Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 92 - Pertarungan Hari Pertama


__ADS_3

Keesokan harinya, mereka


dibawa ke suatu arena yang berada di lembah yang diapit 3 gunung. Sama seperti


di aula, saat Feng Wei memasuki arena, semua berlutut menyambutnya. Yang


berbeda kali ini, sangat banyak yang mengangkat kepala menatap Feng Wei. Lian


Song “hei lihat mata para pemuda itu, mereka memuja Hong Ling…” Mei Shang


“tentu saja, sampai saat ini pesona Shen Zhu masih menempati posisi pertama…”


Qing Yun “shu… jangan sampai Shen Zhu mendengarmu, para pemuda itu harus


berhati-hati, tidak segera sadar diri, bisa saja mata mereka akan hilang


hahaha…”


Ling


Ling “kenapa Niang Qin memakai pakaian seperti itu ? apa Niang Qin juga akan


bertarung ?” Hao Lan “tentu saja… inti pertarungan ini adalah Shen Zhu. Shen


Zhu akan secara langsung mengetes semua… itulah sebabnya begitu banyak yang


ikut acara ini” Gun Gun “kenapa Jin Shan shushu dan Huo Huang ayi tidak ikut


bertarung” Qing Yun “kedua Zun juga ikut, tapi dihari terakhir... kedua Zun dan


5 jenderal tertinggi akan muncul di hari terakhir” Bai Qian “jadi Hong Ling


akan mengetes semua ? satu persatu ?” ketiganya menggeleng “mereka masih belum


layak bertarung satu persatu dengan Shen Zhu” Qing Yun menghela nafas “haih


semoga saja hasil kali ini lebih banyak…” Zhe Yan “lebih banyak ?” Hao Lun “yah


bisa mencapai 50% sudah sangat baik…” Qing Yun berdiri “kalian jaga mereka,


Shen Zhu sudah memanggilku…” meninggalkan mereka.


Qing


Yun mendekati Feng Wei, Feng Wei memberitahu sesuatu padanya, melirik yang dari


Si Hai Ba Huang. Qing Yun segera mengumumkan pertarungan dimulai. Feng Wei


berdiri di tengah arena, dengan sebuah pedang putih yang seperti terbuat dari


tulang. Qing Yun kembali ke rombongan Si Hai Ba Huang, memberi jiejue untuk


melindungi mereka “Shen Zhu mengatakan, kalian bisa ikut dalam pertarungan


tingkat aura di hari terakhir” Hua Zi “tingkat aura ?” Mei Shang “benarkah ?


asik sekali… Di Jun, kalian sangat beruntung, sudah lama tidak diadakan


pertarungan tingkat aura.” Gun Gun “apa itu ? seperti apa peratrungannya ?”


Qing Yun “di pertarungan tingkat aura, Shen Zhu akan memainkan sebuah alat


musik tapi bukan sembarang musik. Musik itu memiliki tingkatan energi, peserta


juga akan memainkan musik menyeimbangi musik Shen Zhu hingga tingkat tertinggi


yang bisa mereka capai. Jika beruntung, beberapa diantara peserta yang dianggap


layak oleh Shen Zhu, akan menerima pelatihan selama beberapa saat langsung oleh


Shen Zhu.” semua antusias.


Feng


Wei sudah memulai pertarungan di tengah arena, wajahnya masih santai meladeni


beberapa dewa dewi “siapa dewi itu ?” “oh dia putri Ding Zu, tampaknya dia


berhasil mendapat perhatian Shen Zhu…” “pertarungan pertama sudah mendapat

__ADS_1


pelatihan dari Shen Zhu, dia sangat beruntung” “lihat dua pemuda itu” “haih


masa depan suram…” ketiganya berdiskusi sambil melihat pertarungan. Yang lain


tidak mengerti apa yang mereka bicarakan “Qing Yun, apa yang terjadi dengan


kedua pemuda itu ?” disaat mereka berbincang, terlihat Feng Wei yang menyerang


kedua pemuda hingga masuk ke sebuah lingkaran cermin. “apa itu ?” “haih


tampaknya alam fana dan Di Yu akan penuh lagi…” “kalian lihat arena terbagi


menjadi beberapa jalan, jalan itu dibuka bukan tanpa maksud. Jalan itu untuk


membantu Shen Zhu menentukan hukuman dari para pengacau. Kedua pemuda itu hanya


tahu bersenang-senang, tidak mau belajar, menghalalkan nama baik orang tua


maupun ikatan untuk meningkatkan status mereka. Hari ini, mereka berani naik ke


atas panggung, sungguh cari mati. Bagi Shen Zhu, hanya ada layak dan tidak


layak.”


Mereka


dari luar arena, melihat Feng Wei melempar-lempar dewa dewi seperti melempar


bola saja. Semua membelalakkan mata, Long Jin Shan dan Feng Huo Huang terus


menggeleng-gelengkan kepala. Bai Qian “yang tertinggal hanya beberapa, yang


lain dihukum kemana ?” Qing Yun terus mengelap keringat “haih ini 10% saja tidak


sampai. Lihat wajah Shen Zhu sudah menahan emosi, hari ini sangat mengecewakan.


Shan Shen, apa ada makanan enak lagi hari ini ?” Xiao Long Nu “jiejie, disaat


seperti ini, anda masih memikirkan makanan !” menggelengkan kepala “tidak


seperti itu, suasana hati Shen Zhu sangat buruk, jika tidak ada yang


memperbaikinya, kita semua akan kena amarahnya” semua melihat ketiga dewa dewi


lihat Shen Zhu terhadap kalian begitu sabar dan ramah… Shen Zhu terkenal tidak


memiliki toleransi, dia adalah aturan hidup. Kalian juga sudah melihatnya di


aula, bukankah kalian juga tertekan oleh aura Shen Zhu !” semua mengangguk.


