
Bab 319 –
Hai Long Wang melihat Lian Song “tidak mengerikan ? san
dian xia, apakah mau menghancurkan lautan !” Lian Song nyengir, menggaruk
tengkuknya yang tidak gatal. 4 kirin air adalah penjaga lautan. Jika sampai
salah satu bermasalah, kehidupan lautan tidak akan seimbang lagi. Gejolak,
tsunami, membeku, ombak tinggi, bahkan istana para raja laut bisa hancur. Hai
Long Wang bergegas menarik Yuan Sheng kembali ke Da Hai “san dian xia,
sebaiknya kau ikut dan melihatnya !” Lian Song menarik Zu Zhe, menemaninya
mengecek keadaan lautan. Bersama mereka, beberapa dewa dewi juga ikut termasuk
keluarga Bai, hanya meninggalkan Tian Jun Ye Hua, Mo Yuan, Sou Wan dan beberapa
tetua untuk mengurus sisanya. Tidak ada yang peduli perayaan buah persik yang
berantakan, lebih tertarik melihat xiao Di Hou yang memainkan lautan.
Saat mereka tiba, semua dikejutkan dengan Di Hou
niangniang yang sedang bermain kejar-kejaran dengan keempat kirin air. “Di Hou
niangniang, jangan sakiti mereka… Di Jun, bagaimana ini ? keempat kirin itu
adalah lambang keseimbangan lautan !” Hai Long Wang sakit kepala melihat
tingkah Huo Feng. Dong Hua acuh tak acuh “kalian yang memberikannya kuasa
selama 2 jam. Apapun yang terjadi dalam 2 jam ini adalah tanggung jawab kalian…
Di Hou tidak memiliki kesalahan apapun…” Hai Long Wang dan Lian Song
berkeringat dingin, ngeri melihat Huo Feng.
Tanpa memperdulikan pandangan semua, Huo Feng terbang
keluar dari lautan, diikuti keempat kirin dan beberapa monster laut dalam. Huo
Feng memainkan sihir pada air laut dan menembakkannya pada kirin dan
monster-monster laut yang mengikutinya “hahaha… hahaha… tangkap aku jika bisa
hahaha…”. Huo Feng berputar-putar di angkasa dan terus menembakkan air. Hai
Long Wang sakit kepala, menjadi pusing dan jatuh tidak sadarkan diri “lao ye… lao
ye…” Yuan Sheng panik.
Yuan
Chen dan Yin Ching sudah tiba, bersama para jun wang lautan. Semua terkejut
melihat apa yang dilakukan Huo Feng “Di… Di Hou… a… apa yang dilakukan Di Hou ?
san shu, bagaimana ini ? mereka tidak bisa berada lama di daratan !” menunjuk
ke para monster laut dan kirin yang berlarian dan menubrukkan diri satu dengan
yang lain. Yin Ching “san shu, ini belum sampai setengah jam… apa yang akan
terjadi setelah 2 jam ?” Lian Song terpana ‘tidak boleh memberinya Ren Yu Lei,
sangat berbahaya… bagaimana ini ? aku tidak bisa menghentikannya !’ “Dong Hua…”
mendekati Dong Hua.
Dong
Hua mengangkat tangan “Feng Wei tidak ikut campur masalah kedua Du Hua, yang
mulia tidak diperbolehkan mengganggu waktu bermainnya !” menghentikan Lian
Song. Jin Cheng mendekat “Fu Qin, Huo Feng niang melampiaskan kekesalannya pada
lautan… kita tidak bisa berbuat apa-apa !” memelas pada Lian Song. Ling Ling “Niang
Qin tidak akan menghancurkan lautan… lihatlah, walaupun bermain, Niang Qin
memberikan sumber kehidupan mereka semua…” terlihat para hewan yang bertempur
__ADS_1
melawan Huo Feng tapi mereka juga dapat bertahan hidup dengan air yang di
tembakkan Huo Feng.
Semakin
lama semakin banyak hewan laut yang naik, ikut dalam permainan. Hai Long Wang yang
dibawa pergi untuk beristirahat, tersadar setelah beberapa saat dan kembali
mendengar beberapa laporan “Long Wang, kirin air ditundukkan Di Hou… Long Wang,
monster laut Bei Hai muncul ke permukaan… Long Wang, lautan melayang… bla… bla…”
dan terakhir “Long Wang, laut… lautan menghilang…” hampir membuat jantung Hai
Long Wang berhenti berdetak.
Hai
Long Wang segera kembali, dengan mata merah memandang Lian Song yang sudah
berkeringat dingin. Huo Feng mengangkat seluruh lautan, menjadikannya bola air
raksasa di angkasa, dengan segala isinya. Hanya tersisa tanah tandus dibawahnya
tanpa kehidupan sama sekali. Tidak ada yang dapat berbicara melihat pemandangan
di hadapan mereka. Satu sisi ketar ketir dengan yang dilakukan Di Hou dan
ketakutan akan tingkat kekuatannya. Satu sisi takjub dengan permainan Di Hou
dan menikmati pemandangan di hadapan mereka.
