Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 32 – Yao Chu Xin


__ADS_3

Dong Hua terkejut,


segera mencari sumber yang mengurungnya. Semua pun terkejut, tidak pernah ada


yang bisa mengurung ataupun mencegah Dong Hua sebelumnya, kekuatan Dong Hua


adalah yang terhebat. Dong Hua perlahan membaik, dia merasakan kehangatan dan


kenyamanan didalam jiejue, seperti berada dalam pelukan yang akrab, berada


dalam perlindungan… Xiao Bai-nya. Semua melihat perubahan Dong Hua yang


perlahan kembali normal, tapi mata Dong Hua terus mencari sesuatu. Dong Hua


berteriak “Xiao Bai, kaukah ? Xiao Bai, aku tahu kau disini, keluarlah, Xiao


Bai…” semua mendengar teriakan Dong Hua dan ikut mencari.


Sebuah suara dingin datang entah darimana ‘Lian Cheng


wangzi, yang mulia ingat sudah pernah memperingatimu sebelumnya. 800 tahun


sudah berbuat onar, ckckckckck, coba katakan yang mulia harus bagaimana


menghukummu ?’ membuat yang mendengar merinding ketakutan. Lian Cheng pun


merasa getir ketakutan “jika berani tunjukkan wujudmu… yang mulia tidak takut


padamu… Yao Chu Xin sudah ada padaku, jiejuemu sama sekali tidak berguna…”


datang suara balasan ‘ooo… yang mulia tidak pernah memasang jiejue pada Yao Chu


Xin’ tiba-tiba dari tubuh Lian Cheng, 2 panglima, dan beberapa prajurit muncul


cahaya hijau seperti benang mengelilingi mereka. Lian Cheng “apa ? apa ini ?”


‘kau saja tidak tahu apa itu, masih berani berlagak dihadapan yang mulia. Hmm


sebelumnya yang mulia masih mempertimbangkan menjadikanmu yao jun untuk


mengurus klan siluman sayap barat, tapi melihat kemampuanmu ckckckckck…’


semakin banyak suara yang datang semakin mencekam suasana di medan perang.


Lian Cheng berteriak “keluar… tunjukkan wujudmu…” ‘cih


keberadaanku saja tidak dapat kau temukan, bagaimana menjadi yao wang ? kau


tidak tenang-tenang menjadi Mo Jun, tidur ditengah pulau bulumu, datang ke klan


siluman berbuat ulah… yang mulia ingin bertanya, dimana kalian menaruh otak


kalian ? demi obsesi, melakukan segala hal, tidak menikmati hidup malah kesini


mencari mati’ Lian Cheng terbelalak “kau ? bagaimana kau mengetahuinya ?”


terdengar suara tawa mengerikan ‘hahaha Nie Chu Ying, bahkan menutup matapun,


yang mulia bisa langsung mengenalimu… yang mulia melihat Su Yang Mo Jun sudah


menjadi bawahanmu… hmm… lumayan… katakan, apa sebenarnya yang kau inginkan ?’


Lian Cheng saling bertatapan dengan kedua panglimanya, merubah diri menjadi Nie


Chu Ying “Bai Feng Jiu, karena kau sudah mengetahuinya, tidak perlu lagi


menutupinya… mana Ji Heng ?” ‘hahaha… ternyata kalian kedua kakak ini datang


hari ini untuk Ji Heng hahaha… Nie Chu Ying a Nie Chu Ying, awalnya Ji Heng


yang tidak berotak, sekarang kau juga tidak berotak’ Lian Cheng marah “apa


maksudmu ? kembalikan Ji Heng ? dulu aku bisa mengambil bulumu, sekarangpun aku


bisa mengambil nyawamu…” ‘hahaha… mana ada yang meminta dengan ancaman


sepertimu !’


