
Selama 3 hari menunggu,
tidak menemukan apapun di alam fana, Sie Ming berlari membawa sebuah perkamen
di tangannya ke Qing Qiu “Xiao dianxia… xiao dianxia… aku tahu dimana Di Jun Di
Hou kultivasi…” sambil mengatur nafasnya. Gun Gun “dimana ?” Sie Ming “Cheng Yu
guo, mereka mengulang kultivasi Di Jun yang lalu…” Lian Song “Cheng Yu guo !
menarik… dulu tidak dapat melihat, sekarang aku ingin melihatnya” Zu Zhe “tapi
Hong Ling sedang kultivasi kan ? bukan Bai Feng Jiu !” Sie Ming mengangguk
“kali ini bukan xiao dianxia, tapi kultivasi Di Hou… sejarah kultivasi Di Jun
sebagian besar menghilang dan terisi dengan sendiri”.
Ling Ling “mana ? aku mau melihatnya !” Sie Ming
menyembunyikan tangannya “xiao dianxia, tidak boleh, akan merubah nasib… selain
Di Jun, tidak ada yang boleh melihatnya !” Zu Zhe “Sie Ming, apa Yu Huang tidak
mengingat pengalaman sebelumnya ?” Sie Ming “inilah yang aku tidak mengerti, di
kitab tertulis, Song Xuan Ren sakit dan terbangun 2 tahun sebelum bertemu xiao
dianxia. Anehnya, dia mengingat dengan jelas semua pengalaman kultivasi
sebelumnya” Zu Zhe “kalau begitu Hong Ling ?” Sie Ming menggeleng “Di Hou sama
sekali tidak mengingat apapun, bagaimanapun kali ini adalah raga kultivasi
sebagai makhluk fana !”
Gun
Gun “ketujuh lainnya ?” Sie Ming “oh dikatakan disini, Di Hou memiliki 7 kakak
diatasnya. Keluarganya memiliki keturunan kembar, 4 kakak lelaki terlahir
kembar 2 kali, selain itu 3 kakak perempuan kembar, hanya Di Hou, kelahiran
terakhir dan tidak kembar.” Lian Song “hmm kali ini mereka melindunginya
sebagai kakak, menarik ! oh bagaimana Ye Qing Ti ?” Sie Ming “xiao xian sudah
tahu anda akan menanyakannya. Ye Qing Ti tiba-tiba sakit hari ini dan tidak
sadarkan diri. You Wang pun tidak tahu ada apa dengannya. Xiao xian menebak,
dia terseret dalam kultivasi ini. Oh satu lagi, Yuan Chen dan ketiga saudaranya
juga kultivasi setelah membersihkan diri” Zhe Yan “semua di tempat yang sama ?”
Sie Ming mengangguk “sepertinya kultivasi ini, akan sangat menarik !”
Seperti
yang dikatakan Sie Ming, Song Xuan Ren terbangun dari sakit setelah koma 3
hari. “dianxia, anda sudah sadar… hamba akan segera memberitahu Wang Jun dan Wang
Hou”. Song Xuan Ren memegang kepalanya “tunggu, apa yang terjadi ?” pelayan
menceritakan penyebab Song Xuan Ren koma selama 3 hari ‘aku kembali ke 2 tahun
sebelum kehilangan Xiao Jiu. Ini berarti, aku belum bertemu Xiao Jiu di
kehidupan ini ! jika terhitung dari sekarang, aku akan bertemu Xiao Jiu tidak
sampai setahun lagi… Xiao Jiu, kali ini kau akan menjadi milikku, hanya
milikku… dimana aku harus mencarinya ! petunjuk apa yang ada !’ Song Xuan Ren
memutar ingatannya, mencari petunjuk identitas Bai Xiao Jiu. Bermarga Bai,
__ADS_1
mempunyai tanaman asoka di kampung halamannya. Bai Xiao Jiu sangat sederhana
dan welas asih, hidup di pinggiran kota.
Song
Xuan Ren mulai menyusun rencana untuk menemukan Bai Xiao Jiu “Xiao Jiu, langit
sudah memberi kita kesempatan hidup sekali lagi, aku tidak akan menyia-nyiakan
kesempatan. Aku akan memastikanmu menjadi milikku, Wang Hou - ku !” tersenyum
dengan pemikirannya ‘tapi sebelum itu, aku harus membereskan Ying Wang dan Ye
Qing Ti… tidak, aku perlu membuat persiapan tapi tidak merubah yang akan
terjadi. Bisa saja ada perubahan, jika aku merubahnya, hanya bagian Xiao Jiu
saja yang akan kuubah’. Sebagai putra mahkota (taizi) yang dibenci kakak
sendiri, Song Xuan Ren berkali-kali diserang. Untuk memastikan pertemuannya
dengan Bai Xiao Jiu tidak berubah, Song Xuan Ren menahan semuanya.
Song
Xuan Ren tetap bertemu Ye Qing Ti di arena perburuan dan tetap memiliki kesan
yang baik. Tibalah saatnya Song Xuan Ren memimpin peperangan yang akan
mempertemukannya dengan Bai Xiao Jiu. Song Xuan Ren sangat bersemangat bahkan
membuat penasaran Wang Jun dan Wang Hou “Ren er, begitu senangkah berperang ?”
Song Xuan Ren tersenyum “Fu Wang, ananda tidak suka berperang, tapi perang ini
untuk melindungi rakyat kita, tentu saja ananda harus melakukan yang terbaik.
