
Huo
Feng cemberut, membuang mukanya, tidak mau lihat Dong Hua. Dong Hua tersenyum
lembut “Feng Wei, aku tahu, hal yang kau janjikan padaku… apapun yang terjadi,
tidak akan pernah kau ingkari !” mengecup pipi Huo Feng. Huo Feng hanya melirik
sejenak. Dong Hua tersenyum manis, memasukkan tubuh keduanya ke dalam
permandian.
Dong
Hua membersihkan tubuh Huo Feng, memeriksa semua luka sebelumnya. Huo Feng
masih kesal, tidak mempedulikan Dong Hua “masih marah ?” Dong Hua memelas, Huo
Feng tidak menggubris. Dong Hua usil, menggoda tubuh kecil Huo Feng, tidak
memberinya kesempatan untuk menolak.
Dong
Hua selalu mengecek nadi Huo Feng, tangannya selalu memegang pegelangan tangan
Huo Feng. Dong Hua tidur di pelukan Huo Feng. Selain untuk mencari kenyamanan,
Dong Hua juga bertujuan mendengar denyut jantung Huo Feng. Denyut jantung Huo
Feng masih sangat lemah, walaupun sudah lebih baik dari pada 2.000 tahun lalu.
Detakannya belum kembali, bahkan belum sama dengan sebelum Huo Feng membuat
ikatan di Zuan Bao Shi Dao.
Dong
Hua tidak berani gegabah, apalagi tidak bisa memanggil Zhe Yan. Dong Hua
berusaha semampunya, dengan pengalaman obat-obatan dan darahnya, merawat Huo
Feng. Huo Feng terbangun, merasakan bau amis darah di bibirnya “Feng Wei, kau
sudah bangun !” Huo Feng mendudukkan tubuhnya “tidak perlu memberi darahmu !”
Dong Hua cemberut “Feng Wei…”
Huo
Feng memegang wajah Dong Hua, tersenyum lembut, memegang tanda fuling hua di
kening Dong Hua. Dari jari Huo Feng mengeluarkan cahaya menembus kening Dong
Hua “Feng Wei…” getar getir, takut Huo Feng mengambil ingatannya. Setelah
selesai, tanda fuling hua di kening Dong Hua bercahaya dan menjadi kristal.
Dong
Hua tidak kehilangan ingatan, membuatnya menghembuskan nafas penuh kelegaan.
Huo Feng tersenyum “tidak mempercayaiku ?” Dong Hua menggeleng “percaya… aku
hanya tidak mau kehilanganmu !” Huo Feng menyentil kepala Dong Hua “menyebalkan
!!! sudah berjanji padamu, aku pasti menepatinya ! dasar menyebalkan !” Dong
Hua cemberut, mengangguk.
Huo
Feng berbaring kembali “Feng Wei, apa sakit lagi ?” Dong Hua bertanya dengan
cemas. Huo Feng menggeleng “jangan mengorbankan darahmu lagi ! semuanya akan
membaik, hanya perlu beristirahat lebih lama” Dong Hua “Feng Wei, bagaimana
memanggil Zhe Yan ?” ikut berbaring “nanti saja ! aku masih ngantuk !” tertidur
kembali.
__ADS_1
Kedua
pasangan Zun Wang sudah menunggu mereka “Fu Qin, bagaimana Niang Qin ?” Dong
Hua keluar menemui keempatnya “sudah lebih baik… bagaimana cara memanggil Zhe
Yan ?” menatap kedua Zun Wang. Kedua Zun Wang saling melihat “bisa mencoba
menggabungkan kekuatan, membuka lubang, tapi takutnya akan mempengaruhi Huo
Feng” Zuo Zun menjelaskan.
You
Zun “apa Huo Feng sudah memaafkanmu ?” Xin Xin menatap wajah Dong Hua “Fu Qin,
fuling hua di keningmu ?” Dong Hua memegang keningnya “Feng Wei yang
merubahnya, masih belum tahu apa yag di lakukannya ! Feng Wei akan menepati
janjinya, apapun yang terjadi !” Zuo Zun mengangguk “itulah dia ! satu-satunya
kelemahannya !” cekikikan.
Cahaya
bersinar dari dalam kamar, semua bergegas ke dalam kamar. Terdapat titik-titik
cahaya berbagai warna mengelilingi bola cahaya pelangi. Zuo Zun keluar dari
kamar, melihat ke langit “Long ge…” Xin Xin menghampiri “jiejue Huo Feng sudah
menghilang…” Zuo Zun mengamati langit. Xin Xin “apa bisa ke Si Hai Ba Huang ?”
Zuo Zun mengangguk “harusnya bisa…” Xin Xin berbinar “bagus sekali ! Long ge,
kita menjemput Zhe Yan yeye…” Zuo Zun tersenyum lembut “baik…”
Tanpa
menunggu persetujuan Huo Feng, Zuo Zun bersama Xin Xin ke Si Hai Ba Huang. Xin
Xin bergegas ke Shi Li Tao Ling “Zhe Yan yeye… Zhe Yan yeye…” “siapa ? teriak
langsung menariknya “Xin Xin ! Jin Shan, kalian disini !” Xin Xin “Zhe Yan
yeye, ayo cepatlah, kita ke Cai Hong gong !” Zhe Yan menahan Xin Xin “apa sudah
bisa kesana ? bagaimana Huo Feng ?” Xin Xin “Niang Qin berubah menjadi cahaya
lagi !”
