
Dong
Hua menyandarkan Huo Feng ke tubuhnya, memeluknya dari belakang “baik,
bersantai…” mengecup kepalanya. Huo Feng tersenyum manis, memainkan rambut Dong
Hua di tangannya. “Zhu Ren, datanglah ke Xing Shen Da Lu !” Shanguang meminta kesediaan
Huo Feng. Huo Feng memajukan bibirnya sampai berfikir “apa ada makanan enak ?
ada permainan menarik ?” Gang Laba langsung menyahut “Zhu Ren, kau ingin apapun
akan kami sediakan !” dengan mata berbinar. Huo Feng cekikikan “memaksa sekali
!” ketujuhnya mengangguk dengan mata berharap “hmm… baik… mengabulkan keinginan
kalian !” ketujuhnya berbinar “yey…”
You
Zun “hei, kalian sudah berusia berapa, masih seperti anak kecil !” Fei Huo acuh
tak acuh “You Zun, berapapun usia kami pastinya jauh lebih muda dari anda…” You
Zun mencibir “cih… Zhu Ren kalian ini terlalu memanjakan kalian !” Gang Laba
“You Zun, jangan mengatakan anda cemburu pada kami ! bukankah anda juga
dimanjakan…” ada senyuman di wajah You Zun.
Huo
Feng melihat dengan mata berbinar perdebatan mereka. Dong Hua “senang sekali ?”
melihat binar bahagia di wajah Huo Feng. Huo Feng berbalik sedikit dan
mengangguk, Dong Hua mengecup pipinya. Zuo Zun tersenyum lembut sambil memeluk
Xin Xin “sudah baik-baik saja, jangan khawatir lagi” Xin Xin mengangguk pada
suaminya.
Zhe
Yan “huh yatou… teruslah seperti ini…” Huo Feng hanya memainkan wajahnya “Huo
Feng, biguanglah… pulihkan tubuhmu…” Bai Yi menasehati. Dong Hua terus menciumi
pucuk kepala Huo Feng “Feng Wei, aku akan selalu menemanimu !” Huo Feng “hmm…
apa menurut kalian, aku butuh biguang ?” bertanya dengan nada candaan. Bai Yi kembali
menasehati “Huo Feng, kau selalu terluka… saat ini tubuhmu pun masih sangat
lemah… biguanglah, beristirahat dengan baik… jangan memaksakan lagi !”
Huo
Feng memajukan mulutnya dan mengangguk “memang sangat baik…” melihat semua
wajah tegang di hadapannya, Huo Feng cekikikan “hihihi… kalian ini terlalu
banyak kekhawatiran… nikmati saja hidup ini… tubuh yang lemah ini setara dengan
kalian dewa dewi prasejarah… aku bahkan bisa memukul mereka, apa yang kalian
khawatirkan ?” menunjuk kedua Zun Wang. Gun Gun protes “Niang Qin, kau tahu
kami mengkhawatirkanmu. Anggap saja demi kami, hargailah dirimu sendiri,
bagaimana ?” Huo Feng tersenyum “Gun Gun a, saat ini aku tidak terluka sama
sekali… energiku meningkat setiap waktunya… biguang memang akan mempercepat
pemulihan tapi energi juga akan meningkat secara drastis. Dengan tubuh seperti
__ADS_1
ini, sedikit kesalahan hmm… bukan kehancuranku maka kehancuran alam semesta !”
semua terkejut dengan penuturan Huo Feng.
Huo
Feng tersenyum lembut, melanjutkan “energi alam semesta sangat besar… bukan
sembarang dapat di kumpulkan ! sesuatu yang dipaksakan, tidak akan berakhir
baik. Apa sekarang kalian mengerti !” semua mengangguk dan menggeleng, membuat
Huo Feng cekikikan “haih… kukatakan pada kalian… daripada mengkhawatirkan hal
yang tidak perlu, sebaiknya tingkatkan kemampuan otak kalian itu !” mengejek
semuanya.
Dong
Hua menatap intens Huo Feng. Di kepalanya, berputar banyak sekali masalah yang
berkaitan dengan Huo Feng. Dong Hua mencari jawaban akan apa yang telah
dikatakan Huo Feng. Dong Hua mengeratkan pelukannya “baik, tapi kau harus
mendengarkanku… jangan memaksakan diri ! jika kau melakukan sesuatu lagi, aku
akan menghukummu tidak turun ranjang selamanya” mengancam Huo Feng, yang segera
terbelalak melihatnya.
