
Setelah 3 bulan menetas,
ketujuh hewan keluar dari Bi Hai Cang Ling. Cahaya pada tubuh Shen Zhu kecil
pun menghilang. Dong Hua merawat Shen Zhu kecil beberapa hari di Bi Hai Cang
Ling, sebelum membawanya ke Jiu Jong Tian. Segera tersebar berita Di Hou kecil
yang mati suri. Banyak yang bersedih di Jiu Jong Tian. Jiu Jong Tian kehilangan
keceriaannya, kembali dengan kehidupan dingin tanpa riak. Dong Hua selalu
membawa Shen Zhu kecil kemanapun, termasuk ke rapat di aula Jiu Tian. Banyak
yang menanyakan kabar dan melihat kondisi Di Hou kecil. Tanaman obat terbaik
dan pil-pil kesehatan sangat banyak dikirim ke Tai Chen gong. Banyak yang
menantikan sadarnya Di Hou kecil, banyak juga yang mencoba mengacau dan
mengganggu.
Saat tiba di Jiu Jong Tian, hal pertama yang dilakukan Dong
Hua adalah menyelesaikan masalah Zhi He. Dong Hua menyaksikan sendiri, hukuman
petir Zhi He, turunnya Zhi He menjadi mahkluk fana dan dihapusnya jiwa dan
ingatan dewinya. Zhi He meronta dalam setiap protesnya tapi tidak ditanggapi
oleh semua. Tidak ada yang meminta keringanan untuknya, karena kesalahan yang
dilakukannya sudah sangat fatal. Sementara pihak yang membantunya adalah Yuan
Chen pun menerima hukuman petir. Yuan Chen yang membersihkan diri, melihat dan
menyelamatkan Zhi He dari hukuman sebelumnya.
Setelah mengatur semua di Jiu Jong Tian, Dong Hua banyak
menghabiskan waktunya berlatih di Feng Huo Cang Ling. Dong Hua membawa Xiong
Xiong, Xin Xin, Chong Lin dan Mu Yun bersamanya. Dong Hua memanfaatkan waktunya
meningkatkan kekuatan terutama penguasaannya terhadap api abadi. Setiap 10 – 20
tahun sekali, Dong Hua akan kembali ke Jiu Jong Tian, mengikuti pertemuan,
bertemu dengan teman dan keluarga. Dengan peningkatan kekuatan dan kelahiran
kembali Dong Hua, membuat pesonanya semakin terpancar.
200 tahun setelah kultivasi
berakhir.
Di aula Jiu Tian, sedang diadakan pertemuan bersama seuruh
kaisar kecil di Jiu Jong Tian. Kaisar suku Bai Long mempunyai putri yang
mengagumi Dong Hua Di Jun. Banyak pengagum Dong Hua Di Jun di Jiu Jong Tian,
hanya saja tidak berani menyuarakan pendapat, karena Dong Hua terkenal tak
berperasaan dan tak mengenal percintaan. Semenjak ada Bai Feng Jiu, kemesraan
Di Jun – Di Hou sudah tersebar. Banyak yang mendengar desad desus adanya anak
__ADS_1
kecil yang dipanggil ‘Di Hou’ membuat mereka penasaran, tapi tidak ada yang
berani bertanya. Melihat sudah tidak ada Bai Feng Jiu dewasa disamping Dong
Hua, merekapun mulai menyuarakan egonya.
Aula Jiu Tian sudah penuh, Dong Hua perlahan berjalan masuk
dengan wajah dinginnya, menggendong Shen Zhu kecil yang masih belum sadar “menyambut
Dong Hua Di Jun, Di Hou” terdengar di aula, seiring dengan langkah masuk Dong
Hua. Dong Hua duduk di tempatnya, mengatur posisi ternyaman untuk Shen Zhu
kecil dan menerima hormat semua.
Tian Jun Ye Hua membuka pertemuan “silahkan para kaisar
yang ingin melapor dan membahas sesuatu”. Beberapa kaisar maju dan membahas
permasalahan masing-masing. Ada perebutan wilayah, ada masalah bencana, ada
yang meminta pengaturan perjodohan, ada yang pengalihan kekuasaan, dan lain
sebagainya.
Tiba saat kaisar Long Han Song Di Jun dari suku Bai Long
maju bersama putri Long Xiao Li kesayangannya “Di Jun, Tian Jun, hari ini
meminta bantuan Tian Jun untuk mengatur perjodohan putriku Long Xiao Li”. Tian
Jun dengan santai menanggapi “Long Di Jun, apakah putri sudah mempunyai pilihan
jodoh yang diinginkannya ?” putri Long Xiao Li maju sambil melirik Dong Hua Di
Xiao Li sudah mempunyai pilihan. Xiao Li mengagumi pahlawan legenda Dong Hua Di
Jun dari kecil. Xiao Li meminta bantuan Tian Jun mengatur perjodohan Dong Hua
Di Jun dan Xiao Li”. Semua yang di aula langsung melihat putri Xiao Li dan Dong
Hua Di Jun. Di tempatnya, Dong Hua hanya sibuk melihat dan membelai wajah tidur
Shen Zhu kecil yang semakin cantik dan sudah tidak sepucat dulu.
