
Gadis cilik menikmati
makanannya hingga perutnya terasa penuh. Dong Hua sudah kembali, memangku dan
melayani gadis cilik. Gadis cilik juga tidak protes, membiarkan Dong Hua
melayani dan menyuapinya “ah kenyang sekali…” sambil memegang perut kecilnya.
Dong Hua tersenyum lembut “jangan terlalu kenyang, nanti perutmu sakit…” Xiao
Shen Zhu mengangguk. “Huo Feng, apa akan ke dunia ilusi ?” gadis cilik
menggeleng “nanti saja…” Budha “Xiao Shen Zhu, apa yang ingin anda lakukan ?”
Xiao Shen Zhu melihat semua, kemudian menatap Budha “lao yeye, arahat kecil ?”
Budha “sedang biguang…” Xiao Shen Zhu mengangguk.
“Hua Zi
gege…” melihat Dong Hua “ah haih aku bingung memanggilmu… perlu memanggilmu
Dong Hua kembali atau Hua Zi gege ?” Dong Hua bingung “Hua Zi gege ?” Xiao Shen
Zhu “apa kau masih belum sadar ini adalah raga kelahiran kembalimu ?” Dong Hua
mengangguk “raga 31.000 tahun…” Xiao Shen Zhu mengangguk “di kelahiranmu ini,
sebelum mengingat identitas Dong Hua Di Jun, kau memakai nama Hua Zi…” Dong Hua
mengangguk “dan nama itu hanya boleh kau yang memanggilnya !” Xiao Shen Zhu tersenyum
“Hua Zi gege… hmm… tidak buruk, yang mulia bisa menerimanya…” Xiao Shen Zhu
memainkan matanya, yang lain menggeleng-gelengkan kepalanya.
Xiao Shen Zhu “Hua Zi gege, sudah beberapa bulan disini,
apa kau mau kembali ke Jiu Jong Tian ?” Dong Hua “bagaimana denganmu ?” Xiao
Shen Zhu “sementara aku akan beristirahat dulu, menyembuhkan semua luka ini…” Dong
Hua “ikut aku ke Jiu Jong Tian ! bisa beristirahat di Tai Chen gong” Xiao Shen
Zhu mengangguk “bisa…” You Zun “Huo Feng… bagaimana spiritualmu saat ini ?”
Xiao Shen Zhu memainkan sihir di tangannya “hampir kembali…” Budha “Xiao Shen
Zhu, apa lagi yang ingin kau lakukan ? kenapa memaksa diri seperti ini ?” Xiao
Shen Zhu cekikikan dengan tampang nakalnya “mencoba sesuatu yang baru hihihi…
ah lao hu tu, aku kan masih gadis kecil jadi aku akan bermain sebagai gadis
kecil hihihi…” Dewi Kwam In tersenyum lembut “Xiao Shen Zhu, hati sucimu selalu
menjadi hati gadis kecil tanpa noda…” Xiao Shen Zhu tertawa kecil.
Budha “bukankah mengatakan lelah ?” Xiao Shen Zhu
mengangguk “lao yeye, terkadang aku bingung, apa yang sebenarnya kulakukan
selama ini !” menunduk. Semua saling melihat “Huo Feng, ada apa ?” You Zun
bertanya dengan lembut. Xiao Shen Zhu menggeleng menghela nafas “entahlah…
bukankah ada yang mengatakan di suatu masa akan merasakan titik jenuh…” Budha
tersenyum “pencapaian anda sudah yang tertinggi, melihat segala sesuatu menjadi
__ADS_1
datar… kenapa ? apa jiwa usil anda sudah berubah ?” Xiao Shen Zhu hanya
tersenyum. Zuo Zun “Huo Feng, kau sudah tidak perlu berjuang sendiri… lihat
segala yang kau lakukan selama ini sudah menciptakan alam semesta yang seindah
ini !” Dewi Kwam In “Xiao Shen Zhu, anda hanya perlu menikmati hidup anda
sendiri… yang lain memiliki jalannya sendiri…” Dong Hua mendengar semua
pembicaraan mereka, entah apa yang salah, merasa getar getir di hatinya.
Gun Gun “Huo Feng, jika bosan disini, kita bisa bermain
bersama… Ching Ching dan Chang Chang juga sudah menanyakanmu… masa-masa ini
sudah terlewati, kami akan menemanimu melakukan hal yang kau inginkan !” Ling
Ling “Huo Feng, apapun yang terjadi, kami akan selalu berada disisimu,
menemanimu dan berjuang bersamamu… jangan menyimpan semua masalah sendiri
lagi…” Xiao Shen Zhu tersenyum manis “kulihat kalian juga sudah mengalami
peningkatan, sudah bisa membuka celah ke Feng Huo Cang Ling !” keduanya
mengangguk “jadi, kami akan berusaha, agar bisa berdiri berdampingan denganmu…”
Xiao Shen Zhu tersenyum “lihatlah mereka… jika dulu mendengar hal ini, yang
mulia akan melempar semuanya…” melirik ke empat dewa dewi sambil melirik
anak-anaknya. Budha cekikikan “hihihi akhirnya ada yang bisa membuat anda
berhenti dan menunggu…”
Xiao Shen Zhu berdiri “ah… sudahlah… lihat peningkatan kalian
semudah itu hahaha…” Dong Hua tercengang mendengar keinginan semua, menyadari
yang berlatih untuk bisa berdiri mendampingi gadis cilik ini, bukan hanya dia
seorang. Dong Hua tidak tahu hubungan para dewa dewi yang datang ini dengan
gadis cilik ini, membuatnya gelisah.
