
Bab 378 –
Dong Hua membelai kepalanya “Shen Zhu-ku yang baik… jangan
membebani otak kecilmu ini ! jalan Bie Sheng sudah baik, tidak akan tersesat
lagi… dia sudah menerima semuanya dan memiliki kesadaran tinggi akan itu… jadi
Shen Zhu-ku, kau cukup menyadarinya saja… lainnya biarkan berjalan sendiri,
mengerti !” mengetuk kening Huo Feng.
Huo Feng cemberut dengan tampang kekanakannya “kau hanya
tahu mengambil kesempatan menindasku saja ! cih” kesal membuang muka. Zuo Zun
cekikikan “Shen Zhu a, kau yang memberinya kesempatan untuk menindasmu !” Huo
Feng melirik sinis. You Zun melerai “sudah, jangan seperti itu ! kau sekarang
hanya perlu hidup bebas, tidak perlu memikirkan apapun !” Xin Xin “Niang Qin,
semua mengharapkanmu… jadi Niang Qin, demi semuanya, anda harus kuat !” Huo
Feng menutup mata, menundukkan wajahnya diantara sela-sela kedua tangannya.
Semua tersenyum, menggelengkan kepala melihatnya.
Dong Hua ingin meraihnya, dihentikan Zuo Zun, dengan
isyarat untuk diam. Sesaat kemudian, terlihat tubuh Huo Feng yang rileks,
dengan gerakan teratur. Zuo Zun mengangguk “dia sudah tidur !” Xin Xin “Long
ge, bagaimana kau tahu ?” Zuo Zun membelai kepala Xin Xin “Huo Feng masih
memerlukan banyak istirahat… tidak ada pengaruh pada supranatural, hanya
kekuatan tubuhnya belum sebaik itu… dari tadi sudah banyak memakai otaknya
berfikir, dia pasti kelelahan !”
Dong Hua perlahan meraihnya, membawa Huo Feng beristirahat
di kamar. Dong Hua memposisikan tubuh Huo Feng, mengecup keningnya “Feng Wei,
aku sangat mencintaimu, tidak akan pernah menindasmu… aku hanya ingin kau
mengingat dirimu sendiri… sudah cukup pengorbananmu… berbahagialah…” mengecup
lembut bibir mungil itu. ‘Feng Wei, Feng Wei-ku tersayang… aku sebagai pria
tapi pengorbananku, tidak ada artinya dibanding dirimu… aku ingin mengetahui
bagaimana dirimu yang sebenarnya… entah aku bisa menahannya atau tidak… aku
ingin menyelami dirimu yang sebenarnya. Feng Wei, aku sangat yakin akan jatuh
cinta padamu lagi dan lagi… tapi bagaimana denganmu ? apa kau akan melupakan
dirimu bahkan saat kultivasi ?’
Tibalah hari perayaan bunga, 5 pasangan keluarga Dong Feng
menampakkan wajah di aula perayaan. Semua terpana melihat kelima pasangan yang
cantik dan tampan ini. Dong Hua tidak pernah menghadiri pertemuan semenjak
kembali. Banyak yang menunggu untuk melihat wajah mereka, sudah dari awal
datang agar tidak kehabisan tempat.
Keluarga Dong Feng bercanda tawa bersama di sebuah meja
besar yang terletak paling strategis. Perayaan bunga dimulai tanpa suatu
__ADS_1
kendala apapun. Adapun yang berbeda untuk perayaan kali ini, selain lebih
banyak yang datang juga banyak anak kecil yang berseliweran. Huo Feng yang acuh
tak acuh, tidak menganggapnya suatu masalah.
Ling Ling “apa yang terjadi ? semenjak kapan perayaan di
Jiu Jong Tian menjadi menarik untuk dewa dewi kecil ini ?” Jin Cheng “kudengar
mereka semua datang untuk mencari jodoh !” sontak perkataan Jin Cheng membuat
semua terkejut. Xin Xin “mencari jodoh ! mereka ini semua paling besar hanya
1.000 tahun, sudah mengerti dengan jodoh ?” Long Nu cekikikan “lihat para
dewasa itu… kabarnya, demi tidak melewatkan jodoh yang baik, mereka berusaha
mengeluarkan segala jerih payah mereka”
Huo Feng “jadi kalau kalian mau mengikuti mereka, cepatlah
lahirkan bayi-bayi yang lucu” menatap ke kedua pasangan baru, sebelum meminum
teh Bi Fu Chun yang di seduhkan Dong Hua “gadis cantik !” sebuah suara
terdengar di telinga Huo Feng membuatnya tersedak teh ‘huk… huk… huk…’ Dong Hua
segera menepuk-nepuk punggungnya. Huo Feng menepuk-nepuk dadanya sendiri “gadis
cantik, ada apa denganmu ? ini pakailah sapu tanganku !” suara kecil nan manja
kembali terdengar.
