
Zu Zhe “hihi apa yang Di Jun
perintahkan padamu ?” Sie Ming menghela nafas “setiap kali Di Hou niangniang-ku
ini keluar, xiao xian harus memutar otak mengurus alam fana haih…” Zu Zhe
cekikikan, Huo Feng memainkan alisnya “jadi jauhkan mereka dariku…” Zu Zhe “oh
aku mendengar yang terjadi pada kalian di kaum Xixue…” Huo Feng “mereka
membuatku jijik…” langsung kesal. Sie Ming “oh kaum itu !” Zu Zhe melihat Sie
Ming “ada apa ?” Sie Ming “xiao xian juga hanya mendengar” keduanya menposisikan
diri mendengar kata-kata gosip Sie Ming.
Sie Ming meneruskan “sejak 20.000 tahun yang lalu, klan
Xixue mulai bergerilya lagi…” Zu Zhe “maksudmu menghisap darah ?” Sie Ming
menggeleng “tidak, tapi mereka sangat gelisah, seperti sedang mencari sesuatu. Berita
anda bersama Di Jun dan beberapa xiao dian xia melakukan perjalanan hingga ke
wilayah itu sudah tersebar. Tidak tahu apa yang terjadi, kaum itu menjadi
semakin gelisah dan mulai keluar dari wilayah mereka. Tepat ketika peringatan
perayaan buah persik keluar, ada kabar bahwa kaum Xixue sudah menargetkan
seseorang dan sekarang seluruh kaum sedang mencari dewa atau dewi itu” Zu Zhe
“menurutmu siapa yang mereka cari ?” Sie Ming mengangkat bahu “kaum itu selalu
tertutup dari dulu, siapa yang bisa menebak fikiran mereka !”.
Huo Feng “apa mereka akan ada pada perayaan kali ini ?”
Zu Zhe “perayaan ini memberi kesempatan pada semua dewa dewi yang masih berada
di Si Hai Ba Huang untuk melihat. Para Shan Shen berkesempatan untuk bisa
mencicipi buah persik Huang Shen Mu niangniang. Kaum Xixue termasuk dewa dewi
di wilayah Si Hai Ba Huang, mereka bisa saja datang.” Huo Feng memainkan
alisnya “jika begitu, sudah benar perintah Di Jun padamu… Sie Ming, jalankan
dengan benar…” Sie Ming cemberut “Di Hou niangniang…” memelas pada Huo Feng yang
tertawa terbahak-bahak.
Dong
Hua yang keluar dari ruang baca, langsung merangkul Huo Feng “apa yang membuat
Di Hou niangniang tertawa begitu gembira ?” Huo Feng “Sie Ming sedang
memikirkan cerita rakyatnya hahaha…” Lian Song “ooo sudah bersiap-siap…” Sie
Ming “san dianxia, jangan menertawakanku lagi !” Dong Hua acuh tak acuh “oh
Dong Hua, kau akan menghadiri rapat besok kan ?” Lian Song memastikan, Dong Hua mengangguk “Feng Wei,
besok ikut denganku !” Huo Feng “wah Di Jun ya, apa kau yakin ingin aku ikut denganmu
?” Dong Hua mengangguk, Sie Ming menghela nafas berat, lainnya cekikikan.
__ADS_1
Hari berikutnya, Dong Hua membawa Huo Feng duduk di
tempat Tian Di Gong Zhu, sementara keempat anaknya juga sudah menempati posisi
masing-masing. Huo Feng membawa perlengkapan melukis, menggelarnya pada meja
depan mereka. Begitu menggerakkan kuasnya, Huo Feng masuk kedalam dunianya
sendiri, tidak mendengarkan jalannya rapat. Dong Hua tersenyum melihat istri
kecilnya, yang menemukan kesibukannya sendiri. Banyak pasang mata yang
terpesona dan terpana melihat kecantikan dan ketenangan Di Hou kecil ini.
Selama ini, terkenal Di Hou yang tidak bisa diam di Jiu Jong Tian. Melihatnya
yang duduk tenang seperti ini sungguh pemandangan baru buat mereka. Sementara
lainnya yang melihat Huo Feng, memiliki fikiran dan tujuannya sendiri.
Dong Hua memendarkan pandangan dingin pada semua yang
memperhatikan istri cantiknya. Ada yang ngeri dan menunduk atau melihat ke
tempat lain. Ada yang tidak gentar dan tetap menatap Huo Feng bahkan dengan
pandangan yang seperti akan memangsa. Dong Hua melirik Sie Ming dan Sie Ming
sudah langsung mengetahui tugasnya selanjutnya. Sie Ming menatap semua yang
sudah berani menatap Di Hou, menghela nafas.
