
Yang Guang menggeleng
“walaupun anda berdua berulang kali mengecewakanku, aku masih berharap untuk
yang terakhir pada anda berdua. Jika hari ini, anda menjalankan janji anda dan
memberikan kebebasanku, aku bisa menutup mata dan masih menganggap anda berdua
adalah orang tuaku. Bahkan aku masih akan kembali sewaktu-waktu melihat anda,
tapi anda berdua sungguh tidak layak.” Raja “Yang Guang, die tahu banyak
bersalah padamu, die akan membalasmu dikehidupan berikutnya. Di kehidupan ini,
karena kau sudah ditakdirkan terlahir sebagai putri raja, maka lakukanlah
tanggung jawabmu” Yang Guang menggeleng “setelah aku mengatakan semua itu, anda
masih saja seperti ini. Anda benar-benar sudah tidak bisa ditolong. Kita
pergi…” melihat ketujuh temannya dan berbalik berjalan keluar.
Raja segera berteriak “pengawal…” segera banyak pengawal
yang mengelilingi mereka “Yang Guang, kau yang memaksa die. Kau tidak bisa
pergi kemanapun. Pengawal, tahan Putri Yang Guang, bawa kembali ke Yue Xing
gong, tanpa perintah dariku, Putri Yang Guang tidak diperbolehkan keluar dari
Yue Xing gong” Yang Guang menutup mata, 1 tetes airmata jatuh dari matanya
“habislah…” para pengawal mendekatinya “Putri, tolong anda bekerja sama”
“mundur…” kata lemah keluar dari mulut Yang Guang.
Masih dengan mata tertutup dan air mata yang menetes “die,
kukira setelah melakukan semua itu, aku mempunyai arti dimatamu… kukira dengan
mengikuti permainanmu, kau sudah bisa mengakuiku… kukira dengan kebersamaan
kita selama 2 tahun ini, ada sedikit cinta untukku… kukira, walaupun kecil, kau
masih memiliki sedikit hati nurani… ternyata aku salah, aku terus menipu diriku
untuk mempercayaimu… didalam hati ayah ibumu, ada dirimu… mereka akan
memikirkan kebahagiaanmu walaupun cuma sekali… hahaha rupanya akulah yang
paling bodoh disini… mengharapkan sesuatu yang tidak pernah ada… kalian hanya
mencintai diri kalian sendiri…” terdengar jelas kekecewaan dalam suaranya “Yang
Guang…” Putri Ren Ya memegang pundaknya “Yang Guang, dengarkan kakak, taati kata-kata
ayah, kau layak menjadi Ratu Kerajaan Ming !”
Kedua tangan Yang Guang naik mengusap wajahnya beberapa
kali, menghilangkan semua air mata. Yang Guang perlahan membuka mata, tidak ada
lagi kelembutan disana, aura mendominasi, aura mengintimidasi, aura kemarahan,
dan aura membunuh keluar dari tubuhnya membuat semua yang disana merasa
ketakutan dan kedinginan. Yang Guang perlahan berbalik, menghadap raja dengan
sorot mata tajam “anda masih mengira bisa menahanku dengan permainan kecil ini
kah ? anda sepertinya lupa siapa aku… aku Yang Guang, tidak pernah tunduk pada
siapapun, tidak pernah mengikuti perintah siapapun. Yang mau kulakukan pasti
kulakukan, yang tidak ingin kulakukan, tidak ada yang bisa memaksaku, camkan
itu baik-baik !” Raja “kau tidak akan bisa keluar dari sini !” Yang Guang
__ADS_1
tertawa sinis “hanya berdasar para pengawal anda ini ! anda betul-betul sudah
tua… selama 2 tahun ini, berapa banyak pembunuh yang anda kirimkan untukku, apa
anda pernah melihat aku kalah ?”
Raja “kau…” ada kegetiran dalam hatinya, dia sudah memaksa
dan memancing kemarahan Yang Guang “jika kau tidak menurut, aku akan membunuh
ketujuh temanmu” segera para pengawal menawan ketujuhnya. Yang Guang tertawa
mengerikan “hahaha… anda bocah tua ingin bermain denganku… apa anda layak ? sudah
kukatakan sebelumnya, anda seharusnya mengikuti semua pengajaran anda sendiri,
setidaknya bisa sedikit meningkatkan nyali anda…” satu kibasan, semua pengawal
yang menyandera ketujuhnya terpelanting ke lantai. Ketujuhnya segera mengambil
pedang, bersiap melawan. Saat mereka mencari asal serangan, menemukan beberapa
batu yang tertancap dalam di pilar kayu besi, menunjukkan betapa besar kekuatan
yang dipakai Yang Guang “orangku, tidak ada yang bisa mengganggunya kecuali aku
sendiri… apa anda faham ?” dengan nada mengerikan, berbalik, berjalan keluar
dengan santai. Semua pengawal tidak berani mendekatinya.
“walaupun hanya kultivasi, dia tidak terkalahkan !” You Zun
bersama yang lain, bersama-sama melihat aksi Yang Guang. Ling Ling meneteskan
air mata dipelukan Jin Chen “Niang Qin selalu menutupi kesedihannya seorang
diri… Niang Qin…” Bai Qian “ingin sekali membantunya ! ayah seperti ini tidak
layak untuknya, meski hanya kultivasi” Zuo Zun “tidak… ini adalah rintangannya,
tidak ada yang boleh merubahnya… jika ada perubahan, penderitaannya akan
disini, selalu menemanimu disisimu… bertahanlah…’.
