
“senang sekali ?” “tentu
saja, hanya dengan sedikit gertakan sudah menyelesaikan masalahku… ah akhirnya bisa
bebas selama 3 bulan…” Xiao Jiu dengan senyum manis memeluk Song Xuan Ren. Song
Xuan Ren memeluk erat Xiao Jiu “kau paling pintar…” Xiao Jiu cekikikan “hihihi…
ini bukankah aku juga risih dengan kedekatan Wan Jie Gong Zhu… kebetulan bisa
memanfaatkan masalah ini menyingkirkannya…” Song Xuan Ren mengangguk “semoga
kali ini Ying Wang bisa menyadari kesalahannya…” Xiao Jiu menggeleng “kurasa
tidak… dia akan melakukan hal lain lagi…” Song Xuan Ren “sudah, tidak usah
difikirkan… selama 3 bulan kedepan, apa yang ingin kau lakukan ?”
Berbeda dengan pasangan Song Xuan Ren yang bersuka cita
atas masalah yang telah berlalu, Ying Wang menyalurkan kemarahannya di
kediamannya. Ying Wang semakin membenci Song Xuan Ren dan ketambahan Bai Xiao
Jiu. Wanita yang pintar memainkan kata-kata hingga membuatnya terpojok dan
tidak bisa melakukan apapun. Ying Wang merasa di permalukan di aula pertemuan
oleh Bai Xiao Jiu. Apalagi membuatnya kehilangan kekuatan pasukan kerajaan
“Wang Ye, anda bisa memanfaatkan momen ini baik-baik berhubungan dengan Ying
Wang fei… semoga anda bisa menarik kekuatan dari Chong An guo” seorang asisten
setia Ying Wang berbicara. Ying Wang berfikir “kau benar, jika tidak bisa
memanfaatkan kekuatan dari dalam, aku akan memanfaatkan kekuatan dari luar”.
Ying Wang meninggalkan istana bersama Chu Wan ke beberapa
tempat, salah satunya adalah Chong An guo. Sementara Song Xuan Ren dan Bai Xiao
Jiu juga menikmati hari-hari mereka diluar membuat pertahanan dan perangkap
untuk menjaga Batu Ling Bi di Wang Ling. Ying Wang keluar istana tapi tetap
menaruh mata-mata mengawasi segala gerak gerik Wang Jun dan Wang Hou. Mempunyai
keinginan yang hampir sama, Raja Chong An guo menyetujui permintaan Ying Wang
untuk membantunya menggulingkan Song Xuan Ren dan meraih tahta.
Song Xuan Ren bersama Xiao Jiu keluar istana menonton
pertunjukan dan berkumpul dengan keluarga Bai. Bai Liu Dong “Xiao Jiu, kau
harus perhatikan dirimu, jangan terlalu banyak bermain…” Xiao Jiu “aiyo die,
aku hanya ingin menonton pertunjukan” Song Xuan Ren “ye fu, aku yang tidak
baik… semenjak menikah, Xiao Jiu membantuku di istana membuatnya kelelahan…”
Bai Liu Dong “Ren er, jangan berkata seperti itu… kau adalah suaminya, tentu
saja Xiao Jiu akan membantumu” Huang Guang “haih xiao meimei, kapan bisa
memakan masakanmu lagi ?” Xiao Jiu “haih da ge, jangan mengatakan makanan…”
Jing Guang “Xiao Jiu, kau tidak salah minum obatkah ?” melihat Xiao Jiu dari
atas ke bawah dan dari bawah ke atas.
__ADS_1
Tian Ling “ratu pecinta makanan tidak suka makanan ! apa
terjadi sesuatu ?” Ye Xing “Xiao Jiu, kau tidak lagi sakitkan ?” Xiao Jiu
cemberut “entahlah, aku melihat makanan di istana semua menjadi tidak selera…”
Lu Teng “kau tidak terbiasa kah ?” Xiao Jiu mengangguk. Song Xuan Ren tersenyum
“nanti akan membakarkan ubi lagi untukmu…” Xiao Jiu segera berbinar. Jing Guang
“jangan terlalu sering memakan ubi, lihat tubuhmu mengurus !” Dian Lan “Xiao
Jiu, kau ingin apa ? jiejie akan mencarikannya untukmu.” Xiao Jiu menggeleng
“terlalu banyak makan masakan di istana, membuat lidahku tidak nyaman… hanya
ingin makan ubi bakar” semua segera khawatir. Huang Guang “Xiao Jiu, kau sakitkah
? apa yang kau rasakan ? dimana yang sakit ?” Setiap kali Xiao Jiu tidak
berselera makan, menandakan tubuhnya sedang tidak dalam kondisi baik.
Song Xuan Ren tersenyum “Xiao Jiu, baik-baik saja, agak
lemah untuk beberapa bulan ini” Shui Lan “Xiao Jiu, ada apa denganmu ? apa
energimu kacau lagi ?” Xiao Jiu menggeleng “semenjak dekat dengan batu,
energiku membaik, tidak pernah merasakan kekacauan energi semenjak itu” Bai Liu
Dong “Xiao Jiu, jika badanmu tidak sehat, beristirahatlah, kenapa malah keluar
menonton pertunjukan !” Song Xuan Ren “tidak apa, Xiao Jiu juga butuh hiburan
agar hatinya selalu ceria” Bai Liu Dong “apa sudah diperiksa tabib ?” Song Xuan
Ren mengangguk, wajah Xiao Jiu memerah “Xiao Jiu, ada apa denganmu ? kenapa
memeriksa kening Xiao Jiu.
