
Beberapa hari kemudian, Song
Xuan Ren kembali ke istana, sementara Bai Xiao Jiu bersama keluarganya ke
kediaman Bai di ibukota. Song Xuan Ren yang membawa kemenangan pulang membuat
Song Xuan Ying semakin membencinya. Wang Jun membawa Song Xuan Ren ke Wang Ling,
melihat pusaka kerajaan ‘Batu Ling Bi’. “Ren er, inilah batu pusaka negara
kita…” Song Xuan Ren “aku tahu Fu Wang…” Wang Jun terkejut menatap Song Xuan
Ren “mungkin batu ini benar-benar pusaka…” Wang Jun “Ren er…” Song Xuan Ren
menatap ayahnya “Fu Wang, ada hal yang ingin Ren er bicarakan dengan Fu Wang…”
mengajak Wang Jun duduk.
Song Xuan Ren perlahan menceritakan kehidupan kembalinya, segala
yang terjadi di kehidupan sebelumnya. Wang Jun mengangguk “mungkin benar kau
berjodoh dengan Batu Ling Bi… Ren er, Fu Wang bisa melihat perubahanmu semenjak
bangun dari koma, inikah sebabnya ?” Song Xuan Ren mengangguk. Wang Jun
menghela nafas “Ren er, Fu Wang sudah tahu ambisi Ying er, tapi bagaimanapun
dia adalah kakakmu, anak Fu Wang dan Mu Hou mu. Ren er, berjanjilah pada Fu
Wang, suatu saat, jika keadaan berada diluar kendalimu dan disebabkan oleh Ying
er, berikan dia satu jalan hidup.” Song Xuan Ren “Fu Wang, aku akan
mengusahakannya, semoga kali ini aku bisa merubah keadaan” Wang Jun mengangguk.
Wang Jun “siapa gadis yang kau katakan ?” Song Xuan Ren
tersenyum “Bai Xiao Jiu…” Wang Jun tersenyum mengangguk “jadi semenjak kau
bangun, menolak semua perjodohan yang diaturkan untukmu, untuk menunggu gadis
ini ?” Song Xuan Ren mengangguk “Fu Wang, Ren er sangat mencintainya, rela
sehidup semati dengannya… kali ini, Ren er akan menggenggam tangannya dengan
erat…” Wang Jun “gadis itu anak yang baik, Fu Wang yakin dia bisa membantumu
mengelola negara Cheng Yu. Beberapa hari lagi, Fu Wang akan memanggil mereka ke
istana dan segera menjodohkan kalian” Song Xuan Ren berbinar “terima kasih Fu
Wang…” Wang Jun menepuk-nepuk punggung Song Xuan Ren “Ren er, kau mengikuti
darah ayah dan ibu… walaupun Fu Wang menyayangi Mu Hou-mu yang sekarang, tapi
cinta Fu Wang hanya untuk ibumu… demi ibumu, Fu Wang menerima persyaratan
kakekmu untuk menikahi kedua kakak beradik. Ren er, jaga baik-baik Bai Xiao
Jiu, jangan mengulang kesalahan Fu Wang” Song Xuan Ren “Ren er akan menjaganya Fu
Wang, bahkan dengan nyawaku…”
Wang Jun “Ren er, sesuai dengan ceritamu, hidup Fu Wang
tidak lama lagi… Fu Wang ingin melihatmu menikah sebelum hari itu tiba… Fu Wang
ingin membawa kabar bahagiamu menemui ibumu, mengatakan padanya kesuksesanmu”
Song Xuan Ren “Fu Wang, sebelumnya, Ren er sudah menyatakan keinginan dan
janjiku pada Tuan Bai… tapi Ren er tidak ingin memaksa Xiao Jiu, Ren er ingin Xiao
Jiu dengan senang hati menerima dan mencintaiku…” Wang Jun “apa kau ada
mengatakan padanya tentang kehidupan kembalimu ?” Song Xuan Ren menggeleng “Fu
__ADS_1
Wang, sebelumnya Ren er takut merubah takdir yang ada, tidak merubah apapun
hingga bertemu Xiao Jiu di medan perang. Dengan Ren er yang mengikutinya dan
mengetahui latar belakang dan keluarganya, semua cerita di belakangnya sudah
mulai berubah. Ren er, tidak ingin memberi beban padanya…” Wang Jun bisa
mengerti kekhawatiran Song Xuan Ren.
Wang Jun “baik, karena sekarang, identitasnya sudah jelas,
Fu Wang akan berdiskusi dengan Bai tua untuk perjodohan kalian. Tentang Bai
Xiao Jiu, kau cari cara sendiri.” Song Xuan Ren tersenyum “Ren er mempunyai
kepercayaan diri Fu Wang. Sebelumnya karena tidak tahu mengenai Xiao Jiu
membuat Ren er banyak salah faham padanya. Sekarang, Ren er dan Xiao Jiu sudah
berjanji untuk tidak menyembunyikan apapun. Xiao Jiu yang sekarang lebih ceria
dan tidak memendam masalahnya. Xiao Jiu sudah mulai menerima Ren er, ini juga
berkat bantuan keluarganya” Wang Jun “bagus, ada keluarganya yang mendukungmu, kau
pasti berhasil mendapatkannya. Hanya Ye Qing Ti…” Song Xuan Ren menggeleng “Qing
Ti adalah orang yang jujur dan setia. Di kehidupan sebelumnya, Qing Ti tetap
setia pada Ren er, walaupun menyukai Xiao Jiu. Fu Wang, dari awal aku sudah
memperlihatkan pada Qing Ti, Xiao Jiu adalah hak milikku. Setahu Ren er, Xiao
Jiu tidak menganggap Qing Ti sama sekali. Matanya yang melihat Qing Ti sama
dengan melihat lainnya.” Wang Jun mengangguk “bagaimanapun, lebih aman
jika kau sudah menikahi Bai Xiao Jiu
secara resmi…” Song Xuan Ren tersenyum.
