
Bai Ce “Xiao Jiu, apa yang kau
cari di San Sheng Shi ?” Bai Qian “apa kau tidak merasa sakit ?” Xiao Zheng Zhu
tersenyum “hanya memastikan sesuatu… luka ini hanya masalah kecil, tidak
berarti apapun…” semua saling melihat dan menggelengkan kepala “apa harus
menunggu nyawamu melayang, kau baru mengatakan luka itu serius ?” Bai Qian
kesal. Xiao Zheng Zhu tertawa terbahak-bahak “hahaha… hahaha… kata-kata baik
kata-kata baik…” sekelibat tangan, semua lukanya menghilang “begini, kalian
sudah bisa tenang kan !” Dong Hua memeluknya “semua mengkhawatirkanmu… kau
harus menghargai hidupmu…” Xiao Zheng Zhu tersenyum “terima kasih perhatian
kalian…” semua tersenyum menggelengkan kepala. Zhe Yan memeriksa kembali “Xiao
Jiu, jangan mengeluarkan spiritualmu sementara…” Xiao Zheng Zhu mengangguk
“sementara bisa bersantai sejenak…”.
Bai Yi “Xiao Jiu, sebenarnya apa yang ingin kau lakukan
?” Xiao Zheng Zhu tersenyum “Bai Yi Shan Shen, urusan yang mulia bukan
sembarang bisa memberitahu siapa saja…” semua terdiam. Melihat semuanya yang
canggung, Xiao Zheng Zhu tersenyum “hanya bercanda pada kalian… sebenarnya
tidak ada apa-apa, aku hanya mencari salah satu tungganganku yang tersesat
disini !” Bi Chen “San Sheng Shi ?” Xiao Zheng Zhu “memberi petunjuk
keberadaannya !” Dong Hua “Wen Chang Di Jun ?” Xiao Zheng Zhu mengangguk. Zhe
Yan “bukankah Wen Chang saat ini adalah Jun Wang klan putih ?” Xiao Zheng Zhu
“biarkan saja, belum waktunya memanggilnya kembali… dia masih harus melalui
rintangannya disini !” Bai Qian “jadi apa yang akan kau lakukan setelah ini ?”
Xiao Zheng Zhu “bersenang-senang” tersenyum manis.
Dong Hua “kita akan bersenang-senang setelah menikah…”
Xiao Zheng Zhu melirik nakal “Dong Hua Di Jun, yang mulia tidak mengatakan akan
menikah denganmu…” Dong Hua tersenyum “kau tidak perlu mengatakannya, cukup aku
yang mengatakannya !” Xiao Zheng Zhu tertawa “hahaha… Dong Hua Di Jun, apa yang
membuatmu berfikir bisa memutuskan sesuatu untuk yang mulia Zheng Zhu ?” Dong
Hua Di Jun menggeleng “tidak berfikir, langsung memutuskannya saja !” Xiao
Zheng Zhu tertawa terbahak-bahak “kau sangat tidak tahu malu” Dong Hua “apa itu
malu ? tidak tahu dan tidak mau tahu !” Xiao Zheng Zhu tertawa terbahak-bahak,
yang lain menggelengkan kepala melihat kekonyolan dan ketidak tahu maluan Dong
Hua Di Jun.
Bai Ce “Xiao Jiu, jika menikah, keluarlah dari Qing Qiu…”
Wen Xin “Xiao Jiu, aniang akan mempersiapkan pernikahanmu…” Xiao Zheng Zhu
tersenyum lembut “jika kalian menginginkannya, maka lakukanlah…” semua
tersenyum mengangguk. Bai Qian “kalau Xiao Jiu sudah setuju, kita akan
__ADS_1
menyiapkan semuanya” Dong Hua “kau tidak perlu melakukan apapun, cukup
istirahat dan persiapkan dirimu menjadi pengantinku…” Xiao Zheng Zhu tersenyum.
Selanjutnya mereka menyiapkan semua persiapan pernikahan sementara Xiao Zheng
Zhu dengan tenang merawat lukanya di Tai Chen gong. Beberapa kali Xiao Zheng
Zhu mengunjungi San Sheng Shi, tanpa melakukan apapun lagi.
Xiao Zheng Zhu tidak mencampuri urusan pernikahan, tapi
permintaannya tidak menyukai sesuatu yang terlalu ribet. Dong Hua memanjakan
Xiao Zheng Zhu dan selalu menemaninya, di sela memberi perintah pada Chong Lin
dan Sie Ming untuk pernikahan yang diinginkannya. Di Qing Qiu, keluarga Baai
meminta persetujuan Xiao Zheng Zhu untuk memakaikannya identitas Qing Qiu Nu
Jun dalam pernikahan. Mereka sangat bersyukur Xiao Zheng Zhu menyetujui semua
yang mereka atur tanpa bantahan.
