Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 170 - Terkena Racun


__ADS_3

Yang Guang menggeleng


“walaupun anda berdua berulang kali mengecewakanku, aku masih berharap untuk


yang terakhir pada anda berdua. Jika hari ini, anda menjalankan janji anda dan


memberikan kebebasanku, aku bisa menutup mata dan masih menganggap anda berdua


adalah orang tuaku. Bahkan aku masih akan kembali sewaktu-waktu melihat anda,


tapi anda berdua sungguh tidak layak.” Raja “Yang Guang, die tahu banyak


bersalah padamu, die akan membalasmu dikehidupan berikutnya. Di kehidupan ini,


karena kau sudah ditakdirkan terlahir sebagai putri raja, maka lakukanlah


tanggung jawabmu” Yang Guang menggeleng “setelah aku mengatakan semua itu, anda


masih saja seperti ini. Anda benar-benar sudah tidak bisa ditolong. Kita


pergi…” melihat ketujuh temannya dan berbalik berjalan keluar.


          Raja segera berteriak “pengawal…” segera banyak pengawal


yang mengelilingi mereka “Yang Guang, kau yang memaksa die. Kau tidak bisa


pergi kemanapun. Pengawal, tahan Putri Yang Guang, bawa kembali ke Yue Xing


gong, tanpa perintah dariku, Putri Yang Guang tidak diperbolehkan keluar dari


Yue Xing gong” Yang Guang menutup mata, 1 tetes airmata jatuh dari matanya


“habislah…” para pengawal mendekatinya “Putri, tolong anda bekerja sama”


“mundur…” kata lemah keluar dari mulut Yang Guang.


          Masih dengan mata tertutup dan air mata yang menetes “die,


kukira setelah melakukan semua itu, aku mempunyai arti dimatamu… kukira dengan


mengikuti permainanmu, kau sudah bisa mengakuiku… kukira dengan kebersamaan


kita selama 2 tahun ini, ada sedikit cinta untukku… kukira, walaupun kecil, kau


masih memiliki sedikit hati nurani… ternyata aku salah, aku terus menipu diriku


untuk mempercayaimu… didalam hati ayah ibumu, ada dirimu… mereka akan


memikirkan kebahagiaanmu walaupun cuma sekali… hahaha rupanya akulah yang


paling bodoh disini… mengharapkan sesuatu yang tidak pernah ada… kalian hanya


mencintai diri kalian sendiri…” terdengar jelas kekecewaan dalam suaranya “Yang


Guang…” Putri Ren Ya memegang pundaknya “Yang Guang, dengarkan kakak, taati kata-kata


ayah, kau layak menjadi Ratu Kerajaan Ming !”


          Kedua tangan Yang Guang naik mengusap wajahnya beberapa


kali, menghilangkan semua air mata. Yang Guang perlahan membuka mata, tidak ada


lagi kelembutan disana, aura mendominasi, aura mengintimidasi, aura kemarahan,


dan aura membunuh keluar dari tubuhnya membuat semua yang disana merasa


ketakutan dan kedinginan. Yang Guang perlahan berbalik, menghadap raja dengan


sorot mata tajam “anda masih mengira bisa menahanku dengan permainan kecil ini


kah ? anda sepertinya lupa siapa aku… aku Yang Guang, tidak pernah tunduk pada


siapapun, tidak pernah mengikuti perintah siapapun. Yang mau kulakukan pasti


kulakukan, yang tidak ingin kulakukan, tidak ada yang bisa memaksaku, camkan


itu baik-baik !” Raja “kau tidak akan bisa keluar dari sini !” Yang Guang

__ADS_1


tertawa sinis “hanya berdasar para pengawal anda ini ! anda betul-betul sudah


tua… selama 2 tahun ini, berapa banyak pembunuh yang anda kirimkan untukku, apa


anda pernah melihat aku kalah ?”


          Raja “kau…” ada kegetiran dalam hatinya, dia sudah memaksa


dan memancing kemarahan Yang Guang “jika kau tidak menurut, aku akan membunuh


ketujuh temanmu” segera para pengawal menawan ketujuhnya. Yang Guang tertawa


mengerikan “hahaha… anda bocah tua ingin bermain denganku… apa anda layak ? sudah


kukatakan sebelumnya, anda seharusnya mengikuti semua pengajaran anda sendiri,


setidaknya bisa sedikit meningkatkan nyali anda…” satu kibasan, semua pengawal


yang menyandera ketujuhnya terpelanting ke lantai. Ketujuhnya segera mengambil


pedang, bersiap melawan. Saat mereka mencari asal serangan, menemukan beberapa


batu yang tertancap dalam di pilar kayu besi, menunjukkan betapa besar kekuatan


yang dipakai Yang Guang “orangku, tidak ada yang bisa mengganggunya kecuali aku


sendiri… apa anda faham ?” dengan nada mengerikan, berbalik, berjalan keluar


dengan santai. Semua pengawal tidak berani mendekatinya.


          “walaupun hanya kultivasi, dia tidak terkalahkan !” You Zun


bersama yang lain, bersama-sama melihat aksi Yang Guang. Ling Ling meneteskan


air mata dipelukan Jin Chen “Niang Qin selalu menutupi kesedihannya seorang


diri… Niang Qin…” Bai Qian “ingin sekali membantunya ! ayah seperti ini tidak


layak untuknya, meski hanya kultivasi” Zuo Zun “tidak… ini adalah rintangannya,


tidak ada yang boleh merubahnya… jika ada perubahan, penderitaannya akan


disini, selalu menemanimu disisimu… bertahanlah…’.


