
Cai Hong Huo Feng acuh tak
acuh, Dong Hua kesal mendengar “jadi apa yang terjadi hingga membuat kedua yang
mulia ini kesal seperti ini ?” Xin Xin merengek “Niang Qin, mereka mengatakan
Niang Qin bukanlah Di Hou… mereka bebas menyukai dan berusaha mendapatkan Niang
Qin…” Xiong Xiong kesal “mereka mengatakan Niang Qin adalah siluman rubah yang
memakai ilmu guna-guna” Cai Hong Huo Feng mendengarnya, seakan-akan yang
dikatakan bukanlah dia “terus… terus…” Xin Xin kesal “Niang Qin, kenapa kau tidak
marah sama sekali…” Cai Hong Huo Feng mengeluarkan wajah polosnya “kenapa harus
marah ?”
Xiong Xiong bangun “Niang Qin, yang mereka katakan semua
tidak benar…” Xin Xin pun bangun memeluk Cai Hong Huo Feng “Niang Qin adalah
milik kami, kesayangan kami…” Cai Hong Huo Feng cekikikan “untuk apa sekesal
itu ! hmm…” memegang daguya berfikir. Dong Hua cemas “apa yang mau kau lakukan
?” Cai Hong Huo Feng “hmm… sudah lama tidak bermain…” menyingkirkan Xin Xin dan
berdiri, merenggangkan tubuhnya “ah… saatnya bersenang-senang… Hua Zi gege, aku
mau keluar… tidak ada yang boleh menemaniku… kalian bisa mengikuti tapi sejauh
mungkin dariku…” Dong Hua protes “Feng Wei…” Xin Xin “Niang Qin, kau keluar
sendiri, mereka…” Cai Hong Huo Feng “aku ingin melihat apa yang bisa mereka
lakukan padaku hahaha… hahaha…” meninggalkan tawa dan berjalan keluar.
Cai Hong Huo Feng berjalan keluar sendirian… dimanapun
dia melangkah akan banyak yang mengikuti dan bergosip dimana-mana. Cai Hong Huo
Feng tersenyum, menikmati perjalanannya. Dari kejauhan, melihat dewa-dewa yang
berkumpul, Cai Hong Huo Feng nyengir, melemparkan sesuatu dari tangannya dan
berjalan cepat, berpura-pura tidak tahu apapun. Dewa-dewa yang terkena sihir
hingga basah kuyup, segera mencari sumber penyerang mereka, menemukan beberapa
dewa dewi yang memperhatikan mereka. Tidak bisa memastikan siapa penyerangnya,
dewa-dewa itupun ribut dengan beberapa dewa dewi yang dicurigainya.
Sangat banyak dewi-dewi yang iri bergosip, Cai Hong Huo
Feng naik ke atas pohon, menembak satu persatu dewi-dewi yang bergosip. Setelah
melakukan keusilannya, Cai Hong Huo Feng menghilang dari lokasi kejadian.
Perjalanan berakhir di air terjun cermin Miao Hua dengan Cai Hong Huo Feng yang
duduk di posisi Dong Hua Di Jun, bersantai dan meminum tehnya. Banyak dewa dewi
yang mengikuti, ingin mendekat padanya, tapi tidak dapat mengatasi pengaruh
cermin Miao Hua. “Xiao Feng…” Cai Hong Huo Feng dihampiri oleh satu-satunya
dewa yang bisa mendekati tanpa terpengaruh cermin.
Cai Hong Huo Feng mengangkat kepala “anda… Bai Long !”
Bai Long tersenyum “Xiao Feng masih mengingatku…” Cai Hong Huo Feng tersenyum
dingin “sudah lama tidak bertemu… sudah meninggalkan Sungai Huang Fu !” Bai
__ADS_1
Long tersenyum lembut “Xiao Feng, sudah semakin cantik…” Cai Hong Huo Feng cekikikan
“itulah yang dikatakan semua hihihi…” Bai Long “Xiao Feng, semenjak bertemu
denganmu… aku tidak dapat melupakanmu…” Cai Hong Huo Feng mengangguk.
Cai Hong Huo Feng “anda mencari yang mulia, bukan hanya
datang menyapa kan !” Bai Long mendekati, Cai Hong Huo Feng tampak acuh tak
acuh “kuingat dulu kita lumayan akrab, kenapa sekarang bersikap seperti ini
padaku !” terdengar rengekan dalam kata-kata Bai Long. Cai Hong Huo Feng
“iyakah ? hmm… yang mulia mengaku sangat suka bermain… mungkin pernah bermain
bersama anda… tapi… selama yang mulia bermain tidak pernah melihat siapa teman
bermain…” Bai Long mengangguk “bisa dilihat… banyak sekali yang menjadi bahan
mainanmu hihihi…” Cai Hong Huo Feng tersenyum.
Bai Long duduk tidak jauh dari Cai Hong Huo Feng “ah…
kulihat banyak sekali yang ingin mendekatimu… kenapa kau tidak menyapa mereka
?” Cai Hong Huo Feng “malas…” Bai Long mengangguk “aku juga malas…” Cai Hong
Huo Feng “hmm… anda sudah keluar dari Sungai Huang Fu, pasti sudah banyak
bertemu dewa dewi lainnya…” Bai Long menggeleng “hanya melihat… aku tidak
tertarik berhubungan dengan mereka !” Cai Hong Huo Feng “ooo…” menopang
kepalanya memakai 1 tangan dan tangan lainnya menggoyang-goyangkan cangkir teh.
