Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 143 - Rencana Matang


__ADS_3

Setelah menyelesaikan


penyatuan Bai Jin, Feng Wei membawa semua kembali ke Caihong Gong. Feng Wei


menguap “aku mau berendam dan tidur…” berjalan selangkah demi selangkah ke


permandian, dalam gandengan Hua Zi. Melihat Feng Wei yang kelelahan, semuapun


tidak bertanya, memberinya waktu istirahat. Feng Wei tertidur di permandian,


bahkan hanya memakan 3 sendok makan malam. Hua Zi membawa dan merebahkan Feng


Wei di ranjang. Qing Yun meminta ijin masuk “Di Jun, minumkan Shen Zhu cairan


ini” Hua Zi menerima “ini embun Lan Hua ?” Qing Yun mengangguk dan pamit undur


diri. Hua Zi memapah Feng Wei yang sudah enggan untuk bangun “Feng Wei, minum


ini sebelum tidur…” membuka mulut kecilnya, perlahan meneguk cairan itu hingga


habis “sudah, tidurlah, ada aku disini” Feng Wei mengangguk dan meneruskan


tidurnya.


          Keesokan paginya, Feng Wei bangun paling pagi, bermeditasi


menunggu yang lain. Hua Zi tidak merasakan keberadaan Feng Wei di pelukannya,


terbangun dan menunggu Feng Wei. Feng Wei merasakan tatapan mata Hua Zi dan


mengakhiri meditasinya “apa wajahku cantik ?” dengan senyum kekanakan. Hua Zi


tersenyum dan mengangguk-anggukkan kepalanya “hihihi…” memeluk leher Hua Zi


dengan tawa cerianya. Hua Zi memeluk erat Feng Wei “haih… hatiku ini sudah


diporanda-porandakan oleh kamu xiao hu li…” Feng Wei melerai pelukan, nampak


berfikir dan menggeleng “bukan… bukan xiao hu li, tapi xiao tiancai hahaha…”


Hua Zi cekikikan mencium bibir kecil Feng Wei.


          Mendengar tawa dari dalam kamar, Xiong Xiong dan Xin Xin


menerobos kamar “Fu Qin Niang Qin…” Feng Wei “hai…” Xiong Xiong memeluk Feng


Wei dan mencium pipinya “Niang Qin, semua sudah menunggu…” Feng Wei “menungguku


untuk apa ? ada permintaan lagi ? hihihi kalian semua begitu besar, tapi meminta


sangat banyak padaku yang kecil ini, sepertinya dunia sudah terbalik hahaha…”


menggoda semua.


          Wen Xin mengambilkan Feng Wei makanan “Hong Ling, kau


kemarin langsung tidur, ini minum dulu…” Feng Wei menerima dan dengan tenang


memakan makanannya tanpa melihat lainnya. “Huo Feng…” Zuo Zun dan You Zun


datang “tidak usah teriak-teriak, telingaku masih baik…” meneruskan makannya.


Semua menunggunya selesai makan “apa ? apa lagi ?” Ling Ling “Niang Qin,


bisakah kami ikut ke Zuan Bao Shi Dao ?” Feng Wei “wah Da Da Nu Di, permintaan


semakin lama semakin banyak…” Gun Gun “Niang Qin, jika bisa, kami ingin


menemanimu berjuang…” Feng Wei memainkan rambut Hua Zi “ooo… berjuang apa ? aku


tidak berjuang…” semua menatapnya, Feng Wei cekikikan “aku hanya bermain


hihihi… kenapa tampang kalian seperti itu ? hihihi…”


          Zuo Zun “Huo Feng, sudah yakin ?”Feng Wei memainkan matanya

__ADS_1


“karena mereka mau bermain, yang mulia akan mengabulkannya…” You Zun


bersemangat “kami… kami…” Feng Wei mencibir “cari permainanmu sendiri… eh


bukankah kalian juga mempunyai permainan disini…” Hua Zi “Feng Wei, apa yang


mau kau lakukan ?” Feng Wei tersenyum, berdiri memegang kedua pipi Hua Zi,


menatapnya dengan wajah ceria “Hua Zi gege, aku akan kultivasi bersama ketujuh


anak nakal itu. Setelah aku memastikan proses evolusi berjalan lancar, untuk


mengurangi dampak perubahan, aku akan menurunkan kedelapan jiwa.”


          Zhe Yan “kultivasi alam fana ?” Feng Wei mengangguk “ini


cara tercepat, lagipula ketujuhnya sudah mengikutiku begitu lama, aku hanya


mengabulkan keinginan mereka” Zuo Zun “berapa banyak ?” Feng Wei “7 kali…”


semua terkejut “Feng Wei, sebanyak itu ?” Feng Wei tersenyum “Hua Zi gege,


masing-masing hewan memiliki energi yang tidak kecil. Jika melakukannya dalam


sekali, alam fana akan porak-poranda oleh kami hahaha…” You Zun “hmm… demi


mereka, kau sudah bersusah payah…” Feng Wei tersenyum lembut “sudah seharusnya


mereka mendapatkannya, aku hanya sedikit membantu saja” kedua Zun Wang


tersenyum menggelengkan kepala.


          Hua Zi “Feng Wei…” Feng Wei mengangkat tangannya “Hua Zi


gege tidak bisa ikut…” dengan wajah usil, Hua Zi cemberut. Zuo Zun menggoda “Di


Jun, kalau anda ikut, alam fana akan gempar oleh sifat cemburu dan over


protektif kalian hahaha…” Hua Zi melirik dingin dan menggoyang-goyangkan tangan


akan menjadi musuh untuk memperebutkan tuan putri hahaha…” Lian Song “musuh ?”


