
Song Xuan Ren membawa Bai
Xiao Jiu berkeliling istana “Xiao Jiu, ada apa ? apa ada masalah ?” Xiao Jiu
menggeleng “ingat, kita sudah berjanji untuk tidak menyembunyikan apapun !”
Xiao Jiu cemberut “taizi…” Song Xuan Ren membenarkan rambut Xiao Jiu “Xiao Jiu,
ada hal yang ingin kuminta padamu…” Xiao Jiu semakin cemberut “aku belum
meminta apapun, kenapa permintaanmu begitu banyak !” kesal. Song Xuan Ren
cekikikan “kesayanganku, nah Xiao Jiu, kau sudah menerimaku kan ? bisakah
jangan memanggilku taizi ?” Xiao Jiu “jadi memanggilmu apa ?” Song Xuan Ren
“nama yang hanya kau sendiri bisa memanggilnya” Xiao Jiu berfikir “ehm kau
memanggilku Xiao Jiu, usiamu lebih tua dariku, kupanggil Xuan Ren gege
bagaimana ?” Song Xuan Ren tersenyum “hmm panggil Fu Jun…” wajah Xiao Jiu
memerah “ah tidak mempedulikanmu lagi… kalian semua selalu saja menggodaku
cih…” berjalan menjauh dengan kesal.
Song Xuan Ren segera mengejar “baik-baik, tidak menggodamu…
jangan kesal lagi… katakan, apa yang ingin kau katakan sebelumnya ?”
menggandeng tangannya. Xiao Jiu “ehm… taizi, apa ada tempat lain bisa berbicara
?” melihat ke sekitaran yang banyak dayang dan prajurit berlalu lalang. Song
Xuan Ren mengangguk, membawa Xiao Jiu ke Mu Ning tian, tempatnya sendiri
“kalian keluar…” menyuruh semua meninggalkan mereka berdua. Xiao Jiu berjalan
ke pintu, melirik sana sini sebelum kembali ke Song Xuan Ren “ada apa ? kenapa
begitu tegang ?”
Xiao Jiu membawa Song Xuan Ren ke belakang rak-rak buku
“taizi…” “gege…” “aiyo baik baik Xuan Ren gege, beberapa hari yang lalu aku
berjalan-jalan dengan da ge dan er ge, tidak sengaja bertemu Ying Wang di
sebuah restaurant” Song Xuan Ren mengerutkan kening “Xuan Ren gege, apa
hubunganmu dengan Ying Wang tidak baik ?” Song Xuan Ren “Xiao Jiu, Ying Wang
mengincar posisi raja, tapi dia melakukannya dengan cara yang salah…” Xiao Jiu
mengangguk “Xuan Ren gege berhati-hatilah… dia jahat…” Song Xuan Ren tersenyum
ceria “Xiao Jiu mengkhawatirkanku ?” Xiao Jiu “tentu saja, aku yang
menyelamatkanmu… kau adalah milikku, tanpa izinku, tidak ada yang boleh
melukaimu…” bicara secara spontan. Song Xuan Ren segera memeluk erat tubuh
mungilnya “ya, aku adalah milikmu, hanya kau yang berhak atas diriku.” Xiao Jiu
dengan polosnya mengangguk, membenarkan perkataan Song Xuan Ren yang membuatnya
semakin berbunga-bunga.
