Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Extra Part 19


__ADS_3

       Huo


Feng cemberut, membuang mukanya, tidak mau lihat Dong Hua. Dong Hua tersenyum


lembut “Feng Wei, aku tahu, hal yang kau janjikan padaku… apapun yang terjadi,


tidak akan pernah kau ingkari !” mengecup pipi Huo Feng. Huo Feng hanya melirik


sejenak. Dong Hua tersenyum manis, memasukkan tubuh keduanya ke dalam


permandian.


       Dong


Hua membersihkan tubuh Huo Feng, memeriksa semua luka sebelumnya. Huo Feng


masih kesal, tidak mempedulikan Dong Hua “masih marah ?” Dong Hua memelas, Huo


Feng tidak menggubris. Dong Hua usil, menggoda tubuh kecil Huo Feng, tidak


memberinya kesempatan untuk menolak.


       Dong


Hua selalu mengecek nadi Huo Feng, tangannya selalu memegang pegelangan tangan


Huo Feng. Dong Hua tidur di pelukan Huo Feng. Selain untuk mencari kenyamanan,


Dong Hua juga bertujuan mendengar denyut jantung Huo Feng. Denyut jantung Huo


Feng masih sangat lemah, walaupun sudah lebih baik dari pada 2.000 tahun lalu.


Detakannya belum kembali, bahkan belum sama dengan sebelum Huo Feng membuat


ikatan di Zuan Bao Shi Dao.


       Dong


Hua tidak berani gegabah, apalagi tidak bisa memanggil Zhe Yan. Dong Hua


berusaha semampunya, dengan pengalaman obat-obatan dan darahnya, merawat Huo


Feng. Huo Feng terbangun, merasakan bau amis darah di bibirnya “Feng Wei, kau


sudah bangun !” Huo Feng mendudukkan tubuhnya “tidak perlu memberi darahmu !”


Dong Hua cemberut “Feng Wei…”


       Huo


Feng memegang wajah Dong Hua, tersenyum lembut, memegang tanda fuling hua di


kening Dong Hua. Dari jari Huo Feng mengeluarkan cahaya menembus kening Dong


Hua “Feng Wei…” getar getir, takut Huo Feng mengambil ingatannya. Setelah


selesai, tanda fuling hua di kening Dong Hua bercahaya dan menjadi kristal.


       Dong


Hua tidak kehilangan ingatan, membuatnya menghembuskan nafas penuh kelegaan.


Huo Feng tersenyum “tidak mempercayaiku ?” Dong Hua menggeleng “percaya… aku


hanya tidak mau kehilanganmu !” Huo Feng menyentil kepala Dong Hua “menyebalkan


!!! sudah berjanji padamu, aku pasti menepatinya ! dasar menyebalkan !” Dong


Hua cemberut, mengangguk.


       Huo


Feng berbaring kembali “Feng Wei, apa sakit lagi ?” Dong Hua bertanya dengan


cemas. Huo Feng menggeleng “jangan mengorbankan darahmu lagi ! semuanya akan


membaik, hanya perlu beristirahat lebih lama” Dong Hua “Feng Wei, bagaimana


memanggil Zhe Yan ?” ikut berbaring “nanti saja ! aku masih ngantuk !” tertidur


kembali.

__ADS_1


       Kedua


pasangan Zun Wang sudah menunggu mereka “Fu Qin, bagaimana Niang Qin ?” Dong


Hua keluar menemui keempatnya “sudah lebih baik… bagaimana cara memanggil Zhe


Yan ?” menatap kedua Zun Wang. Kedua Zun Wang saling melihat “bisa mencoba


menggabungkan kekuatan, membuka lubang, tapi takutnya akan mempengaruhi Huo


Feng” Zuo Zun menjelaskan.


       You


Zun “apa Huo Feng sudah memaafkanmu ?” Xin Xin menatap wajah Dong Hua “Fu Qin,


fuling hua di keningmu ?” Dong Hua memegang keningnya “Feng Wei yang


merubahnya, masih belum tahu apa yag di lakukannya ! Feng Wei akan menepati


janjinya, apapun yang terjadi !” Zuo Zun mengangguk “itulah dia ! satu-satunya


kelemahannya !” cekikikan.


       Cahaya


bersinar dari dalam kamar, semua bergegas ke dalam kamar. Terdapat titik-titik


cahaya berbagai warna mengelilingi bola cahaya pelangi. Zuo Zun keluar dari


kamar, melihat ke langit “Long ge…” Xin Xin menghampiri “jiejue Huo Feng sudah


menghilang…” Zuo Zun mengamati langit. Xin Xin “apa bisa ke Si Hai Ba Huang ?”


Zuo Zun mengangguk “harusnya bisa…” Xin Xin berbinar “bagus sekali ! Long ge,


kita menjemput Zhe Yan yeye…” Zuo Zun tersenyum lembut “baik…”


       Tanpa


menunggu persetujuan Huo Feng, Zuo Zun bersama Xin Xin ke Si Hai Ba Huang. Xin


Xin bergegas ke Shi Li Tao Ling “Zhe Yan yeye… Zhe Yan yeye…” “siapa ? teriak


langsung menariknya “Xin Xin ! Jin Shan, kalian disini !” Xin Xin “Zhe Yan


yeye, ayo cepatlah, kita ke Cai Hong gong !” Zhe Yan menahan Xin Xin “apa sudah


bisa kesana ? bagaimana Huo Feng ?” Xin Xin “Niang Qin berubah menjadi cahaya


lagi !”