Yang pertama memecah keheningan adalah suara Tian Hou – Bai
Qian, yang langsung menolak “tidak bisa. Dong Hua Di Jun sudah memiliki Di Hou.
Putri Xiao Li sebaiknya memilih yang lain”. Putri Long Xiao Li ini sejak kecil
dimanja, semua keinginannya selalu dituruti, sangat sombong dan egois. Tanpa mempedulikan
siapa lawan bicara, Putri Xiao Li berbicara sinis “Tian Hou, apa maksud anda
adalah anak kecil di gendongan Dong Hua Di Jun ? dia hanya anak kecil, apa yang
bisa dilakukannya. Xiao Li juga sudah mendengar, anak kecil itu sudah tertidur
ratusan tahun, siapa yang tahu kapan dia akan bangun, mungkin saja tidak akan
bangun selamanya” dengan gaya sombongnya.
Dong Hua murka ada yang mengutuk Feng Wei-nya, memandang
Putri Xiao Li dengan mata menyeramkan “kurang ajar, apa kamu pantas berkata
__ADS_1
disini ! Long Di Jun, anda mempunyai anak yang sangat baik dengan mulut yang
berbisa. Sie Ming, Long Xiao Li menghina dan mengutuk Di Hou, dihukum menerima
18 rintangan petir dan diturunkan ke alam fana, selamanya tidak boleh naik ke
alam dewa”. Sie Ming segera menurut. Long Han Song Di Jun segera berlutut
meminta pengampunan “Di Jun, tolong maafkan putri hamba. Di Jun, ini adalah salah
hamba yang terlalu memanjakan anak hamba. Mohon belas kasih Di Jun untuk
membebaskan anak hamba sekali ini. Hamba akan mengajarinya dengan baik”. Dong
Hua Di Jun dengan dingin melihat Lang Han Song Di Jun “apa ada yang pernah
mendengar aku, Dong Hua Di Jun menarik kembali kata-kataku ! Long Han Song Di
Jun mendidik anak tidak benar, dihukum 39 rintangan petir. Long Han Song,
sebelum berbuat sesuatu, fikirkan baik-baik terlebih dahulu. Masalah yang sudah
terjadi, tidak akan bisa diperbaiki !” selesai berkata, Dong Hua menghilang
dengan membawa Shen Zhu kecil.
Yang masih ada di aula Jiu Tian, menggeleng-gelengkan
kepala. Long Han Song Di Jun dan putrinya Long Xiao Li terlalu berani. Siapapun
tahu, Tai Chen gong, Qing Qiu, dan banyak dewa agung, sangat melindungi gadis
kecil yang selalu digendong Dong Hua Di Jun kemana-mana. Mereka berani mengutuk
gadis kecil itu, sama saja dengan cari mati. Semua menyayangkan keberanian ayah
dan anak itu. Masih lebih baik, jika tadi Putri Long Xiao Li tidak mengutuk gadis
kecil itu, mungkin saja Dong Hua Di Jun masih bisa berpura-pura tidak mendengar
ucapan mereka.
Segera berita kejadian di aula Jiu Tian tersebar, hingga ke
telinga Gun Gun, Ling Ling, Xiong Xiong, Xin Xin, keluarga Bai dan lainnya, membuat
mereka semua sangat marah. Shen Zhu kecil adalah kesayangan mereka, tidak
menerima ada sepatah katapun yang menjelekkan Shen Zhu kecil. Sejak saat itu,
Dong Hua selalu ditemani anak-anaknya menghadiri pertemuan. Mereka ingin
melihat siapa lagi yang memiliki keberanian, menjelekkan kesayangan mereka.
Dong Hua membawa Shen Zhu kecil berkeliling dan bersantai
di air terjun cermin Miao Hua “Feng Wei, kapan kau akan sadar ? lihat, mereka
mulai menindas weifu… Feng Wei, cepatlah sadar, weifu merindukan tawa ceriamu…”
mengecup kening Shen Zhu kecil. Dalam 200 tahun, Ling Ling dan Long Nu juga
sudah melahirkan anak mereka Dong Feng Yu Ching – rubah perak ekor sembilan dan
Long Zuan Chang – naga putih. Saat semua berkumpul, Tai Chen gong akan menjadi
sangat ramai. Belum bisa membawa semua ke Feng Huo Cang Ling, mereka biasa berkumpul di Bi Hai Cang Ling berlatih bersama. Masing-masing memiliki
__ADS_1
tekad untuk mendapatkan kepercayaan Shen Zhu dan berdiri disisinya.