Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 196 - Pengagum


__ADS_3

Selama beberapa ratus tahun,


tubuh Shen Zhu kecil, juga berubah mengikuti usianya, wajahnya sudah tidak


pucat, bahkan mulai terlihat bercahaya. Zhe Yan selalu memeriksanya di setiap


ada kesempatan dan bertemu. Keluarga dan teman selalu berdatangan menjenguknya


ketika berada di Tai Chen gong.


600 tahun kemudian


          Dong Hua tetap melakukan semua aktivitasnya, membagi wakti


di Tai Chen gong, Bi Hai Cang Ling, Feng Huo Cang Ling, kembali mengajar di Fan


Yin Gu dan mengajar di Huang Jing. Semua rutinitas berjalan seperti biasa,


dengan Shen Zhu kecil yang selalu menemaninya kemanapun Dong Hua pergi. Shen


Zhu kecil sudah menunjukan adanya pergerakan dalam tidurnya. You Zun, Zuo Zun,


Budha, dan Zhe Yan menebak kemungkinan Shen Zhu kecil akan segera sadar.


          Hari ini adalah perayaan bunga, mengundang semua petinggi


di Si Hai Ba Huang dan keluarga untuk menikmatinya. Jiu Jong Tian diatur dengan


baik hingga semua bisa menikmati mekarnya bunga-bunga, dimanapun mereka berada.


Di aula Jiu Tian sudah di siapkan perjamuan dan beberapa pertunjukan dengan


tema ‘bunga’. Banyak keluarga jauh yang berdatangan, termasuk keluarga Lao Tian


Jun (Lao Tian Jun mempunyai 5 istri yang tersebar di beberapa wilayah penting


di Jiu Jong Tian, termasuk salah satunya ibu pangeran ketiga Lian Song). Hari


ini hampir semua keluarga Lao Tian Jun berdatangan, termasuk saudara – saudari


sepupu mereka.


          Di aula Jiu Tian, semua sudah berdatangan, termasuk


keluarga Tian Jun, keluarga besar Dong Feng, keluarga Bai dan Zhe Yan, keluarga


Mo Yuan, keluarga Lian Song, dan lainnya. Beberapa saudari sepupu Tian Jun, ada


yang menyumbangkan pertunjukan, salah satunya dari putri kembar benua utara


Shui Xue Mei dan Shui Xue Rou. Kedua putri terkenal dengan kecantikan dan wajah


putih yang bersih. Kedua putri adalah yang tercantik di benua utara (bukan di


Si Hai Ba Huang). Yang tercantik di Si Hai Ba Huang bahkan alam semesta adalah


Shen Zhu tetapi karena masih kecil jadi tidak ada yang memperhatikan. Di Si Hai


Ba Huang saat ini, posisi tercantik di pegang Dong Feng Yue Ling.


          Kedua putri menarikan tarian yang diselimuti bunga es yang


cantik. Sesekali kedua putri melihat kearah Dong Hua Di Jun yang sibuk membelai


putri tidurnya. Dong Hua sama sekali tidak memperhatikan pertunjukan. Dong Hua


sebenarnya paling malas mengikuti acara seperti ini, hanya menemani Xiong


Xiong, Xin Xin, Ching Ching dan Chang Chang yang ingin menonton keramaian. Dong

__ADS_1


Hua lebih senang menemani Shen Zhu kecilnya di Tai Chen gong. Dong Hua hanya ke


aula Jiu Tian untuk rapat dan membahas masalah, selebihnya sangat jarang muncul


di aula Jiu Tian.


          Banyak yang bertepuk tangan saat kedua putri menyelesaikan


tariannya, tidak termasuk kelompok Dong Feng. Mereka sudah melihat tarian yang


jauh lebih bagus dari itu. Kedua putri memberi hormat “Di Jun, Tian Jun, kami


mengagumi Dong Hua Di Jun, ingin bergabung ke Tai Chen gong melayani Di Jun.


Mohon Di Jun dan Tian Jun merestui kami” semua terdiam melihat kedua putri. Ada


lagi yang tidak takut mati berani mengorek keluarga Dong Feng. Segera aula Jiu


Tian menjadi hening tanpa ada seorang pun yang bersuara.


          Dong Hua hanya asik melihat Shen Zhu kecilnya yang


bergerak-gerak dalam pelukannya mencari kehangatan, karena tarian salju membuat


udara sekitar menjadi dingin. Dong Hua memberikan selimut dan memeluk erat Shen


Zhu kecil, menyalurkan kehangatan dari tubuhnya.


