
Feng
Wei segera terbang ke angkasa, Suo Hun Yu berputar kuat diangkasa. Jiwa-jiwa
iblis dari Suo Hun Yu keluar, berlutut di hadapan Feng Wei “Zhu Ren…” termasuk
Ji Heng, Miao Luo dan keluarganya “sesuai dengan janjiku… selesaikan semua
disini, kalian akan bebas dan bereinkarnasi kembali” “terima kasih Zhu Ren…”
semua segera ke medan perang membantu Hua Zi menyerang jiwa-jiwa dan sisa-sisa
prajurit iblis. Ji Heng tidak bergerak “Zhu Ren…” Feng Wei dingin “Ji Heng, ada
yang ingin kau katakan ?” Ji Heng menunduk “Zhu Ren, aku minta maaf atas segala
kesalahanku… terima kasih Zhu Ren sudah memberikanku 1 kesempatan hidup…” Feng
Wei “Ji Heng setelah bereinkarnasi, jangan mengulangi kesalahanmu lagi… walau
nantinya karmamu akan berjalan, tapi jika kau rajin berbuat baik, kau segera
bisa mendapat kebebasan. Kau mengerti maksudku !” Ji Heng mengangguk “terima
kasih Zhu Ren… jika dari awal ada anda yang membimbingku, aku tidak akan sampai
ke jalan ini !” Feng Wei “semua adalah sebab akibat, kita bisa bertemu juga
merupakan suatu jodoh, pergilah…”.
Ji
Heng memberi hormat dan pergi ke medan perang. Ji Heng menghadap ke Hua Zi “Di
Jun, Zhu Ren tidak mengatakan pada anda tapi beliau akan segera menghadapi
pertarungan terakhirnya. Kami mendengar semua pembicaraannya, ini adalah
bantuan terakhirnya untuk anda. Di Jun, maafkan semua kesalahanku dahulu, jaga
Zhu Ren…” menunduk memberi hormat pada Hua Zi. Feng Wei melihat Ji Heng tapi
tidak bisa mendengar suaranya, apalagi sedang menahan rasa sakit di dadanya.
Setelah menghormat pada Hua Zi, Ji Heng mencari Meng Hao, minta maaf dan
menghormat padanya. Ji Heng menyerang Fu Mo bersama Miao Luo dan keluarganya,
menjerat semua jiwa iblis dalam diri Fu Mo.
Tubuh
Fu Mo terus mengeluarkan asap hitam, tanda semua jiwa iblisnya yang terserap
keluar. Fu Mo berteriak kesakitan, tidak mampu menahan serangan semua iblis
dari Suo Hun Yu. Fu Mo terjatuh lemas dan muntah darah hitam, semua jiejue
terbuka. Mo Yuan segera menangkap dan mengurung Fu Mo bersama semua
pengikutnya. Semua jiwa iblis Suo Hun Yu yang sudah memenangkan peperangan,
menghadap ke Feng Wei “Zhu Ren…”. Feng Wei tersenyum lembut “sesuai janjiku,
kalian bebas, pergilah bereinkarnasi…” menggores tangannya dan memercikkan
darah merah emas perak ke kumpulan jiwa iblis. Semua jiwa memancarkan cahaya
merah keemasan dan menghilang dari medan perang, terdengar ‘terima kasih Zhu
Ren’.
Hua
Zi yang mendengar kata-kata Ji Heng kebingungan melihat Feng Wei. Mendengar
suara dari medan perang dan perhatian Feng Wei yang fokus ke medan perang,
perhatian Hua Zi pun beralih. Melihat semua jiwa iblis yang menghilang, Hua Zi
kembali menatap Feng Wei yang tersenyum padanya. Dari langit terdengar ‘kiiik…’
__ADS_1
seekor unicorn pelangi yang gagah muncul dan berlari kearah Feng Wei “Juan
Feng, kau sudah datang…” unicorn menundukkan tubuhnya, mempersila Feng Wei
naik. Feng Wei naik ke punggung unicorn, ditangannya ada Suo Hun Yu.
Suo
Hun Yu segera berpindah ke tangan Hua Zi, Feng Wei muntah darah merah emas
perak “Feng Wei / Hong Ling / Niang Qin” semua berteriak, tapi mereka tidak
dapat mendekati Feng Wei. Feng Wei tersenyum “Hua Zi gege, Suo Hun Yu awalnya
adalah milikmu, sekarang kukembalikan padamu. Suo Hun Yu sekarang sudah kosong,
kau bisa kembali menggunakannya” Hua Zi melihat Suo Hun Yu dan Feng Wei,
mengingat kata-kata Ji Heng, ketakutan melandanya “Feng Wei, kemarilah…” mengulurkan
tangannya. Feng Wei menggeleng “Hua Zi gege, waktuku sudah tiba”
Hua
Zi meneteskan air mata menggeleng “Feng Wei, tidak, masih 8.000 tahun… Feng Wei
kemari…” Feng Wei tersenyum “Dong Hua Zi Fu Shao Yang Jun – Bi Huo Zi Yu Huang
– Hua Zi gege, dalam hidup ini bisa mengenalmu, aku sudah tidak memiliki
penyesalan. Semua, terima kasih atas segalanya selama ini. Qing Qiu – Bai Feng
Jiu – Feng Huo Cai Hong Ling memberi hormat pada kalian, terima kasih”
menundukkan kepala. Feng Wei bersinar terang, penampilan Feng Wei berubah. Feng
Wei melihat sesaat semua yang dibawahnya, memberikan senyum manis, berbalik
menunggangi unicorn Juan Feng, membelah langit dan menghilang dalam cahaya
pelangi.
yang tertinggal segera terbebas, Hua Zi terjatuh dan menggeleng, airmata
bercucuran di wajahnya “tidak… tidak… Feng Wei, kembali… aku tidak bisa
kehilanganmu… Feng Wei, kembali, aku ikut, Hua Zi gege mau ikut denganmu… Feng
Wei, Hua Zi gege mohon padamu… jangan seperti ini… aku tidak siap, aku tidak
sanggup… Feng Wei…” semua menghampiri Hua Zi dengan air mata di wajah mereka.
