Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 109 - Berakhirnya Ba She


__ADS_3

Feng Wei


menggoyang-goyangkan tangannya “usaha pertamamu memang tidak berhasil… kandunganmu


saat itu saling bertarung antara janin murni anakmu yang sebenarnya dengan ba


jiao yu. Cahaya putih yang kau lihat itu sebenarnya bukan tanda siapnya ba jiao


yu tapi tanda akan hancurnya ba jiao yu. Kau memasukkan yu yang sekarat kedalam


janinmu, menyebabkan janin murnimu pun sekarat.” Ba She menutup mata menangis


“cara keduamu mengumpulkan jiwa murni untuk membangkitkan janinmu lumayan


berhasil. Tapi apa kau tahu ? apa akibat mengumpulkan jiwa murni begitu banyak


?” Ba She melihat Feng Wei dengan linangan air mata kemudian beralih ke botol


di tangan Zu Zhe “tapi dia berhasil hidup…”.


          Feng Wei mengangguk “hidup terkutuk… walaupun sekarang dia


tidak dimusnahkan, walaupun dia menjadi yang terhebat di Si Hai Liu He Ba


Huang, tapi karena keberadaannya sudah menyalahi aturan. Setiap tahun di hari


kelahirannya, akan menerima hukuman yang menyebabkan kehancuran dirinya. Dia


bisa melalui hukuman pertamanya saja sudah luar biasa. Apa dia mempunyai


kesempatan untuk hidup ? punya, hingga jiwanya habis digerogoti oleh jiwa itu.


Paling lama pun, dengan segala kondisi, dia bisa hidup 30.000 – 50.000 tahun.


Karena kesalahanmu ini, kalian Long Ling zhu akan menanggung segalanya.


Sekarang, apa kau mengerti perbuatanmu ?” Ba She terbelalak “tapi Long Ling zhu


tidak bersalah, akulah yang bersalah. Mau hukum, kalian hukum aku saja, jangan


melibatkan sisa rakyatku…”


Feng


Wei menghela nafas “haih kau masih tidak mengerti… Jika kau tidak pernah


menggunakan Ba Jiao Yu, kesalahan itu hanya akan ditanggung olehmu sendiri.


tapi kau malah menggunakan Ba Jiao Yu. Apa kau tahu kenapa Ba Jiao Yu menjadi


pusaka Long Ling zhu ?” Ba She “leluhur kami medapat berkah dari kekuatan


Zhizhu wang” Feng Wei “apa kau tahu bagaimana kalian mendapatkannya ?” Ba She


“meminum darah Zhizhu wang” Feng Wei mengangguk “didarah kalian, ada jejak


Zhizhu wang, sedangkan Ba Jiao Yu sebenarnya adalah zhizhu wang yang menyusut


dan mengeras menjadi fosil. Apa sekarang kau mengerti ?” Ba She berfikir dan


terkejut melihat Yuan Chen kemudian melihat Feng Wei yang mengangguk.


Tubuh


Ba She gemetar ketakutan, suaranya pun terdengar ketakutan dan bergetar “kau


bohong, semua ini tidak benar…” Feng Wei menghela nafas “yang mulia sampai saat


ini masih tidak mengerti, mengapa kalian begitu mengedepankan ambisi ? Bukankah


hidup bebas tanpa beban, lebih baik daripada membuang-buang waktu hanya demi


ambisi. Apa gunanya menjadi yang terhebat dan terkuat, jika pada akhirnya hanya


kesepian yang menemanimu ?” Ba She manangis, menunjuk Feng Wei “siapa ? siapa


kau sebenarnya ? kau tidak mungkin Bai Feng Jiu” Feng Wei tersenyum “aku bukan


siapa-siapa, hanya orang yang kebetulan lewat dan melihat kesalahanmu saja”.


Ba

__ADS_1


She menggeleng, melihat perut Yin Ching “anak ini sudah keluar, kenapa perutnya


masih besar ?” menggeleng-gelengkan kepala, memahami sesuatu “apa anak itu juga


akan menerima hukuman ?” Feng Wei tersenyum “tenanglah, sekian banyak, hanya


anak itu yang selamat dari hukuman dan masih membawa sedikit warisanmu” Bai She


mengetukkan kepalanya kuat-kuat ke lantai hingga berdarah, berterima kasih pada


Feng Wei “terima kasih Di Hou… terima kasih Di Hou…” Feng Wei mengangkat


tangannya “tidak perlu. Sekarang, apa yang akan kau lakukan pada yang ini ?” Ba


She melihat ke botol “Di Hou, apa yang bisa kulakukan untuk membantunya ?” Feng


Wei mengangguk “kau sudah tahu caranya !”


Ba


She tertunduk, kemudian mengangkat kepalanya dan tersenyum “Di Hou, hamba tahu


kesalahanku sudah tidak bisa dimaafkan. Hamba mohon bantuan anda untuk


mengarahkan Long Ling Zhu” mengeluarkan sebuah seruling giok, mengulurkannya


pada Feng Wei “Ba She, Long Ling Zhu masih memiliki pewaris…” Ba She menggeleng


“tidak Di Hou, hamba mohon, Di Hou bisa membimbingnya, biarkan Long Ling zhu


musnah selamanya” Feng Wei tersenyum “Ba She, anak itu sudah ada ditangan yang


baik… dia akan berkembang dengan baik… aku hanya bisa berjanji padamu, akan


memastikannya terlahir dengan selamat, apa begini sudah bisa ?” Ba She


tersenyum lembut “tidak salah anda menjadi Di Hou… Di Jun, maafkan hamba, tapi


jika hamba bisa memilih pemimpin, hamba akan memilih Di Hou sebagai Tian Di Gong


Zhu…” Feng Wei tersenyum usil melihat Hua Zi “bagaimana ?” Hua Zi tersenyum


lembut “memang kau adalah pemilikku, akupun sudah bertekuk lutut padamu…” Feng


Ba


She kembali memohon “Di Hou, hamba mohon anda menerima seruling kecil ini…”


Feng Wei mengangguk, Lian Song mengambilkan seruling giok dari tangan Ba She “apalagi


yang kau inginkan ?” Ba She melihat Yuan Chen “Di Hou, keempat anak hamba ?”