Zuo Zun “siapa yang tidak tahu, ketujuhnya begitu terpesona dan setia pada xiao


Shen Zhu ini. Hanya karena mereka tidak dapat berubah ke bentuk mortal, jadinya


menahan diri. Melihat Hei Ye, lainnya begitu cemburu dan iri padanya. Sekarang


ketujuhnya di beri kesempatan memiliki wujud mortal dalam 7 kultivasi, menurut


kalian apa yang akan terjadi ? hahaha…” tertawa terbahak-bahak.


          Hua Zi yang mendengar, menjadi cemas “Feng Wei aku ikut,


ikut kultivasi… tidak boleh ada pria lain… Feng Wei…” Feng Wei tertawa


terbahak-bahak “aku belum kultivasi, kau sudah banyak permintaan ckckckck nah


berhubung aku memiliki 2 janji dari masing-masing kalian… permintaan pertama,


jaga baik-baik bayi besarku ini, jangan sampai bayi ini mengacaukan


kultivasiku…” semua mengangguk mantap, tersenyum lebar pada Hua Zi. Hua Zi


semakin cemberut “Feng Wei…” Feng Wei tertawa terbahak-bahak.


          “wah… ada apa ini Xiao Shen Zhu ? ada berita bahagia apa


membuat anda tertawa begitu ceria ?” Budha menghampiri. Feng Wei “lao yeye


sudah datang…” Budha “anda sudah siap ? ada yang perlu kubantu ?” Feng Wei


mencibir “apa yang kau inginkan lao yeye ?” Budha tertawa “hahaha… tidak dapat


mengelabui anda…” Feng Wei “semakin lama, kalian semakin banyak permintaan.

__ADS_1


Katakan !” Budha “hihihi Xiao Shen Zhu, gua kecilku…” Feng Wei “haih… sudah


tahu… tiba waktunya akan membantu…” Budha memberi hormat dengan menyatukan


tangannya “kalau begitu lao yeye ini berterima kasih pada Xiao Shen Zhu…” Feng


Wei nyengir.


          Zuo Zun “sudah, Huo Feng, bagaimana selanjutnya ?” You Zun


“waktu sudah tidak pagi, mereka juga sudah menunggu… apa yang kau ingin kami


lakukan ?” Feng Wei meminum teh dan berwajah serius, menatap ke semuanya “hmm…


kalian perlu kembali ke Si Hai Ba Huang… aku tidak bisa memberi pelindung pada


kalian… tapi…” Ling Ling segera menyahut “tapi apa ?” “satu janji lagi ?” semua


mengangguk. Feng Wei menggeleng “demi ikut keramaian, kalian bisa melakukan


apapun haih…” semua nyengir.


          Feng Wei “lao yeye, mereka bagianmu… di hari ke 100, Huo Huang


bawa mereka ke Zuan Bao Shi Dao…” Budha dan You Zun mengangguk, semua berbinar,


Feng Wei menghela nafas. Feng Wei “Hua Zi gege, sesuai permintaanmu, kau ingin


membawaku kemana ?” Hua Zi “Bi Hai Cang Ling…” Feng Wei mengangguk “baik, tapi


selain aku, ketujuhnya juga perlu ikut” Hua Zi “tidak masalah…” Feng Wei “Jin


Shan, permataku ?” Zuo Zun melihat ke Hua Zi “permata kunci yang lalu ?” Gun


Gun memberikan 2 sisa bola permata pelangi, Zuo Zun mengambil 1 “yang ini anda


bisa menyimpan untuk situasi lain. Huo Feng…” Feng Wei mengangguk, mengerahkan


sihir ke Hua Zi, sebuah cahaya pelangi masuk ke tubuh Hua Zi “Hua Zi gege, saat


kami kultivasi, tidak boleh terganggu oleh apapun. Jin Shan akan membuka jiejue


dengan permataku di Bi Hai Cang Ling dan selain mereka, tidak ada yang bisa


keluar masuk tanpa dirimu” Hua Zi mengangguk.


          Gun Gun “Niang Qin…” Feng Wei meneruskan “kami harus berada


di 1 tempat bersama selama kultivasi berlangsung. Hua Zi gege tidak perlu


menunggui kami, kau bisa melihat kami di alam fana. Dengan adanya jiejueku, Bi


Hai Cang Ling akan aman. Setelah ketujuhnya sukses berevolusi, mereka akan


meninggalkan Bi Hai Cang Ling. Jiejue pelangi dan sihir padamu akan menghilang,


aku akan memasuki tidur panjang” tersenyum lembut. Hua Zi mengangguk sambil


memegang tangan kecil Feng Wei “aku akan menjagamu”.


          Budha “berapa lama ?” Feng Wei tersenyum penuh arti, Budha


menghela nafas dan mengangguk. Hua Zi cemas “ada apa ?” Feng Wei tersenyum


“tidak perlu cemas, aku akan bangun, hanya waktunya… aku tidak bisa


memastikan…” Hua Zi “apa akan berdampak pada tubuhmu ?” Feng Wei “Hua Zi gege,


yang akan kulakukan adalah sesuatu yang seharusnya dilakukan Shen Zhu 500.000


tahun, menurutmu !” Hua Zi “Feng Wei…” Feng Wei “Hua Zi gege, ini tanggung


jawabku…” Hua Zi menghela nafas, mengetuk kening Feng Wei “kau ini… selalu


seperti ini…” Feng Wei cemberut menggosok keningnya “aku sangat ingin

__ADS_1


mengikatmu hingga tidak dapat melakukan apapun…” semua cekikikan.


__ADS_2