
Keesokan harinya, klan
langit dibawah pimpinan Mo Yuan dan Ye Hua sudah berhadapan dengan klan siluman
yang dipimpin oleh seorang panglima wanita bercadar. Di belakangnya, ada Dong
Hua yang bersama Gun Gun diatas kuda putih, beserta Hu Tie, Bai Yi, Bai Chen,
dan Zhe Yan. Panglima itu berkata dingin “Dong Hua Di Jun, hari ini klan
siluman kami akan membalaskan kematian Miao Luo Yao Jun” Dong Hua santai sambil
membelai kepala Gun Gun “Gun Gun lihat baik-baik, selalu ada yang tidak tahu
diri memanfaatkan situasi…” tidak menggubris panglima wanita itu. Panglima
wanita sempat tercengang melihat Gun Gun yang sangat mirip dengan Dong Hua Di
Jun, menghunuskan pedang menunjuk Gun Gun “siapa anak itu ? beraninya kau
membawa anak kecil dalam medan perang ! tidak peduli siapa dia, kami akan
membunuhmu dan anak itu. Klan siluman akan menguasai Si Hai Ba Huang”
Dong Hua tertawa sinis “hanya berdasar pada kemampuanmu
yang tidak murni itu…” suara Dong Hua sangat mengerikan, membuat yang
mendengarnya merinding. Wajah Dong Hua sudah berubah menyeramkan dengan hawa
membunuh yang pekat. Mo Yuan dan lainnya kaget merasakan aura emosi Dong Hua.
Sudah lama, tidak pernah melihat Dong Hua yang seemosi ini, sama seperti saat
perang dulu sebelum menjadi Tian Di Gong Zhu, bahkan aura membunuh ini lebih
menyeramkan daripada dulu. Mo Yuan saling memandang dengan Zhe Yan dan Hu Tie,
Hu Tie menghampiri “Di Jun…” Dong Hua menatap tajam panglima perang wanita itu.
Panglima perang itu tertawa sinis “memang Dong Hua Di
Jun, sebentar saja sudah bisa terbongkar olehmu… tidak sia-sia dulu aku
menyukaimu, memang pantas sebagai Tian Di Gong Zhu… katakan siapa anak itu ?”
Gun Gun dengan dingin “aku adalah Bai Gun Gun, putra Dong Hua Di Jun, anda
siapa ?” Panglima perang itu tercengang “putra ? siapa ibumu ?” Gun Gun dengan
lantang menjawab “Qing Qiu Nu Jun – Bai Feng Jiu…” Panglima itu “tidak mungkin,
dia sudah yuhua, bagaimana bisa mempunyai seorang putra Di Jun !” menatap tajam
Bai Gun Gun “aku akan membunuhmu… aku akan membunuh semua yang berhubungan
dengan Bai Feng Jiu ****** itu” satu kilatan menyerang panglima wanita. Begitu
mendekati sang panglima, segera ditangkis oleh sebuah jiejue penghalang.
Panglima itu tertawa menyeramkan “hahaha… Dong Hua Di
Jun, kau kira yang mulia masih selemah dulu… kau tidak akan bisa melukaiku…
hari ini adalah kematianmu… aku akan membunuh anak itu, membuatmu merasakan
kesakitan kehilangan orang terdekatmu, sama seperti yang kau lakukan pada Yao
Jun kami… setelah itu aku akan menyiksamu hingga mati hahaha…” “bunuh Dong Hua
Di Jun… balaskan dendam Yao Jun… bunuh Dong Hua Di Jun… balaskan dendam Yao
Jun…” terdengar teriakan dari prajurit klan siluman. Semua pun sudah melihat
keanehan pada panglima wanita, Hu Tie menghampiri Dong Hua “Di Jun, anda tahu
siapa panglima wanita itu ?” Dong Hua dengan sorot mata tajam “Ji Heng…” Hu Tie
“apa ? dia Ji Heng…”.
Panglima itu tertawa terbahak-bahak menghilangkan
cadarnya “hahaha Dong Hua Di Jun, anda sangat hebat, begitu cepat sudah
membongkar identitasku… lao shi, sudah lama tidak bertemu… bagaimana ? sekarang
Ji Heng sudah hebat, sudah layak mendampingimu kan ! bergabunglah denganku,
kita kuasai Si Hai Ba Huang bersama !” Dong Hua dan lainnya menatap tajam Ji
__ADS_1
Heng, Bai Yi “Ji Heng, hari ini aku akan membalaskan kematian Xiao Jiu…” segera
menyerang Ji Heng. Ji Heng mengibaskan tangan santai, berhasil membuat Bai Yi
mundur beberapa langkah. Bai Chen segera memapah, Zhe Yan menghampiri “jangan
gegabah, dia sudah menyerap jiwa iblis Suo Hun Yu…”.
