
Bab 326 –
Semuapun turun ke alam fana, memasuki istana kerajaan
Ming. Semua ingatan akan paras keluarga kerajaan sudah diubah. Keluarga Dong Hua
– Huo Feng sudah berubah, semua berambut hitam dan menghilangkan tanda pada
kening. Dong Hua segera mengumumkan ‘seluruh keluarga kerajaan, akan mengadakan
perburuan selama 2 minggu’. Ketampanan dan kecantikan keluarga kerajaan segera
terkenal dimana-mana.
Dong Hua
dan Huo Feng membawa 2 unicorn yang sudah diubah menjadi kuda biasa dalam medan
perburuan. Huo Feng sengaja menyediakan 1 unicorn untuk Dong Hua. yang lain
memakai kuda kerajaan. Kuda kerajaan mana bisa dibandingkan dengan unicorn
dewa, apalagi khusus unicorn Shen Zhu. Keahlian berkuda keluarga Dong Feng beda
dengan lainnya, mereka sudah terlatih dari kecil. Ikut dengan Huo Feng, semua
dipelajari, sudah bisa menghadapi situasi apapun terutama dalam semua pelatihan
yang diaturnya. Disamping itu, semua anak Dong Feng sudah menempa diri mereka
jauh melebihi dewa dewi Si Hai Ba Huang pada umumnya. Disaat semua menghindari
masalah, mereka malah mendekati masalah.
Setelah
seminggu turun ke alam fana, semua sudah sampai di tanah perburuan di luar
istana, sebuah hutan liar yang belum pernah terjamah. Semuapun sangat
bersemangat, berkumpul di luar hutan. Xiong Xiong memberitahu “aturan hanya 1
‘tidak boleh memakai kekuatan lain’” karena didepan banyak prajurit kerajaan
tidak menyebutkan dewa atau sihir. Keluarga Dong Feng terbagi 5, Dong Hua – Huo
Feng, Gun Gun – Long Nu, Ling Ling – Jin Cheng, Xin Xin – Ching Ching, dan Xiong
Xiong – Chang Chang. Yang lain pun terbagi, setiap kelompok terbagi 2 orang,
semua menentukan sendiri pasangannya.
Jenderal
Ming Shan yang mengikuti mereka, meminta petunjuk “Wang Jun (Raja), kami akan
mengikuti anda, keselamatan anda tanggung jawab kami” Dong Hua yang diatas
unicornnya mengangkat tangan “Jenderal Ming, tidak perlu mengikuti, kalian
cukup berjaga di sekitar. Jika dalam 2 minggu kami tidak kembali, kalian bisa
mulai mencari” “tapi…” Jenderal Ming masih mau berusaha tapi di sela tangan Dong
Hua “tidak ada tapi, semua sudah memegang rambu masing-masing, jika ada bahaya,
kalian akan mengetahuinya. Sudah, semua siap ?” “SIAP” semua teriak. Jenderal
Ming yang melihat semua anggota kerajaan yang sangat bersemangat hanya bisa
pasrah, semua adalah pria tampan dan wanita cantik, takut terjadi sesuatu
dengan mereka.
__ADS_1
Mereka
memacu unicorn dan kuda masing-masing masuk kedalam hutan. Yang wanita, semua
sudah berpakaian pria agar leluasa dalam bergerak. Mereka masing-masing pergi
ke arah yang berlawanan, harus bisa bertahan 2 minggu tanpa sihir dan pelayan.
Saat pagi hingga petang, mereka akan mencari makanan dan air, malam hari mereka
akan beristirahat dalam tenda daun atau diatas pohon. Semua menikmati hari-hari
mereka di hutan, hanya beberapa yang menginginkan kenyamanan tetap menggunakan
sihir-sihir sederhana. Bagi mereka luka hukuman karena sihir sederhana tidak
ada artinya.
Dong Hua
– Huo Feng menghabiskan waktu berpacu dengan unicorn mereka, berenang ke danau,
memanjat pepohonan, menikmati segala sesuatu yang disediakan hutan. Mereka
sangat menikmati hidup seperti makhluk fana biasa. Di dalam hutan, merekapun
bertemu lainnya, Dong Hua – Huo Feng selalu menghindar kecuali bertemu
anak-anak mereka. Kadang akan bersama beberapa saat kemudian berpisah lagi.
Bukannya Huo Feng tidak mau jalan bersama lainnya, Dong Hua ingin menghabiskan
waktu berdua. Sangat sedikit waktu mereka berdua, biasa ada anak-anak dan teman
atau keluarga yang mengikuti. Tujuan utama perburuan ini bukan berburu sesuatu
tapi hanya bersenang-senang dan mengasah kemampuan bertahan hidup tanpa
kenyamanan.
hari di hutan belantara, Huo Feng mengajak Dong Hua pergi ke wilayah sekitar.
