
Bab 315 –
Ling Ling “jadi apa yang ingin Fu Qin lakukan ?” Dong Hua
menatap Huo Feng “menemani bidadari ini !” Jin Cheng “die, apa anda tidak ke
Jiu Jong Tian ? sudah lama anda tidak mengikuti rapat !” Ling Ling “sebentar
lagi adalah perayaan bunga persik, kurasa niang qin juga tertarik melihatnya !”
Dong Hua menghela nafas, Long Nu menggoda “diedie, anda bukan akan mengurung
Huo Feng niang dari semua mata kan !” Dong Hua cemberut “Xiong Xiong dan Xin
Xin juga tidak suka mengikuti perayaan hihihi…” Ling Ling cekikikan melihat
tampang Dong Hua. Long Nu “siapa yang tidak tertarik dengan pesona Tai Chen
gong. Walaupun hanya melihat sekilas, semua akan memanfaatkan momen untuk
melihat hihihi…”
“eng…” wanita kecil di pelukan Dong Hua bergoyang-goyang
“Feng Wei, sudah bangun…” Dong Hua dengan lembut membelai wajah istri tercintanya.
Huo Feng mengangguk sambil mengedip-ngedipkan mata “kalian sudah datang…” Gun
Gun “Niang Qin, kau baik-baik saja ?” Huo Feng melirik Dong Hua dengan kesal,
sementara Dong Hua tersenyum manis padanya. Semua sudah mengerti dengan isyarat
mata mereka “Niang Qin, beberapa hari lagi adalah perayaan buah persik di Jiu
Jong Tian. Apa Niang Qin ingin menghadirinya ?” Huo Feng “buah persik ? hmm…
baiklah…” Long Nu “ada apa ? Huo Feng niang tidak menyukainya ?” Huo Feng
menggeleng “sudah lama tidak berburu !”
Dong Hua “berburu ?” Huo Feng “ingat dulu saat kultivasi,
Yang Guang Da Ren masuk ke hutan perburuan kerajaan !” Dong Hua “Feng Wei ingin
kealam fana ?” Huo Feng mengangguk. Ling Ling “apa yang susah dengan hal itu !
setelah perayaan, kita bisa turun bermain di alam fana.” Huo Feng menggeleng
“sepertinya harus meminta bantuan Sie Ming hihihi…” dengan wajah nakalnya. Gun
Gun “Niang Qin ingin kultivasi ?” Jin Cheng “bisa menggantikan makhluk fana !
Sie Ming Xing Jun bisa mengaturkan tempat yang cocok untuk kita !”.
Dong Hua sekeluarga, muncul di gerbang Jiu Jong Tian, langsung
mengundang perhatian banyak dewa dewi. Dong Hua menggandeng Huo Feng, sambil
bercanda tawa menuju Tai Chen gong. Xin Xin “Niang Qin, setiap kali muncul di
Jiu Jong Tian selalu membawa warna baru…” Xiong Xiong “tentu saja, Niang Qin
semakin cantik, semakin besar semakin cantik, siapa yang tidak tertarik padanya
!” Ling Ling “shu… apa kalian tidak melihat keposesifan Fu Qin !” Xin Xin
mengejek “jie, jangan hanya melihat Fu Qin – Niang Qin, lihatlah Fu Jun-mu itu
hihihi” semua anak Dong Feng memiliki kecantikan dan ketampanan yang tidak bisa
diabaikan, walaupun Gun Gun dan Ling Ling sudah menikah, tapi masih menjadi
__ADS_1
perhatian.
Ching Ching “untungnya kita bukanlah perhatian utama…
lihat mata mereka sudah hampir melompat keluar melihat nainai…” Chang Chang
“tampaknya akan ada lagi yang dikirim ke alam fana hahaha…” Ling Ling “kalian
sudah tahu, waigong-mu itu adalah raja pecemburu no 1 di alam semesta hahaha…”
Jin Cheng “tapi Huo Feng niang sudah melakukan Ikatan Tubuh Suci. Selama ini,
tidak pernah melihat Niang Qin yang tertarik pada lainnya !” Ching Ching
“nainai hanya tertarik menjadikan mereka bahan permainannya hihihi…” Chang
Chang mengangguk, menyetujui ucapan Ching Ching.
Chong Lin dan Mu Yun segera menyambut mereka semua “Di
Jun – Di Hou…” “Chong Lin, panggil Sie Ming !” Dong Hua memerintah, Chong Lin
segera pergi. Dengan kedatangan Sie Ming, Lian Song dan Zu Zhe juga ikut serta
“Dong Hua, kalian akan mengikuti perayaan buah persik !” Dong Hua mengangguk
“sangat baik, buah persik kali ini sangat bagus, besar, merah, dan manis.” Lian
Song menjelaskan dengan antusias. Huo Feng “san dianxia sudah mencicipinya ?”
Lian Song “mana mungkin, semua masih di tempat Huang Shen Mu niangniang”
Lain dengan Lian Song yang antusias, Sie Ming yang
mendapat panggilan Dong Hua Di Jun, getar getir, terutama setelah melihat rupa
Di Hou. Dong Hua bersama Sie Ming dan Lian Song ke ruang baca, sementara Huo
Feng bersama Zu Zhe bercengkrama di paviliun “Huo Feng, bagaimana keadaanmu ?”
