
Hua Zi mengusap punggung
Feng Wei “sudah selesai…” Feng Wei tersenyum manis, memegang dan memakan
permennya seperti anak kecil. Feng Wei keluar dari pelukan Hua Zi merenggangkan
badannya “ah… sudah bisa bebas…” semua cekikikan melihat tingkahnya. Zhe Yan
“yatou, kau mau bebas buat apa ? jangan lupa perutmu…” Bai Yi “Hong Ling, kau
baru saja membaik, jangan sembarangan berulah…” Feng Wei cemberut “bersantai
sejenak tidak bisakah ! kalian terlalu cerewet…” Hua Zi tersenyum lembut “Fu
Ren ingin apa ?” Feng Wei “haih sudahlah, eh… masih ada dia…” menunjuk ke Zhi
He yang terbengong disana.
Yin Ching dipapah Yuan Chen menghampiri Zhi He “jiejie, aku
tidak pernah menyangka kau begitu kejam… tapi melihat dari usaha dan
penyesalanmu, aku memaafkanmu… jiejie, aku tulus mendoakanmu, semoga di
kehidupanmu berikutnya kau bisa menjadi pribadi yang baik…” Yuan Chen menghela
nafas “Yin Ching berkata benar. Zhi He, aku juga memaafkanmu. Mengingat
hubungan kita sebelumnya, akupun mendoakanmu bisa mendapat yang terbaik
kedepannya” Hai Long Wang menunduk pada Feng Wei “Di Hou, hamba berterima kasih
atas bantuan anda” Feng Wei tersenyum mengangguk “Di Hou, hamba hanya mmiliki
satu cucu ini, hamba akan merawat cicit hamba dengan baik. Anda tidak perlu khawatir,
cicit hamba hanya akan menjadi pewaris Da Hai. Ini adalah sedikit bentuk terima
kasih hamba” mengeluarkan dan memberikan sebuah giok kecil. Feng Wei
mengembalikan tangan Hai Long Wang “Long Wang, ini tidak perlu… jika anda mau
berterima kasih, maka cukup jalankan janji anda, baik-baik mendidik anak itu”
Hai
Long Wang berlutut memberi hormat “pasti Di Hou. Hamba tidak akan melupakan
jasa Di Hou” Feng Wei cemberut mengangkat Hai Long Wang “sudah cukup
formalitasnya…” maju mendekati telinga Hai Long Wang, berbisik “Long Wang, jika
lain kali bertemu denganku, bukan dalam kondisi serius dan kau berani berlutut
lagi di hadapanku. Maka aku akan mematahkan kedua tandukmu, mengerti !” dengan
dingin. Hai Long Wang terkejut, melirik Di Hou yang tersenyum dingin,
mengangguk-angguk, menggelengkan kepala menghampiri Hua Zi “Di Jun, pilihan
yang tepat… tapi Di Hou anda ini sangat nakal, genggam baik-baik jangan
terlepas…” Hua Zi tersenyum memanjakan melihat Feng Wei, mengangguk pada Hai
Long Wang.
Ye
Hua “Di Jun, Zhi He…” Hua Zi merangkul Feng Wei “Tian Jun, ini adalah urusan
__ADS_1
anda, tidak berhubungan denganku…” berjalan keluar aula. Melewati tempat Zhi He
berlutut, Zhi He berteriak “yisiong… yisiong… tolong aku, aku sudah tahu salah…
yisiong…” Hua Zi tanpa menatap Zhi He “Zhi He, dulu sebagai Dong Hua Di Jun,
yang mulia sudah memutus segala hubungan denganmu. Dong Hua Di Jun sudah yuhua,
yang mulia adalah kelahiran kembali, tidak berhutang budi apapun pada orang
tuamu. Diantara kau dan yang mulia, tidak ada hubungan apapun. Feng Wei sudah
lelahkan ! kita kembali…” Feng Wei mengangguk dan meneruskan langkah mereka.
Zhi He disana terjatuh menangis tersedu-sedu menunggu hukumannya. Selain yang
sudah mengetahui Hua Zi dan Feng Wei, terbengong-bengong melihat Di Jun Di Hou
yang kembali. mereka semua merasa apa yang terjadi di aula ini tidaklah nyata.
Setelah mengetahui seluruh kejadian, merasa sangat bodoh, dipermainkan oleh
seorang wanita licik yang berpura-pura lemah. Ye Hua menghukum Zhi He turun
kealam fana, menjadi makhluk fana, selamanya tidak bisa kembali kealam dewa.
Yang membuat mereka cemas adalah kutukan bagi Yuan Chen dan ketiga saudaranya.