Dong Hua senang tidak perlu bertemu lainnya, masih bisa berduaan. Mereka
meninggalkan area perburuan bersama kedua unicorn putih. Mereka berkeliling ke
beberapa suku kecil di sekitar. Huo Feng sangat antusias mempelajari kebiasaan
unik suku-suku itu, mulai dari cara masak, tarian, membuat senjata, obat-obatan
tradisional, bahkan menyembah dewa. Dong Hua merasa senang dan hangat melihat Huo
Feng yang tertawa lepas tanpa beban.
Hanya saat bisa bermain, Huo Feng bisa seperti ini.
Mulai saat Huo Feng berusia 200 tahun, sudah mulai mengurus hal-hal serius di
usianya yang masih sangat kecil. Pada saat itu walaupun masih suka bermain tapi
sudah mengemban tanggung jawab besar. Tidak hanya masalah Yu Zhou Da Lu,
masalah Qing Qiu bahkan Si Hai Ba Huang pun seringkali dialah yang
menyelesaikan. Dari saat berusia 1.000 tahun, begitu banyak masalah yang
dihadapinya silih berganti. Saat ini pun, Huo Feng sudah mulai merancang
sesuatu di tengah kesibukannya. Dong Hua mengetahui, itu adalah dunia baru yang
akan diciptakan pada saat resmi sebagai The Supreme Emperor.
Bisa membawa Huo Feng bersantai dan memenuhi
__ADS_1
keinginannya adalah sebuah kebahagiaan untuk Dong Hua. Membuat wanita kecilnya
berbahagia merupakan kebanggaan buatnya. Dong Hua melihat Huo Feng yang tertawa
ceria, berinteraksi dengan para wanita tua, tidak tahan untuk memeluknya “Feng
Wei, sangat senang melihatmu tertawa bahagia seperti ini. Aku akan berusaha
menjaga senyum dan tawamu”.
Lain dengan kebahagiaan pasangan Dong Hua – Huo Feng,
dari arena perburuan sudah heboh karena tidak menunggu Huang Di dan Huang Hou
kembali. Semua sudah keluar dari arena, selama seminggu pun jenderal Ming sudah
mencari diseluruh arena, tidak menemukan Huang Di dan Huang Hou. Gun Gun Tai Zi
memimpin semua kembali ke istana, membuat rencana pencarian lingkup kecil
sekitar arena. Semuapun tahu, Dong Hua - Huo Feng hanya ingin bermain dan
menghabiskan waktu berdua, tidak ada yang bisa mencelakai mereka. Tetapi Gun
Gun, Ling Ling, Xiong Xiong, dan Xin Xin tidak dapat menahan diri untuk tidak
khawatir. Beberapa kali Huo Feng menghilang, pasti terjadi sesuatu, walaupun
jarang terluka tapi mereka tidak ingin melihat sesuatu terjadi padanya. Mereka
juga mengingat tubuh Huo Feng yang masih lemah, setelah menggunakan energi di
Du She Guo.
Setelah berkeliling di suku-suku kecil, mereka masuk ke
perkotaan. Menikmati hiruk pikuk kota, Huo Feng pun sempat didekati para
wanita. Hal ini disebabkan Huo Feng memakai pakaian pria dan berparas sangat
tampan, dengan senyum ramah yang mempesona. Beberapa kali bertemu hal ini,
membuat Dong Hua tidak senang, sehingga meminta Huo Feng kembali memakai
pakaian wanita. Sebagai wanita pun banyak yang ingin dekat dengan Huo Feng,
tapi Dong Hua lebih leluasa menunjukkan keposesifannya.
Saat di sebuah kedai arak, Dong Hua – Huo Feng sedang
menikmati tari-tarian dan cemilan. Tiba-tiba “istri kecil, kamu siapa ? aku
tidak pernah melihatmu. Gadis cantik, ayo ikut dengan tuan. Tuan akan
menyenangkanmu” seorang pemuda mabuk ingin menarik tangan Huo Feng. Dong Hua
dengan segera melindungi Huo Feng di belakangnya masih berbicara sopan “tuan
ini, anda sudah mabuk. Ini adalah istriku, anda salah orang” pemuda itu yang
tidak berhasil memegang Huo Feng marah “heh kamu siapa ? Tuan menginginkan dia,
maka dia harus menjadi milikku. Kamu mundur saja, ayo gadis cantik kemarilah”
menunjuk dan mendorong Dong Hua. Dong Hua dengan satu gerakan memelintir tangan
pemuda itu. Pemuda itu berteriak kesakitan “arghhh… brengsek lepaskan… apa kamu
tidak tahu siapa aku ? aku akan membuatmu sakit hingga ayahmu tidak bisa
mengenalimu. Pengawal hajar dia.” segera beberapa pria menyerang Dong Hua. Dong
Hua dengan mudah mengalahkan semua pria itu. Pemuda itu menunjuk Dong Hua
__ADS_1
“kamu, tunggu saja, aku akan menghancurkanmu, jalan” memanggil pengawalnya dan
keluar dari kedai.