Ananda lebih suka kedamaian, semoga tercipta setelah perang ini usai” Wang Jun
mengangguk “bagus, Fu Wang menunggu kabar baikmu…” Song Xuan Ren mengangguk
Bai
Xiao Jiu adalah anak kedelapan seorang saudagar kaya, pemilik Desa Bai Ling.
Bai Xiao Jiao adalah anak kesayangan dan sumber kebahagiaan dikeluarganya.
Memiliki paras cantik dengan sebuah tanda fengwei hua di keningnya, pintar,
lincah, banyak akal, sangat nakal, dan sangat menyukai kebebasan. Ketujuh
kakaknya sangat menyayanginya dan selalu menuruti permintaannya, tapi itu semua
tidak membuat Bai Xiao Jiu menjadi gadis manja. Di usianya yang ke 15 tahun,
Bai Xiao Jiu sudah menguasai ilmu bela diri bahkan bisa mengalahkan ketujuh
kakaknya. Bai Xiao Jiu juga sangat menguasai strategi, selalu membantu ayahnya
dan warganya untuk mengusir para pencuri yang datang ke desanya. Di usianya
yang masih sangat muda, Bai Xiao Jiu sudah menguasai sangat banyak.
Satu-satunya yang menjadi masalahnya adalah kelemahan tubuhnya yang kadang
kambuh, membuatnya tidak sadarkan diri secara tiba-tiba. Keluarganya sudah
berusaha mencari tabib, tapi tidak ada yang membuahkan hasil.
Feng
Wei yang kehilangan banyak energi dari kultivasi sebelumnya saat membasmi para
pengacau, membuat jiwanya lemah. Hal itu menjadi penyebab Bai Xiao Jiu biasa
tidak sadarkan diri, karena adanya ketidakstabilan dalam jiwanya. Terlebih
__ADS_1
lagi, sebagai otak pelindung Desa Bai Ling, membuatnya menjadi incaran pencuri,
sehingga hidupnya berulang kali berada di dalam bahaya dari kecil. Di saat
usianya 10 tahun, kehidupan di Desa Bai Ling menjadi aman, karena Bai Xiao Jiu
memasang perangkap dan rintangan berlapis.
Desanya
berada diperbatasan, membuat mereka sering merasakan dampak perang. Beberapa
kali, mereka menolong korban perang, mengobati mereka. Sudah banyak korban yang
Desa Bai Ling bantu, termasuk leluhur-leluhur Song Xuan Ren. Berulang kali
dipanggil ke istana tapi selalu menolak dengan halus. Sebelum peperangan
berlangsung, Wang Jun secara khusus mengirim surat untuk pemilik Desa – Bai Liu
Dong ayah Bai Xiao Jiu. Meminta tolong mereka, untuk menolong Song Xuan Ren –
sang putra mahkota. Mereka tidak suka terlibat dengan perang, hanya menolong
korban yang berhasil selamat.
Dengan
adanya surat khusus dari Wang Jun, membuat Bai Xiao Jiu penasaran “die, aku
akan ke medan perang… aku akan mengawasi putra mahkota” “tidak, Xiao Jiu,
tubuhmu sendiri baru saja pulih, die tidak mau terjadi sesuatu padamu…” “die…”
Bai Xiao Jiu merajuk. “die, biarkan saja, kami akan menjaga…” “nah die, er ge
sudah mengatakan akan menjagaku, aiyo ijinkanlah aku pergi, aku jamin akan
baik-baik saja, die…” Bai Liu Dong menghela nafas dan mengetuk kepalanya “kau
ini… baiklah, kalian bertujuh ikutlah, sekalian mencari pengalaman. Terutama
jaga gadis nakal satu ini !” mendelik ke Bai Xiao Jiu. Bai Xiao Jiu segera
berbinar dan memeluk ayahnya “aku tahu, die sangat menyayangiku, terima kasih
die…” Bai Liu Dong memegang tangannya “ingat perhatikan dirimu sendiri,
keselamatanmu paling penting, mengerti !” “aiyo sudah tahu die hihihihi…”
bersandar manja dilengan ayahnya.
“haih…
kau seperti ini, bagaimana saat kau menikah nanti !” Huang Guang menunduk sedih
(ehm ini bilang saja, namanya sama seperti sebelumnya ya, biar tidak bingung
banyak nama, sesuai urutan anak : Bai Huang Guang, Bai Jing Guang, Bai Lu Teng,
Bai Ye Xing, Bai Tian Ling, Bai Shui Lan, Bai Dian Lan dan Bai Xiao Jiu) “aiyo
da ge, itu masih hal yang sangat lama, kalian saja yang lebih tua dariku belum
menikah, kenapa memusingkanku… lagipula aku menyukai kebebasanku dan belum ada
pria yang bisa membuatku memiliki perasaan berbeda”
Shui
Lan “da ge, meskipun Xiao Jiu menyukai seseorang, aku tidak rela dia pergi…”
Xiao Jiu “haih liu jie, jangan terus menggodaku… ah kesal, kalian suka sekali
menggodaku hih…” Bai Liu Dong menepuk-nepuk tangan Xiao Jiu “yang dikatakan liu
jie mu betul sekali, die juga tidak rela kau pergi…” “aiyo die…” merengek. Jing
__ADS_1
Guang “yang boleh mempersunting adikku ini haruslah pria terbaik” semua
mengangguk, membuat Xiao Jiu kesal dan melipat kedua tangan di dadanya.