Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 193 - Ketenangan di Istana


__ADS_3

Song Xuan Ren duduk


disamping Tai Hou “Mu Hou, Song Xuan Ying adalah anak anda, aku tidak berharap


anda melihat kejadian hari ini. Serangannya terlalu mendadak, bertepatan anda


berkunjung kemari…” Tai Hou menatap Song Xuan Ren “apa ? apa maksudmu ? apa


sebelumnya. Dia juga sudah pernah memberontak ?” Song Xuan Ren mengangguk “apa


saat Wang Hou melahirkan itu adalah perbuatannya ?” Song Xuan Ren mengangguk


“dayang itu ?” Song Xuan Ren mengangguk lagi “saat itu, Xiao Jiu ingin memberi


peringatan pada Ying Wang, berharap dia berubah, tapi tidak menyangka…” Tai Hou


“kalian sudah mengetahuinya sebelumnya, hanya aku yang tidak tahu ?”


          Song Xuan Ren mengambil dan memegang tangan Tai Hou “Mu


Hou, aku sungguh tidak ingin merusak hubungan persaudaraan kami. Sebelum Fu


Wang meninggal, sudah berpesan untuk memberikan kesempatan hidup pada Song Xuan


Ying” Tai Hou terkejut “Fu Wang-mu juga tahu ?” Song Xuan Ren mengangguk “Mu


Hou, jika tahta ini bisa merubah Song Xuan Ying, aku rela memberikannya tahta ini.


Aku lebih senang bersama Xiao Jiu dan Yun er hidup bebas tanpa beban.” Tai Hou


menggeleng “tidak, tidak boleh menyerahkan padanya…” Song Xuan Ren “Mu Hou…”.


          Tai Hou mengangkat tangan “Ren er, aku tahu hatimu baik,


tapi tahta ini harus kau yang memegangnya. Mu Hou sudah melihat kemajuan yang


baik dari Cheng Yu guo semenjak kau dan Wang Hou memegang tahta.” Song Xuan Ren


“Mu Hou… Fu Wang memintaku memberi jalan hidup…” Tai Hou “Ren er, hukum dia


sesuai dengan hukum yang berlaku… Mu Hou tidak mau melihatnya lagi, dia bukan


anakku… Ren er, kau harus tetap menjadi Wang Jun… Fu Wang-mu pernah mengatakan,


dengan adanya Xiao Jiu disampingmu, Cheng Yu guo akan berada di puncak


kejayaannya sepanjang masa. Awalnya Mu Hou tidak menganggap kata-kata Fu Wang,


bagaimanapun Xiao Jiu seorang wanita. Tapi Mu Hou tidak bisa tidak kagum pada


Xiao Jiu itu, dia bisa menjadi pemimpin, bisa menjadi penasehat, bisa menjadi


ibu, bisa menjadi anak, bisa menjadi saudara, bisa menjadi sahabat disaat yang


sama. Ren er, setelah ini Mu Hou tidak akan ikut campur lagi masalah kalian. Mu


Hou percaya, Cheng Yu guo ditanganmu dan Xiao Jiu akan berkembang pesat. Mu Hou


ingin ke kuil Dong Shen untuk berdoa demi keluargamu dan Cheng Yu guo”


          Song Xuan Ren “Mu Hou…” Tai Hou “Ren er, maaf, Mu Hou tidak


mendidik Ying er dengan baik…” Song Xuan Ren “Mu Hou tidak salah… Ying ge hanya


terlalu berambisi hingga melupakan rasa welas asihnya sebagai pangeran.” Tai


Hou “apa yang akan kau lakukan pada Wan Jie Gong Zhu ? bagaimanapun dia adalah


putri Chong An guo” Song Xuan Ren “Mu Hou, ananda akan memberikan mereka satu


jalan hidup, menghapus semua status mereka dan menjadikannya rakyat jelata.

__ADS_1


Sementara Li Siang dan wanita yang mengaku Zhi He itu, ananda akan berdiskusi


dahulu dengan Xiao Jiu.” Tai Hou “Ren er, hatimu sangat baik…” Song Xuan Ren


“Mu Hou, bukan hatiku baik tapi aku menemukan orang yang tepat” Tai Hou


tersenyum “kau sangat beruntung, jika saja Ying er bisa menemukan wanita


seperti Xiao Jiu, dia tidak akan seperti ini !” Song Xuan Ren “sebenarnya Chu


Wan itu lumayan, hanya saja Ying ge tidak mencintai siapapun selain dirinya


sendiri, membuatnya tidak dapat melihat kelebihan lainnya”


          Tai Hou “haih, bagaimana nasib Yuan Chen dan 3 saudaranya


!” menghela nafas. Song Xuan Ren “Mu Hou ingin bagaimana ? jika Mu Hou ingin,


ananda bisa…” Tai Hou menggeleng “tidak, biarkan mereka mengikuti Ying er


pergi… Mu Hou tidak mau hal seperti ini terjadi lagi…” Song Xuan Ren “baik Mu


Hou… istirahatlah, ananda akan mengantar anda…” Tai Hou menggeleng “tidak,


pergilah melihat Wang Hou, dia baru saja sadar sudah bertarung lagi… jaga


baik-baik Wang Hou dan Xiao Wang Zi. Mu Hou kembali sendiri…” berjalan pergi


meninggalkan Song Xuan Ren.


