
Feng
Wei terduduk, tersenyum melihat semua, berdiri “Zhe Yan Shan Shen, hari ini
yang mulia meminjam kebun Tao Hua-mu. Yang mulia tidak pernah suka menyimpan
budi, ini untukmu…” menyihir sesuatu di tangannya memberikan pada Zhe Yan “Hong
Ling, apa ini ?” Feng Wei menepuk pundak Zhe Yan “baik-baik menghargainya… saat
kau menjalani evolusi, bawa ini bersamamu, arahkan aura api yang membakar
tubuhmu kedalamnya. Saat sudah mengeluarkan cahaya, masukan masing-masing
setetes xintouxiemu dan xintouxie orang yang kau cintai. Kau akan mendapatkan
jawaban dari harapanmu” berjalan keluar pondok, semua mengikutinya.
Feng
Wei terbang naik ke sebuah dahan pohon Tao Hua, lanjut meminum araknya. Zhe Yan
saling melirik dengan Bai Chen ‘itu adalah dahan, tempat kesukaan Feng Jiu
meminum arak’. Dong Hua naik, memeluk Feng Wei “Feng Wei, jangan seperti ini !
aku merasa kau sangat asing, membuatku takut” Feng Wei tersenyum menepuk-nepuk
punggung Hua Zi “Hua Zi gege, semua orang mempunyai hak untuk memilih, tapi
tidak denganku. Tidak apa, aku baik-baik saja” Hua Zi “Feng Wei, apa maksudmu
?” wajah Feng Wei sudah merah “Hua Zi gege, selanjutnya kau harus hidup dengan
baik… yang kujanjikan sebelumnya padamu, sudah kulakukan… sekarang kita tidak
berhutang pada siapapun, kau bisa bebas menetapkan langkahmu… aku juga sudah
saatnya kembali” Hua Zi terkejut “Feng Wei, apa maksudmu ? kau akan
meninggalkanku ?” Feng Wei menutup mata, setetes air mata jatuh dari matanya
“Hua Zi gege, Feng Wei tidak akan mengganggumu lagi…” Hua Zi menggeleng “Feng
Wei, kau tidak menggangguku…”
Feng
Wei membuka mata, tersenyum, membelai wajah Hua Zi “Hua Zi gege, kau sangat
baik… di masa-masa ini, ada Hua Zi gege menemani disisiku, aku sudah sangat
puas… Hua Zi gege, kita berpisah saja !” Hua Zi menggeleng “tidak Feng Wei, aku
tidak mau… aku tidak akan pernah berpisah darimu, sampai aku mati, kau tetap
istriku” Feng Wei tersenyum “jika aku yang mati ?” Hua Zi tercengang “Feng Wei,
apa ? apa yang kau katakan ? jangan menakutiku… hatiku sangat kecil, tidak bisa
menahan kata-katamu… Feng Wei…” Feng Wei tersenyum “Hua Zi gege… atau aku harus
memanggilmu Dong Hua Zi Fu Shao Yang Jun atau Dong Hua Di Jun !” Hua Zi
terbelalak “Feng Wei, kau ingat ? kau mengingatnya…” Feng Wei tersenyum meminum
araknya. Semua yang dibawah pun terkejut mendengar kata-kata Feng Wei.
Feng
Wei turun “Qing Yun…” seorang dewi muncul di sisinya “Zheng Zhu…” semua
terbelalak “Xiao Jiu / Niang Qin / Zheng Zhu…” Feng Wei mengibaskan tangannya,
semua tidak dapat menggerakkan tubuhnya “mana arakku ?” Qing Yun “Zheng Zhu,
ada apa dengan anda ?” Feng Wei “tidak masalah….” Mengambil arak dari tangan
Qing Yun “pergilah…” Qing Yun pun pamit dan menghilang. Semua mata mengikuti
gerakan Feng Wei yang meminum araknya. Feng Wei melirik semuanya “untuk apa
__ADS_1
melihatku seperti itu ! Dong Hua Di Jun…” mengerahkan sihir ke kening Hua Zi.
