Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 239 - Mengingat


__ADS_3

Gadis cilik menikmati


makanannya hingga perutnya terasa penuh. Dong Hua sudah kembali, memangku dan


melayani gadis cilik. Gadis cilik juga tidak protes, membiarkan Dong Hua


melayani dan menyuapinya “ah kenyang sekali…” sambil memegang perut kecilnya.


Dong Hua tersenyum lembut “jangan terlalu kenyang, nanti perutmu sakit…” Xiao


Shen Zhu mengangguk. “Huo Feng, apa akan ke dunia ilusi ?” gadis cilik


menggeleng “nanti saja…” Budha “Xiao Shen Zhu, apa yang ingin anda lakukan ?”


Xiao Shen Zhu melihat semua, kemudian menatap Budha “lao yeye, arahat kecil ?”


Budha “sedang biguang…” Xiao Shen Zhu mengangguk.


“Hua Zi


gege…” melihat Dong Hua “ah haih aku bingung memanggilmu… perlu memanggilmu


Dong Hua kembali atau Hua Zi gege ?” Dong Hua bingung “Hua Zi gege ?” Xiao Shen


Zhu “apa kau masih belum sadar ini adalah raga kelahiran kembalimu ?” Dong Hua


mengangguk “raga 31.000 tahun…” Xiao Shen Zhu mengangguk “di kelahiranmu ini,


sebelum mengingat identitas Dong Hua Di Jun, kau memakai nama Hua Zi…” Dong Hua


mengangguk “dan nama itu hanya boleh kau yang memanggilnya !” Xiao Shen Zhu tersenyum


“Hua Zi gege… hmm… tidak buruk, yang mulia bisa menerimanya…” Xiao Shen Zhu


memainkan matanya, yang lain menggeleng-gelengkan kepalanya.


            Xiao Shen Zhu “Hua Zi gege, sudah beberapa bulan disini,


apa kau mau kembali ke Jiu Jong Tian ?” Dong Hua “bagaimana denganmu ?” Xiao


Shen Zhu “sementara aku akan beristirahat dulu, menyembuhkan semua luka ini…” Dong


Hua “ikut aku ke Jiu Jong Tian ! bisa beristirahat di Tai Chen gong” Xiao Shen


Zhu mengangguk “bisa…” You Zun “Huo Feng… bagaimana spiritualmu saat ini ?”


Xiao Shen Zhu memainkan sihir di tangannya “hampir kembali…” Budha “Xiao Shen


Zhu, apa lagi yang ingin kau lakukan ? kenapa memaksa diri seperti ini ?” Xiao


Shen Zhu cekikikan dengan tampang nakalnya “mencoba sesuatu yang baru hihihi…


ah lao hu tu, aku kan masih gadis kecil jadi aku akan bermain sebagai gadis


kecil hihihi…” Dewi Kwam In tersenyum lembut “Xiao Shen Zhu, hati sucimu selalu


menjadi hati gadis kecil tanpa noda…” Xiao Shen Zhu tertawa kecil.


            Budha “bukankah mengatakan lelah ?” Xiao Shen Zhu


mengangguk “lao yeye, terkadang aku bingung, apa yang sebenarnya kulakukan


selama ini !” menunduk. Semua saling melihat “Huo Feng, ada apa ?” You Zun


bertanya dengan lembut. Xiao Shen Zhu menggeleng menghela nafas “entahlah…


bukankah ada yang mengatakan di suatu masa akan merasakan titik jenuh…” Budha


tersenyum “pencapaian anda sudah yang tertinggi, melihat segala sesuatu menjadi

__ADS_1


datar… kenapa ? apa jiwa usil anda sudah berubah ?” Xiao Shen Zhu hanya


tersenyum. Zuo Zun “Huo Feng, kau sudah tidak perlu berjuang sendiri… lihat


segala yang kau lakukan selama ini sudah menciptakan alam semesta yang seindah


ini !” Dewi Kwam In “Xiao Shen Zhu, anda hanya perlu menikmati hidup anda


sendiri… yang lain memiliki jalannya sendiri…” Dong Hua mendengar semua


pembicaraan mereka, entah apa yang salah, merasa getar getir di hatinya.


            Gun Gun “Huo Feng, jika bosan disini, kita bisa bermain


bersama… Ching Ching dan Chang Chang juga sudah menanyakanmu… masa-masa ini


sudah terlewati, kami akan menemanimu melakukan hal yang kau inginkan !” Ling


Ling “Huo Feng, apapun yang terjadi, kami akan selalu berada disisimu,


menemanimu dan berjuang bersamamu… jangan menyimpan semua masalah sendiri


lagi…” Xiao Shen Zhu tersenyum manis “kulihat kalian juga sudah mengalami


peningkatan, sudah bisa membuka celah ke Feng Huo Cang Ling !” keduanya


mengangguk “jadi, kami akan berusaha, agar bisa berdiri berdampingan denganmu…”


Xiao Shen Zhu tersenyum “lihatlah mereka… jika dulu mendengar hal ini, yang


mulia akan melempar semuanya…” melirik ke empat dewa dewi sambil melirik


anak-anaknya. Budha cekikikan “hihihi akhirnya ada yang bisa membuat anda


berhenti dan menunggu…”


            Xiao Shen Zhu berdiri “ah… sudahlah… lihat peningkatan kalian


semudah itu hahaha…” Dong Hua tercengang mendengar keinginan semua, menyadari


yang berlatih untuk bisa berdiri mendampingi gadis cilik ini, bukan hanya dia


seorang. Dong Hua tidak tahu hubungan para dewa dewi yang datang ini dengan


gadis cilik ini, membuatnya gelisah.


