
Hua Zi yang meninggalkan
Kerajaan Ming, segera ke Bi Hai Cang Ling, semua sudah menunggunya. Hua Zi
segera ke tempat pembaringan Feng Wei dan ketujuh telur hewan kesayangannya.
Terlihat cahaya lembut keluar dari tubuh Feng Wei kecil dan ketujuh telur, selama
beberapa hari. Hua Zi memajang lukisan Yang Guang dan ketujuh kawannya di ruang
baca Bi Hai Cang Ling “Fu Qin, pergi mengambil ini ?” Hua ZI mengangguk “mana
lainnya ?” Gun Gun bertanya “sudah terbakar…” Ling Ling mengangguk “mereka
tidak layak memiliki lukisan Niang Qin…” Long Nu “entah cerita seperti apalagi
yang menunggu mereka !” Jin Chen “bagaimanapun ceritanya, Hong Ling niang
sangat menikmati semua kehidupannya…”.
Lian Song “sudah 10 hari, mereka masih bercahaya !” Sie
Ming “sudah mengecek seluruh alam fana, belum ada fenomena yang sama seperti
sebelumnya !” You Zun “mereka masih mengumpulkan kekuatan. Tidak tahu kultivasi
ini memiliki berapa banyak dampak pada jiwa raga mereka !” Hua Zi “Feng Wei
hanya melaluinya tidak sampai 17 tahun, semoga saja tidak memberikan dampak buruk
pada jiwa raganya”.
Dihari ke 14, Feng Wei kecil dan salah satu telur
kehilangan cahaya “ada apa ini ?” Zuo Zun “cek alam fana…” Jin Chen, Gun Gun,
dan Bai Chen segera turun. Cahaya terlihat di satu alam fana, sama seperti
fenomena kultivasi sebelumnya. Telur-telur lain pun ikut kehilangan cahaya
dalam 1 hari yang sama. Sesuai urutannya, cahaya pelangi terlihat muncul di
posisi terakhir. Zuo Zun “apa yang kukatakan ! dia pasti selalu mengawal dan
memastikan kelahiran mereka terlebih dahulu” You Zun “cih, bukankah hanya
karena dia ingin menjadi yang termuda…”.
Setiap kultivasi, memiliki rintangan yang semakin sulit,
semakin menderita. Mereka melalui semua dengan keceriaan, tanpa keluhan dan
saling menjaga. Di setiap kehidupan adalah Feng Wei yang terlahir paling akhir
tapi paling pertama merenggang nyawa. Jarak kematian kedelapannya paling lama,
selisih 3 tahun. Setiap kali semua menyelesaikan kultivasinya, kedelapan raga
di Bi Hai Cang Ling akan kembali bercahaya.
Di kultivasi yang ketujuh, menjadi kultivasi terlama dan
paling bermasalah. Feng Wei terlahir sebagai putri mafia yang kehilangan orang
tuanya sejak kecil. Dengan kekuatan dan kepintarannya membangun kelompok yang
paling ditakuti di masa itu. Ketujuh jiwa menjadi wakilnya yang paling setia,
membunuh musuh tanpa berkedip sama sekali. Dalam kehidupan itu, mereka lalui
dengan banyaknya pertarungan hebat yang selalu menginginkan nyawa mereka.
Disamping itu, berita kultivasinya Shen Zhu dan ketujuh kesayangannya bocor, membuat
yang memiliki dendam dan ambisi mencari mereka dialam fana. Hua Zi yang selalu
menemani Feng Wei pun terlibat pertempuran untuk melindungi Feng Wei. Zuo Zun
dan You Zun pun turun melindungi Feng Wei dan ketujuhnya. Mereka bergantian ke
alam fana dan menyembuhkan diri di alam dewa sebagai hukuman penggunaan sihir
di alam fana.
