Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 316 - Tidak memperhatikan


__ADS_3

Zu Zhe “hihi apa yang Di Jun


perintahkan padamu ?” Sie Ming menghela nafas “setiap kali Di Hou niangniang-ku


ini keluar, xiao xian harus memutar otak mengurus alam fana haih…” Zu Zhe


cekikikan, Huo Feng memainkan alisnya “jadi jauhkan mereka dariku…” Zu Zhe “oh


aku mendengar yang terjadi pada kalian di kaum Xixue…” Huo Feng “mereka


membuatku jijik…” langsung kesal. Sie Ming “oh kaum itu !” Zu Zhe melihat Sie


Ming “ada apa ?” Sie Ming “xiao xian juga hanya mendengar” keduanya menposisikan


diri mendengar kata-kata gosip Sie Ming.


            Sie Ming meneruskan “sejak 20.000 tahun yang lalu, klan


Xixue mulai bergerilya lagi…” Zu Zhe “maksudmu menghisap darah ?” Sie Ming


menggeleng “tidak, tapi mereka sangat gelisah, seperti sedang mencari sesuatu. Berita


anda bersama Di Jun dan beberapa xiao dian xia melakukan perjalanan hingga ke


wilayah itu sudah tersebar. Tidak tahu apa yang terjadi, kaum itu menjadi


semakin gelisah dan mulai keluar dari wilayah mereka. Tepat ketika peringatan


perayaan buah persik keluar, ada kabar bahwa kaum Xixue sudah menargetkan


seseorang dan sekarang seluruh kaum sedang mencari dewa atau dewi itu” Zu Zhe


“menurutmu siapa yang mereka cari ?” Sie Ming mengangkat bahu “kaum itu selalu


tertutup dari dulu, siapa yang bisa menebak fikiran mereka !”.


            Huo Feng “apa mereka akan ada pada perayaan kali ini ?”


Zu Zhe “perayaan ini memberi kesempatan pada semua dewa dewi yang masih berada


di Si Hai Ba Huang untuk melihat. Para Shan Shen berkesempatan untuk bisa


mencicipi buah persik Huang Shen Mu niangniang. Kaum Xixue termasuk dewa dewi


di wilayah Si Hai Ba Huang, mereka bisa saja datang.” Huo Feng memainkan


alisnya “jika begitu, sudah benar perintah Di Jun padamu… Sie Ming, jalankan


dengan benar…” Sie Ming cemberut “Di Hou niangniang…” memelas pada Huo Feng yang


tertawa terbahak-bahak.


            Dong


Hua yang keluar dari ruang baca, langsung merangkul Huo Feng “apa yang membuat


Di Hou niangniang tertawa begitu gembira ?” Huo Feng “Sie Ming sedang


memikirkan cerita rakyatnya hahaha…” Lian Song “ooo sudah bersiap-siap…” Sie


Ming “san dianxia, jangan menertawakanku lagi !” Dong Hua acuh tak acuh “oh


Dong Hua, kau akan menghadiri rapat besok kan ?” Lian Song memastikan, Dong Hua mengangguk “Feng Wei,


besok ikut denganku !” Huo Feng “wah Di Jun ya, apa kau yakin ingin aku ikut denganmu


?” Dong Hua mengangguk, Sie Ming menghela nafas berat, lainnya cekikikan.

__ADS_1


            Hari berikutnya, Dong Hua membawa Huo Feng duduk di


tempat Tian Di Gong Zhu, sementara keempat anaknya juga sudah menempati posisi


masing-masing. Huo Feng membawa perlengkapan melukis, menggelarnya pada meja


depan mereka. Begitu menggerakkan kuasnya, Huo Feng masuk kedalam dunianya


sendiri, tidak mendengarkan jalannya rapat. Dong Hua tersenyum melihat istri


kecilnya, yang menemukan kesibukannya sendiri. Banyak pasang mata yang


terpesona dan terpana melihat kecantikan dan ketenangan Di Hou kecil ini.


Selama ini, terkenal Di Hou yang tidak bisa diam di Jiu Jong Tian. Melihatnya


yang duduk tenang seperti ini sungguh pemandangan baru buat mereka. Sementara


lainnya yang melihat Huo Feng, memiliki fikiran dan tujuannya sendiri.


            Dong Hua memendarkan pandangan dingin pada semua yang


memperhatikan istri cantiknya. Ada yang ngeri dan menunduk atau melihat ke


tempat lain. Ada yang tidak gentar dan tetap menatap Huo Feng bahkan dengan


pandangan yang seperti akan memangsa. Dong Hua melirik Sie Ming dan Sie Ming


sudah langsung mengetahui tugasnya selanjutnya. Sie Ming menatap semua yang


sudah berani menatap Di Hou, menghela nafas.


