
Hao Lun “Shen Zhu…” Cai Hong
Huo Feng mengangguk, mengibaskan tangan, gerbang Yu Zhou Da Lu muncul di
hadapan semua. Dikarenakan tampilan mereka yang disamarkan, kedua Zun Wang
berjalan paling depan. Tidak menyadari keberadaan Cai Hong Huo Feng Shen Zhu, semua
penjaga memberi hormat tanpa berlutut. Cai Hong Huo Feng berjalan di tengah,
dengan sengaja menenggelamkan diri. Dengan tubuhnya yang kecil, hampir tidak
terlihat dari pandangan semua. Dong Hua menggandengnya, bercanda ria hingga ke
depan gerbang Cai Hong gong.
Cai Hong Huo Feng “hmm… aku ingin tidur 10 hari ini !”
You Zun “selama 13 hari ini, kalian jangan keluar dari Cai Hong gong…”
memberitahu semua. Tian Xing “aku akan melihat medan…” Hui Sheng “aku
menemanimu…” Gang Laba “Zhu Ren beristirahatlah, kami akan merancang semua…”
Shanguang “aku akan ke dunia ilusi…” Cai Hong Huo Feng “belum saatnya
menampakkan diri… jika ada yang kalian butuhkan, katakan pada Qing Yun. Qing
Yun, 11 hari lagi, bawa Xiao Hua menemuiku… hoam… aku ingin mendapatkan
istirahat panjangku… Hua Zi gege, gendong…” dengan manja memeluk Dong Hua. Dong
Hua menggeleng, segera berbalik, membiarkan gadisnya naik ke punggungnya “kau
ingin kemana ?” Cai Hong Huo Feng “taman bunga !” Dong Hua “baik…” berjalan
meninggalkan lainnya.
Lian Song “bisa mengatur segalanya tapi bersama Dong Hua,
dia berubah menjadi sangat manja…” Zu Zhe “jika dia tidak seperti itu, saatnya
semua mengkhawatirkannya…” Bai Qian mengangguk “suara manjanya menandakan
segalanya baik-baik saja…” Ling Ling “aku mau ke perpustakaan…” diikuti
saudara-saudara, pasangan dan anak-anaknya. Semua terbagi, yang membahas ulang
tahun dan persiapan pernikahan.
Dong Hua “Feng Wei, jangan sampai terluka…” Cai Hong Huo
Feng “tidak akan… Hua Zi gege, jangan memaksakan diri, aku selalu berada di
dekatmu…” Dong Hua “jangan membantuku… aku ingin melakukannya dengan
kemampuanku sendiri…” Cai Hong Huo Feng mengangguk. Dong Hua “apa yang kau
inginkan untuk ulang tahunmu ?” Cai Hong Huo Feng “bisa meminta apapun ?” Dong
Hua mengangguk, Cai Hong Huo Feng berbinar “kembalikan kelopak rubahku…” Dong
Hua tersenyum “sudah kembali…” “mana ada ?” Dong Hua cekikikan “semua milikku
adalah milikmu, bukankah artinya kau yang menyimpannya…” Cai Hong Huo Feng
merengek “aku ingin bermain dengan kelopak rubahku…” Dong Hua “kau akan
melihatnya saat ulang tahun…” Cai Hong Huo Feng “jangan membohongiku…” Dong Hua
menggeleng.
__ADS_1
Dong Hua menurunkan Cai Hong Huo Feng di taman bunga
“Feng Wei…” Cai Hong Huo Feng “emm… Hua Zi gege, terima kasih…” Dong Hua
“kenapa mengatakan terima kasih ?” Cai Hong Huo Feng “Hua Zi gege sangat baik…”
menutup mata di pelukan Dong Hua “karena aku memilikimu yang terbaik…” Cai Hong
Huo Feng tersenyum “mulutmu sangat manis…” Dong Hua “tidurlah… tidur dengan
baik, aku disini menemanimu…” Cai Hong Huo Feng mengangguk dan tertidur. Dong
Hua ‘tidurlah dengan baik… Feng Wei, aku tidak baik… kau sudah berbuat begitu
banyak, aku tidak bisa melakukan apapun untukmu… belum bisa melindungimu… Feng
Wei, kaulah yang terbaik… demi kami, kau sudah kelelahan…’ menghela nafas
membelai Cai Hong Huo Feng.
12 hari dengan cepat berlalu, semua sudah berkumpul di
Cai Hong gong untuk perang. Di depan mereka sudah ada gambaran medan perang
yang di buat Tian Xing dan Gang Laba “Zhu Ren, sudah ku lihat, posisi paling
baik ada disini…” Shanguang “setelah permainan mulai, mereka segera akan
menyadari kehadiran anda, akan banyak berdatangan penonton…” Lian Song
“bukankah tidak menggunakan spiritual, bagaimana mereka bisa menyadarinya ?”
Mei Shang “san dianxia, Shen Zhu ini terlalu menarik perhatian…”
You Zun “10 jenderal besar sudah mencurigai kedatangan
anda…” Cai Hong Huo Feng “biarkan saja… mereka tidak diperbolehkan ikut masuk
ke medan perang” kedua Zun Wang mengangguk “sudah diatasi… anda bisa dengan
Feng “ah tidak perlu dibicarakan, hanya hal kecil… yang mulia Da Ren mau
berjalan keluar…sampai jumpa besok di medan perang…”.
