Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 19 – Panglima kaum siluman


__ADS_3

Keesokan harinya, klan


langit dibawah pimpinan Mo Yuan dan Ye Hua sudah berhadapan dengan klan siluman


yang dipimpin oleh seorang panglima wanita bercadar. Di belakangnya, ada Dong


Hua yang bersama Gun Gun diatas kuda putih, beserta Hu Tie, Bai Yi, Bai Chen,


dan Zhe Yan. Panglima itu berkata dingin “Dong Hua Di Jun, hari ini klan


siluman kami akan membalaskan kematian Miao Luo Yao Jun” Dong Hua santai sambil


membelai kepala Gun Gun “Gun Gun lihat baik-baik, selalu ada yang tidak tahu


diri memanfaatkan situasi…” tidak menggubris panglima wanita itu. Panglima


wanita sempat tercengang melihat Gun Gun yang sangat mirip dengan Dong Hua Di


Jun, menghunuskan pedang menunjuk Gun Gun “siapa anak itu ? beraninya kau


membawa anak kecil dalam medan perang ! tidak peduli siapa dia, kami akan


membunuhmu dan anak itu. Klan siluman akan menguasai Si Hai Ba Huang”


            Dong Hua tertawa sinis “hanya berdasar pada kemampuanmu


yang tidak murni itu…” suara Dong Hua sangat mengerikan, membuat yang


mendengarnya merinding. Wajah Dong Hua sudah berubah menyeramkan dengan hawa


membunuh yang pekat. Mo Yuan dan lainnya kaget merasakan aura emosi Dong Hua.


Sudah lama, tidak pernah melihat Dong Hua yang seemosi ini, sama seperti saat


perang dulu sebelum menjadi Tian Di Gong Zhu, bahkan aura membunuh ini lebih


menyeramkan daripada dulu. Mo Yuan saling memandang dengan Zhe Yan dan Hu Tie,


Hu Tie menghampiri “Di Jun…” Dong Hua menatap tajam panglima perang wanita itu.


            Panglima perang itu tertawa sinis “memang Dong Hua Di


Jun, sebentar saja sudah bisa terbongkar olehmu… tidak sia-sia dulu aku


menyukaimu, memang pantas sebagai Tian Di Gong Zhu… katakan siapa anak itu ?”


Gun Gun dengan dingin “aku adalah Bai Gun Gun, putra Dong Hua Di Jun, anda


siapa ?” Panglima perang itu tercengang “putra ? siapa ibumu ?” Gun Gun dengan


lantang menjawab “Qing Qiu Nu Jun – Bai Feng Jiu…” Panglima itu “tidak mungkin,


dia sudah yuhua, bagaimana bisa mempunyai seorang putra Di Jun !” menatap tajam


Bai Gun Gun “aku akan membunuhmu… aku akan membunuh semua yang berhubungan


dengan Bai Feng Jiu ****** itu” satu kilatan menyerang panglima wanita. Begitu


mendekati sang panglima, segera ditangkis oleh sebuah jiejue penghalang.


            Panglima itu tertawa menyeramkan “hahaha… Dong Hua Di


Jun, kau kira yang mulia masih selemah dulu… kau tidak akan bisa melukaiku…


hari ini adalah kematianmu… aku akan membunuh anak itu, membuatmu merasakan


kesakitan kehilangan orang terdekatmu, sama seperti yang kau lakukan pada Yao


Jun kami… setelah itu aku akan menyiksamu hingga mati hahaha…” “bunuh Dong Hua


Di Jun… balaskan dendam Yao Jun… bunuh Dong Hua Di Jun… balaskan dendam Yao


Jun…” terdengar teriakan dari prajurit klan siluman. Semua pun sudah melihat


keanehan pada panglima wanita, Hu Tie menghampiri Dong Hua “Di Jun, anda tahu


siapa panglima wanita itu ?” Dong Hua dengan sorot mata tajam “Ji Heng…” Hu Tie


“apa ? dia Ji Heng…”.


            Panglima itu tertawa terbahak-bahak menghilangkan


cadarnya “hahaha Dong Hua Di Jun, anda sangat hebat, begitu cepat sudah


membongkar identitasku… lao shi, sudah lama tidak bertemu… bagaimana ? sekarang


Ji Heng sudah hebat, sudah layak mendampingimu kan ! bergabunglah denganku,


kita kuasai Si Hai Ba Huang bersama !” Dong Hua dan lainnya menatap tajam Ji

__ADS_1


Heng, Bai Yi “Ji Heng, hari ini aku akan membalaskan kematian Xiao Jiu…” segera


menyerang Ji Heng. Ji Heng mengibaskan tangan santai, berhasil membuat Bai Yi


mundur beberapa langkah. Bai Chen segera memapah, Zhe Yan menghampiri “jangan


gegabah, dia sudah menyerap jiwa iblis Suo Hun Yu…”.


