Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 291 - Jiwa yang tercabik-cabik


__ADS_3

Setelah melepas Dong Hua dan


rombongan pergi dan mengatur para menantu dan cucunya memulai pelajaran mereka,


Cai Hong Huo Feng kembali ke ruangan pribadinya diikuti kedua Zun Wang. Setelah


yakin sudah tidak terlihat, Cai Hong Huo Feng muntah darah pelangi dan terjatuh


“Huo Feng…” kedua Zun Wang sangat khawatir. Budha dan Bie Sheng menampakkan


diri “Shen Zhu…” Cai Hong Huo Feng enghilangkan penyamarannya, terlihat wajah


pucat yang nyaris tanpa darah “aku akan membagi jiwaku ke ruang hampa…” “apa


kau tidak menginginkan nyawamu lagi ? sekarang saja kau sudah terluka parah,


masih mau mencabik jiwamu lagi…” You Zun menghardiknya. Cai Hong Huo Feng


“hanya ini satu-satunya cara…”.


            Budha “Shen Zhu, kami akan membantumu…” Bie Sheng “Zuo


Zun, You Zun, tidak apa… Shen Zhu akan melaluinya…” Cai Hong Huo Feng tersenyum


“Huo Huang, bahkan Hei Ye saja bisa membagi 4 jiwanya dan tetap bertahan dengan


begitu kuatnya. Hal yang bisa dilakukannya, aku seorang Shen Zhu juga bisa…”


You Zun tersenyum sedih “Huo Feng…” Zuo Zun “Huo Feng, kau memiliki 13 hari


untuk beristirahat…” Cai Hong Huo Feng “terima kasih perhatian kalian… hanya


ini satu-satunya cara untuk bisa bertahan melalui semuanya… aku tidak pernah


menyangka dampaknya akan sekuat ini !” kedua Zun Wang menghela nafas “Shen


Jun…” Cai Hong Huo Feng menggeleng “dia tidak akan terima lebih dari ini !


sudah mencapai batasnya !” You Zun menghela nafas kasar “baiklah… istirahatlah


yang baik 13 hari ini !”.


            Cai Hong Huo Feng mengerahkan sihirnya, membagi jiwanya,


membentuk ruang hampa dan menaruhnya didalamnya. Setelah menghilangkannya, Cai


Hong Huo Feng muntah darah pelangi dan jatuh tidak sadarkan diri. “dia sangat


keras kepala !” Budha menggeleng “ini yang harus dilaluinya !” kedua Zun Wang


menatap Budha. Budha “ini adalah rintangannya… rintangan Supreme Emperor tidak


akan seperti rintangan biasa… dia akan berulang kali berada pada batas akhirnya


untuk menerima pencapaian baru…” You Zun “dari kelahiran kembalinya,


penderitaan dan luka terus saja mengikutinya kemanapun…” Bie Sheng “saat Shen


Zhu sudah melalui ini semua, dia akan menerima berkahnya…”.


            Dengan alasan mengurus bagian perayaan, Cai Hong Huo Feng


beristirahat dan tidak muncul dihadapan lainnya. Mei Shang dan Xiao Hua


menangani lainnya, sementara kedua Zun Wang merawat Cai Hong Huo Feng. Bie


Sheng beberapa hari sekali membawakan getah Qing Ling Su untuk meningkatkan


stamina Cai Hong Huo Feng. Dong Hua tidak menemui kesulitan apapun dalam


perjalanannya. Pembawaannya yang dingin dan berwibawa, sanggup menundukkan


semua. Bagaimanapun, dia adalah Tian Di Gong Zhu Si Hai Ba Huang, sudah

__ADS_1


terbiasa melihat semua seperti tidak ada dan acuh tak acuh. Tidak ada


seorangpun yang bisa mengambil perhatiannya selain istri kecilnya yang saat ini


terbaring lemah di Cai Hong gong. Keempat anak juga mewarisi pembawaan diri


kedua orang tuanya, dingin terhadap orang luar, hanya hangat terhadap keluarga


dan sahabat dekatnya.


            Disaat kembali dari perjalanan, Dong Hua langsung mencari


Cai Hong Huo Feng. Cai Hong Huo Feng sedang memimpin pertemuan di aula He “Shen


Jun tiba…” semua berdiri memberi hormat “selamat datang Shen Jun…” Dong Hua


berjalan masuk perlahan dengan dingin dan berwibawa, matanya hanya tertuju pada


Cai Hong Huo Feng yang duduk di singgasana teratas. Cai Hong Huo Feng tersenyum


lembut menatap Dong Hua yang selangkah demi selangkah mendekatinya. Semua


memperhatikan raut wajah Shen Zhu, yang tidak pernah mereka dapatkan dan tidak


pernah mereka tahu sebelumnya. Dong Hua duduk di sisi Cai Hong Huo Feng,


bersama menyelesaikan pertemuan.


            Setelah meninggalkan aula He, Dong Hua segera menggendong


Cai Hong Huo Feng “Hua Zi gege, apa yang kau lakukan ?” Dong Hua “aku mendengar


13 hari ini, kau sibuk mengurus semua perkamen dan menghadiri pertemuan, bahkan


tidak ada waktu bertemu yang lain” cemberut. Cai Hong Huo Feng mengalungkan


tangannya di leher Dong Hua “Hua Zi gege melakukan perjalanan dan aku yang


membereskan sisanya” Dong Hua “bukankah menyuruhmu istirahat ! lihat tubuhmu


Jun… sudah selesai, kita bisa beristirahat bersama” Dong Hua “tidak ada alasan


lagi… tubuhmu semakin melemah… kau harus istirahat, hanya 15 hari menjelang


perayaan pernikahan 200 hari kita di Si Hai Ba Huang…”. Cai Hong Huo Feng


“menjalankan perintah Shen Jun” tersenyum lembut.


