Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 45 - Tantangan Jiejue Bai Feng Jiu


__ADS_3

Feng Jiu “wah Di Jun,


sudah kalah masih ada permintaan !” Dong Hua merengek “aku tidak peduli,


pokoknya aku ikut…” Feng Jiu cekikikan “haih begini saja, aku memberi kalian 1


kesempatan lagi, jika berhasil menerobos jiejueku, aku akan membawa kalian,


bagaimana ?” Sou Wan segera “jiejue ?” Feng Jiu mengangguk, Meng Hao “Zheng


Zhu, kau bermain trik lagi !” Feng Jiu menggeleng “hanya jiejue, ehm kalian kan


sudah pernah berada dalam jiejue itu…” Zhe Yan “tapi yatou, jiejue ini tidak


memakai xintouxie mu kan ?” Feng Jiu menggeleng “tidak, hanya jiejue biasa…”


Dong Hua segera mengiyakan “baik… tapi setelah keluar, kau harus membawaku…”


Feng Jiu “jika kalian berhasil menghancurkan jiejue, yang mulia berjanji


membawa kalian… tapi kalau gagal, tidak ada permintaan lagi, mengerti !”Dong


Hua cemberut.


          Wen Xin “sudah seharian, Xiao Jiu, istirahat dulu, niang


sudah menyiapkan makanan…” Feng Jiu “baik aniang… kalian juga istirahatlah,


persiapkan kemampuan kalian untuk esok hari…” Dong Hua menggandeng Feng Jiu ke


gua rubah “Xiao Bai, dari mana kau mempelajari semua sihir itu ?” Feng Jiu


“belajar sendiri…” tersenyum nakal “kenapa ? masih tidak terima ?” Dong Hua


cemberut “hihihi Di Jun, hanya latihan biasa tidak perlu cemberut seperti itu.


Aku bisa menang, karena memanfaatkan situasi saja. Kalian yang tidak tega


melukaiku, membuatku memiliki cukup energi untuk mengalahkan kalian” Dong Hua


“baik, besok wei fu akan berusaha semampunya” Feng Jiu “jangan sampai tersesat…


jika kau tersesat, yang mulia akan membakar rambutmu ini !” Dong Hua terbelalak


“Fu Ren…” Feng Jiu menatapnya garang “baik, tidak tersesat…” Dong Hua cemberut.


          Keesokan harinya mereka berkumpul kembali di gunung Tang


Ting “hmm… harusnya jiejue sekecil ini, dengan kalian yang begitu banyak, bisa


segera menghancurkannya. Tapi berhubung kemarin kalian sudah memakai lumayan


energi, yang mulia memberi kalian waktu 3 hari. Setelah lewat 3 hari, jika


tidak berhasil, berarti kalian gagal. Selanjutnya, dilarang merengek lagi,


mengerti !” melotot ke Dong Hua yang cemberut “baik Di Hou !” semua pasrah,


bergerak ke arena. Mereka sudah tidak sepercaya diri kemarin, sudah merasakan


kegagalan sekali “ayo semangat, hanya menghancurkan jiejue ! dengan kekuatan


kita, pasti dapat menghancurkan jiejue…” Meng Hao memberi semangat. Mu Rong


“betul bagaimana bisa membiarkan satu dewi kecil mengalahkan kita para jenderal


prasejarah ! kita harus semangat dan bersatu menghancurkan jiejue.


Saudara-saudara kerahkan kemampuan kalian, tidak perlu menahan diri”.


          Feng Jiu dari atas mendengar mereka “baik, kalian hebat…

__ADS_1


simpan tenaga kalian untuk menghancurkan jiejue, apa kalian sudah siap ?” “SIAP


!” semua menjawab. Feng Jiu mengerahkan sihir, membentuk jiejue, mengurung


semua di dalamnya. Feng Jiu duduk bersantai menonton mereka, sambil membaca


buku cerita “haih bosan…” mengeluarkan Yao Chu Xin “keluarlah, temani aku


bermain…” Jiu Tou Long Zi segera menjelma “Zhu Ren…” Feng Jiu bercengkrama


dengan Jiu Tou Long Zi sambil menunggu lainnya menghancurkan jiejue.


          Didalam jiejue “bagaimana ? apa menemukan cara ?” Mo Yuan


“kita mempunyai waktu 3 hari, bagaimana kalau hari ini kita mengumpulkan energi


semaksimal mungkin ? bsok kita terobos jiejue ini !” Meng Hao “aku setuju


dengan Mo Yuan Shan Shen, walau terlihat sederhana, jiejue ini pasti tersimpan


kekuatan yang tidak biasa” Lian Song “Dong Hua, kau yang memiliki energi


terkuat, meditasilah. Bisa tidak kita menghancurkan jiejue ini, masih


bergantung padamu. Lihat Feng Jiu juga sedang baik-baik saja bercengkrama


dengan Jiu Tou Long Zi” Mu Rong “memang di hou, bahkan bisa dengan santai


bersama Jiu Tou Long Zi” Dong Hua melihat situasi yang aman diluar pun


mendengarkan masukan semua dan meditasi.


          Di awal hari kedua, sepasang dewa dewi menemui Feng Jiu.