Song Xuan Ren tersenyum merangkul Xiao Jiu “ye fu, kau akan
segera menjadi waigong…” semua terbengong “apa yang kau katakan ?” Song Xuan
Ren “Xiao Jiu sedang hamil… tabib mengatakan kemungkinan sekitar 2 bulanan…”
“wah anak kecil akan memiliki anak kecil hahaha…” semua bersuka cita. Tian Ling
“Xiao Jiu, jika begitu, kau lebih tidak boleh terus memakan ubi bakar… tidak
ada gizi untuk kemanakanku” Xiao Jiu cemberut “wu jie, masih baik bisa memakan
ubi bakar… seminggu yang lalu, aku tidak bisa makan selain kue asoka…” Bai Liu
Dong berwajah serius “Xiao Jiu, jangan kecapekan…” semua melihatnya. Xiao Jiu
“die, aku baik-baik saja… Xuan Ren gege merawatku dengan baik, tidak akan
terjadi hal yang die takutkan itu…” Bai Liu Dong mengangguk “putriku yang baik,
ini anak pertamamu, kau harus jaga diri dengan baik” membelai kepalanya, Xiao
Jiu tersenyum manis mengangguk.
Song Xuan Ren “ye fu, aku akan lebih perhatikan, tidak akan
membiarkannya kelelahan… tabib mengatakan, kondisi Xiao Jiu sangat baik, janin
juga baik…” Huang Guang “Xiao Jiu, apapun yang kau rasakan, katakan, jangan
ditahan… jika ingin melakukan sesuatu, kau bisa memberitahu kami, kami akan
__ADS_1
membantumu…” Jing Guang “Xiao Jiu, urusan pembangunan, er ge akan selesaikan
untukmu… kau hanya perlu merawat dirimu sendiri” Xiao Jiu tersenyum “sudah
tahu, aku baik-baik saja, banyak jalan juga baik untukku… seharian di dalam
istana, malah tubuhku akan merasa tidak nyaman… tenang saja, aku tahu batasanku…”
Lu Teng “ingat kata-katamu…” Dian Lan “kau sekarang adalah orang yang akan
menjadi seorang ibu, jangan mengambil semua tanggung jawab sendiri lagi… kami
ada untukmu, jangan melakukan hal berbahaya” Xiao Jiu “sudah tahu…”
Semua bersuka cita dengan berita kehamilan Wang Hou,
menunggu penerus Cheng Yu guo. Selama masa kehamilan, Song Xuan Ren menjadi
over protektif pada Xiao Jiu. Xiao Jiu tengah bersantai menikmati bunga-bunga
yang bermekaran bersama Tai Hou “Wang Hou, tidak sampai 2 bulan lagi anda akan
melahirkan… kau sangat aktif, berbeda dengan aku dulu… saat hamil Ying Wang,
kurang suka bergerak…” Xiao Jiu tersenyum, memetik bunga-bunga yang bermekaran “Tai
Hou, jika tidak bergerak, aku malah merasa tubuhku tidak nyaman…” Tai Hou
mengangguk “Ren er, akhir-akhir ini agak sibuk… Xiao Jiu, jika butuh sesuatu,
katakan padaku…” Xiao Jiu tersenyum “terima kasih Tai Hou. Sebelum Wang Jun
pergi, sudah menyiapkan semua untukku, sudah tidak kekurangan apapun…”.
Tai Hou tersenyum “anak itu… sebelum ada dirimu, aku dan
ayahnya selalu memintanya mengambil selir, dia tidak pernah mau… walau ramah
terhadap semua, tapi selalu menghindar untuk berhubungan lebih jauh… Ren er
selalu menyapa tapi tidak pernah mau terlibat percakapan. Setelah ada dirimu, Ren
er sudah berubah. Ren er sama seperti ayahnya, hanya mencintai seorang wanita
seumur hidupnya. Begitu mencintai, dia akan setia padamu hingga akhir hayatnya.
Xiao Jiu, Mu Hou titip Ren er, bahagiakan dia… walau seorang taizi, hidupnya
tidak mudah dari kecil. Dia kehilangan ibunya dari lahir, karena takut akan
kesedihan Wang Jun terdahulu pun jadi kurang memperhatikannya” Xiao Jiu tersenyum
“Tai Hou, aku tidak bisa menjanjikan kebahagiaannya… tapi aku bisa berjanji
akan selalu bersama Xuan Ren gege dalam suka maupun duka” Tai Hou tersenyum
mengangguk “ada janjimu ini, Mu Hou sudah bisa tenang” keduanya tersenyum.
“apa yang kedua wanita cantik ini bicarakan dengan begitu
bahagia ?” Song Xuan Ren menghampiri, merangkul dan mencium kening Xiao Jiu. “pao
pei, tidak menyulitkan Mu Hou-mu kan ?” membelai perut Xiao Jiu. Xiao Jiu
cekikikan “pao pei sangat baik Fu Wang…” Tai Hou “melihat kalian berdua begitu
bahagia, Mu Hou sudah bisa tenang…” Song Xuan Ren “Mu Hou tenang saja, selama wanita
cantik ini ada disampingku, semua akan baik-baik saja” Tai Hou cekikikan “sifatmu
ini tidak tahu diturunkan siapa… bahkan Fu Wang mu tidak pernah mengeluarkan
__ADS_1
kata-kata seperti itu !” Song Xuan Ren tersenyum menatap Xiao Jiu.