Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 405 - Melanjutkan perjalanan


__ADS_3

Bab 405 –


          Hui Shi “bagaimana sekarang ?” Xi Juan “mulai dari saat


Shen Yao berusia 5 tahun, perlahan mengubah pandangan semua terhadapnya.” Hui


Shi “jika tidak terpengaruh, kenapa melakukan semua ini ?” Hao Cun “karena


tidak ada yang mampu ! perlahan pandangan yang berubah itu menjadi


tangan-tangan yang mengikatnya di istana. Tidak ada yang melakukannya sebaik


dia, kalian sudah melihatnya selama perjalanan. Apa dia bisa menyembunyikan


diri ? apa Kerajaan Song bisa tanpa dirinya ? Yah, Wang Jun adalah seorang yang


welas asih, tapi pengaturannya selama ini hanya untuk mempertahankan kedamaian.


Berbeda dengan Shen Yao, yang dilakukannya saat ini adalah membangun kedamaian


dan memastikan kedamaian itu akan bertahan lama walau nanti tanpa


kehadirannya.”


          Hui Shi “tapi hingga mengikatnya, bukankah ini tidak adil


baginya !” Hao Cun tersenyum “hidupnya memang tidak pernah adil…” Xin Qian “apa


dia tidak pernah memberontak ?” Xi Juan menggeleng “fikiran kalian belum sampai


disana…” Hao Cun “Xin Qian, memberontak atau tidak, status itu sudah


dipegangnya. Baik dia memberontak ataupun berjalan lurus, cahayanya itu akan


selalu terpancar. Tidak mendapat dukungan dari sisi kiri akan dapat dari kanan”


          Fang Ying menghela nafas “maju mundur kena… haih…” Tian


Guang “apa Wang Jun  tidak bisa menjadi


sandarannya ?” Hao Cun “dialah sandaran semua… bahkan Wang Jun pun menjadi


manja padanya ! Kakek kaisar yang keras kepala tapi kesepian itu, sepanjang


hari hanya menantikan kedatangannya. Sama seperti Kakek Li saat itu, begitulah


para kakek hihihi” Tian Guang “sibuk dengan kebahagiaan lainnya, bagaimana


dengan dirinya sendiri ?” Hao Cun dan Xi Juan mengalihkan pandangan melihat


Shen Yao yang sedang menjelaskan pada beberapa biarawan dan biarawati.


          Tian Guang ‘aku akan menjadi sandarannya. Shen Yao, disaat


apapun, saat kau lelah, menolehlah, aku selalu berada disana siap menjadi


sandaranmu. Kau tidak sendiri, ada aku yang akan selalu ada untukmu’ Hui Shi


membatin ‘Shen Yao, aku tidak layak untukmu, tapi aku akan menjagamu dengan


caraku sendiri. Dalam perjuanganmu, akan selalu ada aku yang bisa kau


andalkan.’ Fang Ying “dia bahkan belum berusia 14 tahun !” Xi Juan “aku baru


saja mendapat kabar… Kakek kaisar sedang mencari dukungan dari Wang Jun dan

__ADS_1


Paman Kaisar karena banyak permintaan bertemu Shen Yao.” Hao Cun “kakek tua itu


belum menyerah, tampaknya kepulangan nanti akan ada hal menarik lagi hihihi…”


          Tian Guang melirik mendengar kata-kata Xi Juan “Shen Yao


akan berulang tahun ke-14, apa merayakannya di Shaolin ?” Xin Qian


mengingatkan. Tian Guang tersenyum “tidak, tidak jauh dari sini ada air


terjun.” Xi Juan “baik… baik… Shen Yao sangat suka bermain air.” Hui Shi ‘kenapa


aku tidak memperhatikannya ! Tian Guang selalu memikirkan kebahagiaan Shen Yao,


mengingat semua kesukaannya’ “baiklah, sudah saatnya berpindah tempat lagi !”


          Setelah berpamitan dengan warga Shaolin, mereka kembali


menunggang kuda, berpindah ke tempat lainnya “Shen Yao, kau menyukai Shaolin ?”


