Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 68 - Berpamitan


__ADS_3

2 hari selanjutnya, Hua


Zi dan Feng Wei akhirnya menerima permintaan semua untuk tidur di gua rubah.


Ling Ling memaksa tidur dengan Feng Wei, Hua Zi akhirnya pasrah tidur dengan


Gun Gun. Walaupun Feng Wei dan Hua Zi lebih kecil dari keduanya, tapi Ling Ling


dan Gun Gun sangat manja pada mereka. Awalnya Feng Wei dan Hua Zi kebingungan


dengan tingkah keduanya, tapi akhirnya hanya bisa pasrah. Mereka bermain


bersama seperti anak kecil, berlarian di Mo Gu Jing, mencoba semua makanan, menonton


pertunjukan, dan lainnya. Di akhir acara, ada kembang api yang dibuat dari


sihir. Feng Wei melompat-lompat kegirangan seperti anak kecil bersama Ling Ling.


Hua Zi pun tertawa lepas bersama mereka, menarik Feng Wei ke pelukannya “Feng


Wei, aku mencintaimu” langsung mencium bibirnya, tidak mempedulikan Gun Gun,


Ling Ling, dan lainnya yang sedang bersama mereka. Semua hanya menggelengkan


kepala melihat Hua Zi yang tidak tahu malu seperti Di Jun, mengumbar kemesraan


dimanapun. Belum menikah sudah seperti ini, apalagi sudah menikah haih…


          Keesokan paginya, mereka menghadapi drama perpisahan “Hong


Ling, aku tidak rela kau pergi…” Ling Ling sudah menitikkan air mata. Feng Wei


menertawainya “aku betul-betul penasaran bagaimana kau bisa menjadi Nu Jun ?


kenapa begini manja dan cengeng ?” Ling Ling ngambek “aku hanya begini


terhadapmu !” Feng Wei menggoda “kau bukan sudah jatuh cinta padaku kan ?” Ling


Ling mengangguk, Hua Zi segera menarik Feng Wei ke pelukannya membuat Feng Wei


tertawa terbahak-bahak “Ling Ling, walau aku tidak punya orang tua, aku masih


normal…” Ling Ling menarik tangannya “aku tidak peduli, kalau bisa menahanmu


disini, tidak apa jadi tidak normal” semua membelalakkan matanya. Feng Wei


tertawa terbahak-bahak “mana ada Nu Jun seperti kau hahaha…” Ling Ling merengek


“Hong Ling…”


Feng


Wei berhenti menggodanya “Ling Ling, kau memiliki banyak keluarga yang


menyayangimu disini. Tidak perlu bersedih, kita akan tetap berteman, suatu saat


kita akan bertemu lagi.” Ling Ling menangis “tapi kau temanku satu-satunya hik…


kau… kau… bersama denganmu, aku merasa seperti bersama ibuku hiks… kau dan Yu


Huang seperti orang tua bagiku…” Hua Zi dan Feng Wei tercengang “apa karena


tanda fengwei hua ini ?” menunjuk tanda di keningnya. Ling Ling menggeleng “aku


tidak peduli pada tanda lahir kalian… kalian memberiku perasaan aman dan


disayangi, pelukanmu seperti pelukan seorang ibu…”


Hua


Zi saling menatap dengan Feng Wei, kemudian melihat yang lain yang berkaca-kaca


dan tidak tahu harus mengucapkan apa. Feng Wei menghela nafas, memegang tangan


Ling Ling “Ling Ling, kita sama-sama tidak mempunyai orang tua, aku juga tidak


tahu kasih sayang orang tua itu seperti apa. Tapi kau lebih beruntung, memiliki


keluarga yang menyayangimu, hargailah mereka yang ada di sekitarmu. Jika kau


mengingat orang tuamu, berbuatlah sesuatu yang bisa membuat mereka bangga. Kau


akan merasa bahagia saat melihat senyuman di wajah orang lain, yang menerima


manfaat dari perbuatanmu. Aku yakin orang tuamu melihatmu dari suatu tempat,

__ADS_1


melihat putri cantik mereka yang sudah sangat hebat sekarang.” Ling Ling


mengangguk. Feng Wei tersenyum “sedangkan aku, aku hanya seseorang yang lewat


dalam bagian kisah hidupmu… lagipula, aku masih begini kecil, mana ada anak


sebesar dan setuamu ini…” menggoda Ling Ling. Ling Ling langsung cekikikan


diikuti senyum dan tawa yang lain.