       Zhe


Yan “Xin Xin, kau ke hu li dong, Ling Ling dan Gun Gun ada disana. Aku akan


segera datang ! aku akan menyiapkan obat yang sudah kuramu !” Xin Xin


mengangguk “cepatlah yeye…” Zhe Yan segera bergegas “baik… baik… cepat… cepat…”


Xin Xin menarik Zuo Zun ke Hu Li Dong.


       Gun


Gun dan lainnya sedang berkumpul untuk sarapan, Xin Xin dan Zuo Zun menerobos


masuk “da ge… da ge…” Gun Gun terlonjak “Xin Xin, kalian disini ! bagaimana


Niang Qin ?” Xin Xin “Niang Qin sudah keluar dari Bing Yu Hai kemarin. Jiejue


Niang Qin sudah terbuka, kami datang untuk menjemput Zhe Yan yeye. Niang Qin


berubah menjadi cahaya lagi.” Long Nu “Xin Xin, sarapan dulu…” Xin Xin “sausau,


kami tidak bisa lama, takutnya jiejue Niang Qin akan kembali terbentuk” Ling


Ling “ayo sarapan dengan cepat. Setelah yeye datang, kita langsung berangkat”.


       Dengan


adanya Zuo Zun, mereka berhasil ke Yu Zhou Da Lu, langsung ke Cai Hong gong.

__ADS_1


“Niang Qin…” Ling Ling paling pertama menerobos masuk ke kamar Huo Feng. Huo Feng


sudah terbentuk kembali dengan kening yang bercahaya. Dong Hua menoleh “Zhe


Yan…” Zhe Yan segera menghampiri “bagaimana keadaannya ?” “ada peningkatan,


tapi belum sebaik sebelumnya…” Dong Hua memberi petunjuk.


       Zhe


Yan segera memeriksa “bagus… lukanya sudah membaik… apa dia bisa meminum ramuan


?” Dong Hua “Feng Wei hanya tertidur…” Zhe Yan “baik, aku akan menyiapkannya !”


segera berlalu. “Fu Qin, Niang Qin…” Gun Gun masih cemas. Dong Hua menggeleng


“tidak marah, Feng Wei hanya tidak mau semua mengkhawatirkannya !” semua


menghela nafas.


       Saat


Zhe Yan membawa ramuan, Huo Feng sudah bangun. Huo Feng menghela nafas melirik


ramuan di tangan Zhe Yan “haih… sepertinya semenjak mengenal kalian, aku harus


bersahabat dengan ramuan ck…” berdecak kesal. Ling Ling mengambil ramuan dan


menyuapi Huo Feng “jadi Niang Qin harus cepat pulih, tidak perlu minum ramuan


lagi !” Huo Feng dengan cemberut tapi tetap membuka mulut meminum ramuan suapan


Ling Ling.


       Semua


mengawasinya minum ramuan “Huo Feng, bagaimana ?” Zhe Yan bertanya sambil


mengamati reaksi Huo Feng. Huo Feng “emm… lebih segar dibanding yang dulu… tubuh


menjadi ringan !” Zhe Yan mengangguk “bagus, kita lihat lagi kondisimu setelah


beberapa hari meminumnya !” Huo Feng hanya mengangguk.


       Ling


Ling memeluk Huo Feng “Niang Qin, jangan menyingkirkan kami lagi !” Huo Feng


“bukankah kalian yang mau melepas yang mulia !” Ling Ling merengek “tidak


lepas, tidak akan melepas Niang Qin… selamanya, Niang Qin harus bersama kami !”


Huo Feng menghela nafas “anak kecil, kau mau sampai kapan seperti ini ! tubuh


mungilku bisa hancur olehmu !” “ah Niang Qin…” Ling Ling protes. Dong Hua


langsung melerai pelukan Ling Ling.


       Huo


Feng memperbaiki pakaiannya “Huo Feng, 7 kesayangan ?” You Zun buka suara


“mereka akan datang sesaat lagi !” Zuo Zun “ikatan ?” “sudah terbentuk sempurna


!” Huo Feng menjawab santai “jadi semua ingatan sudah kembali ?” Xin Xin


bertanya dan mendapat anggukan dari Huo Feng.


       Huo


Feng turun dari ranjang “hmm… lama tidak bergerak, badan sudah terasa kaku !


persiapkan pelatihan para jenderal. esok di lapangan Yu Ting !” berjalan keluar


ruangan tanpa berbalik. You Zun tersenyum “yang mulia sudah kembali…” Xiong


Xiong mengerutkan kening “Niang Qin masih lemah…” You Zun menatap Xiong Xiong


“beliau tidak dalam status Niang Qin-mu, beliau adalah yang mulia Shen Zhu” Zuo


Zun menatap Xin Xin yang juga khawatir “jangan khawatir… Huo Feng akan

__ADS_1


menunjukkan pada kalian, beliau tidak selemah bayangan kalian !”


__ADS_2