
Pagi harinya, Yang Guang
sudah kembali berdandan pria dengan wajah berseri-seri “Yang er, sangat bahagia
?” Huang Guang tersenyum melihat wajah bahagia Yang Guang “tentu saja, akhirnya
aku akan bebas… ah mana lainnya ?” “Yang er…” satu persatu masuk menemuinya
“ayo, kita berpamitan, setelah itu keluar ibukota… ah yang pertama, aku mau
pergi memakan mie, ah perutku sudah berbunyi… ayo cepatlah…” segera keluar Yue
Xing gong ke Ming Yang gong. Raja dan Permaisuri sudah menunggu mereka di aula
Ming Yang gong “die niang, aku sudah datang…” Yang Guang dengan wajah
berseri-seri masuk ke Ming Yang gong. Permaisuri tidak tahu harus berkata apa
“Yang Guang, kalian sudah datang…”
Raja
tersenyum lembut memanggilnya “Yang Guang, kemari…” Yang Guang segera
menghampiri “Yang Guang putriku, tahun-tahun ini sungguh menyusahkanmu…” Yang
Guang tersenyum “2 tahun digantikan dengan kebebasanku, ini sangat pantas…”
Raja ‘Yang Guang, bagaimana kau merasa kerajaan ini ?” Yang Guang menjawab
spontan “die, selama mengaturnya dengan baik, tidak akan ada masalah… pangeran
dan putri juga bukan orang yang begitu berambisi hingga melupakan keluarganya…
kurasa anda memilih putra dan putri mahkota diantara mereka, tidak akan susah,
mereka akan dengan senang hati bahu-membahu memajukan kerajaan” “wah adikku,
kau sangat memahami kakak-kakakmu ya…” pangeran, putri, dan selir datang.
Yang
Guang tersenyum berbalik “kalian sudah datang… bukankah kalian sangat bahagia
hari ini, hari yang kalian tunggu-tunggu sudah tiba… aku akan segera
meninggalkan tempat ini, kalian tidak akan terusik lagi hihihi” cekikikan.
Putri Ren Ya memeluk Yang Guang “aku tidak rela kau pergi…” Yang Guang “hei,
kuingat dulu kau sangat ingin segera mengusirku keluar dari ibukota hihihi…”
“itu dulu, karena aku belum mengenalmu…” “hihihi… jangan merindukanku… aku ini
wanita sejati loh, lagipula aku ini termasuk adikmu hahaha…” “ah… kau selalu
meledekku…” Putri Ren Ya kesal tapi tidak melepaskan pelukannya. Yang Guang
melepasnya “sudah… sudah… kau akan mengurangi ketampananku… baik-baiklah di
istana, ingat janji kalian… Kerajaan Ming bergantung pada kalian !” ketiganya
mengangguk mantap.
Raja
“Yang Guang, kau bisa selalu mengawasi mereka…” mengangkat wajahnya menatap
mata Yang Guang “Putri Shen Yang Guang, aku yang mulia Raja Shen Han Jiang
mengangkat Putri Shen Yang Guang sebagai Putri Mahkota kerajaan Ming. Upacara
pengangkatan akan diadakan 3 hari kemudian” semua terpana dan terdiam sejenak.
Yang Guang tersenyum “die, apa yang kau katakan, jangan bermain lagi…” Raja
“Yang Guang, yang mulia tidak sedang bermain denganmu… ini adalah titah dan
harus kau patuhi…” Yang Guang masih tersenyum “die, jangan lupa perjanjian
kita” Raja “Yang Guang, yang berjanji padamu adalah ayahmu, aku sekarang adalah
__ADS_1
Raja Shen Han Jiang” Yang Guang “jika begitu yang mulia, kuharap anda juga
mengingat perkataanku. Perjanjian kita berlangsung 2 tahun, jika anda berulah
lagi, maka aku akan menutup semua jalan anda”
Raja
berdiri “apa kau sedang mengancamku ?” Yang Guang tersenyum menggeleng “aku
tidak mengancam, aku hanya mengingatkan…” Raja menghela nafas “Yang Guang,
bukankah sangat baik untukmu menyetujui menjadi Ratu Kerajaan Ming ! banyak
yang menginginkan status ini ! dengan menjadi Ratu, kau bisa memiliki semua
dunia ini, bukankah hal yang baik ! lihat, hanya dalam 2 tahun, kau bisa
mengatur semuanya dengan baik… die percaya padamu, kau pasti memajukan kerajaan
kita kearah yang lebih baik, bahkan bsa berada di puncak kejayaan sepanjang
sejarah. Jika kau ingin keluar bersenang-senang, kau bisa sekali-kali dinas
keluar” Yang Guang tersenyum “banyak yang menginginkannya, maka berikan pada
yang ingin. Memiliki seluruh dunia ? aku sudah memiliki seluruh dunia, tidak
perlu status. Status itu hanya akan melemahkanku dan memotong sayapku, aku
tidak menginginkannya. 2 tahun ini, aku melakukan semuanya sebagai wujud
baktiku padamu ayah dan ibuku” tidak ada yang berani bersuara, diam
mendengarkan mereka.
