
Song Xuan Ren segera kembali
melihat Xiao Jiu setelah menyampaikan beberapa patah kata pada Ye Qing Ti. Xiao
Jiu terbaring dengan wajah pucatnya “bagaimana Wang Hou ?” Huang Guang
menggeleng “dia terlalu memaksakan diri…” Tabib segera berlutut “Wang Jun,
hamba sudah berusaha semampunya tapi kondisi Wang Hou memang sangat kritis…
beliau dalam kondisi koma…” Song Xuan Ren berkaca-kaca melihat Xiao Jiu
“keluarlah…” semua memberi hormat dan keluar meninggalkan pasangan orang tua
baru. Huang Guang dan Ye Xing segera bergegas mencari keluarganya yang berjaga
di Wang Ling. Dalam serangan ke Wang Ling, Jing Guang dan Tian Ling juga
terluka. Bai Liu Dong bergantian dengan Ye Qing Ti berjaga, karena banyak
pengawal yang terluka. Lu Teng dibantu Dian Lan memperbaiki pertahanan yang
rusak.
Song Xuan Ren berbaring disamping Xiao Jiu “Xiao Jiu, jika
lelah tidurlah, tapi jangan tidur terlalu lama… aku tidak bisa tanpamu… Yun er
juga membutuhkanmu… Xiao Jiu, berkat pengaturanmu, kita bisa melalui penyerangan
kali ini dengan baik… Xiao Jiu, melihatmu bertarung sambil menggendong Yun er,
kau tidak tahu betapa takutnya aku… jika terjadi sesuatu padamu, aku juga tidak
ingin hidup lagi… Xiao Jiu, kau sudah berjanji padaku, akan selalu menemani
disisiku, kau tidak boleh mengingkarinya…” memeluk erat Xiao Jiu.
Chu Wan yang mendengar berita penyerangan di istana, sangat
mengkhawatirkan Wang Hou. Chu Wan tahu penyerangan ini dilakukan oleh Ying Wang
dan kakaknya raja Chong An guo. Chu Wan bingung, satu sisi ingin membantu Wang
Hou, satu sisi adalah suami dan kakaknya. Chu Wan hanya bisa diam di istananya,
tidak membela maupun membantu pihak manapun.
Berita penyerangan segera tersebar, termasuk berita
kelahiran pangeran kecil. Tai Hou berulang kali menjenguk Wang Hou dan
menawarkan diri merawat pangeran kecil. Song Xuan Ren dengan alasan ingin
pangeran kecil dekat dengan ibunya untuk memicu kesadaran Xiao Jiu, menahan
pangeran kecil di Xi Ning gong. Pangeran kecil diasuh oleh keluarga Bai secara
bergantian di Xi Ning gong. Song Xuan Ren mengetahui ulah Ying Wang atas
penyerangan kali ini. Tai Hou adalah ibu kandung Ying Wang, lagipula Tai Hou
tidak mengetahui tindakan Ying Wang.
Ying Wang yang mengetahui Wang Hou sakit, berasumsi Wang
Jun kehilangan satu pendukung terkuat, segera menyusun penyerangan lain. Semenjak
Wang Hou sakit, keluarga Bai bergantian menjaganya. Wang Jun menyusun
__ADS_1
pertahanan baru di istana maupun Wang Ling. Ye Qing Ti yang menyalahkan dirinya
sendiri tidak dapat menjaga keamanan Wang Jun dan Wang Hou, meningkatkan
pengamatannya. Kehidupan istana terlihat tenang tak beriak menyimpan banyak
kekacauan di dalamnya.
Tabib didatangkan dari Desa Bai Ling, khusus untuk mengobati
Wang Hou tanpa sepengetahuan lainnya. Song Xuan Ren “bagaimana Wang Hou ?” “yang
mulia, tubuh Wang Hou sangat tidak baik, tapi hamba menemukan energi dalam
tubuhnya yang sangat membantu pemulihannya.” “energi…” Huang Guang “mungkinkah
?” melihat Song Xuan Ren yang mengangguk “aku akan mengambilnya ! lebih aman
didekatnya !” Jing Guang “aku menemani anda…” bergegas ke Wang Ling. Tanpa sepengetahuan
siapapun, Song Xuan Ren mengambil Batu Ling Bi menempatkannya di bawah ranjang Xiao
Jiu. Energi Batu Ling Bi sangat lemah tapi memiliki unsur energi Cai Hong Huo
Feng, sangat membantu peningkatan dan perbaikan energi kultivasinya.
5 hari setelah adanya Batu Ling Bi, Xiao Jiu akhirnya sadar
“Xiao Jiu, kau sadar…” Song Xuan Ren segera menyapa “Wang Jun…” suara lemah
Xiao Jiu terdengar “jangan banyak bergerak, tubuhmu masih sangat lemah…” “putraku
?” Shui Lan segera membawa pangeran kecil “Xiao Jiu, dia sangat baik…” Xiao Jiu
menggendong putranya “Xuan Ren gege, sudah memilihkan nama untuknya ?” Song
Xuan Ren mengangguk, melihat 2 orang yang paling dicintainya “Song Xing Yun =
Wang Hou hanya diketahui penghuni Xi Ning gong, tidak disebarluaskan.
