Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 354 - Bayangan yang berhasil


__ADS_3

Bab 354 –


          Dong Hua melihat Cai Hong Huo Feng “ingin membangkitkan


jantungnya… serang Fu Qin…” “Fu Qin…” keempatnya berteriak secara bersamaan.


Air mata Dong Hua menetes hingga ke dadanya “Feng Wei, aku akan


menyelamatkanmu…” kedua Zun Wang secara tiba-tiba kembali ke dalam jiejue “apa


yang kalian lakukan ?” bertanya tegas dengan nafas yang berburu.


          Xin Xin segera memapah Zuo Zun “shushu, bagaimana denganmu


?” Zuo Zun hanya menggeleng “apa yang telah kalian lakukan ?” You Zun


melanjutkan “lakukan lagi… itu mempengaruhinya…” ketujuhnya kebingungan, semua


menatap Dong Hua “Fu Qin…” kedua Zun Wang merasa aneh “ada apa ?” Xin Xin


“shushu, kami tidak melakukan apapun… baru saja berencana untuk membangkitkan


jantung Niang Qin dengan cara menyerang Fu Qin…” Xiong Xiong melanjutkan dengan


memegang You Zun “tapi kami belum melakukan apapun !”


          Kedua Zun Wang bersamaan “kalian sudah melakukannya !” Zuo


Zun melanjutkan “baru saja, sekelibat terasa aura Huo Feng !” Budha juga masuk


ke dalam jiejue “Shao Yang, kau…” Dong Hua memegang dadanya, melihat Cai Hong


Huo Feng, perlahan muncul senyum lembut di wajahnya “aku akan membawa Feng


Wei-ku kembali !” Gun Gun memegang Dong Hua “Fu Qin, apa yang akan kau lakukan


?” Dong Hua menggeleng “jangan khawatir, Feng Wei melindungiku !”


          Zuo Zun terjatuh muntah darah “shushu…” Xin Xin menarik Zuo


Zun yang mengangkat tangannya “tidak masalah… Dong Hua, pergilah… bawa kembali


Huo Feng… dia adalah hidupmu dan dia melindungimu dengan nyawanya… ini adalah


perjuangan kalian berdua…” Dong Hua mengangguk. Ling Ling memegang Dong Hua “Fu


Qin, aku menemanimu !” Dong Hua menggeleng, melepaskan tangan Gun Gun.


          Dong Hua menatap Zuo Zun dan mengangguk. Zuo Zun


mengerahkan sihir, mengirim Dong Hua keluar jiejue. Pada saat Dong Hua keluar


jiejue, suara ledakan terdengar, jiejue Zuo Zun hancur, hanya menyisakan jiejue


You Zun. Zuo Zun kembali muntah darah dan bersandar dalam pelukan Xin Xin


“bagaimana ini ? Zhe Yan yeye masih merawat ketujuh kesayangan !” Zuo Zun


menggeleng “ada dirimu sudah cukup…” tersenyum “istirahatlah, aku disini…” Xin


Xin melihat Zuo Zun yang lemah, tidak tega memarahinya lagi.


          Dong Hua yang keluar, segera di dekati garis-garis hitam.


Dong Hua tidak melihat ke bawah, matanya fokus ke Cai Hong Huo Feng “Feng Wei…”


bersuara perlahan. Dong Hua melangkah, membuat jiejue api abadi, melindungi


dirinya sendiri. Garis-garis hitam, menaiki jiejue Dong Hua, mengiringi


langkahnya. Dong Hua terus berbicara perlahan “Feng Wei, aku tahu kau

__ADS_1


mendengarkanku ! aku disini menunggumu… xiao hu li, sangat merindukan saat-saat


pertama kita bertemu… aku biasa membawamu kemanapun dalam raga xiao hu li,


tidak berpisah sesaat pun… Feng Wei, kau menjaga semuanya, aku hanya perlu


menjagamu… dalam semesta, hanya ada yang mengharapkan perlindungan dan berkah


dariku… hanya kau satu-satunya xiao hu li, yang selalu berdiri di hadapanku,


melindungiku… bagaimana aku tidak jatuh cinta padamu ?”


          Semua cemas melihat Dong Hua, jiejue You Zun sudah mulai


tidak dapat bertahan. Garis-garis hitam sudah hampir menutup hingga ke


ujungnya. Tidak adanya perlawanan, membuat garis-garis hitam lebih cepat


menjalar. You Zun pun terjatuh dan muntah darah. Xiong Xiong memapah dan


menjaga You Zun.


