
Bab 353 –
Garis hitam itu menjalar naik, seperti air yang
menyesuaikan bidangnya. Semua melihat garis hitam yang perlahan naik “tidak…
tidak benar… ada yang salah…” Zuo Zun berguman “shushu…” Xin Xin memegang erat
tangannya. Zuo Zun “kalian ingat bagaimana memanggil Huo Feng dari ruang hampa
saat itu !” semua mengangguk. “kita coba sekali lagi ! Huo Huang, bukan jiejue
! semua bersiaplah, kerahkan kemampuan terbaik kalian !” You Zun menghilangkan
jiejue, terlihat garis hitam yang menaiki jiejue, meledak.
Zuo Zun “jangan ada keraguan ! harus menyadarkannya !”
mereka mulai menyerang bersama-sama. Disaat mendekati Bing Yu Hai, garis hitam
naik, membentuk tembok pertahanan. Berkali-kali tembok pertahanan garis hitam
hancur oleh kekuatan mereka, tetapi kembali terbentuk lagi. “tidak bisa… tidak
bisa dengan cara ini !” Xiong Xiong menghentikan semua. Xin Xin “energi kita
akan habis, bahkan tidak bisa mendekati Niang Qin…” Gun Gun “kita coba satu
persatu, cari celah… usahakan satu sihir saja yang berhasil menerobos masuk
hingga ke Niang Qin…”
Mereka kembali mencoba lagi, dengan metoda yang berbeda.
Alhasil garis hitam terus membentuk tembok pertahanan berlapis. Sihir mereka
sama sekali tidak bisa menyentuh Cai Hong Huo Feng. Dong Hua “Feng Wei…
kembali… kembali… kau sudah tidak mempedulikanku kah ! Feng Wei…” berteriak.
Cai Hong Huo Feng tetap tidak bergeming, berada dalam posisinya semula.
Gun Gun memapah Dong Hua “Fu Qin, fikirkan cara lain… hati
Niang Qin, tidak ada yang bisa menembusnya…” Long Nu “tidak… ingat ! Huo Feng
niang mengatakan, dia lahir dari kehampaan… Huo Feng niang adalah kehampaan itu
sendiri… bukan memanggil Huo Feng niang dari kehampaan tapi membuatnya sadar
bahwa Huo Feng niang bukanlah kehampaan.” Jin Cheng “bukan kehampaan !” berbalik
menatap Dong Hua.
Jin Cheng “Dong Hua die, Huo Feng niang adalah hidupmu tapi
apa hidup Huo Feng niang ?” semua tercengang, berfikir keras. Keheningan
dipecahkan Ling Ling “tidak ada, Niang Qin tidak pernah menganggap hidup… Niang
Qin… Niang Qin bukanlah milik kehidupan maupun kematian !” Jin Cheng mengangguk
“yah… dia adalah milik semesta, diluar dari segalanya !” Long Nu “Huo Feng
niang menghancurkan Zuan Bao Shi Dao menandakan Huo Feng niang tidak tercipta
dari sana !” Gun Gun “hidup Niang Qin…”.
Dong Hua menggeleng “aku bukanlah hidupnya… Feng Wei tidak
memiliki hidup, dia tidak pernah terikat oleh apapun… yang di berikannya padaku
__ADS_1
adalah cinta suci dengan segala perlindungan terbaik…” You Zun “janji ! Huo
Feng hidup demi janjinya…” Zuo Zun “ada adalah tiada… tiada adalah ada… kata
yang tak berarti tapi diucapkannya !” menatap Dong Hua.
Disaat mereka berfikir, garis hitam sudah semakin mendekati
mereka. Zuo Zun “Dong Hua, apa ada tanda perjanjian yang diberikan Huo Feng
padamu ?” Dong Hua memikirkan, melihat cincin di jarinya “tidak, itu adalah
perlindungannya…” You Zun mematahkan pemikiran Dong Hua.
Zuo Zun “kalian fikirkan, kami akan memperlambat kehampaan
ini !” mengerahkan sihir, membuat jiejue. Zuo Zun akan keluar dari jiejue, Xin
Xin menariknya “aku ikut !” Zuo Zun berbalik, tersenyum menggoda “tidak
merelakanku !” Xin Xin cemberut kesal “sudah mengatakannya, akan menghadapi
bersama-sama !” Zuo Zun “haih aku satu Zun Wang takluk pada gadis kecil
sepertimu…” menarik Xin Xin ke pelukannya “aku akan baik-baik saja, hanya
memperlambat laju kehampaan, memberikan kalian lebih banyak waktu berfikir…
tunggu aku, aku akan kembali !”