Ying Wang menunggu pasukan dari Chong An guo, sekali lagi
melakukan penyerangan. Bedanya kali ini, fokus penyerangan ada di istana Xi
Ning gong. Tujuan Ying Wang membunuh Wang Hou dan pangeran kecil mereka. Sesaat
sebelum penyerangan, Tai Hou mengunjungi Xi Ning gong, sedang menggendong
pangeran kecil disamping Xiao Jiu yang tertidur “Wang Hou, cepatlah sadar. Lihat
anakmu sangat merindukanmu… Yun er, anak baik, beri semangat pada Mu Hou agar
segera sembuh ya…” Mu Yun “Tai Hou, pangeran sangat baik… dengan adanya
pangeran, yang mulia sudah mulai bisa menggerakkan tangannya” “benarkah ?
sangat baik…” Tai Hou tersenyum riang.
Suara pertempuran mengalihkan pembicaraan mereka “ada apa
ini ?” “Tai Hou, anda jangan keluar… sedang ada serangan diluar…” Mu Yun
memperingati. Tai Hou ketakutan “siapa yang berani menyerang istana ?” Shui Lan
“yang mulia, jangan keluar dari sini, Mu Yun, tutup pinto, lindungi Wang Hou
dan Tai Hou…” Mu Yun mengangguk, segera menutup pintu. Suara pedang berbenturan
terus terdengar dari luar, Tai Hou gemetaran memeluk pangeran kecil. Mu Yun
__ADS_1
segera bertindak mengambil pangeran kecil dari tangan Tai Hou. Sebelumnya Mu
Yun sudah diberitahu, jika terjadi sesuatu keselamatan Wang Hou dan pangeran
kecil adalah tanggung jawabnya. Tidak boleh mempercayai siapapun kecuali Wang
Jun dan Wang Hou. Mu Yun menggendong pangeran kecil duduk di tepi ranjang Wang
Hou, dengan tatapannya yang terus mengarah ke pintu kamar.
Satu dobrakan, pintu kamar terbuka, Ying Wang dan beberapa orang
berpakaian hitam muncul “Ying er, apa yang kau lakukan ?” Ying Wang “Mu Hou,
anda disini ? jangan ada yang melukai Tai Hou” memperingati orang-orangnya “Ying
er, kau…” Ying Wang “Mu Hou, anda tenang saja, tidak ada yang akan melukai anda…
aku hanya menginginkan nyawa wanita dan anak itu” “Ying er, kau ini… kau sedang
memberontak…” Ying Wang dengan tenang “Mu Hou, apa maksud anda memberontak ?
aku hanya mengambil sesuatu yang harusnya menjadi milikku…” “Ying er…” mata Tai
Hou terpana, membulat sempurna “Ying er, dari kecil Mu Hou selalu mengajarimu
untuk hidup rukun dengan saudaramu…”.
Ying Wang tertawa sinis “hidup rukun hahaha… Mu Hou, aku
anak tertua, harusnya tahta adalah milikku… dari kecil, semua yang kuinginkan,
selalu didapatkan Song Xuan Ren dengan mudah… bahkan anda ibuku, lebih menyayanginya
daripada aku, anak kandungmu” Tai Hou “Ying er, apa yang kau bicarakan ?” “Mu
Hou, kau tenang saja, setelah membunuh wanita dan anak itu, menyingkirkan Song
Xuan Ren. Aku akan naik tahta, anda akan tetap menjadi Tai Hou… tangkap mereka
!” memerintahkan orang-orangnya.
Tai Hou menghadang di depan semua “Ying er, berhenti…
jangan melakukan kesalahan lagi…” Ying Wang “Mu Hou, apa yang kau takutkan,
mereka semua adalah orangku…” Tai Hou “siapa mereka, bukankah kau sudah tidak
memegang pasukan kerajaan ?” berusaha mengulur waktu. Ying Wang “Mu Hou, apakah
kau lupa siapa istriku !” Tai Hou terkejut “kau… kau bekerja sama dengan musuh
untuk menggulingkan negaramu sendiri ?” Ying Wang “bukan menggulingkan negara, hanya
menggulingkan Song Xuan Ren. Mu Hou, Chu Wan adalah istriku, kita sudah
berbesan dengan Chong An guo, darimana ada kata menggulingkan !”
Tai Hou menitikkan air mata “Ying er, hentikan… Mu Hou
membesarkanmu bukan untuk menjadi seperti ini !” Ying Wang “Mu Hou, anda
membesarkanku untuk menjadi seorang raja. Sekarang, aku akan mewujudkan keinginan anda… kenapa anda terus
menghalangi ? kalian, bawa Tai Hou pergi…” menyuruh 2 pelayan membawa Tai Hou “Ying
er… Ying er…” “bunuh wanita dan anak itu…” Mu Yun “hentikan, Wang Jun akan
menangkap dan menghukum anda…” Ying Wang tertawa “hahaha… Wang Jun yang kau
__ADS_1
katakan itu, akan segera bergabung dengan mereka. Berikan anak itu padaku…”
bergerak maju.