“tahan Yang Guang… jika membangkang, bunuh !” pengawal
kebingungan “yang tidak bertindak, akan dihukum mati…” Raja murka. Beberapa
pengawal mengumpulkan keberanian melawan Yang Guang. Yang Guang dengan santai
menjatuhkan semua, walau tidak mengambil nyawa mereka tapi tidak bisa berdiri
kembali. “Yang Guang, apa kau harus membangkang perintahku ?” Raja berteriak.
Yang Guang tersenyum miring dengan sinis “andalah yang mau mengingkari
perjanjian…” menyiulkan bunyi, segera banyak prajurit tak dikenal masuk
menyandera semua pengawal “ka… kau mau memberontak !” Raja terkejut. Yang Guang
nyengir “lihat baik-baik wajah mereka, apa anda tidak mengenali mereka ?” Raja
melihat dan terkejut.
“Da Ren…” salah satu prajurit memberi hormat “apapun yang
terjadi, kawal mereka bertujuh keluar dari ibukota…” berbisik pada prajurit itu
yang melihat kearah ketujuh pemuda dan kembali mengangguk pada Yang Guang.
Huang Guang yang melihat ada gelagat Yang Guang yang tidak beres, segera curiga
“Yang er, kami akan bertarung bersamamu hingga tetes darah terakhir” Yang Guang
tersenyum lembut berbalik ke arah Raja “apa masih ada yang ingin anda katakan ?
Yah mereka adalah para pembunuh yang anda, sebagai ayah dan ibuku yang
__ADS_1
terhormat kirimkan untuk mengambil nyawa kecilku. Mereka yang anda korbankan
hanya demi alasan mengetesku” Yang Guang menepuk tangannya, Pangeran Hui Ting
dan prajuritnya mengepung istana “Yang Guang…” Pangeran Hui Ting menyapanya.
Raja semakin terpana “Hui Ting, kau…” Yang Guang “sudah
mati… hahaha… anda betul-betul ayah yang terhormat, untuk menutup mulut, anda
tidak segan-segan membunuh keluarga sendiri !” Raja “kau… kau sudah
mempersiapkannya dengan baik ! kau sudah mengetahui keinginanku !” Yang Guang
“aku mencurigainya sejak lama, tapi tetap berusaha menghilangkan fikiran itu
berharap anda mengingatku sebagai anak anda. Mengenai mereka, aku tidak
mempersiapkan mereka. Hanya karena suatu kebetulan, mereka ingin melakukan
sesuatu untukku untuk jasa yang tidak pernah kuanggap” “Da Ren, andalah
penyelamat kami… jika bukan anda, kami sudah mati tanpa ada yang mengetahuinya…
andalah yang membuat kami mengenal diri kami sendiri, bahwa kami juga layak
hidup” Yang Guang “semua layak hidup, bahkan cacing ditanahpun memiliki hak
hidup”.
Raja “Yang Guang, aku menantangmu, jika kau menang, kau
boleh pergi, tapi kalau kalah, kau harus menuruti keinginanku !” Yang Guang tertawa
sinis “orang tua, apa kau yakin dengan permintaanmu ?” Raja mengambil pedang
“sangat yakin…” Yang Guang “baik, kuharap kali ini anda tidak akan mengingkari
kata-kata anda lagi…” semua menyingkir, memberi tempat untuk Raja dan Yang
Guang. Pertarungan segera dimulai, Yang Guang banyak mengalah diawal, memberi
kesempatan raja untuk melukai lengannya dan pundaknya 3 kali. Raja
“menyerahlah…” Yang Guang menggeleng “3 luka ini, anggap aku membayar semua
hutangku karena terlahir sebagai anakmu, bersiaplah !” dalam sekejab memukul
mundur raja dan menaruh pedang di leher raja “Yang Guang… dia ayahmu…”
Permaisuri berteriak.
Permaisuri segera berlari memapah raja, Yang Guang berbalik
menyimpan pedangnya “anda kalah…” sebuah pisau pendek menusuk punggung Yang
Guang “Yang Guang… yang mulia, apa yang anda lakukan ?” Permaisuri berteriak,
melihat yang dilakukan Raja. Raja “Yang Guang, apapun yang terjadi, kau harus
tinggal” Yang Guang kembali menitikkan air mata “anda betul-betul brengsek…
satu katapun tidak ada yang bisa dipercaya…” Raja “Yang Guang, maafkan die, die
tidak punya cara lain menahanmu… di pisau ada racun penghancur tulang, akan
bekerja dalam 1 jam. Kau tinggallah, die akan memberimu penawarnya,
teman-temanmu bisa pergi. Die janji tidak akan menyulitkan mereka” (Racun
Penghancur Tulang adalah Racun dari wilayah Han Shan – Sin Jiang, tempat asal
Permaisuri. Permaisuri dari kecil sudah meninggalkan Han Shan – Sin Jiang,
sangat jarang yang mengetahui sejarahnya. Yang Guang menguak semuanya saat
pertama kali terkena racun penghancur tulang) Yang Guang muntah darah “Yang
__ADS_1
er...” Shui Lan segera memapahnya “minum ini Yang er…” Yang Guang menatapnya,
Shui Lan berkaca-kaca menunduk.