Gun


Gun mendekat “Yu Huang, bolehkah aku memeluk kalian ?” Hua Zi dan Feng Wei


terkejut lagi. Hua Zi tersenyum mendekati Gun Gun dan memeluknya “jaga diri


dengan baik, kita akan bertemu lagi…” tinggi mereka hampir sama. Gun Gun


berkaca-kaca mendengar kata-kata Hua Zi, memeluk erat Hua Zi. Disaat Hua Zi


melepas Gun Gun, Ling Ling menarik Feng Wei, berpelukan berempat. Semua terharu


melihat 1 keluarga ini, Ling Ling belum mengetahui yang sebenarnya. Ling Ling “kalian


harus segera kemari setelah chuguang” melerai pelukan, Hua Zi dan Feng Wei


tersenyum mengangguk.


Wen


Xin “Hong Ling – Yu Huang, ini ada bekal untuk kalian dijalan” Feng Wei


menerima “terima kasih Shan Shen…” Wen Xin tidak tahan, menarik Feng Wei ke


pelukannya “jaga diri, perhatikan kesehatan…” Feng Wei mengangguk. Bai Yi


“hati-hati dijalan… saat kalian sudah siap menikah, beritahukan pada kami, kami


akan menyiapkan pernikahan kalian…” Hua Zi mengangguk “terima kasih Shan Shen…”


menggandeng Feng Wei, memberi hormat pada semua “terima kasih atas keramahan


kalian, jaga diri dan sampai jumpa lagi” berbalik dan segera menghilang.


Ling


aku merasa mereka seperti Fu Qin Niang Qin” semua saling melihat, mengerti


dengan kesedihan Ling Ling. Gun Gun menghela nafas, membelai kepala Ling Ling,


akhirnya menceritakan kebenaran “Ling Ling, perasaanmu tidak salah, Yu Huang


dan Hong Ling adalah Fu Qin Niang Qin…” Ling Ling mendongakkan kepala “Fu Qin


Niang Qin ?” Gun Gun mengangguk “lebih tepatnya, mereka adalah kelahiran


kembali Fu Qin Niang Qin…” Ling Ling tertawa sambil menangis “aku tahu… aku


tahu… perasaanku selalu mengatakan Hong Ling adalah Niang Qin… aku mau mencari


mereka, mencari Fu Qin Niang Qin…” ingin segera pergi, dihalangi Gun Gun “Ling


Ling berhenti…”


Ling


Ling “gege, itu adalah Fu Qin Niang Qin, aku ingin bersama mereka…” Gun Gun


memegang tangan Ling Ling “Ling Ling, dengar ! hal ini jangan sampai tersebar


keluar, bisa berbahaya untuk mereka…” Ling Ling “aku akan melindungi mereka…”


Gun Gun menghela nafas “Ling Ling, kita semua ingin melindungi mereka, bukan itu


intinya. Dengar Ling Ling, Yu Huang dan Hong Ling sekarang tidak memiliki


ingatan kehidupan sebelumnya, mereka tidak tahu siapa kita. Jika kau memaksa


mereka, malah mereka bisa saja akan pergi bahkan mungkin melukai mereka, apa


kau faham ?”


