Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 264 - Bing Huo Dao


__ADS_3

Ling Ling “Niang Qin… kami


tidak mau hanya merawatmu saat terluka saja…” Xiao Shen Zhu “ooo…” Ling Ling


“Niang Qin…” Xiao Shen Zhu “haih Nu Di, kau sangat berisik… apa yang kau


inginkan ?” Ling Ling “berjuang bersama Niang Qin… aku tidak ingin hanya


berdiri diam melihat Niang Qin terluka…” dengan mata berkaca-kaca. Xiao Shen


Zhu “jadi belajarlah yang giat, jangan hanya terus protes di telinga yang


mulia…” Ling Ling tersenyum “baik, tapi Niang Qin tidak boleh ingkar…” Xiao


Shen Zhu “kau sangat berisik… sebenarnya darimana sifatmu ini berasal cih…”


mencibir, Ling Ling cekikikan. Ling Ling menemani Xiao Shen Zhu membaca


laporan-laporannya, belajar menyelesaikan laporan-laporan itu.


            Ling Ling memeluk Xiao Shen Zhu “Niang Qin jaga diri…”


Xiao Shen Zhu mengangguk. Xin Xin juga memeluknya “Niang Qin, ini Mu Fu Rong


Hua Gao untuk Niang Qin… Xin Xin juga sudah memberikan 1 ke Qing Yun jiejie…”


Xiong Xiong memberikan sebuah giok panas dingin “Niang Qin saat demam,


genggamlah giok ini…” Zhe Yan juga memberikan pil-pil. Xiao Shen Zhu “Juan Feng


akan menemui kalian di Feng Huo Cang Ling… sampai jumpa lagi…” berpamitan dan


pergi berdua Dong Hua ke Bing Huo Dao.


            Bing Huo Dao adalah sebuah pulau yang tidak stabil,


sering terjadi gempa, tidak bisa membedakan pagi dan malam. Hawa dingin menusuk


tulang dan panas membakar tubuh, terus bergantian berputar. Disisi kanan, ada


gunung yang terus meletus dan memuntahkan lahar panas sementara sisi kiri


adalah gunung salju yang tidak meleleh sedikitpun walau terkena lahar panas. Di


titik pertemuan ada rumah kecil yang asri, terlindung dalam jiejue. Xiao Shen


Zhu “Hua Zi gege, kau sudah mempunyai penguasaan terhadap api abadi… kau akan


mulai biguang di sisi kanan yang mendukung api abadimu, tingkatkan penguasaanmu


! ” Dong Hua mengangguk “bagaimana denganmu ?” Xiao Shen Zhu “setelah kau mulai


biguang, aku juga akan mulai menempa diri…” Dong Hua “Feng Wei, aku sungguh


tidak ingin berpisah darimu…” Xiao Shen Zhu “kita tidak akan berpisah… aku akan


di Bing Huo Dao hingga kau menyelesaikan biguangmu…”  Dong Hua “tapi kau pasti terluka… kau juga


akan menghadapi rintangan yang lebih dari yang lalu… aku tidak tenang…”


Xiao


Shen Zhu tersenyum “aku akan baik-baik saja… kita akan bertemu saat kau


chuguang… konsentrasilah… setelah chuguang, kita akan sibuk berlatih bersama


lainnya !” Dong Hua cemberut, memeluk Xiao Shen Zhu “Feng Wei, aku pasti


berusaha sebaik mungkin… kau harus berjanji padaku akan ada saat aku chuguang !


jangan keluar dari Bing Huo Dao !” Xiao Shen Zhu mengangguk. Dong Hua mengecup


keningnya “Feng Wei, demi meningkatkan kemampuan dan menempa diri, membuat kita


sering terpisah… setelah pernikahan, kita jangan berpisah lagi… aku benar-benar


tidak sanggup berjauhan denganmu…” Xiao Shen Zhu “Hua Zi gege, kita tidak akan


berpisah… walaupun kau biguang, aku juga menemanimu disini… dimanapun kau

__ADS_1


berada, aku akan selalu menemanimu…” Dong Hua mengangguk “aku mencintaimu…”.


Dengan


bantuan Xiao Shen Zhu, Dong Hua masuk dan biguang di tengah-tengah gunung


berapi. Xiao Shen Zhu memberikan pelindung yang akan menghilang seiring


perkembangan spiritual Dong Hua. Setelahnya, Xiao Shen Zhu menyegel seluruh


kekuatannya, berdiri dengan tubuh manusia fana, mulai berlatih dai sisi kanan


ke kiri, kiri ke kanan, terus menerus bergantian. Dalam prosesnya, tubuhnya


berulang kali terluka parah, tanpa ada yang membantunya. Dengan tubuh manusia


fana, Xiao Shen Zhu berulang kali berada diambang kematian.


Seribu tahun


setelahnya, Xiao Shen Zhu menghadapi rintangannya selama 3 hari berturut-turut


tanpa henti. Dengan tubuh terluka parah, tidak ada yang membantunya, Xiao Shen


Zhu berulang kali terbangun karena kesakitan dan demam tinggi. Setelah


tersadar, tanpa mempedulikan luka-lukanya, Xiao Shen Zhu meneruskan penempaan


dirinya. Bing Huo Dao adalah tempat tertutup, tidak ada yang menyadari


penderitaan Xiao Shen Zhu. Setelah 3.000 tahun kemudian, Xiao Shen Zhu kembali


menghadapi rintangan selama 5 hari, hampir menghancurkan jiwanya disebabkan


Xiao Shen Zhu yang masih berada dalam tubuh manusia fana. Rintangan kali ini


membuatnya koma selama 3 tahun, tertimbun dalam gunung salju.


