
Bab 386 –
Shen Yao “kita sudah disini, bagaimana berolahraga sedikit
?” mengajak Xi Juan dengan tampang nakalnya “baik, siapa yang takut…” “hahaha…”
keduanya langsung berlari di depan mata semuanya. Tidak lama terdengar pekikan
dua kuda yang sudah dipacu oleh kedua gadis kecil yang sedang bersenang-senang
itu. “itukah putri manja itu ?” “hei… lihat senyumnya, dia tampak seperti
seorang bidadari…” “bagiku, dia tidak tampak seperti putri manja sama sekali…
senyumnya sangat indah” “bukankah kau sangat tidak menyukainya ?” “aku tidak
pernah mengatakannya, aku hanya mengujinya layak atau tidak menjadi putri
mahkota” banyak pembicaraan di antara para siswa.
Tian Guang dan teman-teman lain di kelas Huang pun melihat
kedua gadis itu. Sekali lagi, Tian Guang terpana pada pesona Shen Yao, demikian
juga banyak remaja pria lainnya. “Shen Yao…” tanpa sadar Tian Guang berguman
“lihat, apa yang kukatakan ! Tuan Muda Chen yang tidak tersentuh siapapun ini
sudah menyerahkan hatinya !” Fang Ying mengejek. Xin Qian ikut-ikutan “kulihat perjuanganmu
masih sangat panjang, putri mahkota yang terhormat tidak menaruh siapapun di
matanya” Tian Guang tampak merenung sambil melihat Shen Yao.
Hao Cun menemui keduanya “Hui Shi Da Ren sudah menyetujui
undangan ayahku, apa kalian mau ikut ?” Shen Yao kembali ke sikap acuh tak
acuhnya “tidak, aku mau kembali saja… Fu Wang masih menungguku !” Hao Cun
mengerutkan kening “secepat ini kehilangan minat pada Hui Shi Da Ren ?” Shen
Yao dengan malas menjawab “haih kulihat paman ketiga sudah terlalu lama hidup
damai,” Hao Cun cekikikan “baik-baik, aku pulang duluan, masih harus
memberitahu ayah” meninggalkan kedua gadis itu.
“Putri, kita kembali ! Wang Jun sudah menunggu.” Salah satu
pengawal yang menjemput Shen Yao memberi hormat dengan sopan. Shen Yao tersenyum
usil, membuat sang pengawal bergidik ngeri. “Shen Yao, kau seperti ini tidak
baikkan !” Xi Juan terlihat ragu-ragu setelah kembali bertemu Shen Yao “apa
yang baik tidak baik ? bukankah ayah tampanku itu merindukan keusilanku !”
dengan wajah nakalnya.
“lihat, gadis pujaanmu itu sedang merencanakan apa, memakai
pakaian seperti itu !” Fang Ying penasaran dengan yang dilakukan sang putri
mahkota. “hmm… kenapa setelah pelajaran Hui Shi shifu tadi, Shen Yao seperti
berubah menjadi orang lain ?” “aku lebih suka dia yang seperti ini, lincah,
cantik, pintar, sangat menggemaskan !” “wah… Tuan Muda Ho, jangan mengatakan
anda tertarik pada putri !” “kenapa kalau tertarik ? putri belum mempunyai
pendamping. Bersekolah disini, bukankah Wang Jun berharap mencarikannya
pendamping ?”
“hahaha…
jika anda berfikir seperti itu, anda sudah sangat salah ! putri bersekolah
__ADS_1
disini, atas keinginannya sendiri. Hal ini bahkan di tentang oleh Wang Jun.
Putri bersekolah setelah menyetujui 3 syarat Wang Jun. Beliau tidak tertarik
mencari pendamping ! awalnya beliau penasaran dengan Hui Shi Da Ren yang pernah
menolak Pangeran Ketiga. Tapi tampaknya hari ini, rasa penasarannya sudah
lenyap, yang dilihat tidak masuk dalam ekspektasinya” seorang siswa kelas Huang
menjelaskan.
“Li Suen, bagaimana kau tahu begitu banyak ?” “aku
mendengar saat kasim membawakan dekrit pada Si shifu. Putri ini sangat luar
biasa, peringkatnya saat tes adalah yang tertinggi. 11 tahun di istana, beliau
sudah mempelajari banyak hal. Kelas Huang kita bukanlah dijadikan tempat
belajar buatnya tapi dijadikan tempat eksperimen kecilnya. Tidak apa jika
terpesona padanya, tapi jangan sampai menyinggungnya, bahkan Wang Jun pun
tunduk padanya.” “Li Suen, jangan-jangan, kau juga tertarik pada Shen Yao !”
pemuda yang dipanggil Li Suen langsung mengangguk “dari pertama melihatnya
sudah tertarik, tapi aku cukup tahu diri”.
“Apa maksudmu ?” “Putri Mahkota adalah putri kesayangan
Wang Jun. Jika bukan putri yang sangat aktif dari kecil, Wang Jun tidak akan
membiarkannya menampakkan diri pada lainnya. Salah satu alasan Wang Jun menolak
putri bersekolah juga karena tidak ingin putri mendatangkan pemuja-pemuja yang
membuat kepala Wang Jun sakit. Dalam lingkaran istana selama ini, Putri Mahkota
Song Shen Yao adalah keturunan yang paling membanggakan melebihi Wang Jun saat
shifu.”
