guang menyukaimu, kau sebenarnya suka dengan yang mana ?” Shen Yao


melebarkan matanya “Xi Juan jie, mereka menyukaiku, apa aku harus menyukai


mereka ?”


          Xi Juan menunjuk dada Shen Yao “Shen Yao, sebenarnya hatimu


ini terbuat dari apa ? apa kau sama sekali tidak terharu dengan yang mereka


lakukan ?” Shen Yao mengerutkan kening “terharu ?” Xi Juan frustasi “Song Shen


Yao, apa kau harus berpura-pura bodoh untuk hal ini ?” Shen Yao menghela nafas


kasar “dengar tuan putriku, aku tidak berpura-pura bodoh dan juga tidak


terharu. Bagiku, mereka hanya rakyat yang harus kujaga. Tidak hanya mereka,


kau, Hao Cun ge, Xin Qian, Fang Ying, semua yang kita temui selama ini. Apa


masih perlu kujelaskan ?”


          Xi Juan menghela nafas “Shen Yao, apa kau tidak bisa hidup


demi dirimu sendiri sekali saja ?” Shen Yao berbalik “Xi Juan jie, semenjak aku


dilahirkan, diriku ini adalah milik kerajaan Song” berjalan pergi tanpa


berbalik melihat Xi Juan. Xi Juan melihat punggung Shen Yao yang menjauh, tanpa


sadar setetes air matanya turun.


          Shen Yao berjalan sendiri di pasar ramai, tapi sudah tidak


ada minat menikmatinya. Shen Yao terduduk dan menatap keramaian dengan mata


kosong. Semua mencarinya, tidak dapat menemukannya, kembali ke panginapan,


melihat Shen Yao yang sudah tertidur di ranjangnya. Xi Juan merasa bersalah,


menceritakan percakapannya pada Fang Ying “apa Shen Yao sama sekali tidak


memikirkan kebahagiaannya sendiri ?” Xi Juan menggeleng “apa sudah terlambat


menariknya ?” Hao Cun tidak sengaja mendengar mereka, ikut bergabung “jangan


memaksanya ! sudah berlalu begitu lama, Shen Yao butuh penyesuaian ! tidak lama


lagi, Shen Yao akan berulang tahun yang ke-14. Di usianya ini, masih senang

__ADS_1


bermain, tidak memikirkan hubungan pria dan wanita, adalah hal yang sangat


wajar.”


__ADS_2