Lian Cheng “aku sudah menguasai Yao Chu Xin, aku akan

__ADS_1


mendapatkanmu, saat itu aku akan menyiksamu hingga hidup segan mati tak bisa”


‘hahaha… apa kau yakin, sudah menguasai Yao Chu Xin ? apa kau tahu kekuatan Yao


Chu Xin ?’ sebuah jiejue terbentuk mengelilingi seluruh pasukan yang dibawa


Dong Hua “Xiao Bai…” Dong Hua tidak dapat berbuat apapun terkurung dalam


jiejue, juga tidak dapat melihat Feng Jiu. Lian Cheng “kau yang bukan klan


siluman tahu apa ! lihatlah, aku sudah mengambil seluruh pengikut setiamu”


seluruh cahaya hijau itu terserap masuk dalam Yao Chu Xin ‘Nie Chu Ying, kau


dengan Ji Heng selalu membuat masalah, kau menyiksa kaum berbulu hanya untuk


memuaskan kesenanganmu, Ji Heng memelihara mereka untuk dimanfaatkan sebagai


mesin pembunuh. Kalian berdua membohongi dan memprovokasi Miao Luo hingga salah


paham pada Di Jun. Masih menggunakan tubuh Miao Luo sebagai perantara kalian


meningkatkan kemampuan. Sekarang kau ingin menghancurkan klan siluman. Sayang


klan siluman sekarang adalah milikku, obsesimu itu tidak akan pernah tercapai.


Su Yang, melihat dulu kau pun membantu Di Jun menjaga xue lei, yang mulia


memberimu 1 jalan hidup’ seorang panglima berdiri membuka topangnya “aku tidak


peduli kau Qing Qiu Nu Jun atau Yao Wang, kembalikan adikku Ji Heng padaku !


kau hanya rubah kecil, tidak akan menang melawan kami…” ‘Su Yang, apa kau tahu


adik tersayangmu itulah yang menyebabkan kematian wanita yang kau cintai !’ Su


Yang terkejut ‘yah Ji Heng tahu, kau dan Ming Su saling mencintai, takut tidak


dapat mengendalikanmu jadi memikirkan cara menghilangkan Ming Su’ “tidak… tidak


mungkin…” ‘haih, aku malas menjelaskannya… yang mulia bertanya padamu, hidup


merapal mantra, menggoyangkan Yao Chu Xin, asap hijau muncul dari Yao Chu Xin


mengelilingi medan perang. Jiejue menghalangi pasukan Dong Hua terkena efek


kekuatan Yao Chu Xing.


‘haih… kalian betul sama bodohnya dengan Ji Heng…’ semua


asap hijau kembali masuk ke Yao Chu Xin. Keduanya terkejut “bagaimana bisa !”


‘hari ini aku akan memperlihatkan pada kalian, kekuatan Yao Chu Xing


sebenarnya.’ Disatu titik diangkasa perlahan berkumpul cahaya merah keemasan,


semakin lama semakin besar dan pecah menyebarkan feng wei hua. Feng Jiu dengan


gagah berdiri di angkasa “Xiao Bai…” “Xiao Jiu…” “Feng Jiu…” “Di Hou…” “Zheng


Zhu” Che Lan dan seluruh prajurit klan siluman sayap timur berlutut menghormat


“salam hormat Yao Wang…” Feng Jiu hanya mengangkat tangan menyuruh mereka


berdiri, tidak ada senyum diwajahnya, melihat Dong Hua sejenak dan berbalik


kembali ke Lian Cheng. Wajah Feng Jiu saat ini sangat dingin terkesan


menakutkan, aura mengintimidasi yang dikeluarkannya membuat semua merinding.


Dong Hua, Lian Song dan Meng Hao yang sudah pernah merasakan aura Feng Jiu pun


tetap terkejut. Auranya kali ini jauh lebih kuat dibanding sebelumnya bahkan


dapat memaksa orang untuk menundukkan kepala di hadapannya.