“Li Suen, kau mengetahui begitu banyak, tertarik padanya,
kenapa tidak mengejarnya ? mungkin saja putri tertarik padamu !” Li Suen
tertawa terbahak-bahak “kalian tahu bagaimana rumor Wang Jun terdahulu ?” semua
mengangguk “Putri ini berkali-kali lipat dari Wang Jun. Jika Wang Jun masih
bisa dibujuk, putri ini tidak termakan bujuk rayu. Wang Jun juga tidak menentangnya,
malah sangat senang dengan pemikirannya” “sayang sekali, wajahnya sangat cantik
!” “memang sangat cantik, tapi hanya untuk dilihat tidak dipegang hahaha…”
mereka semua bubar setelah melihat kereta Shen Yao sudah menghilang dari
jalanan.
Semua pembicaraan tadi terdengar di telinga Tian Guang dan
Fang Ying “bagaimana Tuan Muda Chen ? ‘hanya untuk dilihat tidak dipegang’”
“tidak masalah…” Tian Guang menjawab sambil berjalan bersama Fang Ying ‘Shen
Yao, karena kau sudah memasuki hatiku, maka tidak akan pernah keluar. Hatiku
milikmu, diriku juga milikmu… apapun yang terjadi di masa depan, aku akan
selalu ada untukmu. Hatiku hanya 1, karena sudah menjadi milikmu, tidak akan
pernah menjadi milik lainnya’ Tian Guang tersenyum sambil memegang dadanya.
Shen Yao yang kembali ke istana, mengendap-ngendap memasuki
istana ayahnya “hamba memberi hormat pada Wang Jun… Wang Jun, wang shui wang
__ADS_1
shui wang wang shui…” menunduk memberi hormat “hmm… pengawal kesayanganku sudah
pulang, ingin mengusili yang mulia, apa anda tahu dampaknya ?” kaisar tersenyum
manis melihatnya “ah Fu Wang tidak mengasikkan…” Shen Yao merengek.
Kaisar cekikikan “pao pei…” turun dari singgasana dan
menggendong putri kecilnya “Fu Wang sudah menunggumu dari tadi, kenapa kembali
begini lama ?” memberikan minuman pada putri kecilnya “oh tadi setelah kelas
Hui Shi shifu, aku berkuda bersama Xi Juan jie, jadi pulang agak terlambat”
kaisar mengangguk “ini, sudah lapar kan ! Fu Wang sengaja meminta dapur
menyiapkan makanan kesukaanmu” memberikan beberapa kue pada Shen Yao yang
mengangguk dan memakan sebuah kue manisnya.
Kaisar melihat tampangnya “ceritakan pada Fu Wang, apa yang
terjadi di sekolah hari ini ? bagaimana Hui Shi Da Ren ?” Shen Yao menggeleng
“kenapa ? begitu cepat sudah tidak berminat ?” Kaisar penasaran. Shen Yao “Fu
Wang, Hui Shi Da Ren adalah seseorang yang belajar tao. Tapi aku merasa orang
ini tidak mudah !” Kaisar menjadi serius “apa maksudmu ?” Shen Yao mengangkat
bahu “belum tahu… dia bahkan tidak berbicara sepatah kata pada kami hari ini,
hanya duduk melihat pertandingan penentuan tingkat kemampuan kami”
Kaisar menasehati “Yao er, jika kau sudah merasa seperti
itu, maka berhati-hatilah !” Shen Yao mengangguk “Hao Cun ge harusnya juga
sudah menyadarinya.” Kaisar “hmm… kalian bertiga memiliki kepekaan yang tajam,
Fu Wang tidak mengkhawatirkan kalian… jika ada sesuatu, Hao Cun juga bisa
melindungi paman ketigamu” Shen Yao “sebenarnya tadi aku berniat ikut ke rumah
Hao Cun ge, tapi setelah melihat Hui Shi Da Ren, aku mengurungkan niatku”
“kenapa ?” kaisar bertanya.
Shen Yao menatap ayahnya “pertama, aku lebih senang pulang,
bercengkrama dengan Fu Wang ku yang tampan ini” bermanja-manja pada kaisar
“kedua, aku hanya melihat sekilas, sudah mengetahui dia adalah taoisme, jadi
tidak ada yang menarik lagi. Ketiga, aku tidak mau melihat dia memanfaatkan
kesungkanan paman ketiga. Bagaimanapun di luar sekolah, aku adalah Putri
Mahkota” Kaisar mengangguk “jadi Yao er menutup jalan masuknya !” Shen Yao
“entah apa yang diinginkannya ! Fu Wang, apa Fu Wang tahu asal usul Hui Shi Da
Ren ?”
Kaisar menggeleng “pernah menyuruh seseorang mencari tahu,
tapi tidak membuahkan hasil” Shen Yao “hmm… sungguh mencurigakan… ah tidak
peduli, selama aku ada di sekolah, dia tidak akan bisa berbuat apapun !” Kaisar
tersenyum “ingat, harus melindungi dirimu sendiri !” Shen Yao “sudah tahu Fu
Wang… mereka adalah rakyat Kerajaan Song, berarti adalah rakyatku, aku akan
melindungi mereka…” Kaisar “hmm… Fu Wang masih tidak ingin kau memikul tanggung
jawab, semua ada Fu Wang yang mengaturkan untukmu… nikmati saat-saat
sekolahmu…” Shen Yao tersenyum manis. Selebihnya Shen Yao menceritakan semua
__ADS_1
kegiatannya di sekolah pada hari itu.