Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 309 - Racun Ribuan Ulat


__ADS_3

            Zhe Yan “Dong Hua, coba kau lihat !” Dong Hua berbalik


“Feng Wei, bagaimana ?” Huo Feng “lebih baik…” Dong Hua “mau melihatnya ?” Huo


Feng mengangguk, menggandeng Dong Hua kembali ke paviliun, mengambil tempat


terjauh dari Sou Wan. Dong Hua melihat bunga-bunga di atas meja “Sou Wan,


jangan membawa bunga itu kemana-mana !” Huo Feng menyarankan sambil memegang


hidungnya. Dong Hua “ini Feng Ping Hua !” Zhe Yan “Sou Wan, untung saja kau


memberi jiejue mengurungnya ! tidak baik berdekatan dengan bunga ini terlalu


lama !”


            Mo Yuan “Dong Hua, apa bisa pastikan ini Feng Ping Hua ?”


Dong Hua melihat kembali dengan seksama “dimana kalian menemukannya ! hanya


beberapa kelopak ini tidak bisa memastikan !” Sou Wan “kau harus melihat tempat


tumbuhnya… aku mengurung ini karena tempat tumbuhnya memang memiliki bau yang


sangat tajam.” Dong Hua melihat Feng Wei yang bersandar di pelukannya “apa kau


bisa tahan ?” Huo Feng melihat Dong Hua yang berharap dan mencemaskannya


“baiklah…” Dong Hua tersenyum “jika tidak tahan, kita segera pergi !” Huo Feng


mengangguk.


            Dong Hua membawa Huo Feng, bersama pasangan Mo Yuan dan


Zhe Yan ke suku iblis. Sou Wan “berhati-hatilah, jangan sampai menginjaknya !


mereka cepat sekali berkembang !” Huo Feng memberi sihir pada dirinya sendiri “masih


bisa ?” Dong Hua cemas, Huo Feng mengangguk “tidak masalah…” Dong Hua tersenyum


lembut, menggenggam erat tangan Huo Feng.


            Zhe Yan “ini seperti Feng Ping Hua, tapi agak berbeda !”


“jangan menyentuhnya !” Huo Feng memperingati. Zhe Yan menggunakan sumpit


mengambil salah satu bunga, mengamati dengan seksama. Dong Hua “semenjak kapan


bunga ini tumbuh ?” Sou Wan “entah kapan tepatnya… setelah peperangan kalian,


aku sudah menyegel dan menutup tempat ini. Entah bagaimana bunga ini bisa tumbuh,


menembus dingding. Saat aku menghancurkan sini, inilah yang kutemukan ! tapi


sebelumnya bunga-bunga ini sangat mudah hancur.” Mo Yuan “Zhe Yan ?” Zhe Yan


membelah tangkai bunga dengan perlahan, segera melomcat-loncat keluar beberapa


ulat. Hanya sesaat, ulat itu menyusut dan berubah menjadi debu, seperti


terbakar dari dalam.

__ADS_1


            Sou Wan “sudah kukatakan sangat mudah hancur !” Zhe Yan


“apa sebelumnya sudah berulat ?” Sou Wan menggeleng “baru ini melihatnya !” Zhe


Yan mengambil beberapa tangkai lain dan menemukan hal yang sama. Mo Yuan “Zhe


Yan, bunga apa ini ?” Zhe Yan “kalau aku tidak salah, ini adalah Gu Zu Hua !


hanya saja yang ini masih dalam proses tumbuh. Dikatakan dalam sejarah, Gu Zu


Hua akan menghasilkan Gu Zu Du. Yang terkena akan merasa tubuhnya bagai digigit


ribuan ulat. Perlahan mengisap kekuatan dan jiwa korbannya” Sou Wan “bagaimana


ini bisa tumbuh disini ?” Mo Yuan “bagaimana cara mengatasinya ?” Dong Hua


“harusnya induknya ada di sekitar sini !” Zhe Yan “hati-hati, induknya sangat


kecil ! mencarinya sama saja mencari jarum di tumpukan jerami !”


            Dong Hua “bunga ini dulu sudah dimusnahkan ! Gu Zu Hua


dan Feng Ping Hua adalah dua macam bunga yang mirip dengan racun yang berbeda”


Zhe Yan menyambung “Gu Zu Du adalah racun ulat sementara Feng Ping Du adalah


racun bunga. Mu Shen memakai spiritualnya memusnahkan semua bunga ini.