Setelah menyelesaikan 7 kultivasi, ketujuh cahaya kembali
__ADS_1
ke bi Hai Cang Ling sementara cahaya Feng Wei tidak kembali. Kedua Zun Wang
memerintahkan ketiga asisten dan kelima jenderal besar untuk mengurus Yu Zhou
Da Lu dan mencari pihak-pihak yang mengganggu kultivasi Shen Zhu. Kedua Zun
Wang dan Hua Zi mencari Feng Wei di alam fana, di tempat semula berkultivasi,
tidak dapat merasakan auranya “apa yang terjadi ?” “harusnya tidak ada masalah
pada kultivasinya. Tidak ada apapun yang mempengaruhi kultivasi dan merubahnya”
“Feng Wei, kau dimana ?” Hua Zi bersedih ‘jangan sampai terjadi apapun padamu…
aku tidak akan sanggup menghadapinya… Feng Wei’.
Disaat Hua Zi melamun, sebuah cahaya pelangi kecil
berkeliling di sekitarnya. Zuo Zun yang pertama menyadari “Huo Feng…” semua
segera melihat kearah cahaya. Cahaya seakan mengajak mereka ke suatu tempat,
ketiganya pun mengikuti. Perlahan cahaya itu terpisah menjadi 7 cahaya berbeda,
terbang ke satu arah. You Zun “ini bukan Huo Feng, ini ketujuh hewan mistis…”
Hua Zi “Feng Wei, kau harus baik-baik saja !” mereka dibawah ke suatu tempat
yang sedang menjadi tempat pembantaian besar-besaran. Cahaya pelangi kecil yang
membawa bayangan Cai Hong Huo Feng Shen Zhu dewasa, tubuh kultivasi, berdiri
tegak di depan semua pengacau yang mengganggu kultivasinya.
“Feng Wei…” “Huo Feng…”ketiganya berteriak dan terkejut. “kalian
mengira yang mulia kultivasi jadi tidak mengetahui apapun ! lama menikmati
kebebasan, membuat kalian lupa diri rupanya, nyali kalian semakin besar, bahkan
berani menargetkan yang mulia ! sangat hebat !” ketiganya melihat 7 cahaya yang
berada di belakang cahaya pelangi Feng Wei. Ribuan dewa, iblis, dan siluman di
sangat menyeramkan “tidak berguna… masukkan semuanya ke Di Yu 18” “Shen Zhu…
Shen Zhu… maaf… maafkan kami… kami tidak akan mengulanginya lagi… Shen Zhu…” muncul
2 pria memakai jubah hitam dan putih dengan sebuah kendi di tangannya. Kendi
dibuka, semua pengacau terhisap masuk kedalamnya. Kedua pria, segera memberi
hormat pada Feng Wei dan menghilang.
Feng Wei tersenyum, menatap Hua Zi dan kedua Zun Wang “Feng
Wei…” “Huo Feng, kau tidak kembali, disini membereskan semua !” Feng Wei
mengangguk, beralih ke Hua Zi “Hua Zi gege, kau sangat nakal…” Hua Zi
mengerutkan kening dan segera mengerti melihat wajah Feng Wei yang usil,
cekikikan “maaf Fu Ren, terlalu mencintaimu…” Zuo Zun “Huo Feng, kau tidak
kembali ?” Feng Wei menggeleng “inilah alasanku memanggil kalian, aku akan
berkultivasi sekali lagi !” “Zhu Ren, kami ikut…” Feng Wei tersenyum nakal “sudah
memberi kalian 7 kali kultivasi, masih belum cukup ?” ketujuhnya cemberut. Hua
Zi “Feng Wei…” Feng Wei usil “kenapa ? ingin ikut juga ?” Hua Zi mengangguk.
Feng Wei menggeleng sambil menghela nafas “haih malangnya nasibku, kultivasipun
harus menjaga banyak bayi…” “hihihi…” 7 pemuda pemudi yang merupakan jelmaan 7
hewan mistis cekikikan.
You Zun “Huo Feng, kau menghabiskan energi kultivasimu ?”