            Ji Heng menatap sinis Bai Yi “hanya dengan kemampuanmu


mau melawanku, cih, tidak tahu diri kau bahkan tidak layak menjadi mainanku…


kau sama saja dengan anak jalangmu itu. Mau salahkan, salahkan putri jalangmu


itu, terus menerus menghalangi jalanku… masih berebut lao shi denganku…” Mo


Yuan “putri Ji Heng, anda adalah putri suku iblis, bergabung dengan klan


siluman…” Ji Heng “aku mengagumi Miao Luo Yao Jun, mempunyai jodoh dengannya…


mendengar kematiannya, aku sangat sedih dan ingin membalaskan dendamnya…” Dong


Hua tertawa sinis “hahaha… balas dendam ? atau menjalankan obsesi licikmu itu


!” Ji Heng bermuka polos “lao shi, asal kau mau menikahiku, perang ini akan


kubatalkan…” Dong Hua dengan dingin “istriku hanya satu, Qing Qiu – Bai Feng


Jiu, tidak akan ada yang dapat menggantikannya” Ji Heng “lao shi, apa


kekuranganku dibandingkan dengan Bai Feng Jiu itu ! aku cantik, lebih hebat


darinya, lebih pintar darinya… kitapun memiliki kesukaan bermusik, menggambar


dan membuat puisi yang sama… akupun bisa menemanimu bermain catur… Bai Feng Jiu


itu hanya rubah muda yang tidak bisa apapun…” Dong Hua sinis “kau bahkan tidak


layak dibandingkan 1% persen kehebatannya”. Ji Heng “lao shi, dia pasti sudah


memikatmu, mereka suku rubah sangat pintar memakai sihir pemikat…” satu kilatan


lagi menyerang Ji Heng yang tertahan diluar jiejue Ji Heng.


            Ji Heng tertawa “sudah kukatakan, lao shi tidak akan


dapat melukaiku…” Dong Hua sinis “kau kira dengan menyerap jiwa iblis Suo Hun


kenapa kau tidak menyukaiku ? sebelum Bai Feng Jiu datang mengganggu kita, kau


sangat memperhatikanku. Kitapun selalu bersama… bagaimana bisa hanya beberapa


bulan bersama Bai Feng Jiu, kau langsung mencampakkanku !” Dong Hua dengan


dingin “yang mulia tidak pernah menyukaimu. Dan yang kau katakan, memperhatikan


? bersama ? cih Ji Heng, hayalanmu terlalu tinggi” Ji Heng “lao shi, kalau dulu


aku tidak melarikan diri, akulah Di Hou, yang mendampingi disampingmu,


bagaimana kau bisa mengatakan tidak pernah menyukaiku ?” Dong Hua mencibir “Ji


Heng sepertinya otakmu perlu diluruskan… yang mulia tidak pernah berniat


menikahimu… rencana pernikahan yang lalu karena permintaan Meng Hao untuk


menjagamu dan permintaanmu untuk menghindari kakakmu, menyelamatkan dan


melarikan diri dengan pengawalmu Ming Su”


Ji


Heng masih tidak terima “tapi lao shi, kau sangat memperhatikanku, setiap 10


tahun datang membantuku menetralisir racun, masih menyuapiku obat… selama di


Fan Yin Gu, kita selalu bersama, kau juga selalu meminum sup buatanku…” Dong


Hua tertawa “hahaha… yang mulia ke Fan Yin Gu hanya untuk mengontrol Miao Yi


Hui Ming Jing, ada atau tidaknya kau disana, tidak akan merubah apapun.


