Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 380 - Menjaga Tubuh


__ADS_3

Bab 380 –


          Ling Ling “apa semenjak itu, Niang Qin sudah tidak pernah


melihat pertunjukan ?” You Zun “dia ! jika mau melihat pertunjukan, lebih


memilih turun ke alam fana, mabuk-mabukan dan balik terkapar selama


berhari-hari di Cai Hong gong ataupun Bing Yu Hai !” semua terdiam, mengingat


hal yang sebelumnya mereka lihat pada cermin ‘kisah seorang Cai Hong Huo Feng’.


          Semua melihat Huo Feng “Niang Qin, kenapa anda selalu mabuk


saat turun ke alam fana ?” Huo Feng mengerutkan kening “kenapa mabuk ? ehm


sambil menonton sambil minum, tidak sadar mabuk !” menjawab dengan enteng.


Kedua Zun Wang tersenyum, menggelengkan kepala.


          Huo Feng tersenyum di pangkuan Dong Hua “seperti ini, apa


kakimu tidak sakit ?” You Zun mengejek “Huo Feng, jangankan mengatakan tubuhmu


yang begini mungil dan ringan. Dong Hua bahkan mau memasukkanmu ke dalam


ttubuhnya, menguncimu hanya untuk dia seorang.” Dong Hua mengangguk dengan


bangga. Huo Feng balik mengejek “jangan hanya terus mengejekku, apa kalian


tidak melihat mata mereka bukan hanya tertuju padaku !” Xin Xin mengikuti


“Niang Qin, bagaimanapun menariknya kami, anda tetaplah nomor 1” Huo Feng “eh


anak ini ! setelah menikah malah melupakan ibunya !” Dong Hua “Feng Wei selalu


menjadi yang terpenting untukku !” mengecup keningnya. Huo Feng tersenyum manis


menatap Dong Hua.


          Sou Wan “hei… kalian lihat pandangan para bocah itu ! semua


melihat kemari !” Bai Qian “shiniang, tujuan mereka kemari adalah keluarga Tai


Chen gong ini. Dengan susah payah menunggu semua berkumpul, mereka tidak akan


melewatkan kesempatan ini !” Ye Hua “Huo Feng, Huang Shen Mu niangniang


mencarimu !” Huo Feng “untuk apa mencarku ? ha… jangan mengatakan karena


masalah 2 buah persiknya yang kumakan tanpa permisi !” melihat Dong Hua “bodoh,


jika kau mau, jangankan 2, aku akan mengosongkan kebun buahnya !” Huo Feng


“jadi untuk apa mencariku ?” Bai Qian “ketemu dan kau akan tahu !” Huo Feng


berdecak “haih gugu !”


          Bai Ce “Huo Feng, lewat kejadian Du Hua, tidak akan ada


lagi yang berani mempermainkanmu !” Huo Feng tersenyum “yeye, aku tidak


memusingkan permainan mereka, hanya berjaga-jaga untuk keinginan mereka…


sementara Di Jun-ku yang terhormat ini memegangku seerat-eratnya !” Dong Hua


tersenyum mengangguk. Lian Song “hmm… dengan tingkatan kalian ini memang tidak


perlu memusingkan segala permainan”.


          Beberapa bocah perempuan, berlarian datang menghampiri

__ADS_1


“xiao xian memberi hormat pada Di Jun, Di Hou niangniang, bla… bla… bla…”


menghormat semua yang ada di sana. Dong Hua menerima hormat mereka. Ling Ling


“xiao xian nu, apa ada sesuatu ?” bocah-bocah itu saling melihat, saling


memajukan satu dengan yang lain. Huo Feng tersenyum melihat beberapa bocah itu,


membuat semua wajah bocah memerah. Selain kedua Zun Wang yang tersenyum,


lainnya saling melihat menunggu para bocah untuk mengutarakan maksud kedatangan


mereka.


          Huo Feng menghela nafas, menggelengkan kepala “haih… kalian


maju ?” menatap kedua Zun Wang yang menggeleng “belum saatnya kami keluar !”


Huo Feng melirik dingin “Di Hou niangniang…” salah satu bocah terbata-bata.


Semua langsung mengalihkan perhatian kepada bocah-bocah itu “ayo katakan !”


teman-temannya mendorong bocah yang sudah berani berbicara itu. Huo Feng


tersenyum lembut, mengangguk dengan anggun kearah para bocah.


          Tangan Huo Feng terangkat, sihir sudah dikerahkan, para


bocah di hadapan mereka langsung terangkat. Sekali lagi, Huo Feng membuat


pertunjukan tarian bunga dengan para bocah yang ikut serta di dalamnya. Awalnya


semua terkejut tapi sesaat kemudian terdengar tawa dari para bocah. Bocah


lainnya pun berdiri dan ingin ikut serta, tapi tidak berani maju. Sementara


para dewasa menikmati permainan dari xiao Di Hou niangniang untuk menyenangkan


          Gerakan mereka, mana bisa lolos dari pemantauan Huo Feng.


