Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 88 - Penjelasan Identitas Singkat


__ADS_3

Keesokan harinya,


perayaan di Qing Qiu berlangsung selama 3 hari. Hua Zi yang bangun, tidak


menemukan Feng Wei disisinya, takut Feng Wei meninggalkannya, segera berlari


keluar “Feng Wei… Feng Wei…” Gun Gun menyapa “Fu Qin, ada apa ?” Hua Zi “Hong


Ling, mana Hong Ling ?” Gun Gun “aku belum melihat Niang Qin…” Mi Gu berlari


masuk “Gun Gun dianxia…” Gun Gun “Mi Gu, ada apa ?” Mi Gu “Hong Ling… gunung


Tang Ting… Hong Ling Shan Shen sedang menemui beberapa dewa dewi di gunung Tang


Ting…” Hua Zi segera pergi, Gun Gun “dewa dewi siapa ?” Mi Gu menggeleng “Bai


Yi Shan Shen menyuruhku memberitahumu dan Yu Huang Shan Shen. Eh Gun Gun


dianxia, siapa sebenarnya Hong Ling Shan Shen ?” sambil berjalan keluar pondok


bamboo “Hong Ling adalah Niang Qin, ada apa ?” Mi Gu “Feng Jiu dianxia ? tapi…”


Gun Gun “tapi apa ?” Mi Gu “ Hong Ling Shan Shen yang kulihat tadi, beda dengan


biasanya, sangat menyeramkan !”


          Mereka sudah tiba digunung Tang Ting, Feng Wei sedang


bersama Budha dan Dewi Kwam In, sedangkan dewa dewi yang dikatakan Mi Gu sudah


tidak ada. Mereka berbicara dalam jiejue, Feng Wei tampak sangat kelelahan dan


tertekan. Setelah Budha dan Dewi Kwam In pergi, Feng Wei melamun sendiri di


tengah arena. Hua Zi menghampiri “Feng Wei, ada apa ?” Feng Wei tersenyum


menggeleng “tidak masalah…” Hua Zi memegang erat Feng Wei “Feng Wei, kita


adalah suami istri, masalah apa yang tidak dapat kau katakan padaku ?” Feng Wei


menatap Hua Zi lama, perlahan bibirnya terangkat membentuk senyuman “kita


nikmati saja perayaan 3 hari ini…” Hua Zi tersenyum “baik…”.


          Melihat tanda Hua Zi, tidak ada yang bertanya pada Feng


Wei. Ling Ling membawa mereka ke Mo Gu Jing, segera terlihat bendera-bendera


dengan gambar rubah merah ekor sembilan. Feng Wei terkejut, Ling Ling


memeluknya “selamat datang kembali Niang Qin…” Feng Wei tersenyum “Ling Ling,


terima kasih…” Hua Zi mendorong Ling Ling “anak kecil, jangan terus memeluk Fu


Ren-ku…” memeluk Feng Wei. Feng Wei cekikikan “saat Ling Ling masih kecil, kau


terus mendekapnya, sekarang terus mendorongnya…” Hua Zi acuh tak acuh. Mereka


menikmati perayaan dengan riang gembira. Feng Wei mencicipi semua makanan dan


memainkan semua permainan selama perayaan. Perayaan diakhiri dengan kembang api

__ADS_1


berbentuk rubah merah berekor sembilan yang memeluk pedang Cang He.


          Selesai perayaan, Feng Wei meminta ke atas gunung,


menikmati langit berbintang. Seperti sebelumnya, ada arak dan cemilan-cemilan


kecil dari perayaan yang menemani mereka. Bai Qian “Hong Ling, kenapa kau


sangat suka langit berbintang ?” Feng Wei tersenyum “gugu, karena aku yang


menciptakannya !” semua terkejut. Bai Chen “jadi maksudmu dengan langit tidak


berbintang ?” Feng Wei meminum araknya “apa yang ingin kalian tanyakan ?” Sou


Wan antusias “bisa bertanya apapun ?” Feng Wei mengangguk. Sou Wan “siapa Zheng


Zhu ?” Feng Wei tersenyum, memainkan sihir di tangannya, sebuah batu permata


berlian pelangi terbentuk “itulah Zheng Zhu…” Lian Song “apa Zheng Zhu terlahir


dari permata berlian ini ?” Feng Wei mengangguk.


