
Huo Feng tersenyum lembut
“Xiong Xiong, sekarang kalian melekat pada kata bahaya… dulu Niang Qin, bahkan
tidak mengetahui apa itu bahaya… yang kalian maksud dengan pertarungan,
hanyalah kenakalan-kenakalanku yang tidak terima dengan sikap lainnya… aku hanya
membuat mereka tidak berisik dan berhenti menjadi menjijikkan di hadapanku ! sama
seperti menghukum para ulat tua yang menjijikkan ini… hal itulah yang selama
ini kulakukan… aku tidak pernah memandang apapun… sekarang, kalian terlalu
banyak terpengaruh dengan status, tingkat kekuatan… pada masaku dulu, tidak ada
hal seperti itu !” semua saling melihat, menghela nafas.
Sou Wan “kenapa menciptakan Yu Zhou Da Lu ?” Huo Feng
“oh… kalian sudah melihat lalat-lalat pengganggu itu !” semua mengangguk “nah
mereka terus meracau dan berisik di telingaku… untuk menghindari mereka, aku
menempatkan mereka semua di satu tempat dan mengurungnya dalam jiejue hihihi…”
semua tersenyum, menggelengkan kepala ‘untuk menghindari gangguan dari yang
lain, menciptakan sebuah dunia yang sebesar itu !” Lian Song “bagaimana dengan
Si Hai Ba Huang ?” Huo Feng “hmm…sebenarnya awalnya untuk memperlihatkan
atraksi pada ketujuh bocah itu ! setiap kali evolusi, kami akan berjalan
bersama-sama… melihat pemandangan yang sama sungguh membosankan !”
“atraksi ? pemandangan ? Si Hai Ba Huang ?” Long Nu
berkomentar. Huo Feng “hmm… setelah menciptakan dunia ilusi… aku memikirkan
sebuah dunia dengan hewan-hewan yang bisa berubah menjadi manusia… melihat
kehidupan di Yu Zhou Da Lu, aku ingin melihat kembali perjuangan para dewa
dewi… lagipula, sudah tidak ada permainan yang membutuhkan perhatianku… jadi
menciptakan permainanku sendiri…” semua saling melihat ‘dunia mereka adalah
permainan untuk Shen Zhu ini !’.
Dong Hua “Feng Wei, apa yang dimaksud dengan penciptaan
?” Huo Feng “setelah chuguang, aku akan memulai merancang dunia baru !” Chang
Chang “waipo, apa yang akan anda ciptakan kali ini ?” Huo Feng “tidak
memberitahu kalian hihihi…” Ching Ching “nainai, dikatakan dulu anda merancang
selama ribuan tahun untuk menciptakan Si Hai Ba Huang, bagaimana kali ini ?”
Huo Feng menerawang “ribuan tahun ? benarkah ? aku tidak menyadarinya ! entah
berapa lama, sampai aku puas !”
Xin Xin “dimana ketujuh kesayangan ?” Huo Feng “Xin Xin,
dunia ini begitu luas, kau tidak mungkin mengharapkan mereka selalu disini kan
__ADS_1
!” Xiong Xiong “bukannya mereka selalu bersama Niang Qin ?” Huo Feng menggeleng
“mereka hanya datang jika ada permainan yang menarik buat mereka !” semua beroo
ria dan mengangguk.
Setelah seminggu di gunung Kun Lun, mereka berpindah ke
Tai Chen gong. Mengisi hari-harinya, Huo Feng memanjakan Dong Hua dengan
masakannya. Zhe Yan memeriksa luka Dong Hua “hmm… sudah sangat baik… kalian
akan segera biguang ?” Dong Hua mengangguk “kenapa kau melihat ke dapur terus ?
Huo Feng akan baik-baik saja di dapur !” Dong Hua “mau sebagai Bai Feng Jiu
maupun Cai Hong Huo Feng, sifatnya tidak pernah berubah. Permainan merenggut
nyawa, hal ini nyata adanya !” menggelengkan kepala. Zhe Yan “sebenarnya, jika
difikirkan kembali, yang dikatakannya bisa di mengerti. Dahulu dia tidak
bertarung demi apapun. Huo Feng tidak mempunyai ambisi, tidak mempunyai
keinginan pribadi apapun, apa yang bisa menjadi perhatiannya ? dia hanya
bergerak sesuai keinginannya, tidak peduli apakah hal itu berbahaya atau tidak.
Dia tidak mempunyai tanggungan apapun, maupun orang yang diberatkannya. Huo
Feng tidak pernah memikirkan dirinya sendiri, bahkan bisa dikatakan, dia
sendiri menganggap tidak ada yang bernama Cai Hong Huo Feng di dunia ini.” Dong
Hua menatap Zhe Yan.
