Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 110 - Akhir Zhi He


__ADS_3

Hua Zi mengusap punggung


Feng Wei “sudah selesai…” Feng Wei tersenyum manis, memegang dan memakan


permennya seperti anak kecil. Feng Wei keluar dari pelukan Hua Zi merenggangkan


badannya “ah… sudah bisa bebas…” semua cekikikan melihat tingkahnya. Zhe Yan


“yatou, kau mau bebas buat apa ? jangan lupa perutmu…” Bai Yi “Hong Ling, kau


baru saja membaik, jangan sembarangan berulah…” Feng Wei cemberut “bersantai


sejenak tidak bisakah ! kalian terlalu cerewet…” Hua Zi tersenyum lembut “Fu


Ren ingin apa ?” Feng Wei “haih sudahlah, eh… masih ada dia…” menunjuk ke Zhi


He yang terbengong disana.


          Yin Ching dipapah Yuan Chen menghampiri Zhi He “jiejie, aku


tidak pernah menyangka kau begitu kejam… tapi melihat dari usaha dan


penyesalanmu, aku memaafkanmu… jiejie, aku tulus mendoakanmu, semoga di


kehidupanmu berikutnya kau bisa menjadi pribadi yang baik…” Yuan Chen menghela


nafas “Yin Ching berkata benar. Zhi He, aku juga memaafkanmu. Mengingat


hubungan kita sebelumnya, akupun mendoakanmu bisa mendapat yang terbaik


kedepannya” Hai Long Wang menunduk pada Feng Wei “Di Hou, hamba berterima kasih


atas bantuan anda” Feng Wei tersenyum mengangguk “Di Hou, hamba hanya mmiliki


satu cucu ini, hamba akan merawat cicit hamba dengan baik. Anda tidak perlu khawatir,


cicit hamba hanya akan menjadi pewaris Da Hai. Ini adalah sedikit bentuk terima


kasih hamba” mengeluarkan dan memberikan sebuah giok kecil. Feng Wei


mengembalikan tangan Hai Long Wang “Long Wang, ini tidak perlu… jika anda mau


berterima kasih, maka cukup jalankan janji anda, baik-baik mendidik anak itu”


Hai


Long Wang berlutut memberi hormat “pasti Di Hou. Hamba tidak akan melupakan


jasa Di Hou” Feng Wei cemberut mengangkat Hai Long Wang “sudah cukup


formalitasnya…” maju mendekati telinga Hai Long Wang, berbisik “Long Wang, jika


lain kali bertemu denganku, bukan dalam kondisi serius dan kau berani berlutut


lagi di hadapanku. Maka aku akan mematahkan kedua tandukmu, mengerti !” dengan


dingin. Hai Long Wang terkejut, melirik Di Hou yang tersenyum dingin,


mengangguk-angguk, menggelengkan kepala menghampiri Hua Zi “Di Jun, pilihan


yang tepat… tapi Di Hou anda ini sangat nakal, genggam baik-baik jangan


terlepas…” Hua Zi tersenyum memanjakan melihat Feng Wei, mengangguk pada Hai


Long Wang.


Ye


Hua “Di Jun, Zhi He…” Hua Zi merangkul Feng Wei “Tian Jun, ini adalah urusan

__ADS_1


anda, tidak berhubungan denganku…” berjalan keluar aula. Melewati tempat Zhi He


berlutut, Zhi He berteriak “yisiong… yisiong… tolong aku, aku sudah tahu salah…


yisiong…” Hua Zi tanpa menatap Zhi He “Zhi He, dulu sebagai Dong Hua Di Jun,


yang mulia sudah memutus segala hubungan denganmu. Dong Hua Di Jun sudah yuhua,


yang mulia adalah kelahiran kembali, tidak berhutang budi apapun pada orang


tuamu. Diantara kau dan yang mulia, tidak ada hubungan apapun. Feng Wei sudah


lelahkan ! kita kembali…” Feng Wei mengangguk dan meneruskan langkah mereka.


Zhi He disana terjatuh menangis tersedu-sedu menunggu hukumannya. Selain yang


sudah mengetahui Hua Zi dan Feng Wei, terbengong-bengong melihat Di Jun Di Hou


yang kembali. mereka semua merasa apa yang terjadi di aula ini tidaklah nyata.


Setelah mengetahui seluruh kejadian, merasa sangat bodoh, dipermainkan oleh


seorang wanita licik yang berpura-pura lemah. Ye Hua menghukum Zhi He turun


kealam fana, menjadi makhluk fana, selamanya tidak bisa kembali kealam dewa.


Yang membuat mereka cemas adalah kutukan bagi Yuan Chen dan ketiga saudaranya.


