
Feng Jiu “wah Di Jun,
sudah kalah masih ada permintaan !” Dong Hua merengek “aku tidak peduli,
pokoknya aku ikut…” Feng Jiu cekikikan “haih begini saja, aku memberi kalian 1
kesempatan lagi, jika berhasil menerobos jiejueku, aku akan membawa kalian,
bagaimana ?” Sou Wan segera “jiejue ?” Feng Jiu mengangguk, Meng Hao “Zheng
Zhu, kau bermain trik lagi !” Feng Jiu menggeleng “hanya jiejue, ehm kalian kan
sudah pernah berada dalam jiejue itu…” Zhe Yan “tapi yatou, jiejue ini tidak
memakai xintouxie mu kan ?” Feng Jiu menggeleng “tidak, hanya jiejue biasa…”
Dong Hua segera mengiyakan “baik… tapi setelah keluar, kau harus membawaku…”
Feng Jiu “jika kalian berhasil menghancurkan jiejue, yang mulia berjanji
membawa kalian… tapi kalau gagal, tidak ada permintaan lagi, mengerti !”Dong
Hua cemberut.
Wen Xin “sudah seharian, Xiao Jiu, istirahat dulu, niang
sudah menyiapkan makanan…” Feng Jiu “baik aniang… kalian juga istirahatlah,
persiapkan kemampuan kalian untuk esok hari…” Dong Hua menggandeng Feng Jiu ke
gua rubah “Xiao Bai, dari mana kau mempelajari semua sihir itu ?” Feng Jiu
“belajar sendiri…” tersenyum nakal “kenapa ? masih tidak terima ?” Dong Hua
cemberut “hihihi Di Jun, hanya latihan biasa tidak perlu cemberut seperti itu.
Aku bisa menang, karena memanfaatkan situasi saja. Kalian yang tidak tega
melukaiku, membuatku memiliki cukup energi untuk mengalahkan kalian” Dong Hua
“baik, besok wei fu akan berusaha semampunya” Feng Jiu “jangan sampai tersesat…
jika kau tersesat, yang mulia akan membakar rambutmu ini !” Dong Hua terbelalak
“Fu Ren…” Feng Jiu menatapnya garang “baik, tidak tersesat…” Dong Hua cemberut.
Keesokan harinya mereka berkumpul kembali di gunung Tang
Ting “hmm… harusnya jiejue sekecil ini, dengan kalian yang begitu banyak, bisa
segera menghancurkannya. Tapi berhubung kemarin kalian sudah memakai lumayan
energi, yang mulia memberi kalian waktu 3 hari. Setelah lewat 3 hari, jika
tidak berhasil, berarti kalian gagal. Selanjutnya, dilarang merengek lagi,
mengerti !” melotot ke Dong Hua yang cemberut “baik Di Hou !” semua pasrah,
bergerak ke arena. Mereka sudah tidak sepercaya diri kemarin, sudah merasakan
kegagalan sekali “ayo semangat, hanya menghancurkan jiejue ! dengan kekuatan
kita, pasti dapat menghancurkan jiejue…” Meng Hao memberi semangat. Mu Rong
“betul bagaimana bisa membiarkan satu dewi kecil mengalahkan kita para jenderal
prasejarah ! kita harus semangat dan bersatu menghancurkan jiejue.
Saudara-saudara kerahkan kemampuan kalian, tidak perlu menahan diri”.
Feng Jiu dari atas mendengar mereka “baik, kalian hebat…
__ADS_1
simpan tenaga kalian untuk menghancurkan jiejue, apa kalian sudah siap ?” “SIAP
!” semua menjawab. Feng Jiu mengerahkan sihir, membentuk jiejue, mengurung
semua di dalamnya. Feng Jiu duduk bersantai menonton mereka, sambil membaca
buku cerita “haih bosan…” mengeluarkan Yao Chu Xin “keluarlah, temani aku
bermain…” Jiu Tou Long Zi segera menjelma “Zhu Ren…” Feng Jiu bercengkrama
dengan Jiu Tou Long Zi sambil menunggu lainnya menghancurkan jiejue.
Didalam jiejue “bagaimana ? apa menemukan cara ?” Mo Yuan
“kita mempunyai waktu 3 hari, bagaimana kalau hari ini kita mengumpulkan energi
semaksimal mungkin ? bsok kita terobos jiejue ini !” Meng Hao “aku setuju
dengan Mo Yuan Shan Shen, walau terlihat sederhana, jiejue ini pasti tersimpan
kekuatan yang tidak biasa” Lian Song “Dong Hua, kau yang memiliki energi
terkuat, meditasilah. Bisa tidak kita menghancurkan jiejue ini, masih
bergantung padamu. Lihat Feng Jiu juga sedang baik-baik saja bercengkrama
dengan Jiu Tou Long Zi” Mu Rong “memang di hou, bahkan bisa dengan santai
bersama Jiu Tou Long Zi” Dong Hua melihat situasi yang aman diluar pun
mendengarkan masukan semua dan meditasi.
Di awal hari kedua, sepasang dewa dewi menemui Feng Jiu.