          “tahan Yang Guang… jika membangkang, bunuh !” pengawal


kebingungan “yang tidak bertindak, akan dihukum mati…” Raja murka. Beberapa


pengawal mengumpulkan keberanian melawan Yang Guang. Yang Guang dengan santai


menjatuhkan semua, walau tidak mengambil nyawa mereka tapi tidak bisa berdiri


kembali. “Yang Guang, apa kau harus membangkang perintahku ?” Raja berteriak.


Yang Guang tersenyum miring dengan sinis “andalah yang mau mengingkari


perjanjian…” menyiulkan bunyi, segera banyak prajurit tak dikenal masuk


menyandera semua pengawal “ka… kau mau memberontak !” Raja terkejut. Yang Guang


nyengir “lihat baik-baik wajah mereka, apa anda tidak mengenali mereka ?” Raja


melihat dan terkejut.


          “Da Ren…” salah satu prajurit memberi hormat “apapun yang


terjadi, kawal mereka bertujuh keluar dari ibukota…” berbisik pada prajurit itu


yang melihat kearah ketujuh pemuda dan kembali mengangguk pada Yang Guang.


Huang Guang yang melihat ada gelagat Yang Guang yang tidak beres, segera curiga


“Yang er, kami akan bertarung bersamamu hingga tetes darah terakhir” Yang Guang


tersenyum lembut berbalik ke arah Raja “apa masih ada yang ingin anda katakan ?


Yah mereka adalah para pembunuh yang anda, sebagai ayah dan ibuku yang

__ADS_1


terhormat kirimkan untuk mengambil nyawa kecilku. Mereka yang anda korbankan


hanya demi alasan mengetesku” Yang Guang menepuk tangannya, Pangeran Hui Ting


dan prajuritnya mengepung istana “Yang Guang…” Pangeran Hui Ting menyapanya.


          Raja semakin terpana “Hui Ting, kau…” Yang Guang “sudah


mati… hahaha… anda betul-betul ayah yang terhormat, untuk menutup mulut, anda


tidak segan-segan membunuh keluarga sendiri !” Raja “kau… kau sudah


mempersiapkannya dengan baik ! kau sudah mengetahui keinginanku !” Yang Guang


“aku mencurigainya sejak lama, tapi tetap berusaha menghilangkan fikiran itu


berharap anda mengingatku sebagai anak anda. Mengenai mereka, aku tidak


mempersiapkan mereka. Hanya karena suatu kebetulan, mereka ingin melakukan


sesuatu untukku untuk jasa yang tidak pernah kuanggap” “Da Ren, andalah


penyelamat kami… jika bukan anda, kami sudah mati tanpa ada yang mengetahuinya…


andalah yang membuat kami mengenal diri kami sendiri, bahwa kami juga layak


hidup” Yang Guang “semua layak hidup, bahkan cacing ditanahpun memiliki hak


hidup”.


          Raja “Yang Guang, aku menantangmu, jika kau menang, kau


boleh pergi, tapi kalau kalah, kau harus menuruti keinginanku !” Yang Guang tertawa


sinis “orang tua, apa kau yakin dengan permintaanmu ?” Raja mengambil pedang


“sangat yakin…” Yang Guang “baik, kuharap kali ini anda tidak akan mengingkari


kata-kata anda lagi…” semua menyingkir, memberi tempat untuk Raja dan Yang


Guang. Pertarungan segera dimulai, Yang Guang banyak mengalah diawal, memberi


kesempatan raja untuk melukai lengannya dan pundaknya 3 kali. Raja


“menyerahlah…” Yang Guang menggeleng “3 luka ini, anggap aku membayar semua


hutangku karena terlahir sebagai anakmu, bersiaplah !” dalam sekejab memukul


mundur raja dan menaruh pedang di leher raja “Yang Guang… dia ayahmu…”


Permaisuri berteriak.


          Permaisuri segera berlari memapah raja, Yang Guang berbalik


menyimpan pedangnya “anda kalah…” sebuah pisau pendek menusuk punggung Yang


Guang “Yang Guang… yang mulia, apa yang anda lakukan ?” Permaisuri berteriak,


melihat yang dilakukan Raja. Raja “Yang Guang, apapun yang terjadi, kau harus


tinggal” Yang Guang kembali menitikkan air mata “anda betul-betul brengsek…


satu katapun tidak ada yang bisa dipercaya…” Raja “Yang Guang, maafkan die, die


tidak punya cara lain menahanmu… di pisau ada racun penghancur tulang, akan


bekerja dalam 1 jam. Kau tinggallah, die akan memberimu penawarnya,


teman-temanmu bisa pergi. Die janji tidak akan menyulitkan mereka” (Racun


Penghancur Tulang adalah Racun dari wilayah Han Shan – Sin Jiang, tempat asal


Permaisuri. Permaisuri dari kecil sudah meninggalkan Han Shan – Sin Jiang,


sangat jarang yang mengetahui sejarahnya. Yang Guang menguak semuanya saat


pertama kali terkena racun penghancur tulang) Yang Guang muntah darah “Yang

__ADS_1


er...” Shui Lan segera memapahnya “minum ini Yang er…” Yang Guang menatapnya,


Shui Lan berkaca-kaca menunduk.


__ADS_2