Hui Shi bertanya. Shen Yao berfikir “tidak termasuk terlalu suka. Shaolin


adalah sebuah tempat yang baik, banyak ajaran yang bisa didapat disana! Jika


diminta memilih, aku lebih memilih Kuil Yue Guang” Tian Guang “dibanding


Shaolin, Kuil Yue Guang lebih tenang. Walau tampak tenang, sebenarnya


pengaturan Shaolin agak kacau. Peralihan 1 menjadi 2 gender masih agak kacau,


belum bisa menanganinya dengan baik. Ada pertentangan yang tampak munafik dari


dalam” Shen Yao mengangguk.


memiliki pemahaman yang baik… tapi biarawan dan biarawati yang baru, masih


dalam masa penguatan tekad. Ada yang terpaksa dan tidak rela hingga menyebabkan


pertentangan dalam diri mereka sendiri” Xi Juan “sebenarnya sangat jelas


terlihat, mereka yang tidak mempunyai pendirian. Selain kepala biara, ada


beberapa tetua biarawan dan biarawati yang sudah tercemar” Fang Ying


“sekali-sekali ke kuil, sangat menenangkan !”


          Xin Qian melihat Shen Yao “Shen Yao, beberapa hari kepala


biara selalu bertemu dan berbicara padamu, apa ada masalah ?” Shen Yao


tersenyum “tidak ada masalah… mereka bisa menyelesaikannya sendiri” Hao Cun


menghela nafas “Tuan Putri-ku, apa ada yang tidak berada dalam genggamanmu ?”


Shen Yao memainkan alisnya “Pangeran Hao Cun, kata-kata ini keluar dari


mulutmu, sungguh susah dipercaya ! eh semenjak kapan anda menjadi sebijak ini


?” Hao Cun membusungkan dadanya “kau baru tahu kehebatan Pangeran Song Hao Cun”


gayanya membuat Shen Yao tertawa terbahak-bahak, diikuti lainnya.


          Tian Guang “sudah meninggalkan Shaolin, tidak perlu


difikirkan lagi. Shen Yao, dibawah Shaolin, ada banyak makanan-makanan kecil

__ADS_1


yang sangat disukai anak-anak disini, apa kau mau mencobanya ?” mata Shen Yao


bersinar “benarkah ? aku mau… aku mau…” bersorak bahagia. Hao Cun mencibir “cih


baru saja sangat bijaksana, sekarang sudah kembali menjadi gadis kecil” Shen


Yao memeletkan lidahnya “kau keberatan ?” acuh tak acuh.


          Shen Yao memacu kudanya, diikuti Tian Guang “Shen Yao,


perlahan, toh tidak terburu-buru…” Shen Yao berbalik memberi senyum manisnya. Tian


Guang bertanya “Shen Yao, apa kau bahagia ?” Shen Yao memakan kue-kue kecilnya,


menjawab acuh tak acuh “apa ada alasan aku tidak bahagia ?” Tian Guang


tersenyum “hmm… sepertinya tidak ada…” Shen Yao “nah itu baru benar !” Tian


Guang cekikikan.


          Hui Shi “ayo… kita berputar sekali dan ke air terjun…


menjelang malam, bisa melihat kunang-kunang di sekitar air terjun…” Shen Yao


berbinar “kunang-kunang ! mereka sangat cantik dengan cahaya mereka


sendiri-sendiri !” membeli beberapa jajanan, meninggalkan area Shaolin.


          Mereka tiba langit sudah menggelap “Shen Yao, tenda sudah


siap, istirahatlah !” Xi Juan menasehati, Shen Yao menggeleng “hari ini sama


sekali tidak lelah… ah aku mau mencari kunang-kunang” dengan senyum manis. Hui


Shi “putriku yang cantik, kunang-kunang belum keluar saat ini. Kita masih harus


menunggu sejaman lagi !” Shen Yao duduk di depan api unggun “kalau begitu, kita


panggil mereka keluar” setelah memetik daun bambu. Semua berkumpul di depan api


unggun “apa kau tahu memainkannya ?” Xin Qian bertanya.


          Shen Yao melirik Hao Cun dan Xi Juan “jangan membocorkannya


!” Hao Cun menyipitkan mata “apalagi yang kau lakukan ?” Shen Yao tersenyum


nakal, mengangkat bahunya, menaruh daun bambu di dekat bibirnya, mulai


memainkannya. Segera suara-suara kecil terdengar, Hao Cun dan Xi Juan


mengerutkan kening “suara ini… kau…” keduanya berteriak, terbelalak dengan


kesal.


          Shen Yao cekikikan “terlalu bodoh hahaha…” kembali meniup


daun bambu, menghasilkan melodi merdu. Hao Cun dan Xi Juan menghela nafas kasar


dan melirik sinis gadis yang sedang asik memainkan daun bambunya. Bermunculan


kunang-kunang, mengelilingi mereka. Cahaya kunang-kunang berkelap kelip sangat


cantik dan lembut. Semua menikmatinya, kunang-kunang tidak takut dan


mengelilingi mereka.

__ADS_1


__ADS_2