Setelah


sadar, Xiao Shen Zhu memanggil 3 asisten ke Bing Huo Dao. Sebelum memulai misi


Zhu membawa ketiganya menempa diri dengan raga manusia fana dan menguji mereka


bertiga di Bing Huo Dao. Setelah 500 tahun, ketiganya lulus dari semua ujian


yang diberikan Xiao Shen Zhu “bagus sekali… sekarang pergilah… lakukan tugas


kalian…” ketiganya berlutut memberi hormat “terima kasih Shen Zhu…” Xiao Shen


Zhu “apa kalian menginginkan status ?” ketiganya menggeleng “seperti ini saja


sudah sangat baik Shen Zhu…” Xiao Shen Zhu mengangguk.


Qing


Yun “Shen Zhu, anda masih akan disini ?” Xiao Shen Zhu “aku menunggu Hua Zi


gege” Mei Shang “Ling Ling akan menerima rintangan Di Xian - Yu Zhou Da Lu


bersama Zhe Yan Shan Shen 200 tahun lagi” Xiao Shen Zhu mengangguk “mereka


sudah berusaha…” Qing Yun “Xiong Xiong dan Xin Xin akan menjadi Shan Shen tidak


sampai 1.000 tahun lagi…” Hao Lun “mereka berhasil lulus dari taman permainan


Juan Feng. Apapun yang Juan Feng keluarkan, sudah tidak mampu menyulitkan


mereka” Xiao Shen Zhu “saat keluar dari sini, harusnya ketujuhnya juga sudah


siap… arahkan mereka ke Feng Huo Cang Ling” Qing Yun “anda akan melatih mereka


?” Xiao Shen Zhu mengangguk.


Xiao


Shen Zun kembali menempa diri sambil menunggu Dong Hua Chuguang. Disaat Dong


Hua chuguang, tercengang melihat gadis cantik yang sedang bermeditasi dengan

__ADS_1


tenangnya dengan cahaya pelangi lembut yang berputar di sekitarnya. Dong Hua


menghabiskan 6.000 tahun biguang. Tidak dapat menunggu Dong Hua chuguang dalam


masa 5.000 tahun, Xiao Shen Zhu biguang di gua dekat rumah satu-satunya yang


ada disana. Dong Hua tersenyum lembut dan mendekati gadis itu, berbaring di


tempat tidak jauh darinya ‘Feng Wei, kau semakin cantik… aku sangat


merindukanmu…’ menatap pujaan hatinya hingga terlelap.


Beberapa


tahun setelahnya, Cai Hong Huo Feng remaja chuguang. Hal pertama yang


dilihatnya adalah Dong Hua yang tersenyum menatap dan menunggunya. Cai Hong Huo


Feng tersenyum dan melompat-lompat masuk ke pelukan Dong Hua “Hua Zi gege, aku


merindukanmu…” Dong Hua memeluk erat gadisnya “Feng Wei, aku juga sangat


merindukanmu…” Cai Hong Huo Feng “apa sudah lama kau chuguang ?” Dong Hua “3


tahun yang lalu…” Cai Hong Huo Feng “ayo, aku membawamu ke Sheng Shui He…”


membawa Dong Hua ke sebuah danau “masuklah…” Dong Hua “danau apa ini ?” Cai


Hong Huo Feng “danau ini bisa memurnikan kembali tubuhmu… Hua Zi gege akan


memperoleh kembali tubuh sucimu…”


Dong


Hua tersenyum, membuka semua pakaiannya. Cai Hong Huo Feng menutup mata dan


berbalik “Hua Zi gege, kau sungguh tidak tahu malu…” Dong Hua tertawa


terbahak-bahak “Feng Wei, untuk apa malu pada istri sendiri… kau sudah sering


melihat tubuhku…” turun ke danau. Cai Hong Huo Feng berdecak kesal “cih, aku


masih baru 17.350 tahun, kau menodai mataku…” Dong Hua tertawa terbahak-bahak.


Cahaya ungu menyelimuti tubuh Dong Hua, Cai Hong Huo Feng “Hua Zi gege,


berendamlah sejam disini, aku tidak mengganggumu…” Dong Hua “Feng Wei, kau mau


kemana ?” Cai Hong Huo Feng “ada permandian lainnya di sebelah, aku akan


berendam disana !” Dong Hua “tidak, kemarilah, kita berendam bersama…” menarik


Cai Hong Huo Feng masuk ke danau. Cai Hong Huo Feng terkejut, tidak mampu


melawan, masuk ke danau dengan pakaian lengkap “Hua Zi gege, apa yang kau


lakukan ?” Dong Hua cekikikan.


Dong


Hua “tenanglah, kita berendam bersama… tubuhmu yang mana yang belum


kulihat…  jangan banyak bergerak, aku


tidak akan tahan…” wajah Cai Hong Huo Feng memerah, mendorong Dong Hua “menjauh


dariku…” tubuh Cai Hong Huo Feng diselimuti cahaya pelangi. Dong Hua mendekat


kembali “tidak perlu malu… tubuhmu adalah milikku, tubuhku juga adalah milikmu…


kita dua tubuh dengan satu jiwa…” membuka perlahan pakaian Cai Hong Huo Feng.


Dong Hua melihat semua perubahan bentuk tubuh Cai Hong Huo Feng “Feng Wei, kau


sangat cantik, sempurna untukku…” wajah Cai Hong Huo Feng merah sampai tidak


berani bersuara. Dong Hua mengecup bibirnya “Feng Wei, aku mencintaimu… kau


tidak sedang menutupi lukamu kan !” Cai Hong Huo Feng menggeleng “sudah sembuh

__ADS_1


semua…” Dong Hua mengangguk, memeluknya.


__ADS_2