Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 233 - Keluarga


__ADS_3

Bai Ce “Xiao Jiu, apa yang kau


cari di San Sheng Shi ?” Bai Qian “apa kau tidak merasa sakit ?” Xiao Zheng Zhu


tersenyum “hanya memastikan sesuatu… luka ini hanya masalah kecil, tidak


berarti apapun…” semua saling melihat dan menggelengkan kepala “apa harus


menunggu nyawamu melayang, kau baru mengatakan luka itu serius ?” Bai Qian


kesal. Xiao Zheng Zhu tertawa terbahak-bahak “hahaha… hahaha… kata-kata baik


kata-kata baik…” sekelibat tangan, semua lukanya menghilang “begini, kalian


sudah bisa tenang kan !” Dong Hua memeluknya “semua mengkhawatirkanmu… kau


harus menghargai hidupmu…” Xiao Zheng Zhu tersenyum “terima kasih perhatian


kalian…” semua tersenyum menggelengkan kepala. Zhe Yan memeriksa kembali “Xiao


Jiu, jangan mengeluarkan spiritualmu sementara…” Xiao Zheng Zhu mengangguk


“sementara bisa bersantai sejenak…”.


            Bai Yi “Xiao Jiu, sebenarnya apa yang ingin kau lakukan


?” Xiao Zheng Zhu tersenyum “Bai Yi Shan Shen, urusan yang mulia bukan


sembarang bisa memberitahu siapa saja…” semua terdiam. Melihat semuanya yang


canggung, Xiao Zheng Zhu tersenyum “hanya bercanda pada kalian… sebenarnya


tidak ada apa-apa, aku hanya mencari salah satu tungganganku yang tersesat


disini !” Bi Chen “San Sheng Shi ?” Xiao Zheng Zhu “memberi petunjuk


keberadaannya !” Dong Hua “Wen Chang Di Jun ?” Xiao Zheng Zhu mengangguk. Zhe


Yan “bukankah Wen Chang saat ini adalah Jun Wang klan putih ?” Xiao Zheng Zhu


“biarkan saja, belum waktunya memanggilnya kembali… dia masih harus melalui


rintangannya disini !” Bai Qian “jadi apa yang akan kau lakukan setelah ini ?”


Xiao Zheng Zhu “bersenang-senang” tersenyum manis.


            Dong Hua “kita akan bersenang-senang setelah menikah…”


Xiao Zheng Zhu melirik nakal “Dong Hua Di Jun, yang mulia tidak mengatakan akan


menikah denganmu…” Dong Hua tersenyum “kau tidak perlu mengatakannya, cukup aku


yang mengatakannya !” Xiao Zheng Zhu tertawa “hahaha… Dong Hua Di Jun, apa yang


membuatmu berfikir bisa memutuskan sesuatu untuk yang mulia Zheng Zhu ?” Dong


Hua Di Jun menggeleng “tidak berfikir, langsung memutuskannya saja !” Xiao


Zheng Zhu tertawa terbahak-bahak “kau sangat tidak tahu malu” Dong Hua “apa itu


malu ? tidak tahu dan tidak mau tahu !” Xiao Zheng Zhu tertawa terbahak-bahak,


yang lain menggelengkan kepala melihat kekonyolan dan ketidak tahu maluan Dong


Hua Di Jun.


            Bai Ce “Xiao Jiu, jika menikah, keluarlah dari Qing Qiu…”


Wen Xin “Xiao Jiu, aniang akan mempersiapkan pernikahanmu…” Xiao Zheng Zhu


tersenyum lembut “jika kalian menginginkannya, maka lakukanlah…” semua


tersenyum mengangguk. Bai Qian “kalau Xiao Jiu sudah setuju, kita akan

__ADS_1


menyiapkan semuanya” Dong Hua “kau tidak perlu melakukan apapun, cukup


istirahat dan persiapkan dirimu menjadi pengantinku…” Xiao Zheng Zhu tersenyum.


Selanjutnya mereka menyiapkan semua persiapan pernikahan sementara Xiao Zheng


Zhu dengan tenang merawat lukanya di Tai Chen gong. Beberapa kali Xiao Zheng


Zhu mengunjungi San Sheng Shi, tanpa melakukan apapun lagi.


            Xiao Zheng Zhu tidak mencampuri urusan pernikahan, tapi


permintaannya tidak menyukai sesuatu yang terlalu ribet. Dong Hua memanjakan


Xiao Zheng Zhu dan selalu menemaninya, di sela memberi perintah pada Chong Lin


dan Sie Ming untuk pernikahan yang diinginkannya. Di Qing Qiu, keluarga Baai


meminta persetujuan Xiao Zheng Zhu untuk memakaikannya identitas Qing Qiu Nu


Jun dalam pernikahan. Mereka sangat bersyukur Xiao Zheng Zhu menyetujui semua


yang mereka atur tanpa bantahan.


