Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 87 - Ingatan sudah kembali


__ADS_3

Feng


Wei terduduk, tersenyum melihat semua, berdiri “Zhe Yan Shan Shen, hari ini


yang mulia meminjam kebun Tao Hua-mu. Yang mulia tidak pernah suka menyimpan


budi, ini untukmu…” menyihir sesuatu di tangannya memberikan pada Zhe Yan “Hong


Ling, apa ini ?” Feng Wei menepuk pundak Zhe Yan “baik-baik menghargainya… saat


kau menjalani evolusi, bawa ini bersamamu, arahkan aura api yang membakar


tubuhmu kedalamnya. Saat sudah mengeluarkan cahaya, masukan masing-masing


setetes xintouxiemu dan xintouxie orang yang kau cintai. Kau akan mendapatkan


jawaban dari harapanmu” berjalan keluar pondok, semua mengikutinya.


Feng


Wei terbang naik ke sebuah dahan pohon Tao Hua, lanjut meminum araknya. Zhe Yan


saling melirik dengan Bai Chen ‘itu adalah dahan, tempat kesukaan Feng Jiu


meminum arak’. Dong Hua naik, memeluk Feng Wei “Feng Wei, jangan seperti ini !


aku merasa kau sangat asing, membuatku takut” Feng Wei tersenyum menepuk-nepuk


punggung Hua Zi “Hua Zi gege, semua orang mempunyai hak untuk memilih, tapi


tidak denganku. Tidak apa, aku baik-baik saja” Hua Zi “Feng Wei, apa maksudmu


?” wajah Feng Wei sudah merah “Hua Zi gege, selanjutnya kau harus hidup dengan


baik… yang kujanjikan sebelumnya padamu, sudah kulakukan… sekarang kita tidak


berhutang pada siapapun, kau bisa bebas menetapkan langkahmu… aku juga sudah


saatnya kembali” Hua Zi terkejut “Feng Wei, apa maksudmu ? kau akan


meninggalkanku ?” Feng Wei menutup mata, setetes air mata jatuh dari matanya


“Hua Zi gege, Feng Wei tidak akan mengganggumu lagi…” Hua Zi menggeleng “Feng


Wei, kau tidak menggangguku…”


Feng


Wei membuka mata, tersenyum, membelai wajah Hua Zi “Hua Zi gege, kau sangat


baik… di masa-masa ini, ada Hua Zi gege menemani disisiku, aku sudah sangat


puas… Hua Zi gege, kita berpisah saja !” Hua Zi menggeleng “tidak Feng Wei, aku


tidak mau… aku tidak akan pernah berpisah darimu, sampai aku mati, kau tetap


istriku” Feng Wei tersenyum “jika aku yang mati ?” Hua Zi tercengang “Feng Wei,


apa ? apa yang kau katakan ? jangan menakutiku… hatiku sangat kecil, tidak bisa


menahan kata-katamu… Feng Wei…” Feng Wei tersenyum “Hua Zi gege… atau aku harus


memanggilmu Dong Hua Zi Fu Shao Yang Jun atau Dong Hua Di Jun !” Hua Zi


terbelalak “Feng Wei, kau ingat ? kau mengingatnya…” Feng Wei tersenyum meminum


araknya. Semua yang dibawah pun terkejut mendengar kata-kata Feng Wei.


Feng


Wei turun “Qing Yun…” seorang dewi muncul di sisinya “Zheng Zhu…” semua


terbelalak “Xiao Jiu / Niang Qin / Zheng Zhu…” Feng Wei mengibaskan tangannya,


semua tidak dapat menggerakkan tubuhnya “mana arakku ?” Qing Yun “Zheng Zhu,


ada apa dengan anda ?” Feng Wei “tidak masalah….” Mengambil arak dari tangan


Qing Yun “pergilah…” Qing Yun pun pamit dan menghilang. Semua mata mengikuti


gerakan Feng Wei yang meminum araknya. Feng Wei melirik semuanya “untuk apa

__ADS_1


melihatku seperti itu ! Dong Hua Di Jun…” mengerahkan sihir ke kening Hua Zi.