          Ling Ling “Niang Qin, bisa menceritakan sejarahmu sebagai


Zheng Zhu ?” Feng Wei “hmm… kurang lebih sama seperti Dong Hua Di Jun…” Lian


Song “dari mana asal Zheng Zhu ?” Feng Wei tersenyum “apa kalian tahu, apa yang


ada sebelum dunia terbentuk ?” jeda sebentar “tidak ada apapun, hanya kehampaan…


perlahan butiran-butiran dari kehampaan membentuk sesuatu… langit dengan


sembilan matahari, lautan yang bergejolak, salju abadi yang menjadi awal


dari panasnya 9 matahari yang terus menyinari salju abadi. Didalam batu permata


berlian itu terkumpul aura energi murni alam semesta. Energi itu terus


terkumpul hingga jutaan tahun dan menghasilkan jiwa murni.” meminum araknya.


          Bai Ce “Hei Ye… siapa Hei Ye ?” Feng Wei “Hei Ye terlahir


dari ambisi dan keegoisan. Selain aku, tidak ada yang dapat menaiki puncak


gunung salju abadi. Hei Ye dibentuk dibawah kaki gunung, campuran dari


bagian-bagian jiwa gelap yang ditanam untuk menerima aura murni alam semesta.”


Bai Chen “Hong Ling, apa kami bisa melihat tempatmu ?” Feng Wei tersenyum,


meminum araknya “Feng Wei, apa yang ingin kau katakan ? kau menceritakan semua


ini, apakah berarti…” Feng Wei menggeleng “tidak seperti pemikiranmu, tidak


untuk saat ini… Hua Zi gege, aku harus kembali ke tempatku, ada sedikit masalah


yang harus kuatasi…” Hua Zi berkaca-kaca, Feng Wei menutup mata “aku akan


membawamu bersamaku…” Hua Zi terkejut mendengarnya “Feng Wei…” Feng Wei “Hua Zi


gege, aku sudah mengantuk, ingin tidur… kalian cepatlah istirahat, yang terlambat

__ADS_1


bangun, akan kutinggal…” tersenyum dan tertidur. Semua saling melihat “ini… ini


artinya Hong Ling akan membawa kita bersamanya ?” Hua Zi segera menggendong


Feng Wei dan tersenyum manis “kembali ke Dong Feng yuan…” semua segera bergegas


dengan semangat.


          Keesokan paginya, semua sudah berkumpul menunggu Feng Wei


bangun. Hua Zi menatap wajah tidur Feng Wei dengan senyum manis “Hua Zi gege,


belum cukup melihat” terdengar suara merdu dari bibir Feng Wei. Hua Zi segera


memeluknya “tidak akan pernah cukup…” Feng Wei tersenyum “Feng Wei, apa


alasanmu kali ini ?” Feng Wei “tidak ada alasan, bukankah kalian selalu


penasaran ! yang mulia hanya memuaskan kalian saja…” Hua Zi “tapi kau tidak


boleh meninggalkanku…” Feng Wei “Hua Zi gege, sudah kukatakan aku tidak bisa


memberimu janji seperti itu… walau begitu, hal itu tidak akan terjadi saat ini,


kita masih memiliki waktu bersama…” Hua Zi cemberut. Feng Wei membuka mata,


mengecup bibir Hua Zi dan terduduk “jangan cemberut seperti itu… ayo, semua


pasti sudah menunggu…” menarik Hua Zi keluar kamar.


          Feng Wei melihat semua yang berkumpul diluar kamar, nyengir


“wah kalian sangat antusias… nanti jangan meneteskan air liur ya hihihi…” Ling


Ling segera menggandeng Feng Wei “ayo Fu Qin Niang Qin, sarapan…”. Setelah


sarapan, mereka semua ke Wang Shen Hai, Feng Wei mengibaskan lengan, di


pinggang mereka muncul sebuah hiasan giok merah keemasan “ini adalah penanda


kalian, menandakan kalian adalah orang-orang yang kubawa. Yang lain yang


melihatnya, akan berfikir ribuan kali untuk mengganggu kalian.” Feng Wei


menepuk keningnya “haih… aku kultivasi menjadi pengasuh bayi…” melirik semua


yang tersenyum manis.


          3 dewa dewi muncul disamping Feng Wei “Zheng Zhu…” Feng Wei


“mereka adalah Qing Yun, Mei Shang, dan Hao Lun, jangan menjauh dari mereka…


kalian jaga mereka…” “menaati perintah…” Feng Wei beralih ke Hua Zi, Ling Ling


dan Gun Gun “Hua Zi gege, jarimu !” memakaikan sebuah cincin bercahaya pelangi


pada Hua Zi “Gun Gun – Ling Ling, liontin kalian ?” keduanya mengeluarkan


liontin dari leher mereka, Feng Wei memberi tambahan sihir pada kedua liontin,


yang segera bercahaya pelangi. “apa kalian sudah siap ?” “SIAP !” semua

__ADS_1


menjawab serentak, Feng Wei menggelengkan kepalanya.


__ADS_2