Dong Hua “Jiu er, apa kau tidak mempunyai keinginan untuk
pernikahan ini ?” sambil memeluk Xiao Zheng Zhu “melihat kalian begitu semangat
menyiapkan segala sesuatunya sudah merupakan kebahagiaan tersendiri untukku…”
Dong Hua tersenyum “Feng Wei Shen Gong…” Xiao Zheng Zhu “Di Jun, tanpa
memberitahu, mereka sudah pasti mengetahuinya dan akan datang dengan sendirinya…”
Dong Hua “mereka selalu dapat menemukanmu !” Xiao Zheng Zhu cekikikan “mereka
sangat manja… akulah yang selalu melarikan diri hahaha…” Dong Hua “ooo… kau
tidak senang mereka mencarimu ?” Xiao Zheng Zhu “haih… aku masih ingin
menghentikan langkahku…”
Dong
Hua mengangguk “setelah pernikahan, kau ingin kemana ?” Xiao Zheng Zhu “ke klan
putih…” Dong Hua cemberut “tapi kau tidak boleh dekat dengan Wen Chang Di Jun…”
Xiao Zheng Zhu cekikikan “Di Jun, sepertinya dulu anda tidak seperti ini !”
Dong Hua “aku selalu sama, hanya saja dulu hanya bisa memendam perasaan…
sekarang aku ingin semua tahu, kau Cai Hong Huo Feng adalah milikku” Xiao Zheng
Zhu nakal “tapi yang mulia masih ingin bersenang-senang… ingat dulu kencan buta
sebagai Bai Feng Jiu, para…” Dong Hua mencium bibirnya untuk menghentikan
kata-kata Xiao Zheng Zhu “tidak boleh ada pria lain !” Xiao Zheng Zhu “wah Di
Jun, kau tanpa permisi mengambil ciuman pertamaku, bagaimana yang mulia akan
memperhitungkan kesalahan ini ?” Dong Hua tersenyum, kembali mencium bibir Xiao
Zheng Zhu dengan lembut dan lebih lama “semua pertamaku adalah milikmu,
pertamamu jiga adalah milikku…” Xiao Zheng Zhu “Di Jun, kenapa perubahanmu
sejauh ini ?” Dong Hua “kau yang merubahku… semenjak mengenalmu, aku sudah
berubah… apa kau menyukainya ?” Xiao Zheng Zhu cekikikan.
Xiao
__ADS_1
Zheng Zhu “hmm… bagaimana kalau sekarang kubalik, yang mulia yang mendorongmu
menjauh ?” Dong Hua menggeleng “aku tidak mau… aku tidak akan sanggup
menghadapinya… Jiu er, bisa menghukumku apapun, tapi jangan menjauhiku… aku
sudah tidak mau dan tidak sanggup menghadapi hal itu lagi…” memeluk erat Xiao
Zheng Zhu. Xiao Zheng Zhu “hihihi… kau ini…” Dong Hua tersenyum “Jiu er… aku
mencintaimu… sekarang kau tidak perlu menunggu lagi… aku akan selalu mengatakan
isi hatiku padamu… aku Dong Hua Zi Fu Shao Yang Jin mencintai Cai Hong Huo
Feng… Jiu er, aku sangat mencintaimu… disaat bertemu denganmu, aku sudah jatuh
cinta pada pandangan pertama padamu…” memeluk erat tubuh mungil Xiao Zheng Zhu.
Tibalah
hari pernikahan, Dong Hua menunggu dengan gelisah pengantin mungilnya di Tai
Chen gong. Sehari sebelum pernikahan, Bai Qian dan Ali sudah menjemput Xiao
Zheng Zhu ke Qing Qiu. Dong Hua tidak tidur semalaman, menantikan pertemuannya
bersama Xiao Zheng Zhu dalam jubah pengantin. Melewati pernikahan ini, mereka
akan menjadi suami istri dan bersama selamanya. Perlahan iringan pengantin
memasuki Tai Chen gong, Dong Hua berdiri dengan hati berdebar kencang seakan akan
segera meloncat keluar jika tidak melihat wanitanya. Lian Song dan Zhe Yan
menahan Dong Hua yang sudah tidak sabar mendapatkan pengantinnya “Dong Hua,
tidak pernah melihatmu seperti ini… tandu pengantin sudah tiba, bertahanlah
sesaat…”
Dong
Hua tidak memintahkan tatapannya dari gadis berjubah pengantin yang turun dari
tandu pengantin. Disaat Bai Yi menyerahkan tangan Xiao Zheng Zhu ke tangan Dong
Hua, Dong Hua langsung menarik dan memeluknya “Jiu er, aku sangat
merindukanmu…” Xiao Zheng Zhu tersenyum di dalam tudung pengantin “Shao Yang…”
permintaan nama panggilan Dong Hua untuk Xiao Zheng Zhu “Jiu er…” melerai
pelukan dan melanjutkan prosesi pernikahan. Setelah menyelesaikan prosesi
pernikahan, Dong Hua langsung membawa Xiao Zheng Zhu ke Bi Hai Cang Ling,
melewati hari-hari berdua tanpa gangguan.
Dong
Hua “Jiu er… akhirnya kau menjadi milikku… apa kau tahu betapa putus asanya
aku, tidak dapat memegang tanganmu… hanya karena takut kau akan menerima
kesusahan karena kesalahanku ! Jiu er, saat melihatmu, aku sangat ingin
meneriakkan ‘aku mencintaimu’… melihatmu menemukan Wen Chang Di Jun membuatku
frustasi, aku takut kau sudah jatuh cinta padanya dan melupakanku… Jiu er…”
Xiao Zheng Zhu “karena sudah memutuskan bersamamu… maka hanya akan ada dirimu
untukku…” Dong Hua tersenyum, mencium bibir Xiao Zheng Zhu. Mereka menikmati
__ADS_1
hari-hari penyatuan mereka di Bi Hai Cang Ling.