Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 174 - Pertemuan


__ADS_3

Tibalah hari peperangan,


karena sudah pernah mengalaminya sekali, Song Xuan Ren sudah mengetahui gerakan


musuh. Song Xuan Ren mengikuti kejadian sebelumnya, sambil mengamati sekitar,


mencari keberadaan Xiao Jiu. Xiao Jiu bersama ketujuh saudaranya bersembunyi di


dalam hutan “hmm… putra mahkota itu lumayan juga, bisa membaca gerakan lawan !”


Xiao Jiu memuji “wah xiao meimei, jangan mengatakan kau terpesona pada putra


mahkota !” Dian Lan menggoda, Xiao Jiu berdecak kesal “Qi Jie, kalian kapan


selesainya menggodaku !” Shui Lan “aiyo xiao meimei berwajah merah, sudah malu


hihihi…” Xiao Jiu semakin kesal, memakai topi prajurit masuk ke medan perang


“meimei…” Huang Guang teriak “semua karena kalian ! kalau Xiao Jiu terjadi


sesuatu, lihat bagaimana da ge menghukum kalian…” ikut masuk ke medan perang.


          Xiao Jiu yang masuk medan perang, melihat Song Xuan Ren


yang terdesak, segera membantunya “taizi, anda tidak apa-apa kan ?” Song Xuan


Ren terpana, menggeleng “kau menyelamatkanku, apa namamu ?” “Xiao Jiu…” segera


meninggalkan Song Xuan Ren dan memukul musuh “Xiao Jiu…” Song Xuan Ren


berteriak, dihadapannya ada prajurit musuh yang menyerang. Disaat Xiao Jiu


terdesak, menerima satu pukulan, membuatnya muntah darah “Xiao Jiu…” terdengar


teriakan dari beberapa arah. Jing Guang menggila, segera memukul mundur musuh


dan memapah Xiao Jiu “Xiao Jiu… Xiao Jiu… bagaimana denganmu ?” Xiao Jiu “erge,


dadaku sakit sekali…” jatuh tidak sadarkan diri “Xiao Jiu… da ge, Xiao Jiu


tidak sadarkan diri…” Huang Guang segera mendekat “bawa Xiao Jiu kembali…” Jing


Guang menggendong Xiao Jiu.


          Song Xuan Ren melihat semuanya, segera menangkap Huang


Guang “apa yang kau lakukan ?” Huang Guang melihat Song Xuan Ren “taizi, disini


sudah terkendali, kami pamit dulu…” segera berlalu “da ge, bagaimana Xiao Jiu


?” terdengar teriakan seorang wanita “wu mei, Xiao Jiu menerima satu pukulan”


Song Xuan Ren, tidak mau kehilangan Xiao Jiu, segera mengejar sampai ke Desa


Bai Ling “taizi, anda ?” “aku ingin melihat Xiao Jiu, dia adalah penyelamat


jiwaku…” semua yang khawatir dengan Xiao Jiu tidak menyulitkannya ‘Xiao Jiu,


apa kau berasal dari sini ? pohon bunga asoka… sepertinya benar, untung aku


mengikuti mereka… tapi apa hubungan mereka dengan Xiao Jiu, kenapa begitu


mengkhawatirkannya ?’ sambil mengikuti sambil mengamati sekitar.


          Hingga ke kediaman pemilik desa, semua segera masuk ke


kamar Xiao Jiu “die, bagaimana Xiao Jiu ?” Bai Liu Dong berbalik, belum


menjawab pertanyaan Huang Guang, sudah melihat Song Xuan Ren, segera memberi


hormat “taizi, maaf tidak tahu anda kesini…” Song Xuan Ren “tidak masalah,


bagaimana Xiao Jiu ?” Bai Liu Dong “tidak ada masalah, menerima serangan


mendadak, jadi energinya agak kacau…” Huang Guang “semua karena kalian”

__ADS_1


memarahi Dian Lan dan Shui Lan “maaf da ge…” Bai Liu Dong “sudah, ada taizi


disini, jangan tidak sopan…” Song Xuan Ren “kalian dengan Xiao Jiu ?” Bai Liu


Dong “taizi, ini adalah anak-anak hamba Huang Guang, Jing Guang, Lu Teng, Ye


Xing, Tian Ling, Shui Lan, Dian Lan, Xiao Jiu adalah anak terkecil” Song Xuan


Ren segera berbinar ‘Xiao Jiu, kali ini tidak ada lagi yang akan menghalangi


kita. Saat Mu Hou dan Fu Wang tahu identitasmu, mereka tidak akan melarang


lagi’.


          Bai Liu Dong “taizi, anda…” Song Xuan Ren “oh Xiao Jiu


menyelamatkanku di medan perang… belum sempat berterima kasih, mereka sudah


membawanya pergi, jadi aku mengikuti kemari !” Bai Liu Dong menganggukkan


kepala “sudah menyusahkan anda ! kalian tidak menjelaskan ?” Huang Guang “maaf


taizi, die, aku mengkhawatirkan xiao mei, jadi tidak sempat menjelaskan !” Bai


Liu Dong “bukankah die menyuruh kalian hanya mengawasi dan menyelamatkan


korban, kenapa ikut masuk ke medan perang ?” Huang Guang melirik sinis ke dua


adiknya “semua karena mereka, terus menggoda dan membuat Xiao Jiu kesal” “maaf


da ge, die, kami juga tidak menyangka Xiao Jiu akan langsung masuk ke medan


perang !” Jing Guang “jika terjadi sesuatu pada Xiao Jiu, aku akan menjemur


kalian 7 hari di lapangan” keduanya menunduk merasa bersalah.