Budha “jadi… apa yang ingin anda lakukan ?” Xiao Shen Zhu
“sudah kukatakan sesuatu yang baru… kalian juga akan tahu pada saatnya…” Zuo
Zun menghela nafas “haih gadis cilik, bisakah kau berhenti sejenak… baru
menyelesaikan 1 misi, kau sudah memikirkan hal lain lagi…” You Zun “kembalilah
ke Yu Zhou Da Lu…” Xiao Shen Zhu “ah Yu Zhou Da Lu, ada kalian para dewa dewi
tua, buat apa yang mulia kesana !” Ling Ling “jika begitu, ikut aku saja ke
Qing Qiu, tidak lama lagi akan ada perayaan…” Xiao Shen Zhu segera berbinar
“baik-baik…” semua melihat wajah ceria Xiao Shen Zhu dan tersenyum lembut.
Dong Hua “Xiao Shen Zhu, jika anda memanggilku Hua Zi,
jadi yang mulia harus memanggilmu apa ?” Xiao Shen Zhu “nama yang kau berikan
padaku sangat banyat… Xiao Bai, Jiu er, Feng Wei, mau memakai yang mana ?” Dong
Hua melihat tanda fengwei hua di kening gadis kecil “Feng Wei…” Xiao Shen Zhu
__ADS_1
memainkan matanya. Dong Hua melihatnya, segera memeluk gadis cilik “hei, apa
yang kau lakukan ?” Dong Hua “bisa kupastikan… kau gadis cilik adalah milikku,
kesayanganku…” awalnya tidak percaya bisa mengeluarkan kata-kata itu. Tapi
begitu keluar, Dong Hua malah merasa ini adalah kata-kata yang tepat
dikeluarkannya. Xiao Shen Zhu memajukan bibirnya “mana ada murid seperti kau
ini… selalu mencari keuntungan dari gurunya…” Dong Hua menyentil kening gadis
cilik “setelah dewasa, yang mulia akan menikahimu menjadi Dong Hua Di Jun – Di
Hou” gadis cilik cemberut, menggosok keningnya “siapa yang mau menikah denganmu
!” Dong Hua tersenyum manis, mencium pipi gadis cilik “kau sudah tidak bisa
kemanapun… aku sudah melihat seluruh tubuhmu, jadi aku akan bertanggung jawab
padamu…” Xiao Shen Zhu cemberut membuang mukanya yang sudah memerah “dasar
mesum…” Dong Hua cekikikan, entah kenapa dia sangat suka melihat wajah merah
gadis cilik.
Dong Hua menatap lembut gadis cilik di pelukannya
“istirahatlah… sudah mengeluarkan begitu banyak tenaga, sudah lelahkan !” Xiao
Shen Zhu bergerak tak nyaman “aku ingin berendam, tubuhku gatal…” Dong Hua
awalnya tercengang, tapi segera bisa menguasai diri “baik, tapi tidak boleh
lama… lukamu baru menutup, tidak boleh terlalu lama terkena air !” Xiao Shen
Zhu “turunkan aku…” Dong Hua menatap gadis cilik, segera menggeleng “aku
menemanimu…” Xiao Shen Zhu “hei… apa kau tidak tahu pria dan wanita tidak boleh
bersentuhan !” Dong Hua memainkan wajahnya “iyakah ! tapi itu hanya berlaku
untuk yang lain… aku sudah melihat tubuhmu, aku juga akan memperlihatkan
tubuhku padamu…” Xiao Shen Zhu terbelalak mendengar kata-kata tidak tahu malu
dari seorang Dong Hua Di Jun “si… siapa yang mau melihat tubuhmu !” membuang
muka.
Dong Hua nyengir ‘gadis cilik, apa hubungan kita
sebenarnya ? aku sendiri tidak tahu memiliki sisi seperti ini ! tapi bersamamu,
seakan aku tidak perlu menahan apapun… aku bisa bebas melakukan dan menjadi
apapun… gadis cilik, aku tidak akan pernah melepasmu… kau adalah milikku, hanya
bisa menjadi milikku… entah perasaan apa ini ! apa ini yang dikatakan cinta ?
jika benar ini cinta, maka aku sangat mencintaimu gadis cilik… entah apa yang
sudah kau lakukan padaku ! aku seperti sudah terikat padamu… tidak sanggup
tidak melihatmu… perasaan apa ini sebenarnya !’ menggendong Xiao Shen Zhu ke
permandian air panas. Dong Hua memangku Xiao Shen Zhu “Feng Wei, ceritakan
bagaimana dulu hubungan kita !” Xiao Shen Zhu “kenapa ? sangat penasaran dengan
__ADS_1
hubunganmu bersama yang mulia…” Dong Hua mengangguk.