
Dong Hua membawa Xiao Shen Zhu
berendam di permandian air hangat Tai Chen gong yang telah diberi wewangian
cendana. Dengan kegesitan Dong Hua dan kelincahan Xiao Shen Zhu, tidak ada
kotoran yang menempel bahkan di ujung sepatu mereka. Xiao Shen Zhu membuka mata
dan menyelam masuk ke air hangat “ah segarnya…” Dong Hua tersenyum lembut
“kemari…” memeluk Xiao Shen Zhu dan menyelam bersama. Xiao Shen Zhu bermain air
“wah sangat nyaman dengan bau ini…” Dong Hua cekikikan “Feng Wei, baumu juga sangat
nyaman…” menghirup aroma ditubuh Xiao Shen Zhu “kau bisa menciumnya !” Dong Hua
mengangguk “bau apa ini ? sangat lembut dan menenangkan” Xiao Shen Zhu “wangi
ini sudah ada dari aku tercipta… wangi dari diriku sendiri, sama dengan wangi
berlian permataku”.
Dong Hua memeluk dan menghirup wangi di tubuh Xiao Shen
Zhu “Feng Wei, kenapa waktu berjalan sangat lambat !” Xiao Shen Zhu mengerutkan
keningnya “aku tidak tahan menunggu tubuhmu siap…” Xiao Shen Zhu memerah dan
menutupi dadanya dengan kedua tangan kecilnya “kau… kau menjauh dariku…” Dong
Hua membuka tangan Xiao Shen Zhu, menaruhnya di kedua pundaknya. Tangan Dong
Hua memegang kedua sisi pinggang Xiao Shen Zhu “tubuhmu dan dirimu adalah
milikku… aku sudah melihat semuanya dari semenjak kau terlahir kembali… jangan
menutupi apapun dihadapanku, aku menikmati setiap perkembanganmu… Feng Wei,
dengan begini aku menemani di setiap langkahmu, aku sangat bahagia…” tersenyum
lembut pada Xiao Shen Zhu. Dong Hua mencium pundak kecil Xiao Shen Zhu “kali
ini, hanya akan ada kita berdua… Feng Wei, aku tidak akan mengijinkanmu
melahirkan lagi… aku tidak akan mengijinkan segala kesakitan dan penderitaan
mendekatimu…” Xiao Shen Zhu tersenyum “anak sudah 4…” Dong Hua mengangguk “2
cucu…” mereka tertawa bersama.
Dong Hua “bagaimana ? apa masih merasa tidak nyaman ?”
Xiao Shen Zhu “masih ada perasaan menjijikkan tapi semuanya baik-baik saja…”
tersenyum manis. Dong Hua tersenyum “ah dulu aku menunggumu hingga 27.000
tahun, kali ini cukup 20.000 tahun saja…” Xiao Shen Zhu membelalakkan matanya,
Dong Hua cekikikan “aku akan melakukannya dengan sangat lembut Fu Ren…” Xiao
Shen Zhu membuang muka kesal “aku akan menghilang darimu jika macam-macam…”
Dong Hua segera memeluknya “tidak boleh… kau sudah tidak diijinkan kemanapun,
__ADS_1
harus selalu disisiku… aku mencintaimu…” berbicara lembut “baiklah, paling lama
25.000 tahun, aku tidak akan dapat menahan lebih dari itu… Feng Wei, bagaimana
kalau kita mengadakan pernikahan lagi ?” Xiao Shen Zhu “akan diadakan, tapi
bukan disini !”
Dong Hua membalik Xiao Shen Zhu “apa kau tidak mau diakui
di Yu Zhou Da Lu ?” Xiao Shen Zhu mencubit kedua pipi Dong Hua yang mengangguk
padanya “Feng Wei, apapun katamu, aku akan menurutimu… hanya jangan pernah
meninggalkanku, aku tidak mau, tidak bisa, dan tidak sanggup melakukannya” Xiao
Shen Zhu tersenyum “sudah waktunya mengenalkanmu… hmm… setelah pulih, yang
mulia akan mengetesmu ! kita akan lihat apa jiwamu sudah siap ditempatkan di
Bing Yu Hai…” Dong Hua tersenyum manis “terima kasih Fu Ren…”.
