
Bab 414 –
3 bulan sebelum masa 5 tahun berakhir, cincin Dong Hua dan
liontin keempat anak terkadang mengeluarkan cahaya lembut. Dong Hua mengamati
raga Huo Feng, yang sama juga terkadang mengeluarkan cahaya lembut. Terkadang
raga Huo Feng seperti akan hilang, seperti kaca bening tembus pandang. Dong Hua
merasa was-was dan ketakutan, sangat cemas dan khawatir. Semua berusaha memikirkan
adanya sisa janji yang belum ditunaikan Huo Feng. Budha pun tidak mendapatkan
apapun. Janji Huo Feng yang akan ke Huang Jing sudah ditunaikannya saat ini,
bahkan melebihi waktu yang dijanjikan. Semua raga Huo Feng dan cenderamata yang
diberikannya, bercahaya bersamaan.
Dong Hua menatap cincin yang bercahaya “Fu Qin, ada apa ?”
Ling Ling bertanya. Dong Hua tidak mengangkat kepala “di cincin ini ada sihir
Feng Wei. Sihir yang bisa menghilangkan semua ingatanku tentang dirinya” Gun
Gun “apa Niang Qin bermaksud menghilangkan semua ingatan kita ? apa bisa
seperti itu ?” Dong Hua mengangkat kepala melihat Gun Gun, ada airmata di
matanya “lainnya tidak bisa, tapi Feng Wei bisa…” Ling Ling “Fu Qin, Niang Qin
sudah berjanji bersama denganmu selamanya.” Dong Hua mengangguk “dia akan
selalu disini, tapi jika aku tidak mengingatnya… perasaan ini…” memegang
dadanya dan bergetar “apa yang harus kulakukan ? Feng Wei, jangan tidak jelas
seperti ini ! Feng Wei, berikan aku obat penenang, Feng Wei, kau sudah
mengatakannya akan menghilangkan semua ketakutanku… Feng Wei…” menggenggam erat
tangan Huo Feng
Xin Xin “Fu Qin, masa 5 tahun akan segera berakhir, aku dan
Long ge akan mengamati Yu Zhou Da Lu.” Xiong Xiong “Fu Qin, aku dan Feng er
akan mengamati Zuan Bao Shi Dao…” Gun Gun “Fu Qin, aku menemanimu menunggu
Niang Qin sadar…” Ling Ling “aku akan ke Qing Qiu mengamati raga Niang Qin…
Chang Chang sudah ke alam fana… Fu Qin, tenanglah, aku yakin, semua akan
baik-baik saja”
Dong Hua menatap kedua Zun Wang “apa ada cara menyimpan
ingatanku ?” kedua Zun Wang saling menatap “Dong Hua, aku tidak mau
membohongimu… kami bisa menyimpan ingatanmu, tapi semua itu tidak akan bisa
mengelabui Huo Feng. Jika sesuai dengan yang kau fikirkan… mungkin saja,
ingatan kamipun akan di hapus…” Dong Hua menitikkan air mata. Sou Wan “Huo Feng
bukan ingin menghilangkan kehadirannya di dunia ini kan ?” semua menunduk. You
__ADS_1
Zun “lainnya tidak bisa. Jika sudah keinginan Huo Feng, tidak ada hal yang
tidak mungkin” Zhe Yan “tapi apa alasannya berbuat seperti itu ? bukankah
sekarang semua baik-baik saja !”
Xin Xin “jangan berfikiran buruk… semuanya masih teka teki…
kami akan ke Yu Zhou Da Lu, harusnya tempat Niang Qin disana tidak akan hilang”
Xiong Xiong “iya, kami akan ke Zuan Bao Shi Dao, jika terjadi sesuatu,
setidaknya ada kami di Zuan Bai Shi Dao.” Dong Hua hanya menatap wajah tidur
Huo Feng ‘Feng Wei, aku sangat takut ! apa kau akan membuka matamu dan
mengatakan semua fikiranku ini salah ? pao pei, bangunlah… seperti di tangga
penobatan, berbaliklah padaku… kembalilah padaku… Feng Wei, sudah berapa kali
kau meninggalkanku, jangan lagi ! jangan lakukan hal ini lagi ! ingatan ini
adalah milikku yang paling berharga. Sampai saat ini, apa aku masih belum bisa
menempati hatimu ? Feng Wei…’.