Feng Yuan, bagaimana ? apa masih tahan ?” Huo Feng cemberut “jangan
mengungkitnya lagi, tulangku sudah hampir hancur semua !” Zu Zhe cekikikan “Fu
Jun-mu itu benar-benar…” Huo Feng “huh… kalau tahu seperti ini, aku tidak akan
menyetujui permintaannya, biarkan dia merana sampai 100.000 tahun !”
menggerutu.
Zu Zhe tertawa terbahak-bahak “anda yang tidak tega
padanya hihihi…” Huo Feng cemberut meminum tehnya “bagaimana lukamu sebelumnya
?” “sudah pulih…” “hmm tindakanmu kali ini sungguh besar… eh itu juga berdampak
pada para pemujamu !” Zu Zhe menggoda, Huo Feng mengerutkan kening menatap Zu
Zhe. “jangan melihatku seperti itu. Semua terjadi karena Di Jun melupakanmu,
Tian Jun sekali lagi mengatakan kau terluka dan tidak boleh mengungkit namamu
di hadapan Di Jun. para pemujamu itu kembali memiliki harapan untuk mendekatimu
!” Huo Feng “apa mereka tidak lelah ? aku saja lelah melihat mereka !”
Zu Zhe “kali ini kedatanganmu sudah tersebar di Jiu Jong
Tian, kemungkinan perayaan kali ini akan sangat ramai !” Huo Feng menghela
nafas “biarkan saja mereka, aku lagi tidak mood bermain !” Zu Zhe “kenapa ? apa
__ADS_1
kau sakit ?” Huo Feng menggeleng “mereka tidak seru sama sekali… bosan bermain
dengan anak-anak itu !” Zu Zhe “mana berani bersikap keterlaluan padamu ! Di
Jun selalu berada di sisimu !” Huo Feng menghela nafas “maka dari itu, cari
kesenangan lain saja !” Zu Zhe menyipitkan matanya “anda memikirkan permainan apa
lagi ?” Huo Feng berbinar “aku ingin berburu dialam fana, seperti saat menjadi
Yang Guang” Zu Zhe “wah, anda sudah mempunyai kesenangan baru lagi, aku ikut…”
Huo Feng cekikikan.
Zu Zhe “apa Di Jun memanggil Sie Ming untuk mengatur hal
itu ?” Huo Feng mengangkat bahu “kurasa Di Jun akan membuat Sie Ming pusing
selama beberapa hari ini hihihi…” Huo Feng memainkan matanya “hmm…” Zu Zhe “oh
apa yang kau rencanakan untuk Mu Shen ?” Huo Feng menggeleng “tidak
merencanakan apapun, mereka bisa menyelesaikannya sendiri… aku akan kembali ke
Yu Zhou Da Lu” Zu Zhe terkejut “apa ada masalah ?” Huo Feng menggeleng “sudah
sekian lama meninggalkan. Sebelumnya
kembali, hanya untuk urusan pribadi.” Zu Zhe “apa Di Jun sudah mengetahui hal
ini ?” Huo Feng mengangguk “sebelum ke Bing Huo Dao, aku sudah pernah
memberitahunya. Lagipula, Hua Zi gege dan keempatnya baru memegang status,
mereka perlu lebih banyak muncul di Yu Zhou Da Lu” Zu Zhe “jadi kalian semua
akan pergi ?” Huo Feng mengangguk.
Zu Zhe
“Huo Feng, kapan akan menerima rintangan terakhir ?” Huo Feng “masih sekitar
2.000 tahun lagi !” Zu Zhe “bisakah kami ada disana melihatmu ?” Huo Feng
tersenyum “kalian begitu senang melihatku menerima rintangan !” Zu Zhe menepuk
bahu Huo Feng “kami lebih senang melihatmu tidak terluka !” Huo Feng “kalian
bisa mendiskusikannya dengan Ling Ling… aku tidak bisa menjanjikan apapun…
setelah kembali, banyak hal sudah menungguku !” Zu Zhe “baik, Zhe Yan sedang
meramukanmu obat-obatan…” Huo Feng mengerutkan keningnya.
Zu Zhe
“Huo Feng, walau kau tidak takut, Fu Jun-mu itu sudah ketakutan, rintangan itu
akan menghabisi ragamu !” Huo Feng menghela nafas “kulihat kalian hanya suka
memberiku minum obat pahit !” Zu Zhe cekikikan “bagaimana dengan ketujuh
kesayanganmu itu ?” Huo Feng “mereka baik-baik saja, menikmati tangan dan kaki
mereka hihihi…” cekikikan mengingat ketujuh kesayangannya. Kedua wanita ini
bercanda tawa di paviliun, sedangkan Sie Ming keluar dari ruang baca dengan
wajah lesu “Sie Ming, ada apa dengan wajahmu itu ?” Huo Feng menyapa. Sie Ming
melihat Dong Hua yang masih berbincang dengan Lian Song, mendekati Huo Feng dan
__ADS_1
Zu Zhe “niangniang-ku yang tercantik, bisakah lainkali anda ke Jiu Jong Tian
memakai topeng ?”