          Suasana hening beberapa saat, dipecahkan oleh Xin Xin yang


berdiri dan menjawab sopan “kedua putri yang terhormat, Dong Hua Di Jun


ayahanda kami, sudah mempunyai ibunda kami. Ayahanda dan ibunda kami saling


mencintai, tidak ada yang bisa masuk diantara mereka.” Putri Shui Xue Mei


berkata tenang “Putri Xin Xin, Di Jun adalah pria dewasa yang butuh dilayani.


melayani Di Jun”. Gun Gun, Ling Ling, Xiong Xiong, dan Xin Xin mulai


mengepalkan tangan. Ling Ling masih mencoba menjawab dengan baik, dengan


menambahkan sedikit sindiran “kedua putri yang terhormat, sebelumnya Dong Hua


Di jun sudah menunggu 360.000 tahun, sebelum bertemu dengan ibunda kami. Apa


anda berdua pernah mendengar Dong Hua Di Jun yang minta dilayani ? sekarang


ibunda kami, karena menyelamatkan alam semesta, terlepas dari bahaya, baru bisa


terlahir kembali. Jangankan beberapa puluh ribu tahun, bahkan ratusan ribu


tahunpun, Dong Hua Di Jun, ayahanda kami, sanggup menunggu ibunda kami.”


          Kedua putri mulai emosi, Putri Shui Xue Rou mulai menantang


“apa kelebihan gadis kecil itu ? bisa membuat Dong Hua Di Jun menunggunya


selama itu !” keluarga Bai juga mulai naik pitam, tapi mengingat ini termasuk


keluarga Lao Tian Jun, mereka juga masih sungkan. Tian Hou – Bai Qian membalas


sopan “Putri Shui Xue Rou, Dong Hua Di Jun adalah menantu Qing Qiu, sudah


seharusnya mengikuti peraturan Qing Qiu ‘sepasang selamanya’.”


          Putri Shui Xue Mei mulai menantang “kalian dari suku rubah


pasti sudah mengguna-gunai Tian Jun dan Di Jun, sehingga mereka bisa begitu

__ADS_1


patuh pada kalian.” Xin Xin mulai marah “Putri, apakah dengan kemampuan Dong


Hua Di Jun seperti ini, masih bisa terkena guna-guna ? apakah anda berdua


merendahkan kemampuan Dong Hua Di Jun ?” Putri Shui Xue Rou ikut menantang


“kami tidak berani merendahkan kemampuan Di Jun. Sejak dahulu, pria mempunyai


istri lebih dari 1 sudah biasa. Sebagai contoh Lao Tian Jun mempunyai 5 istri


yang bisa membantunya menjaga kesatuan. Di Jun juga bisa memiliki istri lebih


dari 1”. Gun Gun emosi, berbicara dengan lantang “apakah maksud anda, Dong Hua


Di Jun tidak menjaga Si Hai Ba Huang ?” Xiong Xiong menambahkan “anda berdua


jangan lupa, siapa yang menyatukan Si Hai Ba Huang hingga bisa seperti saat


ini.”


          Kedua putri melihat Dong Hua Di Jun yang asik sendiri tidak


ikut serta dalam perdebatan. Putri Shui Xue Mei memberanikan diri “kami tidak


bermaksud seperti itu. Kami berdua sangat mengagumi Dong Hua Di Jun, demikian


juga sejarah kepahlawanannya. Lagipula Dong Hua Di Jun juga tidak menolak kami,


ada hak apa kalian menentang kami ?”. Xin Xin emosi menatap tajam ke Putri Shui


Xue Mei “kami akan menentang siapapun yang berniat merusak keluarga kami !”


Xiong Xiong pun berbicara dingin “jangan pernah berharap bahkan memikirkan


untuk menyingkirkan ibunda kami, kalian tidak akan sanggup.”


Putri


Shui Xue Rou mencibir “cih, ibunda kalian ibunda kalian… apa kelebihan ibunda


kalian ? masih sekecil itu, tidak juga cantik” Xiong Xiong tertawa sinis


berbicara dingin “hahaha… Kalian bahkan tidak layak menyebut nama ibunda kami,


dengan 1 tatapannya saja, sudah bisa memusnahkan kalian 1 suku” yang lain asik


melihat pertentangan keempat anak Dong Hua Di Jun dan kedua putri benua utara,


tidak ada yang berani ikut, hanya sesekali melirik Dong Hua Di Jun.


Dong


Hua Di Jun ditempatnya, mulai kesal, suara bersahut-sahutan sangat ribut dan


suasana dingin yang ditimbulkan disekitarnya sangat mengganggu. Cai Hong Huo


Feng hanya terbaring dian dipelukannya, tidak membuat gerakan apapun lagi.


Kedua


putri juga murka ditempatnya, suaranya mulai meninggi bersahut-sahutan “cih apa


hebatnya ibunda kalian ? hanya anak kecil, tidak punya kekuatan apapun. Kami


sudah mendengar berita tidur abadinya, selama beratus-ratus tahun. Jika memang


ibunda kalian hebat, suruh dia bangun dan bertarung dengan kami. Kami adalah


Shan Xian, tidak akan kalah melawan 1 anak kecil”. ‘shittt shittt…’ tiba-tiba

__ADS_1


ada suara dan di wajah kedua putri, sudah ada coretan tinta hitam. Kedua putri


memegang wajahnya “siapa ? siapa yang mengerjai kami ?”.


__ADS_2