
Feng Wei
menggoyang-goyangkan tangannya “usaha pertamamu memang tidak berhasil… kandunganmu
saat itu saling bertarung antara janin murni anakmu yang sebenarnya dengan ba
jiao yu. Cahaya putih yang kau lihat itu sebenarnya bukan tanda siapnya ba jiao
yu tapi tanda akan hancurnya ba jiao yu. Kau memasukkan yu yang sekarat kedalam
janinmu, menyebabkan janin murnimu pun sekarat.” Ba She menutup mata menangis
“cara keduamu mengumpulkan jiwa murni untuk membangkitkan janinmu lumayan
berhasil. Tapi apa kau tahu ? apa akibat mengumpulkan jiwa murni begitu banyak
?” Ba She melihat Feng Wei dengan linangan air mata kemudian beralih ke botol
di tangan Zu Zhe “tapi dia berhasil hidup…”.
Feng Wei mengangguk “hidup terkutuk… walaupun sekarang dia
tidak dimusnahkan, walaupun dia menjadi yang terhebat di Si Hai Liu He Ba
Huang, tapi karena keberadaannya sudah menyalahi aturan. Setiap tahun di hari
kelahirannya, akan menerima hukuman yang menyebabkan kehancuran dirinya. Dia
bisa melalui hukuman pertamanya saja sudah luar biasa. Apa dia mempunyai
kesempatan untuk hidup ? punya, hingga jiwanya habis digerogoti oleh jiwa itu.
Paling lama pun, dengan segala kondisi, dia bisa hidup 30.000 – 50.000 tahun.
Karena kesalahanmu ini, kalian Long Ling zhu akan menanggung segalanya.
Sekarang, apa kau mengerti perbuatanmu ?” Ba She terbelalak “tapi Long Ling zhu
tidak bersalah, akulah yang bersalah. Mau hukum, kalian hukum aku saja, jangan
melibatkan sisa rakyatku…”
Feng
Wei menghela nafas “haih kau masih tidak mengerti… Jika kau tidak pernah
menggunakan Ba Jiao Yu, kesalahan itu hanya akan ditanggung olehmu sendiri.
tapi kau malah menggunakan Ba Jiao Yu. Apa kau tahu kenapa Ba Jiao Yu menjadi
pusaka Long Ling zhu ?” Ba She “leluhur kami medapat berkah dari kekuatan
Zhizhu wang” Feng Wei “apa kau tahu bagaimana kalian mendapatkannya ?” Ba She
“meminum darah Zhizhu wang” Feng Wei mengangguk “didarah kalian, ada jejak
Zhizhu wang, sedangkan Ba Jiao Yu sebenarnya adalah zhizhu wang yang menyusut
dan mengeras menjadi fosil. Apa sekarang kau mengerti ?” Ba She berfikir dan
terkejut melihat Yuan Chen kemudian melihat Feng Wei yang mengangguk.
Tubuh
Ba She gemetar ketakutan, suaranya pun terdengar ketakutan dan bergetar “kau
bohong, semua ini tidak benar…” Feng Wei menghela nafas “yang mulia sampai saat
ini masih tidak mengerti, mengapa kalian begitu mengedepankan ambisi ? Bukankah
hidup bebas tanpa beban, lebih baik daripada membuang-buang waktu hanya demi
ambisi. Apa gunanya menjadi yang terhebat dan terkuat, jika pada akhirnya hanya
kesepian yang menemanimu ?” Ba She manangis, menunjuk Feng Wei “siapa ? siapa
kau sebenarnya ? kau tidak mungkin Bai Feng Jiu” Feng Wei tersenyum “aku bukan
siapa-siapa, hanya orang yang kebetulan lewat dan melihat kesalahanmu saja”.
Ba
__ADS_1
She menggeleng, melihat perut Yin Ching “anak ini sudah keluar, kenapa perutnya
masih besar ?” menggeleng-gelengkan kepala, memahami sesuatu “apa anak itu juga
akan menerima hukuman ?” Feng Wei tersenyum “tenanglah, sekian banyak, hanya
anak itu yang selamat dari hukuman dan masih membawa sedikit warisanmu” Bai She
mengetukkan kepalanya kuat-kuat ke lantai hingga berdarah, berterima kasih pada
Feng Wei “terima kasih Di Hou… terima kasih Di Hou…” Feng Wei mengangkat
tangannya “tidak perlu. Sekarang, apa yang akan kau lakukan pada yang ini ?” Ba
She melihat ke botol “Di Hou, apa yang bisa kulakukan untuk membantunya ?” Feng
Wei mengangguk “kau sudah tahu caranya !”
Ba
She tertunduk, kemudian mengangkat kepalanya dan tersenyum “Di Hou, hamba tahu
kesalahanku sudah tidak bisa dimaafkan. Hamba mohon bantuan anda untuk
mengarahkan Long Ling Zhu” mengeluarkan sebuah seruling giok, mengulurkannya
pada Feng Wei “Ba She, Long Ling Zhu masih memiliki pewaris…” Ba She menggeleng
“tidak Di Hou, hamba mohon, Di Hou bisa membimbingnya, biarkan Long Ling zhu
musnah selamanya” Feng Wei tersenyum “Ba She, anak itu sudah ada ditangan yang
baik… dia akan berkembang dengan baik… aku hanya bisa berjanji padamu, akan
memastikannya terlahir dengan selamat, apa begini sudah bisa ?” Ba She
tersenyum lembut “tidak salah anda menjadi Di Hou… Di Jun, maafkan hamba, tapi
jika hamba bisa memilih pemimpin, hamba akan memilih Di Hou sebagai Tian Di Gong
Zhu…” Feng Wei tersenyum usil melihat Hua Zi “bagaimana ?” Hua Zi tersenyum
lembut “memang kau adalah pemilikku, akupun sudah bertekuk lutut padamu…” Feng
Ba
She kembali memohon “Di Hou, hamba mohon anda menerima seruling kecil ini…”
Feng Wei mengangguk, Lian Song mengambilkan seruling giok dari tangan Ba She “apalagi
yang kau inginkan ?” Ba She melihat Yuan Chen “Di Hou, keempat anak hamba ?”