Ji Heng menatap sinis Bai Yi “hanya dengan kemampuanmu
mau melawanku, cih, tidak tahu diri kau bahkan tidak layak menjadi mainanku…
kau sama saja dengan anak jalangmu itu. Mau salahkan, salahkan putri jalangmu
itu, terus menerus menghalangi jalanku… masih berebut lao shi denganku…” Mo
Yuan “putri Ji Heng, anda adalah putri suku iblis, bergabung dengan klan
siluman…” Ji Heng “aku mengagumi Miao Luo Yao Jun, mempunyai jodoh dengannya…
mendengar kematiannya, aku sangat sedih dan ingin membalaskan dendamnya…” Dong
Hua tertawa sinis “hahaha… balas dendam ? atau menjalankan obsesi licikmu itu
!” Ji Heng bermuka polos “lao shi, asal kau mau menikahiku, perang ini akan
kubatalkan…” Dong Hua dengan dingin “istriku hanya satu, Qing Qiu – Bai Feng
Jiu, tidak akan ada yang dapat menggantikannya” Ji Heng “lao shi, apa
kekuranganku dibandingkan dengan Bai Feng Jiu itu ! aku cantik, lebih hebat
darinya, lebih pintar darinya… kitapun memiliki kesukaan bermusik, menggambar
dan membuat puisi yang sama… akupun bisa menemanimu bermain catur… Bai Feng Jiu
itu hanya rubah muda yang tidak bisa apapun…” Dong Hua sinis “kau bahkan tidak
layak dibandingkan 1% persen kehebatannya”. Ji Heng “lao shi, dia pasti sudah
memikatmu, mereka suku rubah sangat pintar memakai sihir pemikat…” satu kilatan
lagi menyerang Ji Heng yang tertahan diluar jiejue Ji Heng.
Ji Heng tertawa “sudah kukatakan, lao shi tidak akan
dapat melukaiku…” Dong Hua sinis “kau kira dengan menyerap jiwa iblis Suo Hun
kenapa kau tidak menyukaiku ? sebelum Bai Feng Jiu datang mengganggu kita, kau
sangat memperhatikanku. Kitapun selalu bersama… bagaimana bisa hanya beberapa
bulan bersama Bai Feng Jiu, kau langsung mencampakkanku !” Dong Hua dengan
dingin “yang mulia tidak pernah menyukaimu. Dan yang kau katakan, memperhatikan
? bersama ? cih Ji Heng, hayalanmu terlalu tinggi” Ji Heng “lao shi, kalau dulu
aku tidak melarikan diri, akulah Di Hou, yang mendampingi disampingmu,
bagaimana kau bisa mengatakan tidak pernah menyukaiku ?” Dong Hua mencibir “Ji
Heng sepertinya otakmu perlu diluruskan… yang mulia tidak pernah berniat
menikahimu… rencana pernikahan yang lalu karena permintaan Meng Hao untuk
menjagamu dan permintaanmu untuk menghindari kakakmu, menyelamatkan dan
melarikan diri dengan pengawalmu Ming Su”
Ji
Heng masih tidak terima “tapi lao shi, kau sangat memperhatikanku, setiap 10
tahun datang membantuku menetralisir racun, masih menyuapiku obat… selama di
Fan Yin Gu, kita selalu bersama, kau juga selalu meminum sup buatanku…” Dong
Hua tertawa “hahaha… yang mulia ke Fan Yin Gu hanya untuk mengontrol Miao Yi
Hui Ming Jing, ada atau tidaknya kau disana, tidak akan merubah apapun.
