Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 61 - Tidak mau ada salah faham


__ADS_3

Feng Wei tersenyum


melihat Hua Zi makan dengan lahap “gege, makanlah perlahan, tidak ada yang


berebutan denganmu hihi…” Hua Zi tersenyum melihat Feng Wei hingga tersedak


“huk huk huk…” Feng Wei menggeleng, segera memberi air “sudah kukatakan


perlahan… Hua Zi gege, aku curiga, kau masih anak yang sama dengan yang di Bi


Hai Cang Ling saat itu…” cekikikan. Hua Zi minum dan mengangguk “memangnya Feng


Wei sudah berubah ?” Feng Wei dengan bangga membusungkan dadanya “tentu saja,


sekarang aku adalah Shan Shen…” Hua Zi cekikikan “Feng Wei memang hebat…” Feng


Wei mengamati Hua Zi “Hua Zi gege, kau juga Shan Shen kan… coba katakan usia


berapa gege menjadi Shan Shen ?” Hua Zi “15.000 tahun, Feng Wei ?” Feng Wei


“wah Hua Zi gege kalah dariku, aku 12.000 tahun sudah menjadi Shan Shen… Hua Zi


gege, bagaimana kalau kita bertarung ?” Hua Zi mengelus hidung Feng Wei “baik…”


Feng Wei tersenyum manis.


          Mereka berlatih dengan senyuman didalam jiejue yang mereka


pasang bersama agar tidak mengganggu yang lain. Hua Zi mengambil sapu


tangannya, mengelap keringat Feng Wei “Feng Wei Shan Shen sangat hebat” Feng


Wei tersenyum manis “Hua Zi Shan Shen juga hebat… Hua Zi gege, aku bisa


sendiri…” mengambil sapu tangan dan mengelap keringatnya sendiri, Hua Zi


tersenyum memanjakan. Feng Wei melihat Hua Zi “oh Hua Zi gege, kau belum memberitahuku,


datang ke Qing Qiu dengan siapa ? dari kemarin menemaniku, apa tidak masalah ?”


Hua Zi mengusili Feng Wei “hmm… harusnya mereka masih di penginapan… nanti akan


menemui mereka…” Feng Wei sempat tersenyum sedih, tetapi segera berbinar “Hua


Zi gege sebaiknya menemui mereka, tidak enakkan kemarin semalaman disini tidak


memberitahu mereka…” Hua Zi tersenyum mengangguk “tidak apa, aku sudah bersama


mereka sebulan disini, menemanimu beberapa hari tidak akan ada masalah…” Feng


Wei “hihihi Hua Zi gege, sekarang kau bisa kembali ke penginapan…” Hua Zi


merasa ada yang tidak benar, Feng Wei seperti terus mengusirnya “kenapa ? Feng


Wei tidak mau ku temani ?” Feng Wei tertunduk dengan wajah merah “ehm… Hua Zi


gege, aku ingin mandi, ada gege disini tidak leluasa hehehe” salah tingkah. Hua


Zi tersenyum “baiklah, aku kembali dulu, apa kita akan bertemu lagi ?” Feng Wei


berbinar “aku kesini untuk mengikuti perayaan, masih sebulanan. Kalau Hua Zi


gege belum pergi, kita akan bertemu kembali…”.


          Hua Zi mengangguk dan berbalik pergi, Feng Wei melihat


punggungnya. Perlahan senyum Feng Wei menghilang, berdiri lama disana, menutup


mata dan memukul keningnya “Feng Wei a Feng Wei, kau harusnya tahu diri, kau


hanya pengganggu… tapi tak apa, yang penting Hua Zi gege sekarang sudah


bahagia… bukankah aku juga sudah terbiasa sendiri…” tertawa sedih “kenapa aku

__ADS_1


merasa tidak enak di dada ! sepertinya tidak bisa ke Bi Hai Cang Ling lagi,


tidak seharusnya menanam pohon fengwei hua disana haih, nanti cari waktu saja


mengambilnya…” berbalik mencari permandian. Hua Zi tidak pergi jauh, bisa


mendengar semua keluh kesah Feng Wei, ada kepanikan dalam dirinya, sepertinya


sudah membuat Feng Wei salah paham padanya. Dia tidak mau ada salah paham diantara


mereka yang membuat mereka berpisah lagi.


          Hua Zi mengikuti Feng Wei sampai ke sebuah danau,


melihatnya perlahan turun kedanau dan bermain air seorang diri. Hua Zi pun


membuka bajunya dan turun ke air, Feng Wei mendengar adanya gerakan segera


berbalik, terkejut melihat Hua Zi yang ada dibelakangnya. Hua Zi segera menarik


Feng Wei masuk ke pelukannya “Feng Wei, aku menyukaimu… Feng Wei, dari pertama


melihatmu, aku sudah menyukaimu… aku keluar dari Bi Hai Cang Ling untuk


mencarimu… saat melihat surat dan pohon fengwei hua, aku menyesal kita


melewatkan waktu untuk bertemu… Feng Wei, apakah kau menyukaiku ? aku tahu kita


masih remaja, tapi aku tidak mau berpisah lagi darimu… setelah kita dewasa, aku


akan secepatnya menikahimu…” Feng Wei tercengang, mematung mendengar kata-kata


Hua Zi “Hua… Hua Zi gege, bukankah kau sudah pergi ? kenapa kesini ?” berusaha


menjauh dan menutupi tubuhnya. Hua Zi tersenyum “Feng Wei malu kah ? aku tidak


pergi… kau ingin aku kemana ? aku tidak punya siapa-siapa… aku ke Qing Qiu untuk


mencarimu…” Feng Wei menutup dadanya “kau… kau berbalik… tutup matamu…” Hua Zi


Wei “jangan mengintip…” Hua Zi memegang tangan Feng Wei “aku tidak akan


mengintip, sampai kau mengijinkanku memilikimu, aku akan selalu menjagamu” Feng


Wei melongo “Hua Zi gege, sejak kapan kau belajar menggombal ? apa kau masih


Hua Zi gege ?” Hua Zi tersenyum “aku tidak menggombal, semua adalah kata-kata


hatiku… Feng Wei, kau belum menjawabku, apa kau menyukaiku ?” Feng Wei tersipu


malu “aku… aku tidak tahu…” Hua Zi sedih “tidak apa Feng Wei, aku bisa


menunggumu… tapi berjanjilah, kau akan belajar menyukaiku…” Feng Wei tidak tega


melihat kesedihan Hua Zi.