Di hari terakhir, semua raga Huo Feng bercahaya sangat
terang, membuat semua mata tersilaukan. Raga Huo Feng bening, hanya cahaya yang
membentuk tubuh yang terlihat. Pada puncaknya, 27 raga Huo Feng meledak,
menghentakkan seluruh alam semesta. Semua yang ada di alam semesta jatuh tidak
sadarkan diri selama 3 hari.
semula. Tapi cincin, liontin, Cai Hong gong, dan Zuan Bao Shi Dao sudah lenyap
dari semesta. Tidak ada yang menyadari kehilangan seorang Shen Zhu, karena Huo
Feng mengambil semua ingatan tentang dirinya. Di hati semua orang tersimpan
tempat kosong, yang tidak tahu siapa penghuninya.
Cai Hong Huo Feng sudah tidak ada atau berada dimana-mana,
selalu berada di sisi semuanya, mendampingi mereka. Cai Hong Huo Feng kembali
menjadi kehampaan, memberi alam semesta yang berdiri sendiri tanpa pengaruh
dirinya ‘Sang Maha Pencipta – Supreme Emperor – Penguasa Alam Semesta’.
You Zun – Xiong Xiong tersadar di Feng Huang gong Yu Zhou
Da Lu, tidak menyadari kehilangan Shen Zhu. Hal itu juga terjadi pada Zuo Zun –
Xin Xin. Semua ingatan mereka tetap ada tetapi melewati hal yang terpenting.
Dong Hua terbangun di atas ranjang Shi Gong - Bi Hai Cang Ling, merasa tubuhnya
sakit, mengira dirinya baru selesai biguang.
Dong Hua melewati hidupnya seperti sebelum mengenal Huo
Feng, tapi terkadang saat melihat sesuatu, merasa hatinya menghangat, sakit,
dan matanya berkaca-kaca. Dong Hua yang selalu berjalan asal saja, tidak
__ADS_1
memusingkan hal yang tidak diketahuinya. Seperti perkataannya ‘satu kehidupan
hanya bagaikan mimpi. Setelah melewatinya, anggap saja semua hanya mimpi… untuk
apa dibahas kembali !’. Dong Hua kembali mengurus Tai Chen gong bersama Gun Gun
dan Chang Chang.
Ketujuh kesayangan pun melupakan asal usul mereka, melupakan
Cai Hong Huo Feng dan Zuan Bao Shi Dao. Mereka bagai terlahir dari Xing Shen Da
Lu, berjuang dari bawah hingga ke tingkat tertinggi. Yu Zhou Da Lu ada kedua
Zun Wang dan pasangan mereka yang mengurusnya. Ling Ling berada di Qing Qiu
menjadi Qing Qiu Nu Di membawahi Ching Ching sebagai Qing Qiu Nu Jun.
Di Huang Jing, Budha, Bie Sheng, Dewi Kwam In, dan semua
penghuninya, tidak ada yang memiliki ingatan Shen Zhu. Seluruh tanaman Qing
Ling dan bukti keberadaan seorang Cai Hong Huo Feng Shen Zhu, menghilang dari
alam semesta.
Cai Hong Huo Feng hilang dari ingatan semuanya, tapi
ingatan kultivasi sebagai Bai Feng Jiu tidak hilang. Dong Hua tetap mengenali
keempat anaknya dan berhubungan dengan Yu Zhou Da Lu. Ingatannya hanya sebatas
kehilangan Di Hou-nya sebagai Bai Feng Jiu pada saat pertarungan dengan Qing
Cang.
Cai Hong Huo Feng mengambil semua ingatan dan kesedihan,
meninggalkan kebahagiaan dan kedamaian untuk semua. Jantung dan jiwanya selalu
menemani dan melindungi Dong Hua, sebagai bentuk perwujudan janjinya.
Dengan ingatan keberadaan Bai Feng Jiu, Dong Hua masih
sering mengenangnya, menelusuri tempat-tempat kenangan mereka. Melihat semua
anak cucunya yang berbahagia dengan pasangan masing-masing, Dong Hua sering
merasa kesepian, sambil menanti masanya berakhir.
Kehampaan datang dan pergi tanpa ada yang menyadari. Di
diri setiap jiwa memiliki kehampaan yang selalu menemani, disamping kebahagian,
kesedihan, kesakitan, duka, maupun suka cita.
The End
Hi...
Return of God Emperor berakhir disini ya...
yah sad ending hihihi...
othor lagi memikirkan extra part untuk merubahnya menjadi happy ending !
semoga kalian masih senang membaca cerita amburadul othor ya...
__ADS_1
Thanks !!