Ling


Ling melihat Gun Gun dengan serius “mereka terlahir kembali, walau menjadi dewa

__ADS_1


dewi baru, mungkin saja mereka masih bisa mengingat kembali kehidupan


sebelumnya. Menurutmu apa yang terjadi, jika tiba-tiba ingatan sebelumnya masuk


ke diri mereka ? mereka akan kebingungan dan menderita. Kau lihat tadi waktu


kau mengatakan, merasa mereka seperti orang tuamu, wajah terkejut dan ketakutan


mereka yang sekilas, apa kau tidak menyadarinya ?” Ling Ling mengangguk. Gun


Gun “anak yang tidak memiliki orang tua dan sanak saudara, belajar menjaga diri


sendiri, menempa diri sendiri untuk mempertahankan hidupnya, tiba-tiba diakui


orang tua dengan orang yang lebih besar bahkan lebih tua darinya, bagaimana


menurutmu ?” Ling Ling berfikir dan mulai memahami “Ling Ling, kita hanya bisa


menjaga mereka dari jauh. Kehidupan mereka yang sebelumnya terlalu menderita,


semoga saja kehidupan baru mereka ini bisa bahagia.” Ling Ling mengangguk.


Gun


Gun “1 lagi, jangan membicarakan masalah orang tua lagi pada mereka” Ling Ling


“kenapa ?” Gun Gun menghela nafas “Ling Ling, kau mabuk saat itu mungkin tidak


menyadarinya. Setiap kali menyebut orang tua, raut wajah mereka selalu berubah


sedih, walau mencoba menutupinya tetap saja terlihat. Tiap kali mendengarmu mengungkit


orang tua, Hong Ling selalu meminum araknya” Wen Xin “dia sudah banyak


menderita…” Gun Gun “apa kau mengingat kata-kata Yu Huang ‘mereka hanya


memiliki satu sama lain’. Mereka sama-sama berasal dari Ling chi, membuat


mereka sendirian sejak lahir. Sebaik apapun kita ke mereka, mereka tetap


menjaga jarak pada kita. Selama 3 hari ini, kita sibuk mendapatkan kasih sayang


mereka, tidak memperhatikan perasaan mereka.”


Bai


Yi “Gun Gun, kau sudah dewasa. Ling Ling, jangan terlalu merasa bersalah.


Waigong percaya, dialam bawah sadar mereka, mereka mengenali kalian sebagai


anak-anak mereka” Bai Qian mengangguk dan memegang tangan Ling Ling dan Gun Gun


“saat malam diatas gunung, mereka tanpa sadar melindungi kalian yang tertidur


di pangkuan mereka. Paginya, melihat kalian yang masih tertidur pulas di


pangkuan mereka, walau menahan rasa sakit di kaki mereka, mereka menidurkan


kalian dengan posisi yang baik, masih menyelimuti kalian”. Ling Ling “aku akan


lebih memperhatikan mereka kelak… tidak akan membuat Niang Qin Fu Qin bersedih


lagi…” semua mengangguk.


Bai Ce “Zhe Yan,


menurutmu, berapa lama mereka akan biguang ?” Zhe Yan “dengan kemampuan mereka


yang sekarang, ingin menerobos pencapaian baru, apalagi energi sebesar itu,


akan membutuhkan waktu ribuan tahun” Lian Song “pantas Yu Huang mengatakan,


saat chuguang, sudah waktunya menikah, rupanya dia sudah memperhitungkan hal


ini…” Sou Wan “cih apanya melupakan, kulihat dia hanya berpura-pura… masih


begitu picik dan tak tahu malu…” Zhe Yan cekikikan “Sou Wan, dulu Dong Hua –


Feng Jiu yuhua, kau mabuk-mabukan sebulanan. Sekarang mereka kembali, baru


bertemu 3 hari, kau sudah tidak tahan mengumpat mereka” Sou Wan mencibir “ini


bukannya karena aku mengkhawtirkan mereka” Zu Zhe mencibir “mana ada kata-kata


mengkhawatirkan seperti kata-kata umpatanmu”.

__ADS_1


__ADS_2