Zhe Yan meminum tehnya “itulah mengapa semua mencari
Sekarang bisa dimengerti, mengapa semua begitu mengharapkan kehadiranmu. Semua
begitu menyayanginya, ingin dia menyadari dirinya sendiri yang begitu berharga.
Kau adalah orang yang bisa menariknya, yang bisa menyadarkannya ! Dong Hua,
semua mengejarnya, tapi dia selalu berada jauh didepan. Setelah mengejar sekian
lama, kau muncul dan bisa membuatnya berhenti dan menunggumu. Kurasa, Huo Feng
menganggap kelahiran kembalinya adalah untukmu, itulah mengapa dia mengorbankan
segalanya untuk mengabulkan keinginanmu.” Dong Hua tertunduk.
Zhe Yan menepuk bahu Dong Hua “tidak perlu seperti itu…
demi dirinya, kau harus menguatkan dirimu sendiri… harapan semua berada di
tanganmu… aku pergi, 3 hari lagi kembali memeriksamu… beritahu waktu kalian
biguang, semua ingin bertemu dengan kalian” Dong Hua mengangguk, kembali
melihat ke pintu dapur. Dong Hua berdiri dan bergabung dengan Huo Feng yang
berkutat dengan kue-kuenya “hmm… wangi sekali…” memeluk pinggangnya. Tampak
wajah Huo Feng yang sedang serius “hmm… kurang apa ya !” Dong Hua “masih belum
puas ?” Huo Feng menggeleng, menjentikkan jarinya, beberapa benda muncul di
__ADS_1
hadapan mereka “Long Guo, Xue Ye, embun pagi…” menyihirnya masuk ke dalam kue.
Huo Feng mencicipinya “hmm… segar sekali…” tersenyum
ceria. Dong Hua mengecup pipinya, Huo Feng memasukkan sepotong kue ke mulut
Dong Hua “hmm… tidak terlalu manis, ada kesegaran dan memberi semangat memulai
hari… enak sekali…” Huo Feng cekikikan “bisa menetralisir ramuan tak
berbentukmu kan ! hihihi…” Dong Hua “hei, kau tahu tentang ramuan itu ?” Huo
Feng “Ling Ling sudah menceritakannya hihihi… untung saja bukan aku yang
mencicipinya, jantungku akan semakin sesak dengan ramuanmu hahaha…” Dong Hua
cekikikan.
Xin Xin berlari masuk “Niang Qin… Niang Qin… kau buat kue
apa ? wangi sekali” langsung mencicipi “awww…” sebuah tangan muncul dari sisi
Xin Xin “hmm enak sekali… Zhu Ren, enak sekali…” segera, banyak yang berkerumun
di dapur “hei… itu kue ku…” Dong Hua menghardik semua “Shen Jun, tidak ada nama
anda diatasnya… ini milik semua hihihi…” Shanguang mengejek sambil memakan
kuenya. Dalam sekejab, kue di piring habis tak bersisa.
Gang Laba mengambil piring dengan mata berkaca-kaca, memperlihatkan
piring kosong dan memelas melihat Huo Feng “Zhu Ren… masih mau… lagi…” Huo Feng
cemberut melihatnya “Zhu Ren… kue…” semua memelas melihatnya. Xin Xin mengikuti
“Niang Qin, Xin Xin mau lagi…” dengan mata memelas menatap Huo Feng. Huo Feng
menepuk keningnya “haih… kalian, pergi ambil beberapa Long Guo, Xue Ye, dan
embun pagi…” ketujuhnya langsung menghilang.
Dong Hua “Feng Wei, kau mempunyai Long Guo ?” Huo Feng
menatap Dong Hua “ada beberapa pohon di dunia ilusi… Tian Xing yang
menumbuhkannya…” “Xue Ye ?” “oh Xue Ye berasal dari Zuan Bao Shi Dao… daun itu
menyimpan sensasi dingin yang sangat lembut dilidah” Dong Hua “kue-kueku…”
cemberut. Xin Xin “Fu Qin, kami juga menyukai kue buatan Niang Qin…” Dong Hua
“buat sendiri… kue buatan Feng Wei hanya untukku…” terlibatlah percekcokan ayah
dan anak-anaknya, memperebutkan kue yang sudah habis.
Setelah bahan-bahan datang, Huo Feng menendang semua
keluar dari dapur karena membuat kegaduhan hingga kepalanya sakit. Semua
cemberut, hanya bisa duduk diam sambil melirik-lirik dengan sinis ke lainnya.
Lian Song bersama lainnya datang, kebingungan melihat semua yang berwajah
cemberut “hei… ada apa ini ? wajah kalian seperti langit akan runtuh saja !” “dimana
Niang Qin ?” Ling Ling bertanya, semua melirik ke dapur. Jin Cheng memahami
__ADS_1
situasi “kalian bukan membuat Huo Feng niang kesal dan mengusir semua kan ?”
semua menghela nafas.