Dong Hua mengecup keningnya “permainan sudah selesai,
saatnya Fu Ren kesayanganku ini beristirahat… Feng Wei, setelah semua selesai
disini, kita ke Feng Huo Cang Ling, kau harus istirahat total…” Xiao Shen Zhu
mengangguk “baik… mengabulkan permintaanmu…” Dong Hua tersenyum mencium pipi
Xiao Shen Zhu “tidurlah… Hari ini sudah sangat melelahkanmu…” memeluk lembut
tubuh mungil gadis kecilnya. Xiao Shen Zhu segera masuk kedalam alam mimpi yang
indah. Dong Hua menatap wajah kecil yang sangat disayangnya itu dengan senyuman
mengikuti usiamu tapi semua ingatan masa lalumu membuatmu sangat bijaksana…
diusia kecilmu ini sudah membawa beban yang begitu berat… Feng Wei, segalanya
akan baik-baik saja selama ada dirimu… selama ada aku, aku akan memastikan kau
baik-baik saja… aku akan menjaga dan menemanimu selalu…’
Dong Hua memeluk lembut tubuh kecil itu ‘istriku…
kehangatanmu, kasih sayangmu, cinta kasihmu, kebaikanmu, keramahanmu,
kelembutanmu, tawa ceriamu, senyum lembutmu, kesedihanmu, air matamu, aku
menginginkan semuanya… aku tidak bisa hidup tanpamu… Cai Hong Huo Feng, aku
adalah milikmu… aku berterima kasih pada takdir karena menciptakanku untukmu…
bukan aku tapi kaulah hadiah tak ternilai itu… aku sangat mencintaimu… rasa
cinta ini terus bertumbuh dalam diriku hanya untukmu… sang penguasa seluruh
alam semesta… semestaku adalah dirimu…jika dulu, aku bersedia mengorbankan
segalanya demi Si Hai Ba Huang, sekarang kaulah Si Hai Ba Huang-ku Aku mencintaimu Cai Hong Huo Feng, dengan
seluruh yang kupunya. Aku mencintaimu…’ menutup mata dan tertidur di sisi Xiao
__ADS_1
Shen Zhu.
Chong Lin dan Mu Yun mengurus Xiong Xiong dan Xin Xin,
sementara Jin Cheng mengurus Ling Ling dan Gun Gun mengurus Long Nu dan Ching
Ching yang muntah-muntah hingga lemas. Semua sudah diberi ramuan pemulih dan
penghilang mual oleh Zhe Yan tapi mereka bisa kembali muntah hanya dengan
mengingat kondisi medan perang. Setelah mengetahui Xiao Shen Zhu baik-baik
saja, mereka merawat diri sendiri. Cepatnya penanganan Dong Hua dan adanya
embun bunga Lan Hua membuat dampak yang sangat kecil bagi Xiao Shen Zhu. Cerita
kejadian yang terjadi di medan perang dikenal sepanjang masa. Kedua putri
sangat malu, tidak berani keluar dari benua utara untuk waktu yang sangat lama.
Efek dari semua senjata Xiao Shen Zhu, membuat mereka menderita selama 3 tahun.
Selain pencahar, bubuk gatal dan bisul-bisul itu membuat tubuh mereka membusuk
dan rusak berulang kali.
Dong Hua memberi semua hukuman petir 15 kali setiap
tahun, yang akan berlangsung selama 100 tahun. Dengan peringatan, sekali lagi
melakukan kesalahan, jiwa mereka akan dimusnahkan. Kesalahan memakai Long Chau,
Dong Hua mengurung klan benua utara selama ratusan tahun, tanpa cahaya dan
sumber daya makanan. Mereka hanya bisa meminum air dari lelehan salju yang ada
disekitar benua utara. Bagi para dewa dewi prasejarah, tidak masalah puasa
selama ratusan tahun tetapi bagi yang masih Shan Xian ke bawah, bahkan Shan
Shen hanya bisa bertahan beberapa puluh tahun.
Untuk klan Bai Long, dihilangkan dari jajaran klan di Si
Hai Ba Huang. Disebabkan mereka yang hanya mengikuti, tidak banyak melakukan
pengrusakan dan masalah, Dong Hua hanya memberi hukuman kultivasi dan petir
bagi yang terlibat. Diluar semua hukuman yang diberikan Dong Hua Di Jun, semua
yang terlibat dalam perang permainan Di Hou itu, tidak berani menunjukkan
wajahnya di tempat ramai, untuk banyak tahun.
Lao Tian Jun tidak berdaya lagi, meminta pengampunan pada
Dong Hua Di Jun dan akhirnya memutus hubungan dengan benua utara. Di Si Hai Ba
Huang, semua mengetahui permainan Xiao Di Hou yang mengerikan. Mereka bisa
tidak takut mati tapi dipermalukan seperti itu, jauh lebih menderita dari mati.
Mereka berhati-hati bertindak, jangan sampai menyinggung Xiao Di Hou dan
__ADS_1
menjadi bahan permainannya. Di Jiu Jong Tian, semenjak Xiao Di Hou kembali,
banyak yang mencarinya, sekedar bermain dan bercanda tawa bersama.