Hua Zi tidak dapat bergerak dan menangkis sihir Feng Wei “Feng Wei, apa yang
kau lakukan ?” Feng Wei tersenyum “tidak melakukan apapun.” terduduk, melihat
semua yang menatapnya “haih… apa yang harus kulakukan pada kalian !”
Gun
Gun “Niang Qin…” Feng Wei mengangkat tangan “Gun Gun, Niang Qin-mu adalah Qing
Qiu – Bai Feng Jiu, sudah yuhua 57.000 tahun yang lalu” menghela nafas lelah.
Ling Ling menangis “Niang Qin, kau tidak menginginkan kami lagi ?” Feng Wei
“putri cengeng, kau menangis lagi… haih maaf, aku yang salah… seharusnya aku
sudah tidak mendekati kalian lagi… aku tidak tahu bagaimana langit mengatur
takdirku, membuat semua berantakan… mungkin dewa takdir itu, ingin membalas
dendam padaku karena pernah mempermainkannya haih… saat kembali, aku akan
menghukumnya dengan keras…” meminum araknya. Sou Wan “jadi kau sudah mengingat
semuanya ? bahkan identitasmu sebagai Zheng Zhu ?” Feng Wei mengangguk
“siapapun bisa lupa tapi tidak denganku… tidak perlu melihatku seperti itu…
yang ingin kalian tanyakan identitas Zheng Zhu kan ! Sou Wan Shizu, yang mulia
sudah mengatakannya, saat yang mulia mengatakannya, maka yang mulia tidak akan
berdiri di depan kalian lagi”.
Hua
Zi “Feng Wei, aku tidak ingin mengetahuinya… aku hanya ingin kau selalu
disisiku…” Feng Wei tersenyum sedih “Hua Zi gege, daripada sakit
berkepanjangan, lebih baik…” Hua Zi “tidak, aku tidak mau ! Feng Wei, kau marah
meninggalkanku. Feng Wei, kau memang pengganggu terbesar dalam hidupku. Kalau
bukan kedatanganmu baik dalam kehidupan ini maupun sebelumnya, aku tidak akan
pernah mengerti arti hidup. Feng Wei, kehadiranmu memberikan satu arti, suatu
tujuan, suatu harapan untukku. Feng Wei, semenjak mengenalmu, bukan kau yang
menggangguku, akulah yang mengganggumu. Aku ingin kau selalu disisiku, mencari
segala macam cara untuk menahanmu disisiku. Feng Wei, daripada mengatakan kau
adalah pengganggu, lebih tepat mengatakan kau adalah pelita, penyelamat
hidupku. Feng Wei, hutang diantara kita, tidak akan pernah impas, terutama
hutangku padamu. Feng Wei, takdir kita ! kitalah yang membuatnya sendiri… aku
sudah katakan, aku tidak peduli apapun identitasmu, aku hanya tahu aku
mencintaimu, mencintaimu karena dirimu seutuhnya bukan karena identitasmu” Feng
Wei meneteskan air mata sambil terus meminum araknya.
Ling
Ling “Niang Qin, aku sudah mendengar apa yang terjadi. Niang Qin, kau tidak
pernah mengganggu, kamilah yang selalu mengganggumu dan akan terus
mengganggumu. Niang Qin, semenjak bertemu kembali, akulah yang mencari segala
cara mengganggumu. Bukan hanya aku, kami semua mengganggumu. Niang Qin adalah
dewi yang begitu baik, begitu hebat, semua yang mengenalmu tidak akan dapat
menahan diri untuk mendekat padamu. Sebelum mengetahui Hong Ling adalah Niang
__ADS_1
Qin, aku sudah menyukaimu, tidak ingin terlepas darimu… hihihi Niang Qin,
ucapanku saat itu bukanlah kata-kata mainan, demi Niang Qin, aku mau menjadi
tidak normal. Entah kenapa, walau saat itu tidak mengenal Niang Qin, tapi aku
selalu ingin berada dekat dengan Hong Ling.”