“Hua Zi gege, kau ingin kemana ?” Dong Hua “ada tempat
apa yang menarik disini ?” Cai Hong Huo Feng berfikir “hmm… sebenarnya perlu
membawamu ke Yu Ming Tian…” “Yu Ming Tian ?” Cai Hong Huo Feng “ini adalah
tempat yang menyimpan plakat dan cenderamata. Hua Zi gege, saat pernikahan, kau
perlu menyiapkan 1 cenderamata, bisa berupa benda ataupun senjata yang hanya
dengan melihatnya, akan tahu itu adalah dirimu. Cenderamata itu akan
ditempatkan di Yu Ming Tian. Nantinya Hua Zi gege akan memiliki plakat tanda
sendiri, sama sepertiku giok pelangi, Huo Feng permata merah – airmata phoenix,
Jin Shan sirip naga emas. 3 asisten juga memilikinya, Qing Yun awan putih, Mei
Shang bulu merak merah, Hao Lun jerami hijau” Dong Hua “apa cenderamatamu ?”
Cai Hong Huo Feng “aku menempatkan topeng salju…”.
Dong Hua “apa ada sesuatu dengan topeng salju itu ?” Cai
Hong Huo Feng tersenyum “senjata pertamaku…” menyihir sesuatu di tangannya.
Terlihat sesuatu yang mirip topeng berkilau merah emas perak “ini…” Cai Hong
__ADS_1
Huo Feng “terbuat dari darahku, bagaikan jarum yang siap menyerang” Dong Hua
tersenyum “sangat cantik…” Cai Hong Huo Feng “aku sangat malas membawa senjata…
banyak sekali yang tertarik dengan wajahku ini, aku menjadi risih jadi membuat
topeng” Dong Hua membelai wajahnya.
Cai Hong Huo Feng “masih ada waktu, kau bisa memikirkan, ingin
menempatkan apa. Melewati perang kali ini, Hua Zi gege akan dikenal di Yu Zhou
Da Lu. Setelah pengangkatan, semua akan mengenalmu ‘Dong Hua Zi Fu Shao Yang
Jun – Shen Jun’”. Dong Hua tersenyum, menyihir sesuatu di tangannya “aku akan
menempatkan ini !” sebuah pedang kristal, menyerupai pedang Cang He. Cai Hong
Huo Feng “Pedang Mistery” Dong Hua memberikannya ke Cai Hong Huo Feng “kau yang
mengukirnya ?” melihat ukiran fengwei hua dan foling hua di pangkal pedang.
Dong Hua mengangguk “ini kubuat saat kau meninggalkan Bi Hai Cang Ling… pedang
ini yang menemaniku mencarimu” Cai Hong Huo Feng “sudah lama mendengarnya, baru
ini melihatnya…”.
Cai Hong Huo Feng “hmm… karena sudah memiliki
cenderamata, aku akan memikirkan plakatmu” Dong Hua menggeleng “pakai ini !”
mengeluarkan sebuah kristal ungu “hmm… kau sudah memikirkan semuanya…” Cai Hong
Huo Feng tersenyum, mengambil kristal ungu “sepertinya pernah melihatnya !”
Dong Hua “ini permata yang menggabungkan kedua jantung kita sebelumnya” Cai
Hong Huo Feng terkejut “bukannya sudah melebur ?” Dong Hua menggeleng “ini
hanya wadahnya, aku menyimpannya !”
Cai Hong Huo Feng “kalau begitu, anda sudah siap hihihi…”
cekikikan. Dong Hua tersenyum lembut “jadi… Shen Zhu, apa sudah menerimaku ?”
memegang kedua tangan gadis mudanya. Cai Hong Huo Feng tersenyum manis “sudah
terima… pasti diterima…” Dong Hua memeluk gadisnya “terima kasih…” Cai Hong Huo
Feng membalas pelukannya “semua ini adalah usahamu sendiri, aku hanya memberi
bantuan kecil…” Dong Hua menggeleng “karena dirimu, aku bisa menjadi seperti
ini… Feng Wei, demimu, aku bisa melakukan apapun… tanpamu, aku bukanlah apapun…”
Cai
Hong Huo Feng menggeleng “Hua Zi gege, dirimu adalah yang terpenting… aku akan
selalu melindungimu…” Dong Hua ‘Feng Wei, aku tidak memerlukan perlindunganmu…
aku hanya membutuhkanmu disampingku’ “Feng Wei, aku mencintaimu… kau adalah
yang terpenting untukku… aku tidak menginginkan apapun, hanya kau… aku hanya
menginginkanmu… bisakah ?” Cai Hong Huo Feng tersenyum “aku adalah milikmu…
bahkan kehidupanku ini akan kuserahkan padamu” Dong Hua tersenyum manis “hmm… jika
seperti itu, kau harus menurutiku…” Cai Hong Huo Feng cekikikan. Dong Hua
__ADS_1
mengecup keningnya “aku mencintaimu Cai Hong Huo Feng, kau adalah milikku…” Cai
Hong Huo Feng mengangguk “aku juga mencintaimu…”