Zhe
Yan “Xin Xin, kau ke hu li dong, Ling Ling dan Gun Gun ada disana. Aku akan
segera datang ! aku akan menyiapkan obat yang sudah kuramu !” Xin Xin
mengangguk “cepatlah yeye…” Zhe Yan segera bergegas “baik… baik… cepat… cepat…”
Xin Xin menarik Zuo Zun ke Hu Li Dong.
Gun
Gun dan lainnya sedang berkumpul untuk sarapan, Xin Xin dan Zuo Zun menerobos
masuk “da ge… da ge…” Gun Gun terlonjak “Xin Xin, kalian disini ! bagaimana
Niang Qin ?” Xin Xin “Niang Qin sudah keluar dari Bing Yu Hai kemarin. Jiejue
Niang Qin sudah terbuka, kami datang untuk menjemput Zhe Yan yeye. Niang Qin
berubah menjadi cahaya lagi.” Long Nu “Xin Xin, sarapan dulu…” Xin Xin “sausau,
kami tidak bisa lama, takutnya jiejue Niang Qin akan kembali terbentuk” Ling
Ling “ayo sarapan dengan cepat. Setelah yeye datang, kita langsung berangkat”.
Dengan
adanya Zuo Zun, mereka berhasil ke Yu Zhou Da Lu, langsung ke Cai Hong gong.
__ADS_1
“Niang Qin…” Ling Ling paling pertama menerobos masuk ke kamar Huo Feng. Huo Feng
sudah terbentuk kembali dengan kening yang bercahaya. Dong Hua menoleh “Zhe
Yan…” Zhe Yan segera menghampiri “bagaimana keadaannya ?” “ada peningkatan,
tapi belum sebaik sebelumnya…” Dong Hua memberi petunjuk.
Zhe
Yan segera memeriksa “bagus… lukanya sudah membaik… apa dia bisa meminum ramuan
?” Dong Hua “Feng Wei hanya tertidur…” Zhe Yan “baik, aku akan menyiapkannya !”
segera berlalu. “Fu Qin, Niang Qin…” Gun Gun masih cemas. Dong Hua menggeleng
“tidak marah, Feng Wei hanya tidak mau semua mengkhawatirkannya !” semua
menghela nafas.
Saat
Zhe Yan membawa ramuan, Huo Feng sudah bangun. Huo Feng menghela nafas melirik
ramuan di tangan Zhe Yan “haih… sepertinya semenjak mengenal kalian, aku harus
bersahabat dengan ramuan ck…” berdecak kesal. Ling Ling mengambil ramuan dan
menyuapi Huo Feng “jadi Niang Qin harus cepat pulih, tidak perlu minum ramuan
lagi !” Huo Feng dengan cemberut tapi tetap membuka mulut meminum ramuan suapan
Ling Ling.
Semua
mengawasinya minum ramuan “Huo Feng, bagaimana ?” Zhe Yan bertanya sambil
mengamati reaksi Huo Feng. Huo Feng “emm… lebih segar dibanding yang dulu… tubuh
menjadi ringan !” Zhe Yan mengangguk “bagus, kita lihat lagi kondisimu setelah
beberapa hari meminumnya !” Huo Feng hanya mengangguk.
Ling
Ling memeluk Huo Feng “Niang Qin, jangan menyingkirkan kami lagi !” Huo Feng
“bukankah kalian yang mau melepas yang mulia !” Ling Ling merengek “tidak
lepas, tidak akan melepas Niang Qin… selamanya, Niang Qin harus bersama kami !”
Huo Feng menghela nafas “anak kecil, kau mau sampai kapan seperti ini ! tubuh
mungilku bisa hancur olehmu !” “ah Niang Qin…” Ling Ling protes. Dong Hua
langsung melerai pelukan Ling Ling.
Huo
Feng memperbaiki pakaiannya “Huo Feng, 7 kesayangan ?” You Zun buka suara
“mereka akan datang sesaat lagi !” Zuo Zun “ikatan ?” “sudah terbentuk sempurna
!” Huo Feng menjawab santai “jadi semua ingatan sudah kembali ?” Xin Xin
bertanya dan mendapat anggukan dari Huo Feng.
Huo
Feng turun dari ranjang “hmm… lama tidak bergerak, badan sudah terasa kaku !
persiapkan pelatihan para jenderal. esok di lapangan Yu Ting !” berjalan keluar
ruangan tanpa berbalik. You Zun tersenyum “yang mulia sudah kembali…” Xiong
Xiong mengerutkan kening “Niang Qin masih lemah…” You Zun menatap Xiong Xiong
“beliau tidak dalam status Niang Qin-mu, beliau adalah yang mulia Shen Zhu” Zuo
Zun menatap Xin Xin yang juga khawatir “jangan khawatir… Huo Feng akan
__ADS_1
menunjukkan pada kalian, beliau tidak selemah bayangan kalian !”