Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 83 - Kembali ke Alam Dewa


__ADS_3

Gun Gun dan Zhe Yan


sudah kembali duluan kealam dewa, Hua Zi dan Feng Wei melewatkan 3 tahun


berpindah-pindah tempat di alam fana. Mereka sering mengikuti pertandingan di


alam fana, karena keinginan bermain Feng Wei yang besar. Sebagai hadiahnya,


mereka mendapat cukup uang untuk berkeliling di alam fana. Selama 3 tahun


mereka berkeliling, tidak pernah kekurangan uang, bahkan sering memberi bantuan


pada yang lain. Feng Wei “ah Hua Zi gege, kita kembali kealam dewa… tubuh mulai


tak nyaman !” Hua Zi mengangguk. Sebagai dewa dewi muda, tubuh mereka masih


dalam masa pertumbuhan, tidak boleh terlalu lama berada dialam lain akan


mempengaruhi hawa dewa mereka. Mereka segera pergi ke Tian Di Shan, gunung yang


berada di antara alam fana dan alam dewa. Disana ada permandian khusus untuk


mengembalikan hawa dewa yang turun kealam fana.


          Feng Wei segera berendam “wah… nyaman sekali… sudah lama


tidak berendam…” Hua Zi memeluknya dari belakang “aku sudah membuat jiejue…


Feng Wei…” mencium bibirnya, perlahan menikmati seluruh tubuhnya. Feng Wei


cemberut “kau tiap hari mencari kesempatan, apa kau tidak pernah lelah ?” Hua


Zi menggeleng memeluknya “Fu Ren juga menyukainya kan !” wajah Feng Wei


memerah, Hua Zi cekikikan, membelai perut rata Feng Wei “Feng Wei, aku ingin


memiliki anak denganmu…” membalik Feng Wei menghadapnya, segera intinya masuk


menghujam inti Feng Wei “ah… Hua Zi gege…” Hua Zi “Feng Wei, ayo kita memiliki


anak ah… aku tidak bisa menahan diri di dekatmu, Feng Wei ah…”


          Gun Gun dan Zhe Yan melapor hal yang mereka temukan di alam


fana. Sesuai petunjuk Feng Wei di hutan belantara, mereka mendapati sebuah anak


pohon terkutuk yang hancur, masih terasa hawa iblis yang mengalir keluar.


Setelah mereka mengamati dengan seksama, penyebab pohon itu hancur hanya ada


sebuah luka kecil yang menyebabkan pohon itu meledak dari dalam dan hancur


berantakan. Serat-seratnya seperti ular yang melilit-lilit, ada yang berwarna


merah dan biru. Ye Hua meminta mereka mencari Hua Zi dan Feng Wei, tapi saat turun


kembali sudah tidak menemukan keduanya. Sehari dialam dewa, setahun di alam


fana, mereka hanya menghabiskan 3 tahun yang berarti hanya 3 hari di alam dewa.


          Zhe Yan yang kembali ke Qing Qiu juga menceritakan


pertemuannya dengan Hua Zi dan Feng Wei. Ling Ling yang paling ingin bertemu


keduanya, turun kealam fana sendiri, menelusuri alam fana selama


berbulan-bulan. Sementara Ye Hua dan Mo Yuan, walaupun sebelumnya sudah


mendapat masukan cara menyelesaikan bayi tekutuk tapi tetap was-was. Hal ini


disebabkan banyaknya laporan makhluk fana dan janin yang hilang. Semua teringat

__ADS_1


akan cara Xuan Nu sebelumnya yang mengumpulkan jiwa murni untuk membangkitkan


Ying er.


Bai


Qian “Ye Hua, tidak perlu setegang itu, kau dengar sendiri laporan Gun Gun dan


Zhe Yan. Hong Ling hanya membuat sebuah luka sudah menyelesaikan anak pohon terkutuk


itu, harusnya tidak akan ada masalah”. Ye Hua “Qian Qian, jika hanya itu, aku


tidak akan terlalu memikirkannya. Hanya saja aku curiga dewa dan iblis yang


hilang baru-baru ini juga berhubungan dengan bayi terkutuk ini” Bai Qian “apa


pendapat shifu shiniang ?” Ye Hua “mereka sedang menemui Yan Ci Wu di Mo Zu”


Bai Qian “kau sudah terlalu tegang akhir-akhir ini, bagaimana kalau kita ke


Qing Qiu berlibur beberapa hari ?” Ye Hua tersenyum “baiklah…”.