          You Zun melihat Dong Hua yang sudah terbungkus dengan


garis-garis hitam “tidak menyangka kita harus berakhir seperti ini !” Zuo Zun


tersenyum “bisa berjuang selama ini bersama kalian, hidupku ini tidak sia-sia…“


menatap Xin Xin “gadis kecil, bisa bertemu denganmu sungguh suatu


keberuntungan” tersenyum lembut. You Zun “gadis kecil, jaga dewa tua ini dengan


baik !” memberikan dukungannya. Xiong Xiong “ayi, shushu, jangan berbicara yang


tidak-tidak… tidak akan ada hal buruk yang terjadi… Niang Qin akan


mengembalikan seluruhnya” berbicara dengan nada gemetar.


bergerak di depan pintu masuk Bing Yu Hai. ‘dar…’ satu ledakan terdengar,


jiejue You Zun hancur. Garis-garis hitam tidak menemukan halangan apapun,


dengan cepat mendekati mereka. Semua hanya pasrah, tidak membuat perlawanan, menunggu


keajaiban. Budha duduk bersila di sisi mereka, melantunkan mantra-mantra


Dhamma.


          Semua terduduk, memegang pasangan masing-masing “Huo Huang,


tidak ada yang ingin kau katakan ?” Zuo Zun tanpa melihat You Zun, bertanya.


You Zun tersenyum lembut “apa yang perlu kukatakan ? begini sudah sangat baik…”


Zuo Zun tersenyum menatap Xin Xin “Xin Xin, gadis kecilku, aku Long Jin Shan


mencintaimu ! jika ada kehidupan selanjutnya, aku akan menikahimu, menjadikanmu


milikku satu-satunya !” Xin Xin menitikkan air mata “jangan mengira mengatakan


hal ini, aku sudah akan menjawabmu… kau harus bertanya padaku, setelah semua


ini membaik...” You Zun cekikikan “keturunan Huo Feng, tidak ada satupun yang


mudah hahaha…” Zuo Zun pun ikut tertawa.


          Gun Gun memeluk Long Nu, menatap ke Bing Yu Hai “Niang Qin,


kami bersamamu, berjuang bersamamu…” Long Nu “Gun Gun, seumur hidup ini bisa


menikah denganmu, aku sangat bahagia !” Ling Ling menghardik “jangan berbicara

__ADS_1


yang aneh-aneh… kita semua akan selamat… aku sangat yakin pada Niang Qin, semua


ini akan segera kembali seperti semula”.


          Terdengar ledakan ‘dar…’, jiejue api abadi Dong Hua hancur.


Terlihat Dong Hua yang sudah menghitam setengah badan “Feng Wei, aku


menemanimu… tidak peduli kau kemanapun, kita akan selalu bersama… Feng Wei, aku


mencintaimu…” semua sudah menjadi patung batu hitam.


          Dong Hua tersenyum lembut melihat ke patung Cai Hong Huo


Feng. Garis hitam naik hingga ke wajah Dong Hua. Saat matanya sudah setengah


menghitam, sekelebat cahaya melintas di depan matanya. Mata Dong Hua tercengang,


lajur garis hitam berhenti meninggalkan setengah bagian mata Dong Hua. Cahaya


berubah menjadi bayangan Cai Hong Huo Feng yang cantik, tersenyum manis di


hadapan Dong Hua.


          Bayangan itu tersenyum, menepuk-nepuk kepala Dong Hua


“nakal… begitu tidak yakin padaku… hihihi… sudahlah, yang mulia memaafkanmu…”


kembali menepuk kepala Dong Hua tiga kali. Perlahan semua garis hitam, melorot


dan membebaskan tubuh Dong Hua. Bayangan itu berputar-putar di angkasa,


menghasilkan cahaya terang, melunturkan semua kehitaman pekat yang hampir


menyapu seluruh Yu Zhou Da Lu sebelumnya.


          Bayangan menghormat pada Budha, Dewi Kwam In, Bie Sheng,


dan para arahat, yang membalas hormatnya. Bayangan melayang mendekati rombongan


kedua Zun Wang “hei naga tua, lindungi baik-baik putri kecilku !” Zuo Zun


melirik Xin Xin dan tersenyum lembut, mengangguk pada bayangan “masih bisakan


?” bertanya pada bayangan yang tersenyum manis padanya “hanya seperti ini,


tidak terhitung apapun hahaha… hahaha…” bayangan tertawa terbahak-bahak dan


melayang masuk ke Bing Yu Hai yang masih hitam.


          Bayangan masuk ke raga Cai Hong Huo Feng, langsung


terdengar ledakan dimana-mana membersihkan semua Bing Yu Hai. Semua kehitaman


lenyap, digantikan dengan warna asli Bing Yu Hai. Semua sudah pulih seperti


sedia kala, serasa tidak pernah terjadi hal sebelumnya. Bersamaan dengan itu,


suara guntur bersahut-sahutan kembali terdengar, mulai turun menghantam tubuh


Cai Hong Huo Feng kembali.


          Wajah Cai Hong Huo Feng bergerak, menunduk, melihat keluar


Bing Yu Hai, kearah Dong Hua, tersenyum manis , menutup mata dan mengangguk


padanya. Dong Hua tersenyum melihat reaksi Huo Feng padanya, kembali ke


tengah-tengah keluarganya “Fu Qin, apa kau baik-baik saja ?” Ling Ling segera


memapah. Dong Hua menggelengkan kepala “tidak masalah…” berbalik, kembali

__ADS_1


mengawasi Bing Yu Hai.


__ADS_2