Membantumu menetralisir racun karena permintaan Meng Hao. Menyuapimu, bukankah
kau yang memohon dan berpura-pura sakit ! selalu bersama, hahaha… yang mulia
kapan bersama denganmu, kau yang selalu meminta pada Biyiniao Nu Jun untuk
dipindahkan ke Yue Ling Yuan setiap kalinya. Supmu itu, aku sudah berkali-kali
__ADS_1
menolaknya, kau selalu membuatnya. Dan asal kau tahu, selain yang kucicipi di
Sui Li Xing, aku tidak pernah mencicipi setegukpun sup buatanmu.” Ji Heng mulai
marah “apa sebenarnya kelebihan Bai Feng Jiu, membuatmu begitu memperhatikannya
?” Dong Hua tersenyum lembut “Xiao Bai yang terbaik, dia adalah wanita yang
paling sempurna… kelebihannya ! sangat banyak, banyak hingga aku sudah tidak
dapat menyebutkannya…” Ji Heng “tapi aku yang lebih dulu mencintaimu…” Dong Hua
dingin “cinta hahaha… apa kau tahu apa itu cinta ?” Ji Heng “lao shi, aku
sangat mencintaimu, ingin menghabiskan hidupku denganmu…” Dong Hua tertawa
menyeramkan “hahaha… kau hanya mencintai dirimu sendiri… kau menginginkanku
hanya untuk sebagai batu loncatan untuk mewujudkan obsesimu…”.
Ji
Heng terkejut “tidak dapat mendapatkanmu dengan cara baik-baik, aku akan
memaksamu menjadi milikku. Selain aku, tidak ada yang boleh memilikimu…” Dong
Hua mencibir “yang mulia hanya milik Qing Qiu - Bai Feng Jiu” Ji Heng tertawa
terbahak-bahak “hahaha lao shi, tiba saatnya, kau bahkan tidak akan mengingat
siapa itu Bai Feng Jiu hahaha…” mengeluarkan Suo Hun Yu, segera hawa iblis
pekat menyeruak kemana-mana. Dong Hua memberi jiejue melindungi Gun Gun “Gun
Gun, kau bersama waigong dulu, Fu Qin akan membalaskan dendam Niang Qin. Ingat,
apapun yang terjadi jangan keluar dari jiejue dan Tian Gang Chau…” Gun Gun
mengangguk “Fu Qin, berhati-hatilah… kita masih harus menunggu Niang Qin
kembali…” Dong Hua memeluk Gun Gun, mencium kening dan kedua pipinya “baik,
kita akan menunggu bersama-sama…” memberikan Gun Gun pada Bai Yi “jika sesuatu
terjadi padaku, segera bawa Gun Gun pergi dari sini…” Bai Yi mengangguk “Di
Jun, anda harus memusnahkannya, bukan saja demi membalaskan dendam Xiao Jiu
tapi juga demi Si Hai Ba Huang” Dong Hua mengangguk, membelai kepala Gun Gun
dan menjauhi mereka.
Ji
Heng tertawa terbahak-bahak “hahaha… lao shi, kau kira bisa menyelamatkan putra
****** itu… kalian semua akan mati disini… klan siluman akan menjadi penguasa
baru Si Hai Ba Huang, hahaha…” Dong Hua sudah memegang Cang He, Mo Yuan menahan
“Dong Hua, dua kali seranganmu bahkan tidak dapat menyentuhnya, apa yang ingin
kau lakukan ?” Dong Hua “Mo Yuan, apapun yang terjadi aku akan membunuhnya hari
ini… jika aku tidak berhasil, gunakan Suo Yao Tha dan lonceng timur untuk
menyegelnya… Mo Yuan, jika aku tersesat maka bunuhlah aku…” Mo Yuan khawatir
“Dong Hua…” Dong Hua mematahkan “Mo Yuan, Xiao Bai sudah meninggalkanku, aku
sudah tidak mempunyai arti dan tujuan untuk terus hidup…” Mo Yuan terkejut
“Xiao Jiu akan kembali, bukannya dia menyuruhmu menunggunya ! bagaimana saat
dia kembali dan tidak menemukanmu !” Dong Hua tersenyum sedih “Mo Yuan, kau
masih ingin membohongiku berapa lama ! tapi aku masih ingin berterima kasih
pada kalian, memberikan harapan itu padaku… selama ini, aku hanya memegang
harapan itu untuk meneruskan hidup. Kita sama-sama tahu, Xiao Bai… Xiao Bai
tidak akan bisa kembali lagi…” menitikkan air mata, menerima kenyataan. Mo Yuan
masih berusaha membujuk “tapi Dong Hua, walau Xiao Jiu tidak bisa kembali, kau
masih mempunyai Gun Gun… Gun Gun masih sangat membutuhkanmu…” Dong Hua “Mo
Yuan, disaat Xiao Bai meninggalkanku, aku juga sudah mati saat itu… aku tahu
__ADS_1
kalian akan menjaga Gun Gun dengan baik untuk kami…”.