Saat


tiba di Qing Qiu, mereka menemui wajah cemberut Ling Ling dan wajah cekikikan


lainnya “Ling Ling, ada apa denganmu ?” Ling Ling segera mengadu dan merengek


pada Bai Qian “gu po, kenapa hanya gege dan Zhe Yan yang bisa menemukan Hong


Ling dan Yu Huang, aku juga sangat merindukan mereka hiks… aku sudah mencarinya


di banyak alam fana hiks…” Bai Qian memeluk Ling Ling “Ling Ling, mungkin


mereka sudah kembali kealam dewa, lagipula sehari di alam dewa setahun dialam


fana. Kau mau mencari mereka dialam fana sangat sulit” Ling Ling “tapi… tapi…


bertemu…” dengan mulut yang dimajukan, semua menertawakannya “Ling Ling, aku


sedang melaksanakan tugas bukan pergi bermain, mana bisa sembarang kembali


melapor padamu…” Ling Ling ngambek “aku tidak mau tahu, pokoknya gege harus


mencarikan mereka untukku…” Gun Gun acuh tak acuh “cih… tidak ada waktu…” Ling


Ling “waigong, lihat gege… grrr…” Bai Qian “haih Ling Ling, tidak usah seperti itu,


suatu saat kalian akan bertemu… gupo dan gugong baru datang, kau tidak


merindukan kami…” Zhe Yan “betul Ling Ling, lagipula mereka masih masa-masa


pengantin baru, mana mau terus mengurusmu” Asiang “Ling Ling, walau mereka


tidak ada, bagaimana kalau kita naik keatas gunung ? sudah lama tidak bersantai


melihat langit berbintang” Ling Ling “aku sudah sering kesana, nanti


menemanimu…”.


Ye


hua sudah mengerahkan beberapa dewa untuk mengantisipasi kejadian di alam fana,


beberapa kembali membawa keberhasilan, mengurangi angka kehilangan di alam


fana. Selain hal itu, sudah ada yang pernah memeriksa di Da Hai tapi tidak


menemukan apapun. Mereka juga tidak berlarut-larut membahas masalah itu,


semuanya sudah ada yang mengatur. Selain itu, masalah beberapa kaum yang

__ADS_1


memberontak juga mulai mendapat perhatian mereka. Ada kekuatan-kekuatan yang


sebelumnya tidak berani menampakkan diri karena kehadiran Dong Hua Di Jun,


mulai keluar. Mereka masih belum berani bertindak sembarang, karena tanpa


kehadiran Dong Hua Di Jun, tetap ada Mo Yuan Shan Shen di gunung Kun Lun, Mo Zu


Shizu Sou Wan, Zu Zhe Shen, Ye Hua Tian Jun, Zhe Yan Shan Shen, Bai Ce Di Jun,


dan Hu Hou yang merupakan dewa dewi prasejarah. Selebihnya, mereka hanya


melewati hari dengan santai. Begitulah kehidupan para dewa dewi, lebih banyak


hal yang membosankan karena usia mereka yang panjang.


 Mereka menghabiskan saat yang membosankan,


tapi tidak begitu dengan pasangan Hua Zi dan Feng Wei. Berkat keceriaan Feng


Wei, Hua Zi merasakan kebahagiaan tak terkira dalam hidupnya. Feng Wei


memanjakannya, sanggup membuatnya merasa seperti anak kecil. Segala hal yang


seharusnya diterima oleh seorang anak, seorang kekasih, dan seorang suami,


semua diberikan oleh Feng Wei. Kasih sayang, kehangatan, penjagaan,


perlindungan, cinta kasih, dan semangat hidup, tidak ada yang kurang


diterimanya. Satu-satunya yang membuatnya tidak tenang adalah seorang Hua Zi


yang sebelumnya Dong Hua Di Jun, seorang dewa besar, Tian Di Gong Zhu tapi


tidak mampu memberikan apapun bahkan membalas sedikit yang telah diterimanya


pun dia tidak mampu. Feng Wei sering secara sembunyi-sembunyi pergi melakukan


misi-misi kecil sekedar untuk membantu orang lain. Segala hal yang dilakukannya


tanpa pamrih, tidak ingin ada yang mengetahuinya. Setiap kali bertindak, selalu


memberikan Hua Zi sihir tidur dan jiejue untuk melindunginya.


Hua


Zi hanya bisa diam-diam menjaganya, mengikuti semua keinginannya “Feng Wei,


kemarilah…” memeluk Feng Wei. Feng Wei menyandarkan kepalanya ke dada Hua Zi


“Hua Zi gege, peluk aku sebentar ya…” Hua Zi mengangguk “tidurlah, sudah


lelahkan ! aku memelukmu…” Feng Wei mengangguk “nanti akan membuatkanmu makanan


enak…” Hua Zi tersenyum “aku tidak perlu makanan enak, aku hanya menginginkanmu


sehat… lihat sibuk memperhatikanku, tubuhmu sudah mengurus… aku heran kemana


larinya semua kue yang kau makan, kenapa tubuhmu semakin mengurus !” menggoda


Feng Wei, Feng Wei cekikikan “sudah, tidak bercanda lagi, tidurlah…” memberi


posisi yang nyaman pada Feng Wei. Hua Zi tentu saja sudah mengetahui kebiasaan


Feng Wei, suka membeli banyak jajanan tapi sendiri hanya memakan sangat


sedikit, kebanyakan akan disimpannya untuk Hua Zi atau diberikan pada yang


lain. Baru pertama keluar bersama-sama, kebiasaan Feng Wei yang sangat hangat


membuatnya terkejut dan terkagum-kagum. Hua Zi bisa mengerti alasan begitu

__ADS_1


banyak yang memuja Dewi Penjaga walaupun jarang ada yang melihat wujudnya.


__ADS_2