Setelah mendengar laporan dewa dewi, Feng Jiu menatap ke jiejue sekejab “kalian
disini, pastikan mereka semua tidak terluka…” “Zhu Ren, bukankah anda memberi
bisa memikirkan caranya” “Zhu Ren, anda betul-betul tidak berubah… disaat
genting seperti ini, masih sempatnya menjahili mereka” Feng Jiu tertawa
terbahak-bahak “hahaha… mereka yang terlebih dahulu menjahiliku, yang mulia
hanya membalasnya sedikit hahaha…” semua yang didalam jiejue mendengar tawa
Feng Jiu. Feng Jiu “sudah, disini serahkan pada kalian… jika terjadi sesuatu,
kalian tahu bagaimana mengatasinya !” “Zheng Zhu, jika mereka berhasil keluar
?” Feng Jiu “maka sesuai janjiku, bawa mereka ke Tian Ling Dong !” “Zheng Zhu
!” Feng Jiu tersenyum lembut “tidak masalah…” menghilang dari gunung Tang Ting.
Dong Hua cemas melihat Feng Jiu yang menghilang, meninggalkan
kedua dewa dewi dan Jiu Tou Long Zi “kalian tenang saja… Zheng Zhu sudah
memberi perintah ! jika kalian berhasil, kami akan membawa kalian menemuinya !”
Bai Ce “Xiao Jiu kemana ?” Zhe Yan menenangkan “harusnya tidak ada masalah,
tadi dia masih tertawa begitu riang, bahkan meninggalkan mereka… kita sebaiknya
mencari cara menghancurkan jiejue ini !” semua mulai berusaha menghancurkan
jiejue “jiejue macam apa ini ? jiejue sederhana seperti ini, bagaimana yang
tidak sederhana ?” Sou Wan menggerutu. Bai Ce “Di Jun, bagaimana ? apa ada
celahnya ?” Dong Hua memandang jiejue dan tampak berfikir “jiejue sederhana…
__ADS_1
hmm… Xiao Bai, trik apa yang kau masukkan disini !” Meng Hao “Di Jun, kita coba
berfikir dari sudut pandang Zheng Zhu. Jika Zheng Zhu mengatakan ini jiejue
sederhana, maka ini pasti hanya jiejue sederhana” Mu Rong “betul Di Jun, Di Hou
selalu menyelesaikan masalah dengan cara sederhana.” Dong Hua “lihat baik-baik
jiejue, cari ada celah apa !” Lian Song “pasti ada jalan keluar yang sudah
disiapkan ! kita harus mencarinya dengan teliti”.
Kedua dewa dewi melihat mereka dari atas panggung
“tampaknya mereka juga bukan terbilang bodoh…” “tapi kejahilan Zheng Zhu itu,
siapa yang bisa menebaknya !” “hahaha… sudah lama tidak menyaksikan kejahilan
Zheng Zhu ! bagaimana kalau kita bertaruh mereka bisa keluar atau tidak !”
“tidak, Zheng Zhu bukan saja menjahili tapi juga melindungi mereka. Hingga
Zheng Zhu kembali, mereka tidak akan keluar dari jiejue itu” “haih semoga Zheng
Zhu baik-baik saja !” “haih kalau bukan Tian Ling Dong yang retak, aku tidak
berharap melihat Zheng Zhu kembali dengan cara ini !” bercengkrama bersama.
Waktu 3 hari sudah hampir habis “bagaimana ? apa tidak ada
cara sama sekali ?” semua mulai kehilangan harapan “Xiao Bai belum kembali dari
kemarin… Xiao Bai, kau kemana ?” Dong Hua sangat cemas, tidak melihat Feng Jiu.
Di penghujung hari, terpancar cahaya merah keemasan di langit “Zheng Zhu sudah berhasil memperbaiki jiejue
!” “tidak, jika hanya memperbaiki, dengan kemampuan Zheng Zhu, harusnya tidak
perlu sampai selama ini. pasti terjadi sesuatu !” Dong Hua “Xiao Bai…” Sou Wan
“ada apa ini ?” Bai Ce “kita gagal lagi menghancurkan jiejue ini ! sebenarnya
trik apa yang dipakai Xiao Jiu ? bahkan dengan menggabungkan kekuatan kita
semua, tidak mampu membuat retakan kecil sekalipun !”
Cahaya merah keemasan berlangsung sampai keesokan harinya,
terlihat kilatan-kilatan di langit. Lian Song “Dong Hua, apa ini Feng Jiu ?”
Dong Hua mengamati langit “ada pertarungan sedang terjadi !” Bai Yi “ini sudah
hari keempat, Xiao Jiu belum kembali !” dua buah cahaya turun ke gunung Tang
Ting “hahaha Feng Wei, kau kira bisa menyelamatkan mereka !” “cih, hanya sebuah
bayangan, berani berulah dihadapan yang mulia” Feng Jiu mencibir dingin. “walaupun
aku hanya bayangan, kau tidak akan bisa mengalahkanku hahaha…” Feng Jiu “Hei
Ye, apakah tidak ada yang memberitahumu untuk jangan membual terlalu banyak !
bayanganmu yang satu sudah yang mulia hancurkan, apa yang beda dengan satu ini
! kau berhasil lolos keluar dari retakan tapi tidak akan bisa kembali. Tapi
yang mulia masih memujimu, demi kegilaanmu, berkorban segitu banyaknya haih…”
Hei Ye “setelah membunuhmu, aku akan kembali… kau sudah kehilangan separuh
energimu, bukanlah lawanku !” Feng Jiu memainkan matanya “kurangi omong kosong
__ADS_1
!”.