          Song Xuan Ren melihat interaksi satu keluarga, hatinya


menghangat ‘Xiao Jiu, pantas kau begitu tidak menyukai istana, keluargamu


padaku. Haih Xiao Jiu, kenapa kau begitu bodoh… aku tidak akan menghalangi


kebahagiaanmu… di kehidupan ini, aku akan lebih memperhatikanmu…’ Bai Liu Dong


melihat kondisi Song Xuan Ren “taizi, anda terluka, mari… obati luka anda,


tabib !” mempersila Song Xuan Ren ke ruangan lainnya. Song Xuan Ren meminta


tolong seseorang memberitahu Ye Qing Ti kondisi dan keberadaannya “Tuan Bai, kulihat


sepanjang jalan kemari terdapat beberapa perangkap…” Bai Liu Dong tersenyum


membanggakan “itu semua ide Xiao Jiu… dia yang membuatnya, untuk melindungi


desa kami dari para pencuri dan penjahat…” Song Xuan Ren tersenyum lembut ‘Xiao


Jiu, kau memang sangat pintar, tidak heran kau dapat membuat desain pisau


pendek dan perangkap untuk melindungi batu Ling Bi’ “Tuan Bai, nyonya anda ?”


wajah Bai Liu Dong menjadi sendu “sudah tiada, 3 tahun setelah melahirkan Xiao


Jiu” Song Xuan Ren merasa bersalah “maaf…”


          Bai Liu Dong menggeleng “tidak masalah… hanya saja, jangan


pernah mengungkit hal ini pada Xiao Jiu” Song Xuan Ren penasaran “kenapa ?” Bai


Liu Dong “Xiao Jiu melihat sendiri kematian ibunya, membuatnya trauma dan


menyalahkan diri sendiri” Song Xuan Ren “ kalau boleh aku tahu, apa penyebab


kematian nyonya ?” Bai Liu Dong “malam itu, Xiao Jiu rewel karena sedang demam


tinggi. Istriku menggendong Xiao Jiu yang sedang memakan ubi bakar kesukaannya,

__ADS_1


menenangkannya. Tidak menyangka perampok berhasil masuk ke desa dan melukai


banyak warga. Untuk melindungi Xiao Jiu, istriku mendapat 2 tikaman, darahnya


terpercik ke wajah Xiao Jiu. Xiao Jiu yang masih kecil dan belum mengerti


apapun, memanggil-manggil ibunya yang perlahan melemah dan mati di hadapannya.


Xiao Jiu yang shok, tidak sadarkan diri seminggu, setelahnya berdiam diri


selama 3 bulan sebelum mulai berkomunikasi lagi dengan lainnya.”


Song


Xuan Ren mencerna semua cerita “ubi bakar ?” Bai Liu Dong tersenyum “Xiao Jiu


sangat suka ubi bakar… setiap sakit atau tidak ada nafsu makan, hanya ubi bakar


yang mau dimakannya” Song Xuan Ren “ooo… apa ada cerita di balik ubi bakar ?” Bai


Liu Dong tersenyum “Xiao Jiu pertama kali memakan ubi bakar pemberian kakeknya,


hasil kebun sendiri. Itu adalah ubi pertama yang ditanamnya sendiri atas


pengajaran kakeknya, sangat berkesan untuknya” Song Xuan Ren tersenyum “kakek…”


‘rupanya orang yang dimaksud Xiao Jiu adalah kakeknya… hahaha… pantas saja dia


mengatakan orang itu jauh di langit dan dekat di mata… aku cemburu pada kakeknya


sendiri… hahaha… aku benar-benar konyol…’ menertawakan kebodohannya


sendiri.


Bai


Liu Dong “taizi, anda…” Song Xuan Ren tersenyum “Tuan Bai, terus terang aku


jatuh cinta pada pandangan pertama pada Xiao Jiu… kuharap anda bisa merestui…”


Bai Liu Dong terkejut “taizi, anda…” Song Xuan Ren “Tuan Bai, aku tahu Xiao Jiu


adalah seorang gadis, tadi mendengar saudaranya sempat memanggilnya xiao mei.


Sebelumnya aku masih curiga perasaanku salah, tapi ternyata Xiao Jiu adalah


seorang gadis” tersenyum ceria. Bai Liu Dong mengangguk “Xiao Jiu memang gadis,


dia juga adalah kesayangan keluarga kami. Taizi, maafkan aku orang tua, aku


tidak bisa melihat Xiao Jiu menderita, apalagi kehidupan di istana” Song Xuan


Ren “Tuan Bai tenang saja, aku janji hanya akan ada Xiao Jiu untukku, Xiao Jiu


akan menjadi Wang Hou-ku satu-satunya. Aku akan mencintai, menyayangi, dan


memanjakannya, tidak akan membuatnya bersedih”.


Bai


Liu Dong “taizi, maafkan hamba… mendapat janji seperti ini dari anda, tentu


saja hamba sangat terharu… tapi semua harus melihat keinginan Xiao Jiu, kami


tidak pernah memaksanya melakukan sesuatu… jika Xiao Jiu menyukai anda, itu


akan sangat baik, tapi kalau Xiao Jiu tidak memiliki perasaan itu, hamba


berharap anda jangan menyusahkannya !” Song Xuan Ren “tentu saja… aku akan


berusaha agar layak menjadi orang yang disukai Xiao Jiu” Bai Liu Dong “taizi,


anda juga sudah lelah, beristirahatlah, hamba permisi…” meninggalkan ruangan


Song Xuan Ren.

__ADS_1


__ADS_2