          Beberapa hari mereka terus bersama, Hua Zi menjadi sangat


manja pada Feng Wei. Feng Wei pun dengan senang hati memanjakannya, keduanya


saling memanjakan dan menyayangi. Hua Zi merasa sangat bahagia telah menemukan


Feng Wei, mulai dari saat ini mereka tidak terpisahkan. Sepasang remaja yang


cantik dan tampan segera menjadi buah bibir di Qing Qiu, karena banyak yang


mengenal Feng Wei sebelumnya. Berita ini terdengar ke telinga Ling Ling dan


beberapa keluarga Bai. Awalnya mereka tidak memperhatikan, tapi kemudian ada


desas desus yang mengatakan remaja putri mirip dengan Bai Feng Jiu dengan tanda


fengwei hua yang sama di keningnya. Bai Chen dan Zhe Yan mulai mengamati

__ADS_1


sepasang remaja ini, termasuk mengikuti mereka ke atas gunung. Bai Chen “gadis


itu sangat mirip dengan Xiao Jiu. Zhe Yan, apa kau lihat pemuda itu ? walau


masih remaja, aku merasa dia mirip Di Jun, hanya beda rambut hitam dan tanda di


keningnya. Bahkan tanda itu adalah tanda fuling hua. Zhe Yan, ada apa ini ?”


Zhe Yan pun sudah memperhatikan sepasang remaja itu “Chen Chen, jangan


terburu-buru, kita cari tahu dahulu”


          Hua Zi dan Feng Wei sudah melampaui tingkat Shan Shen,


segera mengetahui mereka yang diikuti, muncul di hadapan Bai Chen dan Zhe Yan


“shushu, anda berdua mengikuti kami dari Mo Gu Jing, apa ada sesuatu ?” Feng Wei


bertanya dengan sopan. Bai Chen dan Zhe Yan sempat terkejut “nona, tuan, aku


adalah Zhe Yan dan ini adalah Bai Chen, sishu gong Qing Qiu Nu Jun. Kami tidak


bermaksud apapun, hanya ingin mengundang nona dan tuan ke gua rubah” Hua Zi


berfikir “Bai Chen ? Bai Gun Gun adalah siapamu ?” Bai Chen “Gun Gun adalah


kemanakanku, kakak dari Qing Qiu Nu Jun – Bai Ling Ling, apa tuan mengenalnya


?” Hua Zi mengeluarkan sebuah giok memberikannya pada Bai Chen “ini adalah giok


Gun Gun… kebetulan Gun Gun juga saat ini ada di gua rubah, apa tuan dan nona


bersedia mengikuti kami ?” Hua Zi dan Feng Wei saling melihat sesaat, kemudian


mengangguk pada Bai Chen dan Zhe Yan “silahkan shushu memimpin jalan…”.


          Zhe Yan “bagaimana memanggil anda berdua ?” Feng Wei


tersenyum menjawab “aku Feng Huo Cai Hong Ling dan dia Hua Zi” Hua Zi melihat


Feng Wei yang tersenyum padanya. Zhe Yan “oh aku pernah mendengar ada Dewi Hong


Ling, apakah anda mengenalnya ?” Feng Wei mengibas-ngibaskan tangan “shushu,


banyak nama yang sama…” Zhe Yan tertawa “betul-betul, banyak nama yang sama,


nona Feng, tuan Hua, anda berdua datang dari mana ?” Feng Wei “kami dari daerah


terpecil, sangat memalukan jika disebutkan” Zhe Yan ‘gadis ini sangat


berhati-hati, walau terlihat sangat ramah’ segera tiba di gua rubah “silahkan


!” mempersila Feng Wei dan Hua Zi, keduanya dengan santai duduk “Jin Ling, jika


tidak nyaman kita bisa pergi…” Feng Wei “Hua Zi gege, tidak masalah, aku juga


sebenarnya ingin melihat Qing Qiu Nu Jun seperti apa hihi…” Hua Zi memegang


tangan Feng Wei dan tersenyum.


          Segera Gun Gun masuk menghampiri mereka dengan seorang


gadis berbaju biru “saudara Hua Zi, kau disini ?” keduanya segera berdiri


“saudara Gun Gun…” Gun Gun mengangguk “ini adalah adikku, Qing Qiu Nu Jun – Bai


Ling Ling” Feng Wei menunduk memberi hormat “Feng Huo Cai Hong Ling memberi


hormat pada Qing Qiu Nu Jun, yang mulia Gun Gun Xiao Di Jun” Gun Gun “kau


mengenalku ?” Feng Wei tersenyum “siapa yang tidak mengetahui nama besar anda


berdua !” Gun Gun “saudara Hua Zi, gadis ini yang ingin kau cari ?” Hua Zi

__ADS_1


mengangguk, tersenyum lembut pada Feng Wei.


__ADS_2