Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 221 - Ide Cemerlang Qing Qiu Nu Jun


__ADS_3

Dong


Hua Di Jun menunggu kepulangan Bai Feng Jiu, bertekad akan makan malam bersama


malam ini. Bai Feng Jiu menjelang malam memasuki gerbang istana Tai Chen,


seperti sedang berfikir tidak memperhatikan jalannya. Bai Feng Jiu yang tidak


fokus menabrak dada bidang Dong Hua Di Jun “maaf, maaf, aku tidak sengaja”


mengangkat kepala melihat orang yang ditabraknya “Di Jun, anda belum tidur”


Dong Hua Di Jun melihat tingkah Bai Feng Jiu, merasa lucu “Jiu er, memikirkan apa


seserius itu sampai tidak memperhatikan sekitar ? kau menabrakku, kau ingin


bagaimana menggantiku ?” Bai Feng Jiu cemberut “Di Jun, aku kan tidak sengaja,


begini juga harus menggantimu… haih baiklah besok aku akan memasakkan makanan


kesukaanmu, sudah bisa kan !” Dong Hua Di Jun menggeleng “tidak cukup…” Bai


Feng Jiu ngambek “Di Jun, hanya tidak sengaja menabrak, anda juga tidak


terluka, apa perlu begitu mempersulitku !” Dong Hua Di Jun menarik tangannya


masuk “mulai saat ini, kau harus kembali makan bersamaku, tidak ada dirimu, aku


tidak berselera makan” Bai Feng Jiu cemberut melihat Dong Hua Di Jun yang


berbinar seperti anak kecil, melihat semua makanan yang masih utuh diatas meja


“anda belum makan ?” “menunggumu… makanan ini tidak ada rasanya jika makan


sendiri…” Dong Hua Di Jun sembarang mencari alasan. Bai Feng Jiu pasrah, dia


sudah terlalu lelah hari ini “baiklah, jangan mencobaiku lagi…” Dong Hua Di Jun


hanya mengangguk dan akhirnya mereka makan bersama lagi.


            Dong Hua Di Jun pun takjub dengan


peningkatan Bai Feng Jiu, semua kata-kata Zhe Yan dan Budha benar adanya. Bai


Feng Jiu begitu bertekad, tidak ada yang tidak mampu dilakukannya. Dalam 100


tahun, Bai Feng Jiu sudah belajar banyak hal terutama ilmu pedangnya 60 % sudah


dikuasainya semua. Batas waktu yang ditentukan tinggal beberapa bulan lagi,


Dong Hua Di Jun semakin tidak tenang, mengetahui sebentar lagi akan berpisah.


Dong Hua Di Jun terus memandang Bai Feng Jiu, matanya tidak pernah beralih,


bahkan memasak di dapur pun juga menemani, Selama 100 tahun, jarak diantara


mereka sudah semakin dekat, bisa membicarakan banyak hal.


            Dong Hua Di Jun beberapa kali


menyelinap ke kamar Bai Feng Jiu duduk disamping ranjang melihat wajah tidur


Bai Feng Jiu ‘Jiu er, kau harus baik-baik saja… Jiu er, walaupun aku


beribu-ribu tidak rela, tapi kau masih kecil, masa depanmu masih panjang. Jiu


er, suatu saat jika kau sudah bersama Wen Chang Di Jun, apa kau masih akan


mengingatku ? apa posisiku dihatimu saat ini ? haih Jiu er, setelah masa 100


tahun berakhir, tidak lama lagi, aku akan bertarung dengan Miao Luo. Aku akan


membawa hati yang mencintaimu pergi bersamaku, hiduplah dengan baik’


            Teringat dari pengalaman yang lalu,


Dong Hua Di Jun tidak pernah mencobai Bai Feng Jiu lagi. semakin dekat masa 100


tahun berakhir, Dong Hua Di Jun semakin tidak tenang, terutama memikirkan hal


berbahaya yang akan dilakukan Bai Feng Jiu ‘apa yang akan terjadi pada rubah


kecilnya saat dia tidak ada !’. Chong Lin sudah beberapa kali melaporkan


ketidakstabilan Miao Yi Yuan. Selain itu, suku iblis yang mengetahui Miao Luo


sebentar lagi akan bebas pun menyusun kekuatan untuk memberontak. Hal ini


membuat Tian Jun terus menerus mencari Dong Hua Di Jun. Dong Hua Di Jun pun


sudah tidak dapat menutupi keadaan Miao Yi Yuan dari Bai Feng Jiu, terutama


karena seringnya Tian Jun yang datang mencarinya. Setiap kali Tian Jun datang,


Bai Feng Jiu akan memasang tampang tidak senang. Hal ini membuat Dong Hua Di


Jun merasa lucu dan penasaran yang difikirkan Bai Feng Jiu.