            Selesai rapat, tanpa mengganggu Huo Feng, Dong Hua


memindahkan mereka ke Tai Chen gong. Huo Feng sudah duduk dengan tenang di


melihatnya dari paviliun. Mereka menjalani hari-hari yang tenang, sementara Sie


Ming menjadi sangat sibuk. Mendekati hari perayaan buah persik, Jiu Jong Tian


semakin ramai. Mengetahui ada dewa dewi yang terhukum, tidak menurunkan minat


untuk melihat kecantikan dan ketampanan yang sangat susah mereka jumpai.


            Ling Ling “Niang Qin, apa yang kau gambar ?” duduk di


samping Huo Feng yang mencorat coret kertas menjadi suatu gambar abstrak tak


berbentuk. Huo Feng tidak menggubris Ling Ling, fokus pada karyanya. Xin Xin


menarik Ling Ling “jiejie, jangan mengganggu Niang Qin… saat jadi, kita akan


mengetahuinya !” Gun Gun “Niang Qin selalu begitu terfokus ketika melakukan


sesuatu…” Dong Hua “Feng Wei sangat cantik…” Xiong Xiong “apapun yang dilakukan


Niang Qin, pesona alaminya itu membuat semua tidak bisa berpaling… baik saat


berada di atas maupun saat terpuruk paling dalam, Niang Qin tetap dengan anggun


melakukan semuanya”.


            Bai Qian “jika kalian bukan anak-anaknya, Di Jun sudah


mengirim kalian ke alam fana juga hahaha…” keempat anak cekikikan, Ching Ching


“nainai memang yang terbaik !” Bai Qian “apa Gu lao po tidak baik ?” menggoda

__ADS_1


Ching Ching. Ching Ching mengacungkan jempolnya “Gu lao po terbaik, tapi nainai


adalah yang terbaik diatara terbaik hihihi…” Bai Qian membelai kepala Ching


Ching.


            Dong Hua “jangan mengganggu Feng Wei…” Ling Ling


“bukankah mau ke alam fana berburu ? jika membiarkan Niang Qin seperti ini…”


Dong Hua tersenyum “akan pergi setelah perayaan… biarkan Feng Wei melakukannya,


dia akan marah jika mengganggunya hanya untuk sesuatu hal yang sepele…” Sou Wan


“kulihat kau sengaja membiarkannya, untuk menyapu bersih semua pemujanya kan !”


Dong Hua melirik acuh tak acuh pada Sou Wan.


            Long Nu “Niang Qin, bukankah kalian masih sibuk mengurus


Gu Zu Hua ?” Sou Wan menggeleng “Ayuan sudah mengerti… ingin menyelamatkan Si


Hai Ba Huang, hanya bisa menunggu dan melihat hal yang terjadi… Mu Shen akan


menghadapi takdirnya… jika beliau tidak bisa berada di jalan yang benar, maka


semua pengorbanannya selama ini sia-sia” semua mengangguk. Gun Gun “bagaimana


dengan induk Gu Zu Hua dan Feng Ping Hua, apa sudah menemukannya ?” Mo Yuan


“tampaknya induk Gu Zu Hua sengaja bersembunyi… sementara Feng Ping Hua, belum


diketahui keberadaannya !”


            Dong Hua “kalian bisa mencoba mencarinya di klan Xixue !”


semua mengerutkan kening mendengar kata-kata Dong Hua. Ling Ling “Fu Qin, apa


anda sudah menemukannya ?” Dong Hua menggeleng “pergerakan klan Xixue yang


mencurigakan, kemungkinan berhubungan dengan kedua bunga itu !” Long Nu “benar,


tatapan mereka sangat tidak biasa dan rumor belakangan ini… Fu Qin, pasti ada


sesuatu dengan klan itu !”


            Ye Hua “da ge, harus berhati-hati… walau sebelumya sudah


memastikan tidak ada penghisap darah dan tubuh mereka juga bersih dari racun


itu, tapi aku tetap merasa tidak nyaman !” Bai Qian “seperti yang kalian


katakan, tatapan mereka membuatku merasa risih !” Sou Wan “tapi beberapa hari


ini, tidak ada pergerakan mencurigakan selain tatapan mereka”


            Long Nu “untung saja Huo Feng niang tidak


memperhatikannya… niang akan kesal lagi dengan tatapan mereka !” Sou Wan “Nu


er, bukannya sebelumnya, Huo Feng memusnahkan beberapa dari mereka… mungkin


mereka datang untuk membalas dendam !” Zu Zhe “tidak terlihat adanya dendam di


mata mereka…” Bai Qian “tidak ada apapun di mata mereka… mereka hanya seperti


berjalan dengan tatapan kosong… saat mengajak mereka berbicara, mereka seperti

__ADS_1


dewa dewi normal dan juga sangat sopan.”


__ADS_2