Bai Long “entahlah… mungkin sudah terbiasa sendiri, tidak
ada yang menarik buatku…” Cai Hong Huo Feng “kau ke Jiu Jong Tian ?” Bai Long
“mencarimu… sudah kukatakan, aku tidak bisa melupakanmu… aku bertanya pada Long
itu hihihi…” Cai Hong Huo Feng cekikikan “aku hanya keluar bersenang-senang…’
Bai Long berbinar “ikutlah denganku… aku tidak pernah melihat Si Hai Ba Huang,
kita bisa bersenang-senang bersama-sama…” Cai Hong Huo Feng “yang mulia tidak
bisa mengabulkan permintaanmu” Bai Long cemberut seperti anak kecil “kenapa ?
dulu kau bersenang-senang dengan Di Jun dan lainnya” Cai Hong Huo Feng
tersenyum “bersama Di Jun dan lainnya, mereka adalah keluarga yang mulia… Bai
Long, kamu belum melihat luasnya dunia ini… suatu saat kau pun akan menemukan
duniamu sendiri…”
Bai Long “Xiao Feng, aku bersedia menjadi keluargamu…
bukankah kita sudah bisa bersenang-senang bersama !” Cai Hong Huo Feng
tersenyum menggeleng “yang mulia hanya bersama dengan 1 dewa saja selama ini
dan dia adalah Dong Hua Di Jun… selanjutnya anda bisa memanggil yang mulia Di
Hou !” Bai Long “Di Hou ? tapi Xiao Feng, kau masih kecil, siapapun bisa
menyukaimu… lagipula kau belum menikah, kenapa aku harus memanggilmu Di Hou ?”
Cai Hong Huo Feng mengangguk “yang mulia tidak bisa mengontrol perasaan
lainnya, kau menyukai, tidak ada hubungannya dengan yang mulia. Menikah ? yang
mulia sudah lama menikah dengan Di Jun… di beberapa kehidupan sebelumnya, kami
__ADS_1
sudah melangsungkan pernikahan. Saat ini perayaan pernikahan hanya suatu acara
untuk mengingat kembali saat-saat terdahulu”.
Bai Long “kau mengatakan ini hanya untuk menolakku kan !”
sedih, menunduk seperti anak kecil. Cai Hong Huo Feng menggeleng “bukan menolak,
dari awal yang mulia tidak pernah mendengar perkataanmu… lagipula, semua
menyukai yang mulia, jika yang mulia harus mendengar satu persatu… bukankah
akan sangat melelahkan hihihi…” dengan tawa kecil. Bai Long “tapi aku
menyukaimu, dari pandangan pertama aku sudah menyukaimu…” Cai Hong Huo Feng
mengerucutkan bibirnya “apa kau tahu arti menyukai ?” Bai Long mengangguk
antusias “menyukai, berarti kita harus memiliki, harus bersama-sama, melakukan
segala hal bersama !” Cai Hong Huo Feng cekikikan “kau masih terlalu dini untuk
mengartikan kata suka…”.
Cai Hong Huo Feng berubah serius “Bai Long, yang
dikatakan suka hanya perasaan biasa. Bisa menyukai semua hal tapi hanya bisa
mencintai 1 pasangan untuk seumur hidup. Bukankah kau menyukai Long yeye mu ?”
Bai Long mengangguk “apa perbedaannya dengan rasa sukamu pada yang mulia ?” Bai
Long tidak dapat menjawab. Cai Hong Huo Feng “Bai Long, kau masih sangat muda,
kau memiliki banyak waktu untuk menemukan orang yang betul-betul kau sukai…
seseorang yang kau cintai, yang membuatmu rela menyerahkan segalanya padanya !
yang mulia sudah merasakannya, dan orang itu adalah Di Jun.”
Bai Long “Xiao Feng, jika aku menyerahkan segalanya
padamu, apa kau akan mencintaiku ?” Cai Hong Huo Feng menggeleng “tidak akan…
penyerahanmu hanya akan sia-sia, karena sampai kapanpun dihati yang mulia hanya
akan ada Di Jun” Bai Long tertunduk sedih “cinta tidak bisa dipaksakan… cinta
sejati tidak mengharapkan balasan apapun… melihat pihak yang dicintai itu
bahagia, walaupun pasangannya bukan diri sendiri… jika pihak lain itu tidak
mencintai, tidak akan memaksa… jika memaksa maka itu hanya akan disebut obsesi…
apa kau mengerti ?” menjelaskan dengan lembut. Bai Long mengangguk “aku sudah
mengerti… Xiao Feng, aku akan memastikan rasa sukaku padamu itu apa ! apa
begini sudah bisa ?” Cai Hong Huo Feng mengangguk “kau dan yang mulia juga
termasuk berjodoh… hanya jodoh kita bukanlah sebagai pasangan hihihi…”
Bai Long cekikikan “itu belum tentu hihihi…” Cai Hong Huo
Feng “pergilah, cari arti hidupmu sendiri…” Bai Long “baik… suatu saat kita
akan bertemu lagi… saat itu aku akan memberimu jawaban Xiao Feng !” “Di Hou…”
Cai Hong Huo Feng mematahkan kata-katanya. Bai Long cekikikan “baiklah Di Hou…
Di Hou, walau aku masih belum mengerti, tapi bisa kupastikan, Di Jun sangat
beruntung memiliki cintamu…” Cai Hong Huo feng mengangguk dan tersenyum lembut
pada Bai Long “jangan tersenyum padaku seperti itu, aku tidak akan bisa
__ADS_1
meninggalkanmu…” Cai Hong Huo Feng cekikikan, Bai Long pamit “aku pergi… jaga
dirimu sampai kita berjumpa lagi…” Cai Hong Huo Feng hanya tersenyum sopan.