Nie


Chu Ying “Bai Feng Jiu, akhirnya kau muncul…” Feng Jiu menggoyangkan tangannya,

__ADS_1


Yao Chu Xin dengan tenang masuk ke tangannya “Nie Chu Ying, kau hanya


mengetahui 0.01 % kemampuan Yao Chu Xin, hari ini yang mulia berbaik hati akan


memperlihatkan padamu, kekuatan Yao Chu Xin yang sebenarnya. Tubuh Feng Jiu mengeluarkan


aura merah pekat, rambutnya berubah merah darah. Semakin lama semakin besar.


Semua yang melihat merasa sesak didadanya, kecuali yang didalam jiejue hanya


merasa kepanasan. “Xiao Bai, jangan…” Dong Hua berusaha memanggil. Bai Yi “Xiao


Jiu menyesatkan diri… Xiao Jiu, berhenti…”


Dong


Hua berteriak “Xiao Bai, hentikan…” Feng Jiu hanya melirik Dong Hua dingin


“Xiao Bai, aku tidak bisa kehilanganmu… Xiao Bai, kau sudah berjanji padaku…


Xiao Bai…” Feng Jiu tersenyum mencibir “Dong Hua Di Jun, perhatikan baik-baik”


tidak menggubris semuanya kembali. Yao Chu Xin mengeluarkan cahaya hijau


semakin lama semakin pekat menyatu dengan aura merah Feng Jiu, berubah menjadi


cahaya ungu, semakin lama semakin besar, berputar mengelilingi dan mengurung


Feng Jiu. segera terdengar suara auman mengerikan dari dalam cahaya. Cahaya


ungu meledak menampilkan seekor singa naga bersayap dengan 9 kepala naga di


lehernya. Tiap kepalanya mengeluarkan nafas api, terbang melayang dan turun


kearah pasukan Nie Chu Ying. Kesembilan kepala mengeluarkan bola api dari


mulutnya, membunuh semua prajurit hanya menyisakan Nie Chu Ying dan Su Yang


yang terluka parah hingga muntah darah yang sangat banyak. Singa naga perlahan


menghampiri Nie Chu Ying dan Su Yang “pergi… pergi… jangan mendekat…” singa


naga menggunakan cakarnya mengurung Nie Chu Ying dan Su Yang dibawah kakinya.


“argh…


yao wang yao wang… jangan bunuh aku… yao wang, aku sudah tahu salah…” Nie Chu


Ying memohon. “Bai Feng Jiu, sebelum aku mati bisakah melihat Ji Heng” Su Yang


yang terluka parah memohon, salah satu kepala naga menyemburkan bola api yang


didalamnya menampakkan Ji Heng seperti sudah gila, tiba-tiba tersiksa hingga


meraung-raung, takut akan dirinya sendiri “Zhu Ren… Zhu Ren… tolong aku… tolong


aku… Zhu Ren…” Su Yang meneteskan air mata melihat “Ji Heng, maaf, kakak tidak


dapat menolong dan membantumu lagi” jiwa Su Yang masuk kedalam mulut salah satu


kepala naga beserta bola api. Nie Chu Ying terus memohon, mata naga semakin


emosi, menggigit dan melepaskan kepalanya dari raganya, jiwanya pun masuk ke


mulut salah satu naga. Medan perang bersih dari Lian Cheng dan pasukannya.


Singa


naga perlahan berbalik dan berjalan ke Dong Hua dan pasukannya, dengan mata


tajam melihat semuanya di bawah. Setiap kepala naganya menghembuskan nafas api,


matanya sangat tajam seperti dapat membunuh. Dong Hua memegang jiejue,


berkaca-kaca “Xiao Bai, kembali, kembalilah… kembali ke sisiku… Xiao Bai…”


melihat ke salah satu mata kepala singa naga. Semua memanggilnya dari arah


jiejue yang berbeda, sang singa naga hanya melirik sekilas kembali fokus pada

__ADS_1


Dong Hua.


__ADS_2