Gun
Gun “Niang Qin, kau tidak sendiri, kami semua bersamamu. Niang Qin, dulu aku
selalu berkata akan belajar dengan giat untuk melindungi Niang Qin. Aku sudah
berusaha Niang Qin, walau saat ini tidak bisa dibanding Niang Qin, tapi
setidaknya aku sudah bisa sedikit membantu, bisa menjadi tameng Niang Qin.
Niang Qin, kami semua mencintaimu, haus akan kasih sayangmu. Niang Qin tidak
perlu berusaha sendiri lagi, ada kami bersamamu. Biarkan semua tahu Dewi
Penjaga juga mempunyai penjaga, Dewi Hong Ling memiliki pasukan Shan Shen”
tersenyum lembut.
Feng
Wei tersenyum “iya, kalian semua sangat mengganggu, kuusirpun tidak pergi-pergi
hahaha… apa kalian tahu, aku ini paling tidak suka ikatan dan kerepotan… dari
dulu aku selalu menghindari lalat-lalat pengganggu… tiba pada masa kalian, aku
tidak tahu harus berbuat apa haih…” Hua Zi tersenyum “Feng Wei, kami akan
selalu mengganggumu, jadi kau tidak boleh meninggalkanku, tidak boleh
meninggalkan kami” Feng Wei tersenyum lemah “Hua Zi gege, aku tidak akan
memberimu janji itu… takdir kultivasi masih berjalan, tanggung jawabku masih
harus kuselesaikan sendiri. Tiba masanya…” Hua Zi bergetar “Feng Wei…” Feng Wei
tersenyum, mengibaskan tangan membebaskan semua. Hua Zi segera berlari
mendekati Feng Wei dan memeluknya “Feng Wei, aku menginginkan janjimu !” Feng
Wei hanya tersenyum, menutup mata, perlahan masuk kealam mimpi.
Sou
Wan “sudah selesai ? Hong Ling sudah tenang ? tidak ada drama tangis-tangisan
?” Bai Ce “Yu Huang, apa takdir kultivasi ?” Hua Zi “Zheng Zhu memiliki 100.000
tahun takdir kultivasi” Zu Zhe “inikah alasannya, Zheng Zhu bisa terlahir
kembali di alam ini ?” Hua Zi mengangguk, Bai Yi “apa yang akan terjadi setelah
kultivasinya selesai ?” Hua Zi “Zheng Zhu akan mempertaruhkan nyawa melawan Hei
Ye…” semua terkejut. Zu Zhe “setelah itu ?” Hua Zi menggeleng.
Gun Gun “Fu Qin, berapa lama tersisa ?” Hua Zi “jika
terhitung dari saat Xiao Bai terlahir hingga saat ini, sudah berjalan 92.000
tahun. Tersisa 8.000 tahun lagi” Ling Ling “8.000 tahun ? sesingkat itu ? Fu
Qin, apa yang bisa kita lakukan ?” Hua Zi “sebelumnya mengira dia tidak
mengingatnya, tidak sangka dia menyembunyikannya dengan sangat rapat. Budha
yang lalu mengatakan, jika ingin membantunya, lakukan saja semua keinginannya
termasuk latihan saat itu” Bai Ce “karena sekarang Hong Ling sudah mengingat,
kita bisa meminta untuk dilatih lagi !” Hua Zi menggeleng “saat itu Xiao Bai
melatih, untuk mempersiapkan semua, menghadapi dampak rintangan evolusiku. Saat
__ADS_1
ini, tidak ada alasan memintanya melatih” Lian Song “jadi sebelumnya, kau sudah
tahu akan yuhua ?” Hua Zi mengangguk.