Feng Wei tersenyum sedih “maaf, aku tidak dapat berbuat apapun !” Ba She “jiwa
murni janin pertama ?” Feng Wei menghela nafas, menggeleng, berdiri, Hua Zi
segera memegangnya “Feng Wei, apa yang mau kau lakukan ?” Feng Wei tersenyum
meyakinkan, mengecup kening Hua Zi “hanya sebentar, tidak berbahaya…” Hua Zi
menggeleng “tidak, tidak boleh… aku yang lakukan, apa yang kau inginkan ?” Feng
Wei tertawa kecil “apakah Dong Hua Di Jun sudah menjadi Shen Zhu ?” Hua Zi
cemberut, Feng Wei cekikikan “sudah, tidak apa-apa, hanya sebentar !” mengecup
keningnya kembali, berbalik, menjauhi Hua Zi.
Feng
Wei “Yuan Chen, Yin Ching, Zu Zhe kemarilah, aku akan lihat apa yang bisa
kulakukan !” segera ketiganya kehadapan Feng Wei. Feng Wei mengerahkan sihir
menghancurkan botol, pohon segera terbebas membentuk bola di udara. Feng Wei
memakai sihir melukai tangan Yuan Chen dan Yin Ching, mengambil setetes darah
mereka dan menyatukannya. Darah yang bersatu itu berputar-putar mengelilingi
bola jiejue, tapi tidak ada yang terjadi. Feng Wei mengkerutkan keningnya
__ADS_1
sesaat, kemudian melihat perut Yin Ching. Feng Wei menarik darah mengelilingi
tubuh Yin Ching, terlihat asap putih keluar mengikuti darah. Feng Wei
mengerahkan sihir pada perut Yin Ching, sebuah asap putih berbentuk bola keluar
dari perut Yin Ching. Feng Wei memakai sihir mengangkatnya ke udara, melihat
dengan seksama, terlihat bayi naga putih yang sedang tertidur nyenyak. Feng Wei
tersenyum, memasukkan asap itu kembali ke perut Yin Ching.
Feng
Wei tersenyum melihat semua “janin itu sudah kembali ke tempatnya dan melakukan
tugasnya, menjadi pelindung adiknya…” Yuan Cheng segera memegang Yin Ching “Di
Hou, apa kedua anak kami disini ?” Feng Wei “jiwa janin pertama kalian sudah
berubah menjadi penopang kehidupan adiknya. Dia memberikan hembusan nafas pada
janin kalian saat ini. Kalian harus bangga padanya, ini adalah akhir yang terbaik
untuknya.” Keduanya berterima kasih pada Feng Wei dan kembali ke tempatnya “Ba
She, sekarang giliranmu…” Ba She mengangguk “erge, aku minta maaf atas segala
kesalahanku… jika saja sebelumnya aku bertemu Di Hou, tidak akan pernah memilih
jalan ini. Erge, tanpa rencana apapun, aku jatuh cinta padamu, ini juga
alasannya aku memilihmu” tersenyum “Yin Ching, jagalah anak kalian dengan baik…
Yuan Chen, niang bersalah pada kalian berempat, lindungilah adik-adikmu
sebisamu…”.
Setelah
berkomunikasi dengan semuanya, Ba She mendekati bola jiejue “Di Hou…” Feng Wei
“kau yakin ? tidak ada penyesalan lagi ?” Ba She menghadap Feng Wei, tersenyum
tulus dan menggeleng, menunduk memberi hormat pada Feng Wei. Feng Wei pun
tersenyum tulus pada Ba She, mengerahkan sihir membungkus Ba She dalam jiejue,
seketika bola jiejue menghilang. Pohon terkutuk yang menyerupai anak bayi
dengan ketinggian separuh badan Ba She menjelma di depan Ba She “niang… niang
qin, aku sangat sakit… niang qin…” Ba She berlutut memeluk pohon itu “paopao,
maaf, semua salah niang qin… setelah ini tidak sakit lagi, ada niang qin yang
menanggung sakitmu, tidak sakit lagi… jangan takut…”
Feng
Wei tidak mau melihat, langsung berbalik setelah Ba She masuk jiejue, memeluk
Hua Zi, menutup mata. Hua Zi memeluk erat Feng Wei, memberikan permen madu “ini
! makan permenmu… tutup matamu, tidak akan ada masalah… aku akan memberitahumu
setelah selesai” mengetahui hal itu membuat perasaan Feng Wei bergejolak lagi,
segera melindunginya. Feng Wei segera memakan permennya dan menutup mata, masuk
kedalam dada Hua Zi. Gun Gun dan Ling Ling pun berdiri di depannya, menutup
pemandangan Ba She dari Feng Wei.
Ba
She mengerahkan sihir, menghancurkan pohon bayi terkutuk dan memasukkannya ke
dalam dirinya sendiri. “Niang Qin, aku tidak sakit lagi… terima kasih niang
qin…” suara anak terdengar sebelum masuk bersama serpihan pohon bayi. “paopao,
__ADS_1
tidurlah, ada niang qin, kau tidak perlu takut…” Tubuh Ba She bercahaya putih,
semakin terang dan meledak, menghilang bagai debu di udara.