            Budha “jadi… apa yang ingin anda lakukan ?” Xiao Shen Zhu


“sudah kukatakan sesuatu yang baru… kalian juga akan tahu pada saatnya…” Zuo


Zun menghela nafas “haih gadis cilik, bisakah kau berhenti sejenak… baru


menyelesaikan 1 misi, kau sudah memikirkan hal lain lagi…” You Zun “kembalilah


ke Yu Zhou Da Lu…” Xiao Shen Zhu “ah Yu Zhou Da Lu, ada kalian para dewa dewi


tua, buat apa yang mulia kesana !” Ling Ling “jika begitu, ikut aku saja ke


Qing Qiu, tidak lama lagi akan ada perayaan…” Xiao Shen Zhu segera berbinar


“baik-baik…” semua melihat wajah ceria Xiao Shen Zhu dan tersenyum lembut.


            Dong Hua “Xiao Shen Zhu, jika anda memanggilku Hua Zi,


jadi yang mulia harus memanggilmu apa ?” Xiao Shen Zhu “nama yang kau berikan


padaku sangat banyat… Xiao Bai, Jiu er, Feng Wei, mau memakai yang mana ?” Dong


Hua melihat tanda fengwei hua di kening gadis kecil “Feng Wei…” Xiao Shen Zhu

__ADS_1


memainkan matanya. Dong Hua melihatnya, segera memeluk gadis cilik “hei, apa


yang kau lakukan ?” Dong Hua “bisa kupastikan… kau gadis cilik adalah milikku,


kesayanganku…” awalnya tidak percaya bisa mengeluarkan kata-kata itu. Tapi


begitu keluar, Dong Hua malah merasa ini adalah kata-kata yang tepat


dikeluarkannya. Xiao Shen Zhu memajukan bibirnya “mana ada murid seperti kau


ini… selalu mencari keuntungan dari gurunya…” Dong Hua menyentil kening gadis


cilik “setelah dewasa, yang mulia akan menikahimu menjadi Dong Hua Di Jun – Di


Hou” gadis cilik cemberut, menggosok keningnya “siapa yang mau menikah denganmu


!” Dong Hua tersenyum manis, mencium pipi gadis cilik “kau sudah tidak bisa


kemanapun… aku sudah melihat seluruh tubuhmu, jadi aku akan bertanggung jawab


padamu…” Xiao Shen Zhu cemberut membuang mukanya yang sudah memerah “dasar


mesum…” Dong Hua cekikikan, entah kenapa dia sangat suka melihat wajah merah


gadis cilik.


            Dong Hua menatap lembut gadis cilik di pelukannya


“istirahatlah… sudah mengeluarkan begitu banyak tenaga, sudah lelahkan !” Xiao


Shen Zhu bergerak tak nyaman “aku ingin berendam, tubuhku gatal…” Dong Hua


awalnya tercengang, tapi segera bisa menguasai diri “baik, tapi tidak boleh


lama… lukamu baru menutup, tidak boleh terlalu lama terkena air !” Xiao Shen


Zhu “turunkan aku…” Dong Hua menatap gadis cilik, segera menggeleng “aku


menemanimu…” Xiao Shen Zhu “hei… apa kau tidak tahu pria dan wanita tidak boleh


bersentuhan !” Dong Hua memainkan wajahnya “iyakah ! tapi itu hanya berlaku


untuk yang lain… aku sudah melihat tubuhmu, aku juga akan memperlihatkan


tubuhku padamu…” Xiao Shen Zhu terbelalak mendengar kata-kata tidak tahu malu


dari seorang Dong Hua Di Jun “si… siapa yang mau melihat tubuhmu !” membuang


muka.


            Dong Hua nyengir ‘gadis cilik, apa hubungan kita


sebenarnya ? aku sendiri tidak tahu memiliki sisi seperti ini ! tapi bersamamu,


seakan aku tidak perlu menahan apapun… aku bisa bebas melakukan dan menjadi


apapun… gadis cilik, aku tidak akan pernah melepasmu… kau adalah milikku, hanya


bisa menjadi milikku… entah perasaan apa ini ! apa ini yang dikatakan cinta ?


jika benar ini cinta, maka aku sangat mencintaimu gadis cilik… entah apa yang


sudah kau lakukan padaku ! aku seperti sudah terikat padamu… tidak sanggup


tidak melihatmu… perasaan apa ini sebenarnya !’ menggendong Xiao Shen Zhu ke


permandian air panas. Dong Hua memangku Xiao Shen Zhu “Feng Wei, ceritakan


bagaimana dulu hubungan kita !” Xiao Shen Zhu “kenapa ? sangat penasaran dengan

__ADS_1


hubunganmu bersama yang mulia…” Dong Hua mengangguk.


__ADS_2