Feng Wei “tidak semua, cukup banyak !” Zuo Zun menghela nafas “maaf, kami tidak
bertindak secepatnya… kami sudah mengerahkan kelima jenderal besar, masih kalah
selangkah darimu…” Feng Wei menggeleng “tidak menyalahkan kalian… mereka juga
__ADS_1
termasuk rintanganku… Hua Zi gege, apa kau yakin akan ikut kultivasi ?” Hua Zi
mengangguk mantap “baik juga, daripada kau selalu dengan status mahkluk tak
kasat mata, mengambil keuntungan dari raga kultivasiku…” Feng Wei berdecak,
melirik Hua Zi yang cekikikan.
Feng Wei berubah menjadi cahaya dan kembali ke raga Feng
Wei kecil bersama ketujuh hewan. Hua Zi dan kedua Zun Wang segera menyusul ke
Bi Hai Cang Ling. Hua Zi memberitahu semua, beritanya yang akan berkultivasi
bersama Feng Wei. Tentu saja mendapat protes dari banyak pihak, terutama Ling
Ling yang sangat ingin ikut berkultivasi. Setelah melihat cerita kultivasi Feng
Wei, semua tertarik untuk mengikutinya. Mereka sebagai dewa memiliki hidup yang
sangat panjang, menjadikan hidup jadi membosankan.
Seperti
hidup Dong Hua Di Jun sebelum bertemu Bai Feng Jiu. Dewa tua 360.000 tahun yang
sudah melihat hampir semua kehidupan di dunia, tidak memiliki sesuatu yang
berarti dan menyenangkan lagi. Semua berubah setelah bertemu Bai Feng Jiu,
membuat hidupnya penuh warna, walau tidak semua kebahagiaan. Lika liku
kehidupan semenjak mengenal Bai Feng Jiu membuatnya merasakan arti hidup
sebenarnya. Entah hal menyedihkan, masalah yang datang bertubi-tubi, kematian
yang memisahkan mereka, penantian yang panjang, pertemuan, permainan, tangisan,
tawa, semuanya menjadi menarik dan menyenangkan selama bersama gadis nakal yang
satu itu.
Selama
sebulan, cahaya di raga Feng Wei kecil dan tujuh telur, terus berputar dengan
lembut. Hua Zi selalu tertidur memeluk Feng Wei kecil-nya, tidak terpisahkan. Saat
kedua Zun Wang datang melihat kondisi mereka, menemukan Hua Zi yang sudah
berada dalam kondisi yang sama dengan Feng Wei. Dari tubuh Hua Zi mengeluarkan
cahaya ungu yang menyelimutinya dengan
lembut. 3 hari setelahnya, kesembilan cahaya terbang keluar Bi Hai Cang Ling
secara bersamaan. Bersama dengan keluarnya cahaya, salah satu buku nasib Sie
Ming Xing Jun pun memunculkan cahaya dan merubah isinya.
Ling
Ling “mereka sudah kultivasi… ah Niang Qin, aku juga ingin ikut…” You Zun
mengejek “daripada kau disini terus meracau tidak jelas, bagus kalian berusaha
memberikan kabar gembira pada saat mereka kembali” wajah Ling Ling dan Long Nu
memerah. Ling Ling membela diri “ayi, kami suku rubah ekor sembilan tidak
segampang itu berisi” Zuo Zun “eh sepertinya yang kudengar tidak seperti itu…
bukankah Gun Gun terlahir hanya dengan beberapa kali hubungan dan kau bocah
kecil, tidak lama setelah Bai Feng Jiu menyelesaikan biguangnya, kaupun hadir
kan ! Xin Xin dan Xiong Xiong pun seperti itu, jadi katakan kenapa kau berbeda
dengan ibumu ?” menggoda Ling Ling. Wajah Ling Ling semakin memerah “ah shushu,
jangan terus menggoda… tunggu Niang Qin kembali, aku akan memintanya menghukum
shushu…” Zuo Zun berlagak takut “iuh… maafkan shushu bocah kecil, shushu sangat
ketakutan hahaha…” Ling Ling membuang muka “cih…” kesal.
__ADS_1