Semua mengalihkan mata, menatap sumber suara yang berada
tepat di belakang Huo Feng. “gadis cantik, apa kau sudah baikan ?” Huo Feng
tersenyum manis dan mengangguk “dewa kecil, bagaimana memanggilmu ?” Xin Xin
anak kecil itu berbicara dingin, tidak senang dipanggil ‘dewa kecil’. Semua
saling melihat, Dong Hua menatap dingin anak kecil itu.
Huo Feng tersenyum “baik Pangeran Han Ting Sin…” anak kecil
itu tersenyum manis “gadis cantik, aku menyukaimu… ikutlah denganku !” Huo Feng
tersenyum, berbalik menatap Dong Hua yang cemberut, menatap dingin anak kecil
itu. Yang lainpun tersenyum cekikikan “hmm… wangzi, anda datang bersama siapa
?” Gun Gun menyapa.
Bocah kecil itu melihat sana sini “ehm.. yeye sepertinya
belum sampai…” Lian Song “hei… Ting Sin Wangzi, anda berlari kesini sendiri ?
jika Han Wang tahu akan panik mencarimu” bocah kecil itu menggeleng “tidak, aku
bersama shushu… shushu sedang diluar berbicara dengan shushu lainnya, jadi aku
masuk terlebih dahulu” Jin Cheng “Fu Qin…” Lian Song menjelaskan “oh dia adalah
cucu Han Meng Wang dari Liu Han Guo…”.
Bocah kecil itu “gadis cantik, ayo ikut denganku, aku akan
mengenalkanmu pada shushu dan yeye…” menarik tangan Huo Feng. Dong Hua tidak
senang “wangzi, ingin membawa seorang gadis, anda bukannya harus berusaha lebih
keras !” Huo Feng menggoda. Bocah kecil itu mengeluarkan sebuah giok “ini
berikan padamu, sebagai tanda perkenalan dan pertunangan” semua termangu dan
__ADS_1
tertawa.
Zuo Zun “Dong Hua, kau memiliki saingan kecil hahaha”
menggoda Dong Hua “hei Ting Sin, apa yang kau lakukan disini ?” terdengar suara
anak kecil lainnya, yang berdiri tidak jauh dari meja mereka. Semua pun beralih
melihat bocah kecil lainnya “kau curang, sudah mengatakan akan mulai
bersama-sama !” bocah itu mendekati Han Ting Sin “cih, aku tidak tertarik
dengan anak kecil seperti mereka” Han Tin Sing berbicara ketus dengan gaya
anak-anaknya.
Bocah lainnya “apapun yang kau katakan, kau sudah curang !”
terpana melihat Huo Feng “wah xian nu, kau sangat cantik ! xian nu, ikutlah
bersamaku !” memegang tangan Huo Feng “hei, aku yang lebih dulu melihatnya !”
Han Ting Sin menghardik dan menarik tangan bocah lain itu. Dong Hua langsung
memeluk Huo Feng dan menjauhkan kedua tangan Huo Feng dari kedua bocah.
Sementara Huo Feng tersenyum manis dengan wajah penasaran menonton kedua bocah
di hadapannya “Fu Ren…” Dong Hua cemberut.
Huo Feng menatap Dong Hua, memberi isyarat diam “mereka
sangat menarik, nonton sejenak ya !” merajuk dengan nada manja. Dong Hua
menghela nafas kasar, memeluk dan menggenggam kedua tangan Huo Feng. Semua
melihat pertengkaran lucu kedua anak di hadapan mereka “hei, apa yang kalian
lakukan disini ?” seorang bocah perempuan mendatangi mereka “ayo turun, kita
tidak boleh bermain disini !” menarik kedua bocah yang menghempaskan tangan
bocah perempuan itu.
Han Ting Sin “aku akan pergi bersama tunanganku !”
ucapannya membuat kedua bocah melongo “tunangan ? kau mempunyai tunangan,
berarti Xian Nu ini milikku !” bocah menunjuk Huo Feng “jauhkan tanganmu dari
tunanganku !” bocah perempuan itu “Ting Sin, siapa tunanganmu ? kenapa kami
tidak pernah tahu kau sudah bertunangan ?” Han Ting Sin melirik Huo Feng “baru
saja bertunangan…” kedua bocah berooo ria “shushu, tolong lepaskan tanganmu
dari tunanganku…” Han Ting Sin menatap Dong Hua dengan tidak senang.
Bocah perempuan itu menatap Dong Hua “Ting Sin, kau jangan
sembarangan, lihat shushu ini memeluknya, mereka pasti adalah pasangan. Ayo,
jangan mengacau lagi, acara akan segera dimulai” sekali lagi menarik tangan Han
Ting Sin “tidak mau, aku menginginkan gadis cantik ini !” Bocah perempuan itu
kesal kedua bocah tidak mau mendengarkannya “aku tidak mau mempedulikan kalian
lagi… dengar, disini adalah tempat Dong Hua Di Jun bersama keluarganya. Jika
mereka datang dan melihat kalian berulah disini, hati-hati kalian akan dihukum
kultivasi di alam fana cih” berbalik meninggalkan kedua bocah yang bergidik
ngeri.
__ADS_1