__ADS_1


            Dong Hua Di Jun pun mengajak bicara


Bai Feng Jiu “Jiu er, kenapa kau tidak senang setiap kali Tian Jun datang ?”


Bai Feng Jiu pun tidak menutupi “Di Jun, aku tidak tahu bagaimana anda mengatur


dan memilih Tian Jun… tapi hal seperti ini tidak akan terjadi di Qing Qiu…”


Dong Hua Di Jun tertarik dengan pemikiran Bai Feng Jiu “ooo… jadi bagaimana Jiu


er akan mengaturnya di Qing Qiu ?” Bai Feng Jiu bertatapan Dong Hua dengan


tampang serius “aku akan mengatur orang-orang yang berkemampuan di setiap


tempat terutama posisi penting… menempatkan orang tanpa kemampuan hanya akan


menyebabkan lebih banyak masalah…” Dong Hua Di Jun cekikikan “jadi Jiu er,


bagaimana menurutmu Tian Jun ?” Bai Feng Jiu “haih… Di Jun, melihat dari jasamu


mengajariku 100 tahun ini, aku ingin memberitahumu… dengan Tian Jun yang


seperti ini, jika berganti itu diriku, sebelum yuhua dalam peperangan, aku akan


yuhua karena kekesalan” Dong Hua Di Jun tertawa terbahak-bahak “hahaha… hahaha…


Jiu er, kata-kata baik… kata-kata baik…”.


            Disaat Dong Hua Di Jun tertawa


terbahak-bahak, Lian Song dan Sie Ming berjalan masuk, memberi hormat “Di Jun,


apa yang membuat anda tertawa begitu bahagia ?” penasaran. Dong Hua Di Jun


tidak menjawab tapi bertanya balik “ada apa kalian datang bersama ?” Sie Ming


“Di Jun, Tian Jun meminta anda untuk mengikuti rapat” Bai Feng Jiu menghela


nafas “Di Jun, pergilah, hanya tersisa 2 hari aku disini, aku akan membuatkan


makanan kesukaan anda, permisi…” memberi hormat dan pergi. Dong Hua Di Jun


melihat punggung Bai Feng Jiu yang menjauh, merasa sedih dalam hatinya “Jiu er,


bagaimana kalau ikut rapat bersama ?” Bai Feng Jiu berhenti dan berbalik, Lian


Song dan Sie Ming pun melihat Bai Feng Jiu “aku ? untuk apa aku mengikuti rapat


!” Dong Hua Di Jun “Jiu er, kau adalah Qing Qiu Nu Jun, Qing Qiu juga memegang


peranan dalam Si Hai Ba Huang. Kau ikut rapat, tidak ada yang akan melarangmu !


“sebaiknya tidak Di Jun, aku tidak akan tahan melihat pengaduan yang tidak


berbobot, nanti malah tidak sopan dan menyinggung lainnya. Apalagi ada ayahku,


nanti dia akan mencambukku lagi” melirik Lian Song. Dong Hua Di Jun tersenyum,


segera berdiri menarik Bai Feng Jiu “takut apa ! ada aku ! tidak akan ada yang


berani memukulmu… kau bebas menyatakan pendapatmu… ayo…” tidak mau mendengar


bantahan, Lian Song dan Sie Ming saling melihat dan ikut keluar istana Tai


Chen.


            Di dalam aula, Bai Feng Jiu


menduduki tampatnya sebagai Qing Qiu Nu Jun di sebelah Bai Ce Di Jun. Tian Jun


sudah memulai rapat, meminta pendapat semua dalam menghadapi Miao Luo dan suku


iblis yang ingin memberontak. Kemampuan Mo Yuan Shan Shen dari tersadar sampai


saat ini, belum pulih, demikian juga yang terjadi pada Ye Hua Tai Zi. Tian Jun


tidak tahu penanganan yang tepat untuk menangani situasi, meminta Dong Hua Di


Jun untuk membereskan semua masalah. Bai Feng Jiu selalu menganggap Tian Jun


ini adalah seorang pengecut, tanpa kemampuan menempati posisi penting. Bai Feng


Jiu duduk disana acuh tak acuh mendengarkan semua laporan, tidak tahan dengan


kepengecutan Tian Jun dan tetua lainnya. Dong Hua Di Jun tersenyum


memperhatikan tingkah Bai Feng Jiu, sambil mendengarkan laporan. Dong Hua Di


Jun sangat ingin mendengar pendapat Bai Feng Jiu, mengingat sebelumnya dia


begitu pintar membuat jebakan di Qing Qiu dan saat kencan buta.