Song Xuan Ren “Xiao Jiu, aku ingin menikahimu secepatnya…
aku ingin selalu bersama dengamu…” Xiao Jiu tercengang “Xiao Jiu, bersediakah
menikah denganku ?” Xiao Jiu cemberut “aku masih ingin bermain…” Song Xuan Ren
tersenyum lembut “aku akan selalu menemanimu. Apapun yang ingin kau lakukan,
kemanapun kau ingin pergi, aku akan selalu menemanimu. Aku akan selalu
mendengarkanmu…” Xiao Jiu “bukankah setelah menikah, kau akan mengurungku di
istana ini ! aku tidak mau ! aku suka kebebasan, tidak suka dikurung !” ‘Xiao
Jiu, inikah yang kau fikirkan tentangku, makanya sebelumnya bersikeras tidak
__ADS_1
mau bersamaku dan memilih mati’ Song Xuan Ren semakin mengeratkan pelukannya
“Xiao Jiu, dengarkan, kau yang terpenting untukku… memang pekerjaan di istana
banyak, tapi kau akan selalu menjadi prioritasku… Xiao Jiu, aku bisa kehilangan
kekuasaan tapi tidak bisa kehilanganmu…”
Xiao Jiu terpana dan terharu “Xuan Ren gege…” Song Xuan Ren
melerai pelukan “aku tidak akan pernah mengurungmu, kau bebas melakukan apapun
dan kemanapun tapi dengan syarat harus bersamaku… Xiao Jiu, aku ingin
menikahimu karena aku mencintaimu, bukan ingin mengurungmu… cinta kasihku
adalah senjata terkuatmu,, kau bisa menggunakannya sesuka hatimu…” Xiao Jiu
tersenyum manis “terima kasih Xuan Ren gege…” melihat senyum manis Xiao Jiu,
Song Xuan Ren pun tersenyum lembut “Xiao Jiu, menikahlah denganku…” Xiao Jiu
“Xuan Ren gege, aku masih kecil…” Song Xuan Ren “apa kau lupa yang dikatakan Mu
Hou, saat seusiamu ini, beliau sudah hamil Ying Wang…” wajah Xiao Jiu memerah
dan memukul lengan Song Xuan Ren.
Song Xuan Ren memeluk Xiao Jiu “Xiao Jiu, aku merasa tidak
tenang…” Xiao jiu mengerutkan kening “ada apa ? kenapa tidak tenang ?” Song
Xuan Ren cemberut “kau begini cantik, begini pintar, begini baik, ada begitu
banyak yang menyukaimu… selama tidak memilikimu seutuhnya, aku tidak tenang…
aku ingin semua tahu, kau adalaah milikku… aku ingin kau selalu disisiku… Xiao
Jiu, menikahlah denganku…” Xiao Jiu bingung “apa sebegitu pentingnya pernikahan
ini untukmu ?” Song Xuan Ren mengangguk-angguk, Xiao Jiu menghela nafas
“baiklah… aku mau menikah denganmu… tapi Xuan Ren gege, ingat janjimu, aku
semua adalah keputusanku, tidak ada yang bisa memaksaku melakukan sesuatu…”
Song Xuan Ren segera berbinar “baik, janji padamu, semua mendengarkanmu Niang
zi…” wajah Xiao Jiu memerah mendengar panggilan Song Xuan Ren “ah tidak
mempedulikanmu” ingin mendorong Song Xuan Ren.
Song Xuan Ren mengeratkan pelukannya “Niang zi, jangan
tidak mempedulikanku, aku bisa mati diabaikan olehmu…” Xiao Jiu cemberut
“jangan terus mempermainkanku… dan jangan mengatakan mati-mati, tanpa ijinku
kau tidak akan bisa mati…” Song Xuan Ren tersenyum manis “baik, tidak
mempermainkan, tidak mati, aku masih mau hidup panjang bersamamu, melahirkan
anak-anak yang lucu…” Xiao Jiu “Song Xuan Ren…” berdecak kesal, membuat Song
Xuan Ren cekikikan memeluk Xiao Jiu “Xiao Jiu… Bai Xiao Jiu, aku mencintaimu…
sangat mencintaimu…” Xiao Jiu tersenyum lembut “Xuan Ren gege, aku juga
mencintaimu…” Song Xuan Ren terpana mendengar kata-kata Xiao Jiu ‘kata-kata
yang sudah ditunggunya dalam 2 waktu kehidupan’, matanya berkaca-kaca “Xiao
Jiu, katakan lagi, katakan lagi… kumohon katakan lagi…” menatap intens Xiao Jiu
yang tersenyum manis padanya “Xuan Ren gege, Song Xuan Ren, aku Bai Xiao Jiu,
mencintaimu…” “hahaha… Xiao Jiu… Xiao Jiu-ku… aku mencintaimu… terima kasih…
Xiao Jiu, aku mencintaimu…” perlahan mencium bibir merah Xiao Jiu.