Selesai rapat, tanpa mengganggu Huo Feng, Dong Hua
memindahkan mereka ke Tai Chen gong. Huo Feng sudah duduk dengan tenang di
melihatnya dari paviliun. Mereka menjalani hari-hari yang tenang, sementara Sie
Ming menjadi sangat sibuk. Mendekati hari perayaan buah persik, Jiu Jong Tian
semakin ramai. Mengetahui ada dewa dewi yang terhukum, tidak menurunkan minat
untuk melihat kecantikan dan ketampanan yang sangat susah mereka jumpai.
Ling Ling “Niang Qin, apa yang kau gambar ?” duduk di
samping Huo Feng yang mencorat coret kertas menjadi suatu gambar abstrak tak
berbentuk. Huo Feng tidak menggubris Ling Ling, fokus pada karyanya. Xin Xin
menarik Ling Ling “jiejie, jangan mengganggu Niang Qin… saat jadi, kita akan
mengetahuinya !” Gun Gun “Niang Qin selalu begitu terfokus ketika melakukan
sesuatu…” Dong Hua “Feng Wei sangat cantik…” Xiong Xiong “apapun yang dilakukan
Niang Qin, pesona alaminya itu membuat semua tidak bisa berpaling… baik saat
berada di atas maupun saat terpuruk paling dalam, Niang Qin tetap dengan anggun
melakukan semuanya”.
Bai Qian “jika kalian bukan anak-anaknya, Di Jun sudah
mengirim kalian ke alam fana juga hahaha…” keempat anak cekikikan, Ching Ching
“nainai memang yang terbaik !” Bai Qian “apa Gu lao po tidak baik ?” menggoda
__ADS_1
Ching Ching. Ching Ching mengacungkan jempolnya “Gu lao po terbaik, tapi nainai
adalah yang terbaik diatara terbaik hihihi…” Bai Qian membelai kepala Ching
Ching.
Dong Hua “jangan mengganggu Feng Wei…” Ling Ling
“bukankah mau ke alam fana berburu ? jika membiarkan Niang Qin seperti ini…”
Dong Hua tersenyum “akan pergi setelah perayaan… biarkan Feng Wei melakukannya,
dia akan marah jika mengganggunya hanya untuk sesuatu hal yang sepele…” Sou Wan
“kulihat kau sengaja membiarkannya, untuk menyapu bersih semua pemujanya kan !”
Dong Hua melirik acuh tak acuh pada Sou Wan.
Long Nu “Niang Qin, bukankah kalian masih sibuk mengurus
Gu Zu Hua ?” Sou Wan menggeleng “Ayuan sudah mengerti… ingin menyelamatkan Si
Hai Ba Huang, hanya bisa menunggu dan melihat hal yang terjadi… Mu Shen akan
menghadapi takdirnya… jika beliau tidak bisa berada di jalan yang benar, maka
semua pengorbanannya selama ini sia-sia” semua mengangguk. Gun Gun “bagaimana
dengan induk Gu Zu Hua dan Feng Ping Hua, apa sudah menemukannya ?” Mo Yuan
“tampaknya induk Gu Zu Hua sengaja bersembunyi… sementara Feng Ping Hua, belum
diketahui keberadaannya !”
Dong Hua “kalian bisa mencoba mencarinya di klan Xixue !”
semua mengerutkan kening mendengar kata-kata Dong Hua. Ling Ling “Fu Qin, apa
anda sudah menemukannya ?” Dong Hua menggeleng “pergerakan klan Xixue yang
mencurigakan, kemungkinan berhubungan dengan kedua bunga itu !” Long Nu “benar,
tatapan mereka sangat tidak biasa dan rumor belakangan ini… Fu Qin, pasti ada
sesuatu dengan klan itu !”
Ye Hua “da ge, harus berhati-hati… walau sebelumya sudah
memastikan tidak ada penghisap darah dan tubuh mereka juga bersih dari racun
itu, tapi aku tetap merasa tidak nyaman !” Bai Qian “seperti yang kalian
katakan, tatapan mereka membuatku merasa risih !” Sou Wan “tapi beberapa hari
ini, tidak ada pergerakan mencurigakan selain tatapan mereka”
Long Nu “untung saja Huo Feng niang tidak
memperhatikannya… niang akan kesal lagi dengan tatapan mereka !” Sou Wan “Nu
er, bukannya sebelumnya, Huo Feng memusnahkan beberapa dari mereka… mungkin
mereka datang untuk membalas dendam !” Zu Zhe “tidak terlihat adanya dendam di
mata mereka…” Bai Qian “tidak ada apapun di mata mereka… mereka hanya seperti
berjalan dengan tatapan kosong… saat mengajak mereka berbicara, mereka seperti
__ADS_1
dewa dewi normal dan juga sangat sopan.”