          Song Xuan Ren menemui Xiao Jiu dan menceritakan


percakapannya dengan Wang Hou “hmm… tidak mudah untuk Tai Hou…” “bagaimana


denganmu ? sudah diperiksa ?” Song Xuan Ren mencemaskan Xiao Jiu “aku


sangatbaik… Batu Ling Bi sangat membantu pemulihanku…” mengeluarkan Batu Ling


Song Xuan Ren “tidak perlu difikirkan. Sejak dulu sangat banyak yang ingin


mengambil Batu Ling Bi, semua memakai berbagai macam alasan” Xiao Jiu


mengangguk.


          Setelah mengusut semuanya, diketahui Zhi He adalah wanita


Yuan Chen. Sementara Li Siang, terkena panah dan sudah terluka parah, sehingga


tidak bertahan hidup. Song Xuan Ren menurunkan titah mencabut gelar pangeran Song


Xuan Ying dan putri Chu Wan, menjadikannya seorang Bupati di sebuah tempat jauh


dari ibukota. Atas permintaan Yuan Chen, Zhi He dibebaskan dengan syarat tidak


pernah menginjakkan kaki di ibukota. Song Xuan Ren memberikan peringatan keras


ke Chong An guo. Sebagai bentuk penyesalan, Chong An guo akhirnya tunduk


dibawah payung negara Cheng Yu guo. Setelah Xiao Jiu sehat, Batu Ling Bi


dikembalikan ke Wang Ling dengan pertahanan dan perangkap yang sudah dipulihkan


seperti sebelumnya.


          Mengetahui akan adanya serangan, Song Xuan Ren sengaja


melemahkan pertahanan dan perangkap. Hal itu dilakukan untuk menangkap


penyelundup, lagipula Batu Ling Bi tidak berada di Wang Lin. Lian Song dan Jin


Chen yang kembali dari alam dewa membawa kabar Zhi He yang melarikan diri

__ADS_1


sesaat sebelum diturunkan dengan bantuan dari seseorang yang tidak diketahui.


Setelah dikeluarkan dari tahanan, Zhi He menghilang entah kemana. Tai Hou


sering ke kuil Dong Shen dan menetap beberapa bulan disana.


          Semua kembali aman dan damai di istana. Song Xuan Ren


bersama Xiao Jiu merawat pangeran kecil. Sudah memiliki anak, tidak membuat


Xiao jiu kehilangan minat akan permainan. Song Xuan Ren sering membawa Xiao jiu


dinas berkeliling, tidak terikat dengan kehidupan di istana. Keluarga Bai


membantunya mengelola kerajaan, sebagai pemegang plakat silver. Semua sudah


melihat aksi mereka, jadi tidak ada yang berkeberatan dengan campur tangan


keluarga Bai. Semua keluarga Bai memiliki 1 sifat, yaitu tidak terlena dengan


kekuasaan. Meskipun sudah memiliki kekuasaan, mereka lebih suka kebebasan. Hal


ini juga membuar keadilan mereka ditakuti dimana-mana, karena mereka tidak bisa


dibeli ataupun disogok.


          Pangeran Song Xing Yun dibesarkan sebagai putra mahkota.


Sebagai anak Song Xuan Ren dan Bai Xiao jiu, Song Xing Yun lebih dekat dengan


Huang Guang daripada kedua orang tuanya. Hal ini juga disebabkan karena sifat


pecemburu Song Xuan Ren yang keluar semenjak kelahiran Song Xing Yun. Song Xing


Yun jadinya selalu lari dan mengadu pada keluarga Bai, menjadi penggembira bagi


keluarga Bai “haiya Yun er, suatu saat kalau kau sudah menemukan pasangan yang


cocok, kau juga akan seperti Fu Wang-mu…” Song Xing Yun kesal “tapi aku juga


mau bersama Mu Hou… apakah aku ini anak kandung mereka, sepanjang hari sibuk


bermesraan tidak mempedulikanku cih” Jing Guang tertawa terbahak-bahak “hahaha…


mungkin saja Fu Wang dan Mu Hou-mu sedang berusaha memberikan adik untukmu…”


Song Xing Yun kesal “aku saja tidak diperhatikan, bagaimana jika ada didi


meimei haih…”


“Yun


er, cara yang sebelumnya, apa tidak bekerja ?” Shui Lan mengompori “ayi,


awalnya aku sudah tidur bersama Mu Hou… tapi saat bangun aku sudah di Ye Hua


gong ah… Fu Wang menyuruh orang memindahkanku saat tidur…” kesal, membuat semua


tertawa terbahak-bahak. Bai Liu Dong “Yun er, bukankah Fu Wang dan Mu Hou-mu


sering menemanimu berlatih ?” Song Xing Yun mengangguk “aku ingin tidur dengan


Mu Hou… ah waigong, ajari aku caranya atau waigong, ajaklah Fu Wang keluar kota


beberapa waktu, biar aku bisa bersama Mu Hou… waigong…” merengek dan merajuk. Bai


Liu Dong menggeleng “wah waigong tidak berani, kau tidak tahu Fu Wang-mu itu


tidak bisa dipisahkan dari Mu Hou-mu, bisa-bisa waigong dikirim kembali ke Desa


Bai Ling sendirian… tidak… tidak… hal ini waigong tidak bisa membantumu”.

__ADS_1


__ADS_2