Huo Feng tersenyum, menghela nafas, menggelengkan kepala “haih… mengabulkan


permintaan kalian !” berdiri dari pangkuan Dong Hua. Huo Feng sambil berjalan,


tangan lainnya juga sudah mengeluarkan sihir. Dalam sekejab, semua anak-anak


ikut terangkat dan terbang keluar aula perayaan. Huo Feng menyihir taman


bermain yang sangat luas di langit, memasukkan semua bocah kedalamnya, bermain


dengan riang gembira.


          Xin Xin “Long ge, kenapa Niang Qin tidak ikut bermain ?”


Zuo Zun memeluk Xin Xin “Huo Feng tidak mau memaksakan dirinya. Dia tidak bisa


kelelahan saat ini” Xiong Xiong “apa Niang Qin sakit ?” You Zun menggeleng “Huo


Feng sedang menyiapkan tubuhnya untuk kultivasi. Jika sekarang dia kelelahan


dan sakit, akan menunda semuanya. Huo Feng tidak akan mengijinkan hal itu


terjadi.” Ling Ling cemas “jadi Niang Qin mengeluarkan sihir ini ?” Dong Hua dengan


santai menjawab “ini hanya sihir kecil untuk Feng Wei…” berlalu mengikuti Huo


Feng.


          Dong Hua merangkul Huo Feng, menonton bocah-bocah yang


bermain riang gembira di angkasa. Setelah sejam, Huo Feng menghilangkan taman

__ADS_1


bermain dan menurunkan semua bocah. Masing-masing berlarian mencari keluarga


mereka “Di Hou niangniang, aku memiliki satu permintaan !” yang berbicara


adalah bocah Han Ting Sin tadi. Huo Feng tersenyum “masih ada permintaan ?


baik, coba katakan, yang mulia akan mendengarkan !” Han Ting Sin dengan lantang


mengucapkan “Di Hou niangniang, kelak jika anda melahirkan, maka putri anda


akan menjadi istriku !” semua termangu.


          Dong Hua tertawa dingin “sayangnya, yang mulia sudah tidak


mengijinkan Di Hou niangniang melahirkan lagi !” Han Ting Sin masih tidak


terima “kenapa ? apa anda sudah tidak sanggup lagi ?” semua cekikikan sementara


Dong Hua menjadi semakin kesal “inikah yang diajari Han Wang padamu ?” Han Ting


Sin melihat wajah Dong Hua yang menyeramkan, ketakutan, menangis, dan berlari


mencari kakeknya “hua… hua… yeye…” semua tertawa terbahak-bahak.


          Dong Hua menggelengkan kepala, merendahkan diri dan


menggendong Huo Feng “saatnya kau beristirahat !” Huo Feng hanya tersenyum, merebahkan


kepalanya di dada Dong Hua dan membiarkan Dong Hua membawanya. Semua tidak


sempat berterima kasih dan berbicara sepatah kata pada mereka, keduanya sudah


kembali ke Tai Chen gong bersama lainnya.


          Huo Feng memeluk Dong Hua dan memainkan rambutnya “Hua Zi


gege, benarkah kau tidak menginginkan anak lagi ?” Dong Hua menggeleng “Feng


Wei, kau sudah memberiku empat anak, sudah cukup ! aku tidak mau melihatmu


menderita lagi !” Huo Feng tersenyum “Hua Zi gege, semua yang kulakukan


untukmu, tidak pernah membuatku menderita.” Dong Hua tersenyum “aku tahu”.


          Huo Feng tersenyum “Hua Zi gege, apa yang kau inginkan saat


kultivasi ?” Dong Hua “bukankah tidak bisa ditentukan ?” Huo Feng mengangguk


“selama ini memang tidak pernah ditentukan ! jika kau memiliki permintaan, aku


akan melakukannya !” Dong Hua menggeleng “biarkan berjalan apa adanya saja !


tapi Feng Wei, aku ingin kita berdua kembali pada saat yang sama” Huo Feng


“hanya itu ?” Dong Hua mengangguk.


          Huo Feng menjelaskan lagi “Hua Zi gege, walaupun kultivasi


bersama, kita belum tentu bertemu, apa hal ini tidak masalah buatmu ?” Dong Hua


“Feng Wei, selama ada di tempat yang sama, aku yakin bisa menemukanmu !” Huo


Feng tersenyum “baiklah, kurasa Hua Zi gege sudah siap.” Dong Hua tersenyum


“kau sudah menentukan waktu kultivasi ?” Huo Feng mengangguk “15 hari lagi. Hua


Zi gege, saat kembali dari kultivasi, aku tidak akan terbangun, akan langsung


tertidur panjang” Dong Hua mengangguk “tidak masalah ! tubuhmu yang paling


penting ! aku akan menunggumu. Jangan mempersingkatnya lagi !” memperingati Huo

__ADS_1


Feng yang langsung tersenyum manis padanya.


__ADS_2