            Dong Hua Di Jun melihat Bai Feng Jiu


yang sudah tidak tahan mendengar rapat, melirik Lian Song. Lian Song pun


melihat Bai Feng Jiu dan lirikan Dong Hua Di Jun segera berdiri “Di Jun, Tian

__ADS_1


Jun, sebelumnya pernah ada peperangan yang dimenangkan tanpa mengorbankan satu


prajuritpun. Yang mulia memberanikan diri menanyakan pendapat Qing Qiu Nu Jun –


Bai Feng Jiu” Bai Feng Jiu terbelalak mendengar namanya disebut, melihat semua


mata yang memandang padanya, segera berdiri memberi hormat “san dianxia, anda


sangat pintar bercanda, aku hanya Nu Jun kecil. Yang mulia masih ingat saat


dulu melapor kondisi Qing Qiu, bukankah para tetua mengatakan ‘prajurit langit


dilatih untuk pertempuran besar’. Yang mulia percaya para tetua mempunyai lebih


banyak ide daripada yang mulia. Mainan kecil yang mulia sungguh membuat malu


jika membahasnya, yang mulia malah ingin mendengarkan ide para tetua untuk


menghadapi perang besar kali ini. Semua tahu, sekali Dong Hua Di Jun muncul,


semua masalah akan teratasi, tapi jika demikian buat apa ada pemimpin,


panglima, dan prajurit. Semua juga tahu, Dong Hua Di Jun sedang bersiap


menghadapi Miao Luo Mo Jun dan Miao Yi Hui Ming Jin. Dong Hua Di Jun sudah


mengambil tanggung jawab menghadapi yang terberat, yang mulia ingin mendengar


pendapat tetua bagaimana menghadapi para suku iblis dibawahnya !” semua


tercengang mendengar kata-kata Bai Feng Jiu. Begitu kata-kata Bai Feng Jiu


keluar, mereka tidak ada alasan lagi untuk meminta petunjuk pada Dong Hua Di


Jun. Dong Hua Di Jun tersenyum ‘Jiu er sangat pintar, dengan begitu mudah sudah


menyelesaikan masalah untukku’.


            Hu Di dan Bai Yi pun tercengang,


hanya dengan kata-kata ringan, Bai Feng Jiu sudah memojokkan para tetua. Tian


Jun pun gugup, dia pun sudah mendengar kepintaran dan kehebatan Qing Qiu Nu Jun


ini. 100 tahun ini, semua sudah tahu, Qing Qiu Nu Jun berada di istana Tai Chen


mendapat pengajaran Dong Hua Di Jun langsung. Ye Hua sebagai Tai Zi tidak tega


melihat Tian Jun yang dipojokkan, berdiri “Nu Jun, yang mulia sangat terkesan


dengan strategi Nu Jun sebelumnya. Yang mulia pribadi berharap perang kali ini


pun tidak mengorbankan nyawa prajurit. Yang mulia memberanikan diri meminta


masukan Nu Jun untuk peperangan kali ini” Bai Feng Jiu melirik Ye Hua, melirik Bai


Qian yang mengangguk padanya ‘huh kalau bukan melihat gu fu, aku sungguh malas


membantu Tian Jun dan para tetua bodoh ini’ menghela nafas dengan jengkel “Tai


Zi, anda juga termasuk menantu Qing Qiu, melihat anda, yang mulia Nu Jun akan


memberikan masukan. Tapi perang kali ini adalah antara suku langit dan suku


iblis, semua masih harus melihat bagaimana suku langit menghadapinya.” Dong Hua


Di Jun tersenyum dan penasaran ide Bai Feng Jiu.


            Bai Feng Jiu menyihir medan perang


dan beberapa bidak, semua memandang dan mendengarkan masukan Bai Feng Jiu.


Semua tercengang dengan idenya, terdengar sangat sederhana tapi didalamnya


tersimpan banyak jebakan maut. Selesai mengatakan idenya, Bai Feng Jiu tidak


menunggu pertanyaan langsung menarik kembali sihirnya “ini masukan kecil dari


yang mulia, maaf yang mulia sudah memalukan diri pada rapat Tian Jun, yang


mulia undur diri” tidak menunggu ada yang menyetujui, Bai Feng Jiu sudah hilang


dari ruang rapat. Dong Hua Di Jun dan Bai Qian menggelengkan kepala melihatnya,


keduanya tahu Bai Feng Jiu tidak senang dengan Tian Jun dan para tetua disini.


Ide yang diberikan sangat cemerlang tapi dengan otak tumpul mereka tidak tahu


memahami berapa banyak, inilah alasan Bai Feng Jiu segera pergi karena tidak


mau menjelaskan lebih banyak. Tian Jun melihat Dong Hua Di Jun “Di Jun, ini…”


segera dipotong Dong Hua Di Jun “Tian Jun, seperti yang dikatakan Qing Qiu Nu


Jun, yang mulia harus fokus menghadapi Miao Luo dan Miao Yi Hui Ming Jin,


peperangan kecil ini serahkan pada anda” menghilang dari rapat. Yang tertinggal

__ADS_1


dirapat terbengong melihat kepergian keduanya.


NB : Update kembali 3 bab perhari mulai tgl 10 ya, othor masih liburan...


__ADS_2