Xin Xin
cemberut “menurutlah… aku belum menikahimu, mana mau berkorban sia-sia…” Xin
Xin memukul Zuo Zun “auh… belum menikah, sudah menyiksa suamimu !” Zuo Zun
menggoda. Xin Xin menghentakkan kaki kesal, Zuo Zun cekikikan “baik… baik…
apapun !” mengecup kening Xin Xin. Xin Xin melihat Zuo Zun yang keluar dari
jiejue, menghancurkan garis-garis hitam yang mendekati jiejue.
Gun Gun
“Xin Xin, kau dengan Jin Shan shushu ?” Xin Xin “ada apa dengan orang tua itu ?
awas saja saat dia kembali, aku akan memukulnya dengan keras !” menjawab dengan
ketus, walau sebenarnya hatinya sangat cemas. You Zun menengahi “sudah… kalian
harus cepat memikirkannya… kami tidak bisa memikirkan apapun… di Yu Zhou Da Lu,
tiada suatu apapun bahkan seorang pun yang pernah mendapat janji Huo Feng.
Satu-satunya harapan ada pada Dong Hua”
Dalam
kepanikan, berusaha mencari jawaban, sungguh sangat susah. Terlihat Zuo Zun
yang mulai kewalahan dengan garis hitam, karena berdatangan dari segala arah.
Kesepuluh jenderal juga sudah kembali, membantu Zuo Zun. Suara sihir yang
bertubrukan dengan garis hitam, menggelegar di Yu Zhou Da Lu.
Dong
Hua dan anak-anaknya mengeluarkan benda-benda yang di berikan Huo Feng, tidak
ada satupun yang memancarkan cahaya atau memberi mereka harapan. Satu persatu
__ADS_1
jenderal, berubah menjadi patung batu. You Zun “Dong Hua, Jin Shan tidak dapat
bertahan sendiri… cepatlah…” mengerahkan sihir, membentuk satu lapisan jiejue
lagi “dengar, jika sampai akhir, kalian tidak menemukannya. Pergi ! kembalilah
ke Si Hai Ba Huang, mengerti !”
Xiong
Xiong protes “ayi…” You Zun tegas “disini bukanlah pertarungan kalian ! kalian
adalah milik Si Hai Ba Huang” Xiong Xiong protes “tidak, kami adalah wangzi dan
gong zhu Yu Zhou Da Lu, anak dari Cai Hong Huo Feng Shen Zhu” You Zun ketus
“kalian bukanlah anak siapapun !” Xiong Xiong “ayi…” menghardik. You Zun tidak
kalah ketus dan sangat dingin “Shen Zhu tidak pernah melahirkan, Niang Qin
kalian yang sebenarnya sudah yuhua.” Semua terbelalak.
Xiong
Xiong berkaca-kaca memegang You Zun “ayi… jangan berkata seperti itu… aku tahu
ayi hanya ingin melindungi kami… tapi aku… aku tidak ingin kehilangan lagi !
ayi, aku tidak perlu dilindungi…” lainnya pun mempertegas “kami tidak perlu
dilindungi… ayi… saat kami mengikuti Niang Qin, kami sudah tahu segala
resikonya… kami berniat berjuang bersamanya…” “ayi… kami ingin berjuang bersama
Niang Qin, kami tidak akan meninggalkan siapa pun sendiri” “sama seperti Fu Qin
tidak meninggalkan ketujuh kesayangan ! kami pun tidak akan meninggalkan
siapapun !”
You Zun
melihat keteguhan di mata semuanya “terserah kalian !” menghilang keluar
jiejue. Semua masih terlindung di dalam jiejue, melihat dengan hati cemas
keadaan diluar sana. Di beberapa sisi, garis hitam sudah mulai merangkak naik
ke jiejue Zuo Zun yang terluar. Kesepuluh jenderal sudah berubah menjadi patung
batu hitam.
Dari
atas, rombongan Budha, tidak berhenti melantunkan mantra-mantra Dhamma. Dong
Hua melihat segala sesuatunya dalam diam, melihat Cai Hong Huo Feng yang sudah
menghitam, memegang dadanya “janji Feng Wei…” semua melihat Dong Hua dan
tangannya yang di dada “Fu Qin, apa yang mau kau lakukan ?” keenam dewa dewi
semakin cemas. “Satu-satunya bentuk janji Feng Wei ada di sini…” menepuk-nepuk
dadanya.
Xin Xin
“jantung Niang Qin ?” Dong Hua mengangguk “tanda janji kebersamaan yang di
buatnya…” Xiong Xiong perlahan “Fu Qin, apa yang kau fikirkan ?” semua menatap
__ADS_1
Dong Hua dalam kecemasan.