Setelah mendengar laporan dewa dewi, Feng Jiu menatap ke jiejue sekejab “kalian


disini, pastikan mereka semua tidak terluka…” “Zhu Ren, bukankah anda memberi


bisa memikirkan caranya” “Zhu Ren, anda betul-betul tidak berubah… disaat


genting seperti ini, masih sempatnya menjahili mereka” Feng Jiu tertawa


terbahak-bahak “hahaha… mereka yang terlebih dahulu menjahiliku, yang mulia


hanya membalasnya sedikit hahaha…” semua yang didalam jiejue mendengar tawa


Feng Jiu. Feng Jiu “sudah, disini serahkan pada kalian… jika terjadi sesuatu,


kalian tahu bagaimana mengatasinya !” “Zheng Zhu, jika mereka berhasil keluar


?” Feng Jiu “maka sesuai janjiku, bawa mereka ke Tian Ling Dong !” “Zheng Zhu


!” Feng Jiu tersenyum lembut “tidak masalah…” menghilang dari gunung Tang Ting.


          Dong Hua cemas melihat Feng Jiu yang menghilang, meninggalkan


kedua dewa dewi dan Jiu Tou Long Zi “kalian tenang saja… Zheng Zhu sudah


memberi perintah ! jika kalian berhasil, kami akan membawa kalian menemuinya !”


Bai Ce “Xiao Jiu kemana ?” Zhe Yan menenangkan “harusnya tidak ada masalah,


tadi dia masih tertawa begitu riang, bahkan meninggalkan mereka… kita sebaiknya


mencari cara menghancurkan jiejue ini !” semua mulai berusaha menghancurkan


jiejue “jiejue macam apa ini ? jiejue sederhana seperti ini, bagaimana yang


tidak sederhana ?” Sou Wan menggerutu. Bai Ce “Di Jun, bagaimana ? apa ada


celahnya ?” Dong Hua memandang jiejue dan tampak berfikir “jiejue sederhana…

__ADS_1


hmm… Xiao Bai, trik apa yang kau masukkan disini !” Meng Hao “Di Jun, kita coba


berfikir dari sudut pandang Zheng Zhu. Jika Zheng Zhu mengatakan ini jiejue


sederhana, maka ini pasti hanya jiejue sederhana” Mu Rong “betul Di Jun, Di Hou


selalu menyelesaikan masalah dengan cara sederhana.” Dong Hua “lihat baik-baik


jiejue, cari ada celah apa !” Lian Song “pasti ada jalan keluar yang sudah


disiapkan ! kita harus mencarinya dengan teliti”.


          Kedua dewa dewi melihat mereka dari atas panggung


“tampaknya mereka juga bukan terbilang bodoh…” “tapi kejahilan Zheng Zhu itu,


siapa yang bisa menebaknya !” “hahaha… sudah lama tidak menyaksikan kejahilan


Zheng Zhu ! bagaimana kalau kita bertaruh mereka bisa keluar atau tidak !”


“tidak, Zheng Zhu bukan saja menjahili tapi juga melindungi mereka. Hingga


Zheng Zhu kembali, mereka tidak akan keluar dari jiejue itu” “haih semoga Zheng


Zhu baik-baik saja !” “haih kalau bukan Tian Ling Dong yang retak, aku tidak


berharap melihat Zheng Zhu kembali dengan cara ini !” bercengkrama bersama.


          Waktu 3 hari sudah hampir habis “bagaimana ? apa tidak ada


cara sama sekali ?” semua mulai kehilangan harapan “Xiao Bai belum kembali dari


kemarin… Xiao Bai, kau kemana ?” Dong Hua sangat cemas, tidak melihat Feng Jiu.


Di penghujung hari, terpancar cahaya merah keemasan di langit  “Zheng Zhu sudah berhasil memperbaiki jiejue


!” “tidak, jika hanya memperbaiki, dengan kemampuan Zheng Zhu, harusnya tidak


perlu sampai selama ini. pasti terjadi sesuatu !” Dong Hua “Xiao Bai…” Sou Wan


“ada apa ini ?” Bai Ce “kita gagal lagi menghancurkan jiejue ini ! sebenarnya


trik apa yang dipakai Xiao Jiu ? bahkan dengan menggabungkan kekuatan kita


semua, tidak mampu membuat retakan kecil sekalipun !”


          Cahaya merah keemasan berlangsung sampai keesokan harinya,


terlihat kilatan-kilatan di langit. Lian Song “Dong Hua, apa ini Feng Jiu ?”


Dong Hua mengamati langit “ada pertarungan sedang terjadi !” Bai Yi “ini sudah


hari keempat, Xiao Jiu belum kembali !” dua buah cahaya turun ke gunung Tang


Ting “hahaha Feng Wei, kau kira bisa menyelamatkan mereka !” “cih, hanya sebuah


bayangan, berani berulah dihadapan yang mulia” Feng Jiu mencibir dingin. “walaupun


aku hanya bayangan, kau tidak akan bisa mengalahkanku hahaha…” Feng Jiu “Hei


Ye, apakah tidak ada yang memberitahumu untuk jangan membual terlalu banyak !


bayanganmu yang satu sudah yang mulia hancurkan, apa yang beda dengan satu ini


! kau berhasil lolos keluar dari retakan tapi tidak akan bisa kembali. Tapi


yang mulia masih memujimu, demi kegilaanmu, berkorban segitu banyaknya haih…”


Hei Ye “setelah membunuhmu, aku akan kembali… kau sudah kehilangan separuh


energimu, bukanlah lawanku !” Feng Jiu memainkan matanya “kurangi omong kosong

__ADS_1


!”.


__ADS_2