Hua
Zi dan Feng Wei berjalan santai ke Tai Chen gong, banyak yang melihat dan
terbelalak melihat mereka. Feng Wei “Hua Zi gege, aku ingin makan ubi bakar…”
Hua Zi “baik… nanti akan bakarkan untukmu…” Feng Wei “apa yang akan dilakukan
harus istirahat yang baik, makan yang banyak. Lihat tubuhmu begitu kurus,
seperti bisa tertiup angin pergi” cemberut. Feng Wei mengelus perutnya “tidak
apa, yang penting kedua paopao sehat…” tersenyum lembut. Hua Zi “apa yang tak
apa ! Feng Wei, aku tidak mau kau mengorbankan nyawamu untuk hal apapun. Kau
harus baik-baik saja, harus bertahan demiku dan anak-anak kita” Feng Wei
tersenyum nakal “hmm… sangat susah menjadi diriku… harus menyelesaikan untuk
semua, bertahanpun juga untuk kalian haih… aku merindukan kehidupanku yang
bebas tanpa beban huh… Hua Zi gege, begini saja, paopao masih membutuhkan waktu
paling tidak 5 bulan lagi. Aku pergi dulu, 3 bulan lagi kembali padamu ok”
segera berbalik dan menjauh dari Hua Zi. Hua Zi terbengong sesaat, segera
mengejar dan menggendongnya “kau tidak boleh kemanapun, yang mulia akan mengikat
kakimu, kau sangat nakal…” langsung ke Tai Chen gong, Feng Wei tertawa
tebahak-bahak, mengalungkan tangannya di leher Hua Zi.
Hua
Zi tersenyum sepanjang perjalanan mereka “Feng Wei, bagaimana kalau kita ke
Qing Qiu ? aku merindukan pondok Dong Feng yuan” Feng Wei mengangguk “baik…
baik… aku ingin melihat langit berbintang Qing Qiu…” Hua Zi “baik, tapi tidak
__ADS_1
boleh tidur diatas gunung…” Feng Jiu cemberut “sudah tahu…” Hua Zi tersenyum
lembut “Feng Wei, aku mencintaimu” mengecup keningnya. Feng Wei tersenyum,
mereka menghilang ke Qing Qiu.
Di
aula, yang masih tidak yakin kejadian sebelumnya, bertanya pada mereka yang
terlihat santai “Ye Hua, kapan Di Jun Di Hou kembali ?” San Chi “san di,
bagaimana menghilangkan hukuman Yuan Chen ?” Lao Tian Jun “Ye Hua, yeye mau
bertemu Di Jun Di Hou, pasti ada cara menyelesaikan masalah ini !” “Lian
Song…bla… bla… bla…” “Ye Hua… bla… bla… bla… ” lainnya segera menghindar, hanya
tersisa Mo Yuan yang berbicara dengan Hai Long Wang. Lainnya, segera menyusul
Hua Zi – Feng Wei ke Tai Chen gong “Chong Lin… Mu Yun… Fu Qin Niang Qin ?”
Chong Lin keluar “dianxia, Di Jun Di Hou ke Qing Qiu. oh sebelum pergi, Di Jun
berpesan, selain kalian, jangan ada yang tahu mereka di Qing Qiu” Gun Gun dan
Ling Ling mengangguk, menyusul Hua Zi dan Feng Wei bersama lainnya.
Dengan
perjuangan, akhirnya Ye Hua, Lian Song, dan Mo Yuan bisa melepaskan diri dari
banyaknya pertanyaan seputar Di Jun Di Hou. Mereka berkumpul di Chan Shen gong
untuk membahas penanganan Long Ling Zhu. Segera tersebar berita kembalinya Di
Jun Di Hou di Jiu Jong Tian, menjalar ke Si Hai Liu He Ba Huang. Berita Ba She
pun sudah tersebar hingga ke telinga Long Ling Zhu dan mereka ketakutan
mengetahui adanya hukuman kutukan. Tanpa Ye Hua melawan, sisa Long Ling Zhu
menghadap sendiri, berbalik meminta pertolongan Tian Zhu untuk membebaskan
mereka dari hukuman. Ye Hua sudah berdiskusi dengan semua termasuk Zhe Yan dan
Yao Wang, tapi tidak menemukan cara untuk membebaskan mereka. Sementara Hua Zi
dan Feng Wei juga hanya menggeleng saat ditanya.
Hua
Zi, Feng Wei, Zhe Yan, dan Bai Chen sedang menikmati waktu santai mereka di Shi
Li Tao Ling. Zhe Yan “Hong Ling, apa sudah tidak ada cara sama sekali ?”
bertanya pada Feng Wei yang sedang bersantai membaca buku cerita Sie Ming. Feng
Wei tanpa melihat “Zhe Yan, Ba She bukankah sudah berpesan untuk membiarkan
Long Ling Zhu musnah ?” Hua Zi “hukuman yang mereka terima bukan hanya karena
kesalahan Ba She” Bai Chen “Zhe Yan, kau tidak usah memikirkannya lagi… Long
Ling Zhu seperti ini hari ini, semua karena kesalahan mereka sendiri. Hong
Ling, kau akan melahirkan di Qing Qiu ?” Feng Wei mengangguk “aku tidak mau
kembali ke Tai Chen gong, mereka tidak akan berhenti menggangguku…”
__ADS_1