“ehm… ehm… Bai tua, sepertinya kita datang bukan waktunya…”
Wang Jun dan Bai Liu Dong masuk mencari mereka, ingin mendiskusikan pernikahan,
__ADS_1
pas disaat Bai Xiao Jiu menyetujui menikah dengan Song Xuan Ren. Kedua orang
tua itu pun tersenyum manis mendengar permintaan Xiao Jiu dan janji Song Xuan
Ren. Mendengar deheman, keduanya segera melerai ciuman dan pelukan “Fu Wang,
Tuan Bai…” “apa Tuan Bai Tuan Bai, kau sudah harus memanggilnya ye fu da ren…” Wang
Jun menghardik dengan candaan. Xiao Jiu dengan wajah merah bersembunyi di
belakang Song Xuan Ren.
Bai Liu Dong menarik Xiao Jiu “Xiao Jiu, kau sudah yakin ?”
Xiao Jiu mengangguk “die, kapan kau pernah melihatku memutuskan sesuatu yang
tidak yakin ?” Bai Liu Dong tertawa “benar… benar… Xiao Jiu-ku yang terhebat…
wah die, tidak rela…” Xiao Jiu merengek “aiyo die, aku hanya menikah tidak
meninggalkanmu… bukannya aku memberikan seorang menantu yang sudah die
idam-idamkan… begini, kalian tidak akan setiap hari berisik di sekitarku…” Bai
Liu dong semakin keras tertawa “hahaha… tidak berisik tidak berisik… ini semua
karena Song tua ini, dia ingin menjodohkan taizi dengan salah satu putri die.
Jadi ketika tahu taizi menyukaimu, jadi…” “jadi aku yang terkena keusilan kalian…”
Xiao Jiu kesal “hahaha… die tidak berani lagi putriku… hahaha…” kedua ayah dan
anak yang menonton percakapan ayah dan putrinya, tersenyum lembut.
“Bai tua, akhirnya kita memiliki ikatan juga hahaha…” Wang
Jun tertawa, Bai Liu Dong “seperti yang anda inginkan Wang Jun… taizi, Xiao Jiu
adalah kesayanganku dan ketujuh kakaknya, jika anda menyakitinya, walau harus
mengorbankan nyawa, kami tidak akan melepas anda…” Song Xuan Ren tersenyum
“tenanglah ye fu, aku akan selalu menjaga dan menyayangi Xiao Jiu, tidak akan
membiarkannya bersedih…” Bai Liu Dong mengangguk “baik, orang tua ini memegang
kata-kata anda…” Wang Jun “Xiao Jiu, ini untukmu, ini hadiah perkenalan Fu Wang
untukmu…” memberikan sebuah plakat perak “Song tua…” Wang Jun menggeleng “Bai
tua, kau jangan menolak lagi, memang dari dulu sudah harus menerimanya… eh ini
hadiahku untuk menantuku, jadi kau tidak bisa menolakku…” “Xiao Jiu, berterima
kasih pada Wang Jun” Bai Liu Dong memberitahu “Bai Xiao Jiu berterima kasih
atas pemberian Wang Jun” xiao Jiu dengan senyum penuh wibawa.
Song Xuan Ren “Xiao Jiu, dengan plakat ini, kau memiliki
otoritas sebagai seorang panglima, bisa menggerakkan prajurit kekaisaran…” Bai
Liu Dong “Wang Jun terkesan dengan taktik dan prangkapmu…” Wang Jun “Xiao Jiu…
Fu Wang yakin, dengan adanya kau berdiri di sisi Ren er, Cheng Yu guo akan aman
tentram dan lebih berjaya…” Xiao Jiu melihat Song Xuan Ren “Wang Jun, selama
taizi berada di jalan yang benar, aku akan selalu mendukungnya dan menjaga
Cheng Yu guo…” Wang Jun berbinar “baik… baik… bagus sekali…” Xiao Jiu tersenyum
manis, Song Xuan Ren merangkulnya “terima kasih atas penjagaan Fu Ren…” Xiao
Jiu memainkan bibirnya kesal “Wang Jun…” “eit panggil Fu Wang…” “Fu Wang,
bisakah aku memakai ini menghukum taizi ?” melirik sinis ke Song Xuan Ren “dia
selalu mengusiliku…” Wang Jun tertawa “tentu bisa… saat kalian menikah, Fu Wang
akan memberimu satu hadiah lagi…” Xiao Jiu tersenyum menyindir Song Xuan Ren
yang tersenyum manis padanya “terima kasih Fu Wang…”.
__ADS_1