            Dong Hua “Jiu er, apa kau tidak mempunyai keinginan untuk


pernikahan ini ?” sambil memeluk Xiao Zheng Zhu “melihat kalian begitu semangat


menyiapkan segala sesuatunya sudah merupakan kebahagiaan tersendiri untukku…”


Dong Hua tersenyum “Feng Wei Shen Gong…” Xiao Zheng Zhu “Di Jun, tanpa


memberitahu, mereka sudah pasti mengetahuinya dan akan datang dengan sendirinya…”


Dong Hua “mereka selalu dapat menemukanmu !” Xiao Zheng Zhu cekikikan “mereka


sangat manja… akulah yang selalu melarikan diri hahaha…” Dong Hua “ooo… kau


tidak senang mereka mencarimu ?” Xiao Zheng Zhu “haih… aku masih ingin


menghentikan langkahku…”


Dong


Hua mengangguk “setelah pernikahan, kau ingin kemana ?” Xiao Zheng Zhu “ke klan


putih…” Dong Hua cemberut “tapi kau tidak boleh dekat dengan Wen Chang Di Jun…”


Xiao Zheng Zhu cekikikan “Di Jun, sepertinya dulu anda tidak seperti ini !”


Dong Hua “aku selalu sama, hanya saja dulu hanya bisa memendam perasaan…


sekarang aku ingin semua tahu, kau Cai Hong Huo Feng adalah milikku” Xiao Zheng


Zhu nakal “tapi yang mulia masih ingin bersenang-senang… ingat dulu kencan buta


sebagai Bai Feng Jiu, para…” Dong Hua mencium bibirnya untuk menghentikan


kata-kata Xiao Zheng Zhu “tidak boleh ada pria lain !” Xiao Zheng Zhu “wah Di


Jun, kau tanpa permisi mengambil ciuman pertamaku, bagaimana yang mulia akan


memperhitungkan kesalahan ini ?” Dong Hua tersenyum, kembali mencium bibir Xiao


Zheng Zhu dengan lembut dan lebih lama “semua pertamaku adalah milikmu,


pertamamu jiga adalah milikku…” Xiao Zheng Zhu “Di Jun, kenapa perubahanmu


sejauh ini ?” Dong Hua “kau yang merubahku… semenjak mengenalmu, aku sudah


berubah… apa kau menyukainya ?” Xiao Zheng Zhu cekikikan.


Xiao

__ADS_1


Zheng Zhu “hmm… bagaimana kalau sekarang kubalik, yang mulia yang mendorongmu


menjauh ?” Dong Hua menggeleng “aku tidak mau… aku tidak akan sanggup


menghadapinya… Jiu er, bisa menghukumku apapun, tapi jangan menjauhiku… aku


sudah tidak mau dan tidak sanggup menghadapi hal itu lagi…” memeluk erat Xiao


Zheng Zhu. Xiao Zheng Zhu “hihihi… kau ini…” Dong Hua tersenyum “Jiu er… aku


mencintaimu… sekarang kau tidak perlu menunggu lagi… aku akan selalu mengatakan


isi hatiku padamu… aku Dong Hua Zi Fu Shao Yang Jin mencintai Cai Hong Huo


Feng… Jiu er, aku sangat mencintaimu… disaat bertemu denganmu, aku sudah jatuh


cinta pada pandangan pertama padamu…” memeluk erat tubuh mungil Xiao Zheng Zhu.


Tibalah


hari pernikahan, Dong Hua menunggu dengan gelisah pengantin mungilnya di Tai


Chen gong. Sehari sebelum pernikahan, Bai Qian dan Ali sudah menjemput Xiao


Zheng Zhu ke Qing Qiu. Dong Hua tidak tidur semalaman, menantikan pertemuannya


bersama Xiao Zheng Zhu dalam jubah pengantin. Melewati pernikahan ini, mereka


akan menjadi suami istri dan bersama selamanya. Perlahan iringan pengantin


memasuki Tai Chen gong, Dong Hua berdiri dengan hati berdebar kencang seakan akan


segera meloncat keluar jika tidak melihat wanitanya. Lian Song dan Zhe Yan


menahan Dong Hua yang sudah tidak sabar mendapatkan pengantinnya “Dong Hua,


tidak pernah melihatmu seperti ini… tandu pengantin sudah tiba, bertahanlah


sesaat…”


Dong


Hua tidak memintahkan tatapannya dari gadis berjubah pengantin yang turun dari


tandu pengantin. Disaat Bai Yi menyerahkan tangan Xiao Zheng Zhu ke tangan Dong


Hua, Dong Hua langsung menarik dan memeluknya “Jiu er, aku sangat


merindukanmu…” Xiao Zheng Zhu tersenyum di dalam tudung pengantin “Shao Yang…”


permintaan nama panggilan Dong Hua untuk Xiao Zheng Zhu “Jiu er…” melerai


pelukan dan melanjutkan prosesi pernikahan. Setelah menyelesaikan prosesi


pernikahan, Dong Hua langsung membawa Xiao Zheng Zhu ke Bi Hai Cang Ling,


melewati hari-hari berdua tanpa gangguan.


Dong


Hua “Jiu er… akhirnya kau menjadi milikku… apa kau tahu betapa putus asanya


aku, tidak dapat memegang tanganmu… hanya karena takut kau akan menerima


kesusahan karena kesalahanku ! Jiu er, saat melihatmu, aku sangat ingin


meneriakkan ‘aku mencintaimu’… melihatmu menemukan Wen Chang Di Jun membuatku


frustasi, aku takut kau sudah jatuh cinta padanya dan melupakanku… Jiu er…”


Xiao Zheng Zhu “karena sudah memutuskan bersamamu… maka hanya akan ada dirimu


untukku…” Dong Hua tersenyum, mencium bibir Xiao Zheng Zhu. Mereka menikmati

__ADS_1


hari-hari penyatuan mereka di Bi Hai Cang Ling.


__ADS_2