Feng Wei tersenyum sedih “maaf, aku tidak dapat berbuat apapun !” Ba She “jiwa


murni janin pertama ?” Feng Wei menghela nafas, menggeleng, berdiri, Hua Zi


segera memegangnya “Feng Wei, apa yang mau kau lakukan ?” Feng Wei tersenyum


meyakinkan, mengecup kening Hua Zi “hanya sebentar, tidak berbahaya…” Hua Zi


menggeleng “tidak, tidak boleh… aku yang lakukan, apa yang kau inginkan ?” Feng


Wei tertawa kecil “apakah Dong Hua Di Jun sudah menjadi Shen Zhu ?” Hua Zi


cemberut, Feng Wei cekikikan “sudah, tidak apa-apa, hanya sebentar !” mengecup


keningnya kembali, berbalik, menjauhi Hua Zi.


Feng


Wei “Yuan Chen, Yin Ching, Zu Zhe kemarilah, aku akan lihat apa yang bisa


kulakukan !” segera ketiganya kehadapan Feng Wei. Feng Wei mengerahkan sihir


menghancurkan botol, pohon segera terbebas membentuk bola di udara. Feng Wei


memakai sihir melukai tangan Yuan Chen dan Yin Ching, mengambil setetes darah


mereka dan menyatukannya. Darah yang bersatu itu berputar-putar mengelilingi


bola jiejue, tapi tidak ada yang terjadi. Feng Wei mengkerutkan keningnya

__ADS_1


sesaat, kemudian melihat perut Yin Ching. Feng Wei menarik darah mengelilingi


tubuh Yin Ching, terlihat asap putih keluar mengikuti darah. Feng Wei


mengerahkan sihir pada perut Yin Ching, sebuah asap putih berbentuk bola keluar


dari perut Yin Ching. Feng Wei memakai sihir mengangkatnya ke udara, melihat


dengan seksama, terlihat bayi naga putih yang sedang tertidur nyenyak. Feng Wei


tersenyum, memasukkan asap itu kembali ke perut Yin Ching.


Feng


Wei tersenyum melihat semua “janin itu sudah kembali ke tempatnya dan melakukan


tugasnya, menjadi pelindung adiknya…” Yuan Cheng segera memegang Yin Ching “Di


Hou, apa kedua anak kami disini ?” Feng Wei “jiwa janin pertama kalian sudah


berubah menjadi penopang kehidupan adiknya. Dia memberikan hembusan nafas pada


janin kalian saat ini. Kalian harus bangga padanya, ini adalah akhir yang terbaik


untuknya.” Keduanya berterima kasih pada Feng Wei dan kembali ke tempatnya “Ba


She, sekarang giliranmu…” Ba She mengangguk “erge, aku minta maaf atas segala


kesalahanku… jika saja sebelumnya aku bertemu Di Hou, tidak akan pernah memilih


jalan ini. Erge, tanpa rencana apapun, aku jatuh cinta padamu, ini juga


alasannya aku memilihmu” tersenyum “Yin Ching, jagalah anak kalian dengan baik…


Yuan Chen, niang bersalah pada kalian berempat, lindungilah adik-adikmu


sebisamu…”.


Setelah


berkomunikasi dengan semuanya, Ba She mendekati bola jiejue “Di Hou…” Feng Wei


“kau yakin ? tidak ada penyesalan lagi ?” Ba She menghadap Feng Wei, tersenyum


tulus dan menggeleng, menunduk memberi hormat pada Feng Wei. Feng Wei pun


tersenyum tulus pada Ba She, mengerahkan sihir membungkus Ba She dalam jiejue,


seketika bola jiejue menghilang. Pohon terkutuk yang menyerupai anak bayi


dengan ketinggian separuh badan Ba She menjelma di depan Ba She “niang… niang


qin, aku sangat sakit… niang qin…” Ba She berlutut memeluk pohon itu “paopao,


maaf, semua salah niang qin… setelah ini tidak sakit lagi, ada niang qin yang


menanggung sakitmu, tidak sakit lagi… jangan takut…”


Feng


Wei tidak mau melihat, langsung berbalik setelah Ba She masuk jiejue, memeluk


Hua Zi, menutup mata. Hua Zi memeluk erat Feng Wei, memberikan permen madu “ini


! makan permenmu… tutup matamu, tidak akan ada masalah… aku akan memberitahumu


setelah selesai” mengetahui hal itu membuat perasaan Feng Wei bergejolak lagi,


segera melindunginya. Feng Wei segera memakan permennya dan menutup mata, masuk


kedalam dada Hua Zi. Gun Gun dan Ling Ling pun berdiri di depannya, menutup


pemandangan Ba She dari Feng Wei.


Ba


She mengerahkan sihir, menghancurkan pohon bayi terkutuk dan memasukkannya ke


dalam dirinya sendiri. “Niang Qin, aku tidak sakit lagi… terima kasih niang


qin…” suara anak terdengar sebelum masuk bersama serpihan pohon bayi. “paopao,

__ADS_1


tidurlah, ada niang qin, kau tidak perlu takut…” Tubuh Ba She bercahaya putih,


semakin terang dan meledak, menghilang bagai debu di udara.


__ADS_2