Hai
Long Wang tidak dapat mengomentari apapun, segera berlutut di hadapan Dong Hua
“Di Jun, tolong hentikan Di Hou… seperti ini, Si Hai Ba Huang akan kehilangan
keseimbangannya !” Dong Hua nyengir “Long Wang, bukankah sebelumnya anda sangat
menyukai Di Hou yang mulia…” Hai Long Wang menggeleng “Di Jun, lao zi mengaku
Wang, bahkan yang mulia pun tidak bisa membantumu dalam hal ini !” Hai Long
Wang terbelalak “Di Jun…”.
Dong
Hua “Long Wang, kau tinggal pilih, menginginkan lautan atau Si Hai Ba Huang !”
Hai Long Wng tercengang, menatap Dong Hua dan bola air bergantian “Long Wang,
Di Hou adalah dewi yang menepati janji… jadi lakukan apa yang sudah kalian
janjikan… 2 jam ! apapun yang terjadi dalam 2 jam, itu adalah harga yang harus
dibayar atas apa yang kalian lakukan di aula” Hai Long Wang mendesah. Yuan
Sheng mengangkat Hai Long Wang “lao ye, aku yakin Xiao Feng tidak akan merusak
lautan… biarkan Xiao Feng bermain, semua akan kembali seperti sedia kala…
percayalah pada Xiao Feng…” Hai Long Wang menatap Yuan Sheng yang tersenyum
lembut.
Tidak
ada yang bersuara, menunggu waktu 2 jam berakhir. Huo Feng terlihat sangat
berenergi, tidak menunjukkan kelelahan sama sekali. Hai Long Wang berulang kali
menghela nafas. Lian Song pun berulang kali mengelus dadanya. Dong Hua
tersenyum memanjakan, melihat wanita yang bermain dengan riang gembira di dalam
bola air. Tubuhnya yang kecil sangat lincah dan ulet bisa menghindari semua
serangan, mempermainkan para monster.
Waktu
sudah hampir 2 jam, Huo Feng belum menunjukkan akan berhenti bermain. Tetapi
__ADS_1
semua yang menonton, mulai menghela nafas lega, yakin Di Hou tidak akan
menyakiti semua hewan laut itu. Tepat 2 jam, bola air pecah dan semua terjatuh
kembali mengisi daratan tandus, kecuali Di Hou. Huo Feng perlahan turun dan
duduk diatas batu sambil memakan beberapa buah-buahan yang diambilnya dari
tanaman laut “ih asin sekali… wuek… wuek… wuek…” Dong Hua mendekatinya “sudah
selesai ? sudah lapar ?” Huo Feng tersenyum ceria mengangguk.
Seekor
putri duyung naik ke daratan “terima kasih yang mulia… yang mulia, ini
persembahan kami untuk anda… kami mohon kesediaan anda untuk menyempatkan waktu
kembali ke lautan…” memberikan sebuah kalung mutiara dan sebuah mahkota “hmm…
jika yang mulia sering bermain kemari, para orang tua itu akan yuhua terkena
serangan jantung hahaha…” Huo Feng tertawa terbahak-bahak diikuti Dong Hua dan
putri duyung yang cekikikan “kami akan menyediakan tempat anda di laut dalam…”
putri duyung tersenyum manis.
Huo
Feng mengangguk “hmm… terserah kalian… jangan malas dan katakan kepada
kedelapan pantat merah itu untuk sering berolahraga hahaha…” putri duyung
cekikikan “anda benar, mereka sangat malas… mereka akan merana dengan pantat
merahnya selama beberapa saat…” pantat merah mengarah pada keempat kirin dan
monster laut. Huo Feng memakai cambuk rumput laut, mencambuk mereka saat
pertempuran.
Huo
Feng berdiri “ini kukembalikan…” memberikan buah-buah yang dipetiknya pada
putri duyung “sangat asin dan cenderung pahit… wuek…” berlagak muntah “yang
mulia tidak menyukainya !” memandang tidak suka pada buah-buah itu “carikan Di
Hou buah yang manis…” Dong Hua merangkul Huo Feng dan melirik putri duyung.
Putri duyung mengangguk dan segera masuk ke lautan. Tidak lama beberapa
lumba-lumba datang membawa beberapa buah di mulutnya.
Dong
Hua menerima, membersihkan, dan menyuapi Huo Feng “bagaimana ?” Huo Feng
berbinar “ehmmm… enak sekali… aku mau lagi… aaa…” membuka mulut kecilnya kearah
Dong Hua, yang kembali memasukkan satu buah. Para lumba-lumba dan putri duyung,
menarikan sebuah tarian diatas lautan. Selesai menari, semuanya memberi hormat
pada Huo Feng “yang mulia, kami menunggu kedatangan anda kembali !” Huo Feng
mengangkat tangan dan melambai pada mereka.
Dong
Hua tersenyum manis, merangkul Huo Feng yang asik memakan buahnya. Hai Long
Wang menghampiri “Di Hou niangniang selamat… mahkota dan kalung itu menandakan
anda sudah diakui sebagai tuan laut dalam…” Huo Feng cekikikan “Long Wang,
kalian ini para orang tua lautan, sudah seharusnya melatih mereka. Jangan
dibiarkan malas terus menerus ! gerakan mereka sungguh lamban…” sambil menggoyang-goyangkan
tangannya mengejek Hai Long Wang. Hai Long Wang cekikikan “pasti… pasti akan
dilatih hihihi…”
__ADS_1