istana. Bai Liu Dong, membawa kedelapan anaknya masuk ke istana. Wang Jun
sangat bahagia, Bai tua adalah temannya, dulu pernah menyelamatkan hidupnya
sekali. Sudah bertahun-tahun mereka berteman, Bai tua adalah salah satu
penasehat dan kekuatan di belakang Wang Jun. “Bai tua, sudah berapa banyak
surat yang kukirimkan, kau baru bersedia menemuiku saat ajalku sudah hampir
tiba” mencibir Bai Liu Dong yang cekikikan “maaf Wang Jun, anda tahu diriku
tidak suka dengan semua aturan itu…” “cih jangan mencari alasan, sudah kukatakan
untukmu, semua aturan itu tidak berlaku untukmu…” “hihihi maaf… maaf… aku ini
bukannya karena terlalu sayang keluarga. Anak-anakku senang di desa, jika aku
menemanimu di ibukota, bukankah aku akan kesepian hahaha…”
“oh
anakmu… mana Bai Xiao Jiu yang kau bangga-banggakan itu ?” Bai Liu Dong menarik
Xiao Jiu “Xiao Jiu, beri hormat…” Bai Xiao Jiu tersenyum dengan wibawa, ada
cahaya pelangi di matanya, sempat terlihat Wang Jun dan Wang Hou, membuat
mereka tercengang “Bai Xiao Jiu memberi hormat pada Wang Jun dan Wang Hou…”
‘gadis ini bukan gadis sembarangan, sangat cocok dengan Ren er. Mereka berdua
akan menjayakan Kerajaan Song… betul-betul keberuntungan berpihak pada kami…’
dalam benak Wang Jun. Wang Jun segera menerima hormatnya “anak baik… sini yang
__ADS_1
mulia melihatmu…” “benar-benar anak yang sangat cantik…” Wang Hou pun sangat
menyukai Bai Xiao Jiu. Wang Jun melirik Song Xuan Ren dan mengangguk padanya,
membuat Song Xuan Ren tersenyum manis. Wang Jun menatap Wang Hou sambil
tersenyum, Wang Hou pun segera mengerti keadaan dan menyetujuinya.
“mari
Bai tua, kita sudah lama tidak berbincang…” Wang Jun mengajak Bai Liu Dong ke
ruangan lain, sementara Song Xuan Ren dan Wang Hou menjamu delapan anak “Xiao
Jiu, dengar-dengar keahlian memasakmu sangat bagus, kapan yang mulia bisa
mencicipinya ?” Xiao Jiu “yang mulia Wang Hou, jangan mendengarkan rumor
diluar, keahlian memasak gadis kecil ini hanya karena keisengan belaka… suka
makan jadi suka masak…” “hahaha betul-betul semua harus berasal dari kesukaan
baru bisa berkembang dengan baik… Ren er pasti sudah pernah mencicipinya kan ?”
Song Xuan Ren mengangguk “terbaik…” Wang Hou tertawa “langka… sangat langka…
kudengar kalian semua belum memiliki pasangan, dengan ketampanan dan kecantikan
kalian tentunya tidak susah mendapatkan pasangan” “yang mulia, saat ini kami
tidak memikirkannya” semua tersenyum lembut menatap Xiao Jiu. Wang Hou bisa
merasakan ikatan kasih sayang antara delapan kakak beradik ini. Yang
terpenting, mereka semua sangat menyayangi Bai Xiao Jiu jadi rela menjaganya
daripada mencari pasangan sendiri.
Wang
Hou tersenyum “nah, kalau Xiao Jiu sudah menikah, berarti saatnya kalian juga
memilih pasangan” wajah Xiao Jiu segera memerah “yang mulia, apa yang anda
katakan, aku… aku masih kecil…” Wang Hou tertawa melihat wajah imut Bai Xiao
Jiu yang malu “hmm 15 tahun, aku saat seumuranmu sudah hamil Ying er…” semakin
merahlah wajah Bai Xiao Jiu “Mu Hou, jangan menggoda Xiao Jiu lagi…” Song Xuan
Ren membela, Wang Hou tersenyum “kau lihat, belum apa-apa, kau sudah begitu
membelanya…” Song Xuan Ren menatap lembut Xiao Jiu. Wang Hou mengambil tangan
Bai Xiao Jiu “Xiao Jiu, anak ini adalah anak nakal… jika dia berani
menyakitimu, beritahu Mu Hou, Mu Hou akan membantumu memberinya pelajaran…”
semakin tertunduklah Bai Xiao Jiu.
Tian Ling tidak tahan menggodanya “lihat xiao meimei,
sekarang sudah bertambah yang mulia Wang Hou yang menjadi Mu Hou-mu yang
bersedia membelamu…” Bai Xiao Jiu mendelik ke Tian Ling. Wang Hou cekikikan
“tidak salah tidak salah, nah Xiao Jiu, kalian harus secepatnya menikah. Jika
kau tidak cepat menikah, kakak-kakakmu ini tidak akan tenang mencari pasangan
mereka.” Semua cekikikan, Xiao Jiu bahkan tidak berani mengangkat wajahnya.
Song Xuan Ren melihat kecanggungan Xiao Jiu, segera menariknya “Mu Hou, aku
akan membawa Xiao Jiu berkeliling, apa anda sekalian mau ikut ?” “tidak, tidak,
kalian berdua pergilah, nikmati waktu kalian bersama, ada yang Mu Hou ingin
__ADS_1
bicarakan pada ketujuh saudaranya !” Song Xuan Ren berpamitan setelah mendapat
anggukan ketujuhnya.