Feng


Wei mengakhiri pertarungan dengan memukul mundur semua peserta “tampaknya hidup


kalian terlalu enak hingga menjadi tidak berguna.” Menatap sinis semua peserta


yang muntah darah “serangan sekecil ini sudah membuat kalian terluka… kalian


fikir ini permainan anak kecil huh… sekali lagi seperti ini, kalian tidak perlu


ada di semesta” berjalan meninggalkan arena. Semua menahan luka, berlutut


berterima kasih dan memberi hormat pada Feng Wei. Lian Song “tidak berguna ?


tapi kemampuan mereka tidak buruk sama sekali !” Mei Shang “san dianxia,


kemampuan seperti itu, bahkan tidak layak menjadi di xian di Yu Zhou Da Lu”


semua terkejut. Kemampuan yang dibilang tidak berguna oleh Feng Wei, sudah


dianggap lumayan di Si Hai Ba Huang, melebihi Shan Xian, mendekati Shan Shen.


Qing Yun “ayo… ayo cepat, jangan membuat Shen Zhu menunggu, aku tidak mau menjadi


sasaran kemarahannya” Hao Lun “ayo cepat… cepat… lihat Yao Zun dan Zuo Zun juga


sudah jalan…” Mei Shang “dewa dewi, mari ikut kami…” segera kembali ke Cai Hong


gong.

__ADS_1


Begitu


masuk istana, Qing Yun bertanya pada seorang pelayan “mana Shen Zhu ?” “Da Ren,


Shen Zhu sedang berendam” Qing Yun menggosok-gosok dadanya “masih baik… masih


baik… Di Jun, tolong temani Shen Zhu, redakan emosinya… Shan Shen, tolong


buatkan kesukaan Shen Zhu…” Mei Shang “ayo… ayo cepat…” semua mengerutkan


kening, aneh melihat ketegangan ketiga dewa dewi. Tidak lama Long Jin Shan –


Feng Huo Huang, Jenderal Meng, dan Jenderal Han datang membawa


perkamen-perkamen “mana Huo Feng ?” bertanya pada Qing Yun “sedang berendam…”


“kita menunggunya di ruang kerja… Qing Yun, siapkan dupa penenang…” “baik…”


segera bergegas meninggalkan yang dari Si Hai Ba Huang.


Hua


Zi tidak dapat masuk ke permandian, tertahan jiejue Feng Wei, kembali menemui


Gun Gun dan Ling Ling “Fu Qin tidak bisa masuk…” “apa kemarahan Niang Qin


semenakutkan itu ?” “Jin Shan shushu dan Huo Huang ayi sampai tergesa-gesa


datang, ada apa ini ?”. “Da Ren… Da Ren…” dari luar, terdengar teriakan. Mei


Shang menatap ngeri pintu gerbang “sudah dimulai… bukankah Shen Zhu masih


didalam ?” Long Jin Shan dan Feng Huo Huang keluar, setelah mendengar keributan


“ada apa ?” teriakan yang terdengar dari luar gerbang, seketika hilang, Feng


Wei muncul dihadapan mereka dengan wajah menyeramkan, tidak ada yang berani


mengangkat kepala melihatnya “kemarikan !” Long Jin Shan menyerahkan perkamen


yang dibawanya, Feng Wei melihatnya sekilas, sebagian perkamen itu terbakar


“mau membentuk kaum baru, apa mereka layak…” berkata dengan penuh amarah.


Feng


Wei berjalan masuk ke ruang kerja di ikuti ketujuh dewa dewi. Sejam kemudian,


kelima dewa dewi keluar, meninggalkan Long Jin Shan dan Feng Huo Huang “Qing


Yun Da Ren, buatkan Shen Zhu air buah… semoga besok tidak separah ini…”


“bukankah karena tua bangka – tua bangka itu yang berulah” “harusnya jika


mereka sanggup, mereka saja yang maju, malah mengirim para kurcaci itu… mereka


terlalu menyepelekan Shen Zhu, akhirnya kaum mereka yang mendapat hukuman” kelimanya


menggelengkan kepala.


Hua


Zi “bagaimana Shen Zhu ?” Qing Yun “Di Jun, Shen Zhu mungkin akan menghabiskan


lebih banyak waktu dengan kedua Zun wang” Hua Zi “apa ada masalah ?” Qing Yun


“para tetua yang berulah hari ini memancing kemarahan Shen Zhu… dalam sekejab


18 kaum lenyap dari Da Lu” Bai Qian “lenyap ! apa maksudnya dengan lenyap ?”


Mei Shang “lenyap ! seluruh kaumnya dimusnahkan, area mereka diluluh lantakkan


Shen Zhu, kembali menjadi daratan kosong.” semua terkejut hingga tidak dapat


berkata-kata. Mei Shang “kasihan Shen Zhu, hari ini pasti sangat melelahkan


baginya…” Jenderal Meng “haih sudahlah… siapkan saja keperluan Shen Zhu…”


Jenderal Han “haih tidak tahu apa yang akan terjadi selajutnya ! apa tidak ada

__ADS_1


jalan lain ?” keempat lainnya menggeleng “hari-hari ini akan menjadi yang


terberat, bersiaplah !” kedua jenderal meninggalkan Cai Hong gong.


__ADS_2