Huo
Feng menghela nafas kasar “haih… kalian menyebalkan… banyak sekali keinginan,
banyak sekali permintaan dan disertai dengan ancaman pula cih…” menggerutu
dengan kesal. Zuo Zun “kau yang memberi hak itu ! kau sudah terjebak, tidak
membuang muka kesal “ingin mengatur yang mulia, mimpi saja kalian !” berdiri
dengan kesal.
Semua
cekikikan melihat tingkah menggemaskan Huo Feng. Dong Hua menangkap tangan Huo
Feng “sangat menyayangimu… tidak mengatur, hanya ingin memberimu kasih sayang
dan cinta kasih tanpa batas…” Huo Feng menggoyangkan mata malasnya, tidak
menjawab. Dong Hua langsung menariknya “ayo, kita berjalan-jalan, menurunkan
makananmu ! setelah itu akan membakarkan ubi bakar untukmu…” mereka
berjalan-jalan dalam Cai Hong gong saja.
Dong
Hua “Feng Wei, apa yang kau fikirkan saat membangun Cai Hong gong ?” Huo Feng
“hmm… tempat bermain yang luas…” Dong Hua tersenyum “apa semua hanya menjadi
permainan untukmu ?” Huo Feng menghela nafas, menangkap kuncup bunga yang
berjatuhan “’Cai Hong Gong’ Cai dari kata Cai Liao, Hong dari kata Hong Huang.
Bing Yu Hai adalah tonggak semesta. Cai Hong Gong adalah…” tersenyum tidak
meneruskan. Dong Hua menebak “tempat pengamanan jika terjadi sesuatu ?” Huo
Feng mengangguk.
Gun
__ADS_1
Gun menyela “jadi itulah sebabnya Cai Hong gong sebesar ini ?” Huo Feng
tersenyum miring “jika sesuatu terjadi, bisa berlindung di Cai Hong Gong.
Dengan segala yang ada, bisa mempertahankan ribuan tahun.” Semua saling melihat
dan menghela nafas, tersenyum, menggelengkan kepala.
Lian
Song “Di Hou niangniang, apa yang kau fikirkan saat dulu membangun Cai Hong
Gong ?” Huo Feng menerawang “karena Yu Zhou Da Lu tercipta olehku, jadi aku
memiliki tanggung jawab untuk semua yang berada di dalamnya. Ketidakstabilan
berada di mana-mana… aku hanya menyeimbangkan semuanya… ada penghancuran maka
ada penyelamatan…” seekor kupu-kupu hinggap di tangan Huo Feng yang menadah
kuncup bunga. Huo Feng melihatnya dengan senyum lembutnya, mengangkat tangan
dan melepas kupu-kupu terbang kembali.
Dong
Hua merangkulnya “Feng Wei sangat cantik, melakukan semua dengan sangat baik…”
Huo Feng tersenyum “bagaimana kalau bermain ?” dengan mata berbinar. Dong Hua
memegang wajah Huo Feng dengan tatapan memanjakan “apa yang ingin kau mainkan
?” Huo Feng memegang dagunya sambil berfikir.
Gang
Laba berteriak “Zhu Ren, salju…” terlihat butiran-butiran salju jatuh dengan
lembut menerpa semuanya. Huo Feng menangkap salju dan tersenyum, sebuah sihir
membuat hujan salju semakin deras. Hanya sekejab, Cai Hong Gong sudah
terselimuti salju yang tebal. Huo Feng bermain lempar bola salju bersama
lainnya. Suara tawa tidak berhenti terdengar dari Cai Hong Gong.
“hahaha…
hahaha…” Huo Feng tertawa terbahak-bahak sambil merebahkan diri di atas salju.
Semua melihat Huo Feng yang sudah berbaring, menghentikan permainannya “huh…
melelahkan sekali…” Zuo Zun mengibaskan tangan, salju tebal menghilang
seketika, Cai Hong Gong kembali ke keasrian awalnya.
You
Zun duduk di pelukan Xiong Xiong “gadis kecil, kau darimana mempunyai energi
begitu banyak ?” Huo Feng “aku masih muda, kalian sudah tua wuek…” mengejek
sambil memeletkan lidahnya. Zhe Yan menggelengkan kepala “kau ini !” Huo Feng
meninggalkan senyuman dan menutup mata.
Dong
Hua yang pertama menyadari Huo Feng sudah tidak membuat gerakan “Feng Wei…”
semua masih bersantai. Mata Dong Hua terbuka lebar, mengangkat tubuh Huo Feng
ke dalam pelukannya “Feng Wei…” kening Huo Feng bercahaya, wajahnya memucat. Ribuan
kunang-kunang datang menghampiri dengan cahaya kerlap kerlip, memenuhi
__ADS_1
tubuhnya.