Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Extra Bab 24


__ADS_3

       Dong


Hua menyandarkan Huo Feng ke tubuhnya, memeluknya dari belakang “baik,


bersantai…” mengecup kepalanya. Huo Feng tersenyum manis, memainkan rambut Dong


Hua di tangannya. “Zhu Ren, datanglah ke Xing Shen Da Lu !” Shanguang meminta kesediaan


Huo Feng. Huo Feng memajukan bibirnya sampai berfikir “apa ada makanan enak ?


ada permainan menarik ?” Gang Laba langsung menyahut “Zhu Ren, kau ingin apapun


akan kami sediakan !” dengan mata berbinar. Huo Feng cekikikan “memaksa sekali


!” ketujuhnya mengangguk dengan mata berharap “hmm… baik… mengabulkan keinginan


kalian !” ketujuhnya berbinar “yey…”


       You


Zun “hei, kalian sudah berusia berapa, masih seperti anak kecil !” Fei Huo acuh


tak acuh “You Zun, berapapun usia kami pastinya jauh lebih muda dari anda…” You


Zun mencibir “cih… Zhu Ren kalian ini terlalu memanjakan kalian !” Gang Laba


“You Zun, jangan mengatakan anda cemburu pada kami ! bukankah anda juga


dimanjakan…” ada senyuman di wajah You Zun.


       Huo


Feng melihat dengan mata berbinar perdebatan mereka. Dong Hua “senang sekali ?”


melihat binar bahagia di wajah Huo Feng. Huo Feng berbalik sedikit dan


mengangguk, Dong Hua mengecup pipinya. Zuo Zun tersenyum lembut sambil memeluk


Xin Xin “sudah baik-baik saja, jangan khawatir lagi” Xin Xin mengangguk pada


suaminya.


       Zhe


Yan “huh yatou… teruslah seperti ini…” Huo Feng hanya memainkan wajahnya “Huo


Feng, biguanglah… pulihkan tubuhmu…” Bai Yi menasehati. Dong Hua terus menciumi


pucuk kepala Huo Feng “Feng Wei, aku akan selalu menemanimu !” Huo Feng “hmm…


apa menurut kalian, aku butuh biguang ?” bertanya dengan nada candaan. Bai Yi kembali


menasehati “Huo Feng, kau selalu terluka… saat ini tubuhmu pun masih sangat


lemah… biguanglah, beristirahat dengan baik… jangan memaksakan lagi !”


       Huo


Feng memajukan mulutnya dan mengangguk “memang sangat baik…” melihat semua


wajah tegang di hadapannya, Huo Feng cekikikan “hihihi… kalian ini terlalu


banyak kekhawatiran… nikmati saja hidup ini… tubuh yang lemah ini setara dengan


kalian dewa dewi prasejarah… aku bahkan bisa memukul mereka, apa yang kalian


khawatirkan ?” menunjuk kedua Zun Wang. Gun Gun protes “Niang Qin, kau tahu


kami mengkhawatirkanmu. Anggap saja demi kami, hargailah dirimu sendiri,


bagaimana ?” Huo Feng tersenyum “Gun Gun a, saat ini aku tidak terluka sama


sekali… energiku meningkat setiap waktunya… biguang memang akan mempercepat


pemulihan tapi energi juga akan meningkat secara drastis. Dengan tubuh seperti

__ADS_1


ini, sedikit kesalahan hmm… bukan kehancuranku maka kehancuran alam semesta !”


semua terkejut dengan penuturan Huo Feng.


       Huo


Feng tersenyum lembut, melanjutkan “energi alam semesta sangat besar… bukan


sembarang dapat di kumpulkan ! sesuatu yang dipaksakan, tidak akan berakhir


baik. Apa sekarang kalian mengerti !” semua mengangguk dan menggeleng, membuat


Huo Feng cekikikan “haih… kukatakan pada kalian… daripada mengkhawatirkan hal


yang tidak perlu, sebaiknya tingkatkan kemampuan otak kalian itu !” mengejek


semuanya.


       Dong


Hua menatap intens Huo Feng. Di kepalanya, berputar banyak sekali masalah yang


berkaitan dengan Huo Feng. Dong Hua mencari jawaban akan apa yang telah


dikatakan Huo Feng. Dong Hua mengeratkan pelukannya “baik, tapi kau harus


mendengarkanku… jangan memaksakan diri ! jika kau melakukan sesuatu lagi, aku


akan menghukummu tidak turun ranjang selamanya” mengancam Huo Feng, yang segera


terbelalak melihatnya.