Hua


Zi dan Feng Wei berjalan santai ke Tai Chen gong, banyak yang melihat dan


terbelalak melihat mereka. Feng Wei “Hua Zi gege, aku ingin makan ubi bakar…”


Hua Zi “baik… nanti akan bakarkan untukmu…” Feng Wei “apa yang akan dilakukan


harus istirahat yang baik, makan yang banyak. Lihat tubuhmu begitu kurus,


seperti bisa tertiup angin pergi” cemberut. Feng Wei mengelus perutnya “tidak


apa, yang penting kedua paopao sehat…” tersenyum lembut. Hua Zi “apa yang tak


apa ! Feng Wei, aku tidak mau kau mengorbankan nyawamu untuk hal apapun. Kau


harus baik-baik saja, harus bertahan demiku dan anak-anak kita” Feng Wei


tersenyum nakal “hmm… sangat susah menjadi diriku… harus menyelesaikan untuk


semua, bertahanpun juga untuk kalian haih… aku merindukan kehidupanku yang


bebas tanpa beban huh… Hua Zi gege, begini saja, paopao masih membutuhkan waktu


paling tidak 5 bulan lagi. Aku pergi dulu, 3 bulan lagi kembali padamu ok”


segera berbalik dan menjauh dari Hua Zi. Hua Zi terbengong sesaat, segera


mengejar dan menggendongnya “kau tidak boleh kemanapun, yang mulia akan mengikat


kakimu, kau sangat nakal…” langsung ke Tai Chen gong, Feng Wei tertawa


tebahak-bahak, mengalungkan tangannya di leher Hua Zi.


Hua


Zi tersenyum sepanjang perjalanan mereka “Feng Wei, bagaimana kalau kita ke


Qing Qiu ? aku merindukan pondok Dong Feng yuan” Feng Wei mengangguk “baik…


baik… aku ingin melihat langit berbintang Qing Qiu…” Hua Zi “baik, tapi tidak

__ADS_1


boleh tidur diatas gunung…” Feng Jiu cemberut “sudah tahu…” Hua Zi tersenyum


lembut “Feng Wei, aku mencintaimu” mengecup keningnya. Feng Wei tersenyum,


mereka menghilang ke Qing Qiu.


Di


aula, yang masih tidak yakin kejadian sebelumnya, bertanya pada mereka yang


terlihat santai “Ye Hua, kapan Di Jun Di Hou kembali ?” San Chi “san di,


bagaimana menghilangkan hukuman Yuan Chen ?” Lao Tian Jun “Ye Hua, yeye mau


bertemu Di Jun Di Hou, pasti ada cara menyelesaikan masalah ini !” “Lian


Song…bla… bla… bla…” “Ye Hua… bla… bla… bla… ” lainnya segera menghindar, hanya


tersisa Mo Yuan yang berbicara dengan Hai Long Wang. Lainnya, segera menyusul


Hua Zi – Feng Wei ke Tai Chen gong “Chong Lin… Mu Yun… Fu Qin Niang Qin ?”


Chong Lin keluar “dianxia, Di Jun Di Hou ke Qing Qiu. oh sebelum pergi, Di Jun


berpesan, selain kalian, jangan ada yang tahu mereka di Qing Qiu” Gun Gun dan


Ling Ling mengangguk, menyusul Hua Zi dan Feng Wei bersama lainnya.


Dengan


perjuangan, akhirnya Ye Hua, Lian Song, dan Mo Yuan bisa melepaskan diri dari


banyaknya pertanyaan seputar Di Jun Di Hou. Mereka berkumpul di Chan Shen gong


untuk membahas penanganan Long Ling Zhu. Segera tersebar berita kembalinya Di


Jun Di Hou di Jiu Jong Tian, menjalar ke Si Hai Liu He Ba Huang. Berita Ba She


pun sudah tersebar hingga ke telinga Long Ling Zhu dan mereka ketakutan


mengetahui adanya hukuman kutukan. Tanpa Ye Hua melawan, sisa Long Ling Zhu


menghadap sendiri, berbalik meminta pertolongan Tian Zhu untuk membebaskan


mereka dari hukuman. Ye Hua sudah berdiskusi dengan semua termasuk Zhe Yan dan


Yao Wang, tapi tidak menemukan cara untuk membebaskan mereka. Sementara Hua Zi


dan Feng Wei juga hanya menggeleng saat ditanya.


Hua


Zi, Feng Wei, Zhe Yan, dan Bai Chen sedang menikmati waktu santai mereka di Shi


Li Tao Ling. Zhe Yan “Hong Ling, apa sudah tidak ada cara sama sekali ?”


bertanya pada Feng Wei yang sedang bersantai membaca buku cerita Sie Ming. Feng


Wei tanpa melihat “Zhe Yan, Ba She bukankah sudah berpesan untuk membiarkan


Long Ling Zhu musnah ?” Hua Zi “hukuman yang mereka terima bukan hanya karena


kesalahan Ba She” Bai Chen “Zhe Yan, kau tidak usah memikirkannya lagi… Long


Ling Zhu seperti ini hari ini, semua karena kesalahan mereka sendiri. Hong


Ling, kau akan melahirkan di Qing Qiu ?” Feng Wei mengangguk “aku tidak mau


kembali ke Tai Chen gong, mereka tidak akan berhenti menggangguku…”

__ADS_1


__ADS_2