Hua Zi tidak dapat bergerak dan menangkis sihir Feng Wei “Feng Wei, apa yang


kau lakukan ?” Feng Wei tersenyum “tidak melakukan apapun.” terduduk, melihat


semua yang menatapnya “haih… apa yang harus kulakukan pada kalian !”


Gun


Gun “Niang Qin…” Feng Wei mengangkat tangan “Gun Gun, Niang Qin-mu adalah Qing


Qiu – Bai Feng Jiu, sudah yuhua 57.000 tahun yang lalu” menghela nafas lelah.


Ling Ling menangis “Niang Qin, kau tidak menginginkan kami lagi ?” Feng Wei


“putri cengeng, kau menangis lagi… haih maaf, aku yang salah… seharusnya aku


sudah tidak mendekati kalian lagi… aku tidak tahu bagaimana langit mengatur


takdirku, membuat semua berantakan… mungkin dewa takdir itu, ingin membalas


dendam padaku karena pernah mempermainkannya haih… saat kembali, aku akan


menghukumnya dengan keras…” meminum araknya. Sou Wan “jadi kau sudah mengingat


semuanya ? bahkan identitasmu sebagai Zheng Zhu ?” Feng Wei mengangguk


“siapapun bisa lupa tapi tidak denganku… tidak perlu melihatku seperti itu…


yang ingin kalian tanyakan identitas Zheng Zhu kan ! Sou Wan Shizu, yang mulia


sudah mengatakannya, saat yang mulia mengatakannya, maka yang mulia tidak akan


berdiri di depan kalian lagi”.


Hua


Zi “Feng Wei, aku tidak ingin mengetahuinya… aku hanya ingin kau selalu


disisiku…” Feng Wei tersenyum sedih “Hua Zi gege, daripada sakit


berkepanjangan, lebih baik…” Hua Zi “tidak, aku tidak mau ! Feng Wei, kau marah


meninggalkanku. Feng Wei, kau memang pengganggu terbesar dalam hidupku. Kalau


bukan kedatanganmu baik dalam kehidupan ini maupun sebelumnya, aku tidak akan


pernah mengerti arti hidup. Feng Wei, kehadiranmu memberikan satu arti, suatu


tujuan, suatu harapan untukku. Feng Wei, semenjak mengenalmu, bukan kau yang


menggangguku, akulah yang mengganggumu. Aku ingin kau selalu disisiku, mencari


segala macam cara untuk menahanmu disisiku. Feng Wei, daripada mengatakan kau


adalah pengganggu, lebih tepat mengatakan kau adalah pelita, penyelamat


hidupku. Feng Wei, hutang diantara kita, tidak akan pernah impas, terutama


hutangku padamu. Feng Wei, takdir kita ! kitalah yang membuatnya sendiri… aku


sudah katakan, aku tidak peduli apapun identitasmu, aku hanya tahu aku


mencintaimu, mencintaimu karena dirimu seutuhnya bukan karena identitasmu” Feng


Wei meneteskan air mata sambil terus meminum araknya.


Ling


Ling “Niang Qin, aku sudah mendengar apa yang terjadi. Niang Qin, kau tidak


pernah mengganggu, kamilah yang selalu mengganggumu dan akan terus


mengganggumu. Niang Qin, semenjak bertemu kembali, akulah yang mencari segala


cara mengganggumu. Bukan hanya aku, kami semua mengganggumu. Niang Qin adalah


dewi yang begitu baik, begitu hebat, semua yang mengenalmu tidak akan dapat


menahan diri untuk mendekat padamu. Sebelum mengetahui Hong Ling adalah Niang

__ADS_1


Qin, aku sudah menyukaimu, tidak ingin terlepas darimu… hihihi Niang Qin,


ucapanku saat itu bukanlah kata-kata mainan, demi Niang Qin, aku mau menjadi


tidak normal. Entah kenapa, walau saat itu tidak mengenal Niang Qin, tapi aku


selalu ingin berada dekat dengan Hong Ling.”