       Huo


Feng menghela nafas kasar “haih… kalian menyebalkan… banyak sekali keinginan,


banyak sekali permintaan dan disertai dengan ancaman pula cih…” menggerutu


dengan kesal. Zuo Zun “kau yang memberi hak itu ! kau sudah terjebak, tidak


membuang muka kesal “ingin mengatur yang mulia, mimpi saja kalian !” berdiri


dengan kesal.


       Semua


cekikikan melihat tingkah menggemaskan Huo Feng. Dong Hua menangkap tangan Huo


Feng “sangat menyayangimu… tidak mengatur, hanya ingin memberimu kasih sayang


dan cinta kasih tanpa batas…” Huo Feng menggoyangkan mata malasnya, tidak


menjawab. Dong Hua langsung menariknya “ayo, kita berjalan-jalan, menurunkan


makananmu ! setelah itu akan membakarkan ubi bakar untukmu…” mereka


berjalan-jalan dalam Cai Hong gong saja.


       Dong


Hua “Feng Wei, apa yang kau fikirkan saat membangun Cai Hong gong ?” Huo Feng


“hmm… tempat bermain yang luas…” Dong Hua tersenyum “apa semua hanya menjadi


permainan untukmu ?” Huo Feng menghela nafas, menangkap kuncup bunga yang


berjatuhan “’Cai Hong Gong’ Cai dari kata Cai Liao, Hong dari kata Hong Huang.


Bing Yu Hai adalah tonggak semesta. Cai Hong Gong adalah…” tersenyum tidak


meneruskan. Dong Hua menebak “tempat pengamanan jika terjadi sesuatu ?” Huo


Feng mengangguk.


       Gun

__ADS_1


Gun menyela “jadi itulah sebabnya Cai Hong gong sebesar ini ?” Huo Feng


tersenyum miring “jika sesuatu terjadi, bisa berlindung di Cai Hong Gong.


Dengan segala yang ada, bisa mempertahankan ribuan tahun.” Semua saling melihat


dan menghela nafas, tersenyum, menggelengkan kepala.


       Lian


Song “Di Hou niangniang, apa yang kau fikirkan saat dulu membangun Cai Hong


Gong ?” Huo Feng menerawang “karena Yu Zhou Da Lu tercipta olehku, jadi aku


memiliki tanggung jawab untuk semua yang berada di dalamnya. Ketidakstabilan


berada di mana-mana… aku hanya menyeimbangkan semuanya… ada penghancuran maka


ada penyelamatan…” seekor kupu-kupu hinggap di tangan Huo Feng yang menadah


kuncup bunga. Huo Feng melihatnya dengan senyum lembutnya, mengangkat tangan


dan melepas kupu-kupu terbang kembali.


       Dong


Hua merangkulnya “Feng Wei sangat cantik, melakukan semua dengan sangat baik…”


Huo Feng tersenyum “bagaimana kalau bermain ?” dengan mata berbinar. Dong Hua


memegang wajah Huo Feng dengan tatapan memanjakan “apa yang ingin kau mainkan


?” Huo Feng memegang dagunya sambil berfikir.


       Gang


Laba berteriak “Zhu Ren, salju…” terlihat butiran-butiran salju jatuh dengan


lembut menerpa semuanya. Huo Feng menangkap salju dan tersenyum, sebuah sihir


membuat hujan salju semakin deras. Hanya sekejab, Cai Hong Gong sudah


terselimuti salju yang tebal. Huo Feng bermain lempar bola salju bersama


lainnya. Suara tawa tidak berhenti terdengar dari Cai Hong Gong.


       “hahaha…


hahaha…” Huo Feng tertawa terbahak-bahak sambil merebahkan diri di atas salju.


Semua melihat Huo Feng yang sudah berbaring, menghentikan permainannya “huh…


melelahkan sekali…” Zuo Zun mengibaskan tangan, salju tebal menghilang


seketika, Cai Hong Gong kembali ke keasrian awalnya.


       You


Zun duduk di pelukan Xiong Xiong “gadis kecil, kau darimana mempunyai energi


begitu banyak ?” Huo Feng “aku masih muda, kalian sudah tua wuek…” mengejek


sambil memeletkan lidahnya. Zhe Yan menggelengkan kepala “kau ini !” Huo Feng


meninggalkan senyuman dan menutup mata.


       Dong


Hua yang pertama menyadari Huo Feng sudah tidak membuat gerakan “Feng Wei…”


semua masih bersantai. Mata Dong Hua terbuka lebar, mengangkat tubuh Huo Feng


ke dalam pelukannya “Feng Wei…” kening Huo Feng bercahaya, wajahnya memucat. Ribuan


kunang-kunang datang menghampiri dengan cahaya kerlap kerlip, memenuhi

__ADS_1


tubuhnya.


__ADS_2