Yan Ci Wu berlutut di hadapan Hua Zi “Dong Hua, sebelumnya aku tidak tahu
kenapa Xiao Jiu memberikan ini padaku… ini… Xiao Jiu meninggalkan ini untukmu…”
menyerahkan sebuah surat.
Hua
Zi segera mengambilnya, membuka dan membacanya “Hua Zi gege, saat kau membaca
surat ini, aku sudah tidak ada disampingmu. Hua Zi gege, maaf, selain maaf, aku
tidak bisa mengatakan hal lain. Terjadi sangat banyak kekacauan dalam
kultivasiku, memperpendek semua hitungan waktu. Hua Zi gege, Qing Cang bukanlah
rintanganmu, rintanganmu adalah Fu Mo, yang seharusnya menjadi penutup
kultivasi 100.000 tahunku. Aku menggunakan Suo Hun Yu untuk membantumu, karena
selain jiwa iblis didalamnya juga membawa auraku saat terlahir kembali. Auraku
akan memusnahkan semua dampak bayangan Hei Ye yang ada di Si Hai Ba Huang. Tian
Ling Dong sudah retak, sudah tidak mampu menahan Hei Ye. Selama ini, 7 hewan
mistis, Jin Shan dan Huo Huang yang membantuku menahannya, memberi tambahan
waktu untukku bersama denganmu. Aku hanya ingin membantumu menghadapi
__ADS_1
rintanganmu dan menyelesaikan takdir kultivasiku yang seharusnya. Hua Zi gege,
jangan bersedih untukku, ini semua adalah hal yang harus kulakukan. Aku
meninggalkan Si Hai Ba Huang yang damai untukmu jaga. Hua Zi gege
berbahagialah, aku mencintaimu, lupakanlah aku… Feng Wei…”.
Hua
Zi menangis histeris “Feng Wei, kau ini wanita bodoh, kenapa kau harus begitu
bodoh… Aku tidak akan pernah melupakanmu… bagaimana aku berbahagia tanpamu
disampingku ? kaulah kebahagiaanku… Feng Wei, kenapa sampai saat ini, kau masih
tidak mengerti hatiku padamu ! aku mencintaimu, sangat mencintaimu… mencintaimu
sudah menjadi kemampuanku satu-satunya… tidak ada dirimu, bahkan kemampuanku
satu-satunya pun sudah tidak ada, kau mau aku bagaimana meneruskan hidup ? Feng
Wei, aku tidak akan memaafkanmu, tidak akan pernah… Feng Wei, aku mencintaimu,
sangat mencintaimu, jangan pergi… kenapa semua harus kau tanggung sendiri ? kau
sudah berjanji tidak ikut dalam perang, semua hanya permainan kata-katamu lagi…
hanya menggunakan Suo Hun Yu… hanya… hahaha… aku benar-benar bodoh… dari awal
kau sudah mengambil alih perang ini, selalu kau… selalu kau yang melindungiku…
Feng Wei, aku tidak pernah meminta dan memohon apapun… hanya satu dirimu, aku
hanya menginginkan dirimu… Feng Wei… Feng Wei… kau milikku, milikku
satu-satunya, jangan tinggalkan aku… Feng Wei…”.
Dari
langit turun Feng Huo Huang “Di Jun, mana Huo Feng ?” Hua Zi segera
mencengkeram tangan Feng Huo Huang “bawa aku, bawa aku menemuinya… bawa aku…”
Feng Huo Huang tercengang, dilangit terlihat kilatan-kilatan merah keemasan dan
hitam keemasan “sudah dimulai… Di Jun, aku harus pergi…” Hua Zi tidak melepas
tangannya “bawa aku pergi, aku ingin melihatnya…” “Huo Huang ayi, kami ingin melihat
Niang Qin… Huo Huang ayi, mohon padamu, bawa kami melihat Niang Qin… kami tidak
akan mengganggu, hanya melihatnya dari jauh… Huo Huang ayi…” Gun Gun dan Ling
Ling berlutut memohon sambil memegang tangan Feng Huo Huang dengan cucuran air
mata.
Feng
Huo Huang “kalian berdirilah… dengar, aku dan Jin Shan juga ingin kalian
melihat perjuangan terakhir Huo Feng. Tapi kalian harus berjanji, jangan
mengganggu pertarungan, jangan mengganggu konsentrasi Huo Feng. Jika tidak,
semua yang diperjuangkannya selama ini akan sia-sia” semua mengangguk. Feng Huo
Huang “Di Jun, terutama dirimu, jangan bersuara sepatah katapun, Huo Feng bisa
menyadarinya dan konsentrasinya akan terganggu” Hua Zi mengangguk. Feng Huo
Huang “baiklah, aku akan membawa kalian…” menghilang bersama semua. Mereka
muncul di tepi danau, sama dengan saat Feng Wei membawa mereka saat itu. Feng
Huo Huang memasang jiejue “jiejue ini akan melindungi kalian dan menyamarkan
kalian dari Huo Feng, jangan keluar dari jiejue ini” semua mengangguk. Long Jin
Shan pun datang, menambah 1 lapisan jiejue lagi.
__ADS_1