Membantumu menetralisir racun karena permintaan Meng Hao. Menyuapimu, bukankah


kau yang memohon dan berpura-pura sakit ! selalu bersama, hahaha… yang mulia


kapan bersama denganmu, kau yang selalu meminta pada Biyiniao Nu Jun untuk


dipindahkan ke Yue Ling Yuan setiap kalinya. Supmu itu, aku sudah berkali-kali

__ADS_1


menolaknya, kau selalu membuatnya. Dan asal kau tahu, selain yang kucicipi di


Sui Li Xing, aku tidak pernah mencicipi setegukpun sup buatanmu.” Ji Heng mulai


marah “apa sebenarnya kelebihan Bai Feng Jiu, membuatmu begitu memperhatikannya


?” Dong Hua tersenyum lembut “Xiao Bai yang terbaik, dia adalah wanita yang


paling sempurna… kelebihannya ! sangat banyak, banyak hingga aku sudah tidak


dapat menyebutkannya…” Ji Heng “tapi aku yang lebih dulu mencintaimu…” Dong Hua


dingin “cinta hahaha… apa kau tahu apa itu cinta ?” Ji Heng “lao shi, aku


sangat mencintaimu, ingin menghabiskan hidupku denganmu…” Dong Hua tertawa


menyeramkan “hahaha… kau hanya mencintai dirimu sendiri… kau menginginkanku


hanya untuk sebagai batu loncatan untuk mewujudkan obsesimu…”.


Ji


Heng terkejut “tidak dapat mendapatkanmu dengan cara baik-baik, aku akan


memaksamu menjadi milikku. Selain aku, tidak ada yang boleh memilikimu…” Dong


Hua mencibir “yang mulia hanya milik Qing Qiu - Bai Feng Jiu” Ji Heng tertawa


terbahak-bahak “hahaha lao shi, tiba saatnya, kau bahkan tidak akan mengingat


siapa itu Bai Feng Jiu hahaha…” mengeluarkan Suo Hun Yu, segera hawa iblis


pekat menyeruak kemana-mana. Dong Hua memberi jiejue melindungi Gun Gun “Gun


Gun, kau bersama waigong dulu, Fu Qin akan membalaskan dendam Niang Qin. Ingat,


apapun yang terjadi jangan keluar dari jiejue dan Tian Gang Chau…” Gun Gun


mengangguk “Fu Qin, berhati-hatilah… kita masih harus menunggu Niang Qin


kembali…” Dong Hua memeluk Gun Gun, mencium kening dan kedua pipinya “baik,


kita akan menunggu bersama-sama…” memberikan Gun Gun pada Bai Yi “jika sesuatu


terjadi padaku, segera bawa Gun Gun pergi dari sini…” Bai Yi mengangguk “Di


Jun, anda harus memusnahkannya, bukan saja demi membalaskan dendam Xiao Jiu


tapi juga demi Si Hai Ba Huang” Dong Hua mengangguk, membelai kepala Gun Gun


dan menjauhi mereka.


Ji


Heng tertawa terbahak-bahak “hahaha… lao shi, kau kira bisa menyelamatkan putra


****** itu… kalian semua akan mati disini… klan siluman akan menjadi penguasa


baru Si Hai Ba Huang, hahaha…” Dong Hua sudah memegang Cang He, Mo Yuan menahan


“Dong Hua, dua kali seranganmu bahkan tidak dapat menyentuhnya, apa yang ingin


kau lakukan ?” Dong Hua “Mo Yuan, apapun yang terjadi aku akan membunuhnya hari


ini… jika aku tidak berhasil, gunakan Suo Yao Tha dan lonceng timur untuk


menyegelnya… Mo Yuan, jika aku tersesat maka bunuhlah aku…” Mo Yuan khawatir


“Dong Hua…” Dong Hua mematahkan “Mo Yuan, Xiao Bai sudah meninggalkanku, aku


sudah tidak mempunyai arti dan tujuan untuk terus hidup…” Mo Yuan terkejut


“Xiao Jiu akan kembali, bukannya dia menyuruhmu menunggunya ! bagaimana saat


dia kembali dan tidak menemukanmu !” Dong Hua tersenyum sedih “Mo Yuan, kau


masih ingin membohongiku berapa lama ! tapi aku masih ingin berterima kasih


pada kalian, memberikan harapan itu padaku… selama ini, aku hanya memegang


harapan itu untuk meneruskan hidup. Kita sama-sama tahu, Xiao Bai… Xiao Bai


tidak akan bisa kembali lagi…” menitikkan air mata, menerima kenyataan. Mo Yuan


masih berusaha membujuk “tapi Dong Hua, walau Xiao Jiu tidak bisa kembali, kau


masih mempunyai Gun Gun… Gun Gun masih sangat membutuhkanmu…” Dong Hua “Mo


Yuan, disaat Xiao Bai meninggalkanku, aku juga sudah mati saat itu… aku tahu

__ADS_1


kalian akan menjaga Gun Gun dengan baik untuk kami…”.


__ADS_2