Bagaimana bisa muncul disini !" Mo Yuan “dibanding saat pertama


melihatnya, bunga ini sudah lebih kuat dan sangat banyak !” Zhe Yan “dikatakan,


Gu Zu Hua akan mengalami 7 kali perubahan. Dilihat dari situasi saat ini,


            Sou Wan “mungkin bisa bertanya ke Mu Shen, bagaimana cara


memusnahkan bunga-bunga ini kembali !” Mo Yuan mengangguk “Niang Qin masih di


Wang Sheng Hai !” Zhe Yan “sebaiknya kita kesana ! jika sampai perubahan ke 5,


ulat-ulat ini akan keluar” Dong Hua memasang jiejue, mengurung semua bunga


didalamnya “Feng Wei, bagaimana denganmu ?” Huo Feng terus menutup hidungnya


“memiliki penciuman terlalu tajam juga masalah… walaupun sudah memakai jiejue,


bau tajam ini tetap masuk !” terlihat mata dan hidungnya berair. Dong Hua “kita


pergi ! Zhe Yan…” meninggalkan kata dan menghilang.


            Keempat anak dan keluarga masing-masing sudah berada di


Qing Qiu “Niang Qin, ada apa denganmu ?” Huo Feng menghilangkan jiejue, bersin


tanpa henti, matanya sudah meneteskan air mata “Niang Qin, minum teh ini !” Xin


Xin memberikan secangkir teh. Xiong Xiong “Niang Qin, waipo sudah menyiapkan


ini buatmu !” memberikan sebuah toples manisan. “achu… achu… achu…” Zhe Yan


yang baru tiba langsung memeriksa “alerginya bereaksi… Huo Feng, ini ada biji

__ADS_1


hitam, makanlah… jangan ditelan, kau harus mengunyahnya. Pahit, tapi baik


untukmu” Huo Feng mengambil dan mengunyahnya, tidak sampai semenit, langsung


memuntahkannya “tidak mau, pahit sekali… achu…”.


            Dong Hua “Feng Wei, bagaimana denganmu ?” Huo Feng “Hua


Zi gege achu… kepalaku pusing… achu…” jatuh tidak sadarkan diri “Feng Wei…”


segera digendong. Zhe Yan “biarkan dia beristirahat… sebaiknya bersihkan


tubuhnya agar tidak ada bau yang menempel…” Dong Hua bergegas membawa Huo Feng


pergi. Xiong Xiong “yeye, kenapa Niang Qin bisa jatuh hanya karena bau tajam ?”


Zhe Yan “ingat saat dulu mengalami hal yang sama dengan tumbuhan pencahar !”


semua mengangguk “Huo Feng baru saja chuguang, memang membutuhkan istirahat.


Apalagi tubuhnya itu belum termasuk memasuki usia matang. Huo Feng sedang


berada dalam usia yang sangat rentan. Di alam fana, bisa dikatakan, tubuhnya


sedang mengalami perubahan dari anak-anak menjadi remaja”


            Ling Ling “Zhe Yan yeye, apa bau itu begitu tajam ? lebih


tajam dari tumbuhan pencahar ?” Zhe Yan menggeleng “bagi kami, baunya tidak


seberapa… tapi Huo Feng, dari dia menjadi Xiao Jiu, penciumannya memang sangat


tajam… dulu berkat penciumannya itu, beberapa kali menyadari keusilan


teman-temannya. Tadi juga dia sendiri sudah menambah selapis jiejue, tapi masih


bisa mencium baunya !” Gun Gun “apa urusan bunga itu sudah selesai ?” Zhe Yan


menggeleng “Mo Yuan akan bertanya ke Mu Shen terlebih dahulu” Long Nu “dimana


Fu Qin Niang Qin ?” Zhe Yan “suku iblis, mereka memastikan mengurung semua


bunga sebelum kemari”.


            Dong


Hua memandikan Huo Feng dan membersihkan dirinya sendiri, memastikan semua bau


dari suku iblis tergantikan dengan bau cendana. Dong Hua juga menyalakan dupa


penenang di samping tempat tidur mereka “apa sudah baikan ? cukupkah seperti


ini ?” melihat wajah Huo Feng yang memerah karena bersin. Dong Hua memeluk Huo


Feng sambil memikirkan Gu Zu Hua ‘tahap 3… jika sesuai prediksi Zhe Yan,


kemungkinan bunga itu baru tumbuh sekitar 20.000 tahun ini ! bukankah sama


waktunya dengan saat Huo Feng membebaskan kutukan Mu Shen ? hal ini pasti


berhubungan’ Dong Hua mengirim pesan suara pada Mo Yuan dan Zhe Yan, meminta

__ADS_1


mereka menunggu. Jangan tergesa-gesa ke Wang Sheng Hai bertanya pada Mu Shen.


__ADS_2