Gun


Gun “Niang Qin, kau tidak sendiri, kami semua bersamamu. Niang Qin, dulu aku


selalu berkata akan belajar dengan giat untuk melindungi Niang Qin. Aku sudah


berusaha Niang Qin, walau saat ini tidak bisa dibanding Niang Qin, tapi


setidaknya aku sudah bisa sedikit membantu, bisa menjadi tameng Niang Qin.


Niang Qin, kami semua mencintaimu, haus akan kasih sayangmu. Niang Qin tidak


perlu berusaha sendiri lagi, ada kami bersamamu. Biarkan semua tahu Dewi


Penjaga juga mempunyai penjaga, Dewi Hong Ling memiliki pasukan Shan Shen”


tersenyum lembut.


Feng


Wei tersenyum “iya, kalian semua sangat mengganggu, kuusirpun tidak pergi-pergi


hahaha… apa kalian tahu, aku ini paling tidak suka ikatan dan kerepotan… dari


dulu aku selalu menghindari lalat-lalat pengganggu… tiba pada masa kalian, aku


tidak tahu harus berbuat apa haih…” Hua Zi tersenyum “Feng Wei, kami akan


selalu mengganggumu, jadi kau tidak boleh meninggalkanku, tidak boleh


meninggalkan kami” Feng Wei tersenyum lemah “Hua Zi gege, aku tidak akan


memberimu janji itu… takdir kultivasi masih berjalan, tanggung jawabku masih


harus kuselesaikan sendiri. Tiba masanya…” Hua Zi bergetar “Feng Wei…” Feng Wei


tersenyum, mengibaskan tangan membebaskan semua. Hua Zi segera berlari


mendekati Feng Wei dan memeluknya “Feng Wei, aku menginginkan janjimu !” Feng


Wei hanya tersenyum, menutup mata, perlahan masuk kealam mimpi.


Sou


Wan “sudah selesai ? Hong Ling sudah tenang ? tidak ada drama tangis-tangisan


?” Bai Ce “Yu Huang, apa takdir kultivasi ?” Hua Zi “Zheng Zhu memiliki 100.000


tahun takdir kultivasi” Zu Zhe “inikah alasannya, Zheng Zhu bisa terlahir


kembali di alam ini ?” Hua Zi mengangguk, Bai Yi “apa yang akan terjadi setelah


kultivasinya selesai ?” Hua Zi “Zheng Zhu akan mempertaruhkan nyawa melawan Hei


Ye…” semua terkejut. Zu Zhe “setelah itu ?” Hua Zi menggeleng.


          Gun Gun “Fu Qin, berapa lama tersisa ?” Hua Zi “jika


terhitung dari saat Xiao Bai terlahir hingga saat ini, sudah berjalan 92.000


tahun. Tersisa 8.000 tahun lagi” Ling Ling “8.000 tahun ? sesingkat itu ? Fu


Qin, apa yang bisa kita lakukan ?” Hua Zi “sebelumnya mengira dia tidak


mengingatnya, tidak sangka dia menyembunyikannya dengan sangat rapat. Budha


yang lalu mengatakan, jika ingin membantunya, lakukan saja semua keinginannya


termasuk latihan saat itu” Bai Ce “karena sekarang Hong Ling sudah mengingat,


kita bisa meminta untuk dilatih lagi !” Hua Zi menggeleng “saat itu Xiao Bai


melatih, untuk mempersiapkan semua, menghadapi dampak rintangan evolusiku. Saat

__ADS_1


ini, tidak ada alasan memintanya melatih” Lian Song “jadi sebelumnya, kau sudah


tahu akan yuhua ?” Hua Zi mengangguk.


__ADS_2