Raja
“Yang Guang, dengan menjadi Ratu, kau akan semakin melebarkan sayapmu… apa yang
kau inginkan, bisa dengan mudah kau dapatkan ! kau adalah putriku, Putri
Guang tertinggal senyum tipis “aku bisa mendapatkan semua yang kuinginkan tanpa
menjadi Ratu. Yang mulia, tolong anda ingat, aku bukanlah Putri Kerajaan Ming,
Kerajaan Ming tidak pernah mengetahui keberadaanku. Semua mengenalku sebagai
ksatria Yang Guang bukan Putri Kerajaan Ming. Semua ini adalah aturan dari
anda. Dari semenjak aku terlahir di dunia ini, tidak terlahir sebagai seorang
Tuan Putri, aku dibesarkan sebagai seorang prajurit. Hingga saat aku berdiri di
hadapan anda sekarang, aku hanyalah seorang Yang Guang”
Raja
“aku akan segera mengumumkan identitasmu” Yang Guang menggeleng “sudah
terlambat…” Raja “aku ayahmu, aku yang memberimu semua ini, aku yang
mengajarimu hingga bisa jadi seperti sekarang ini” Yang Guang tersenyum miring
“sepertinya anda menjadi keras kepala. Baik, kita bahas satu persatu…” tidak
ada senyuman di wajah Yang Guang, menatap tajam Raja, tersirat jelas ada
kekecewaan yang sangat besar “anda bilang anda ayah ? kapan anda pernah
melakukan tanggung jawab anda sebagai ayah ? disaat semua anak memperoleh kasih
sayang orang tua mereka, aku memperoleh luka darimu. Dari saat aku dilahirkan,
apa kau pernah melihatku, bahkan sekali lirikan ? tidak, anda tidak pernah
melakukannya. Anda pertama kali melihatku adalah 7 tahun yang lalu. Apa saat
itu anda datang sebagai seorang ayah ? tidak, anda datang sebagai seorang raja
yang menegosiasikan sebuah perjanjian denganku. Aku yang tidak pernah anda
__ADS_1
lihat dan akui keberadaannya, anda tarik untuk membereskan permainan
akal-akalan anda…” Permaisuri meneteskan air mata “Yang Guang, jangan bicara
seperti itu pada ayahmu…”
Yang
Guang tertawa getir “ayah ? hahaha… aku ingin bertanya pada anda yang mulia
Ratu, apa ada ucapanku yang salah ?” Raja menggebrak meja “Yang Guang, dia
ibumu…” Yang Guang tertawa mengejek “ibu ? sama seperti anda yang mengaku
sebagai seorang ayah, apa ratu pernah menganggapku sebagai anaknya ? pernah
memperlakukanku sebagai anaknya ? detik aku dilahirkan, adalah Bibi Chui yang
merawatku. Jika mengatakan seorang ibu, maka Bibi Chui-lah ibuku” Permaisuri
menangis “Yang Guang, jangan keterlaluan !” Raja menghardik. Lainnya yang
mendengar kata-kata Yang Guang, berkaca-kaca, tidak menyangka kehidupan yang
dilaluinya begitu keras.
Yang
Guang menatap tajam Raja membuatnya terkejut “hentikan sandiwara anda !” kata
tegas dengan aura membunuh keluar dari bibir Yang Guang “Yang er…” Huang Guang
mendekat, segera mendapat tatapan tajam dari Yang Guang membuatnya terdiam.
Yang Guang kembali menatap tajam raja, aura kemarahan perlahan keluar dari
tubuhnya “anda jangan berfikir aku tidak tahu permainan anda… dari seminggu aku
menapakkan kaki di sini, semua rencana anda sudah kubongkar” Raja terduduk
“kau…” Yang Guang tersenyum sinis “sudah kukatakan sebelumnya, aku bisa
mengatakannya maka pasti bisa melakukannya !”
Raja
menghela nafas “ini tidak seperti yang kau fikirkan ?” Yang Guang tertawa sinis
“hahaha… kalau begitu tolong yang mulia mencerahkanku, apa yang kufikirkan ?”
Raja “die hanya… hanya ingin mengetesmu saja…” Yang Guang tertawa
terbahak-bahak, bukan tawa bahagia tapi tawa kemarahan dan kekecewaan “ingin
mengetes ? dengan mencoba membunuhku berkali-kali ? tolong katakan ayahku yang
terhormat, dibagian mana anda menjalankan peran anda sebagai seorang ayah ?”
Permaisuri menatap Raja “yang mulia, anda…” Yang Guang murka “tidak perlu
berpura-pura tidak tahu apapun yang mulia ratu.” “Yang Guang, niang tidak tahu,
niang benar-benar tidak tahu…”
Yang
Guang “sampai saat ini, anda masih ingin membohongiku ! masih ingin membodohiku
! aku ingin bertanya pada anda berdua, dimana hati nurani anda ? bahkan singa
sekalipun tidak akan memakan anaknya sendiri !” Raja “Yang Guang, aku yang
melakukannya, tidak ada hubungan dengan ibumu, dia tidak tahu apa-apa ?” Yang
Guang sinis “Han Shan – Sin Jiang…” 4 kata Yang Guang seakan bom untuk
permaisuri “Yang Guang, aku…” ketujuhnya terbelalak, tidak percaya dengan
pendengaran mereka, menatap permaisuri “sungguh mulia cinta kasih kalian sebagai
orang tua !” dengan sinis.
__ADS_1