            Setelah melalui susunan perayaan 49 hari di Yu Zhou Da


Lu, mereka menghabiskan 10 hari lagi beristirahat sebelum kembali di Si Hai Ba


Huang. You Zun “Huo Feng, kau baik-baik saja ?” Cai Hong Huo Feng “masih


bertahan…” Zuo Zun “walaupun Shen Jun tidak mengetahui lukamu yang sebenarnya,


dia tetap merawatmu dengan baik… hanya pernikahan 200 hari akan sangat


melelahkanmu…” Cai Hong Huo Feng “tidak masalah, sebagian sudah beristirahat,


bisa memberiku tambahan energi…” You Zun “kami akan menemuimu saat pernikahan…”


Zuo Zun “jaga dirimu…” ketujuh pemuda pemudi mendatangi mereka “Zhu Ren, masih


ada 5 hari, ikutlah ke dunia ilusi…” Dong Hua pun bergabung “jangan membawanya


kemanapun… Feng Wei harus beristirahat 5 hari ini…” tanpa mengerti arah


pembicaraan sebenarnya. Cai Hong Huo Feng cekikikan “tampaknya akulah yang


menjadi bayi disini…” semua mengangguk, membuat Cai Hong Huo Feng tertawa


terbahak-bahak hingga terbatuk.

__ADS_1


            Dikarenakan Cai Hong Huo Feng yang akan keluar dari Qing


Qiu ke Bi Hai Cang Ling, Dong Hua membawa Cai Hong Huo Feng ke Dong Feng Yuan


“Hua Zi gege, apa kau tidak perlu ke Jiu Jong Tian ?” Dong Hua menggeleng


“semua sudah siap, aku akan mampir ke Jiu Jong Tian sehari sebelum perayaan !


tidak perlu khawatir, kau hanya perlu bersiap dan sehat menjadi pengantinku


sekali lagi…” Cai Hong Huo Feng tersenyum “hmm… yang mulia sudah menjadi


pengantin tercantik beberapa kali, tapi…” melirik nakal ke Dong Hua. Dong Hua


menggelitiknya “tapi apa… tapi apa…” Cai Hong Huo Feng cekikikan hingga


terbatuk,


Dong


Hua cemas “Feng Wei, kau sering terbatuk belakangan ini…” Cai Hong Huo Feng


menghela nafas “haih… kalian yang memberiku minum begitu banyak ramuan dan


sekarang bertanya padaku kenapa batuk…” Dong Hua cekikikan “semua kan


menyayangimu…” wajah Cai Hong Huo Feng berubah usil “kalau begitu ramuannya


berhenti, diganti madu saja…” dengan mata berbinar. Dong Hua engetuk keningnya


“tidak boleh… kau harus kuat untuk 200 malam pengantin kita…” Cai Hong Huo Feng


terbelalak, cemberut dan menggosok keningnya “kau hanya tahu menindasku saja…”


Dong Hua tersenyum lembut memeluknya “aku akan memberimu pernikahan tak


terlupakan… Feng Wei, aku sangat bahagia… bertemu dan bisa bersama denganmu…


aku sudah tidak memerlukan apapun lagi… Feng Wei, kau adalah segalanya bagiku…”


Cai


Hong Huo Feng cemberut “segalanya bagimu… tapi selalu menindasku…” Dong Hua


menggeleng “tidak akan menindasmu… aku bahkan belum cukup menyeyangimu, mana


ada waktu menindasmu… Feng Wei…” Cai Hong Huo Feng “madu…” Dong Hua “begitu


tidak menyukai ramuan pahit ?” Cai Hong Huo Feng mengangguk denagn sedih. Dong


Hua mengecup keningnya “baiklah, nanti akan memberimu madu…” wajah Cai Hong Huo


Feng berbinar “setelah meminum ramuan pahit hihihi…” Dong Hua melanjutkan


dengan wajah usil. Cai Hong Huo Feng berdecak kesal “cih…”.


Dong


Hua “aku akan meminta Zhe Yan memberimu sesuatu agar mengurangi batukmu…” Cai


Hong Huo Feng menghela nafas “haih sudahlah… Zhe Yan hanya akan menambah


kepahitanku… sudah ada getah dari Qing Ling Su, embun dan teh Lan Hua, sudah


cukup…” Dong Hua “ehm…” Cai Hong Huo Feng “ada apa ?” Dong Hua “Feng Wei,


bagaimana dengan darahku ?” Cai Hong Huo Feng menggeleng “Hua Zi gege, tubuhmu


juga masih lemah… lagipula darahmu sudah tidak memberi efek seperti sebelumnya


padaku…” Dong Hua cemberut “apa yang bisa kulakukan untukmu ?” Cai Hong Huo


Feng “jangan menindasku dan berikan aku madu…” Dong Hua tersenyum mengecup

__ADS_1


keningnya “aku mencintaimu…”


__ADS_2