
Keesokan
harinya, Feng Wei membawa Hua Zi ke lapangan luas di belakang gunung. Feng Wei
mengeluarkan pedang putihnya “Hua Zi gege, keluarkan kemampuan terbaikmu…” Hua
Zi mengangguk, mengeluarkan pedang Cang He. Segera latihan mereka dimulai,
suara dentuman pedang terdengar memekakkan telinga. Hua Zi mengikuti instruksi
Feng Wei, mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Hua Zi merasakan tenaga Feng Wei
yang besar, terus mendorong dan membimbingnya, menyempurnakan ilmu-ilmunya.
Celah-celah yang tidak disadarinya sebelumnya, dengan mudah di hantam oleh Feng
Wei.
Selama sebulan, Feng Wei tidak menganggap
Hua Zi suami sama sekali di arena. Feng Wei dengan keras mengajarinya, seperti
mengajari seorang calon jenderal. Entah ilmu pedang atau supranatural, semua
diajari Feng Wei. Setiap hari Hua Zi kembali dengan tubuh penuh lebam. Feng Wei
menggunakan darahnya dan saleb kembang sepatu merawat Hua Zi. Walau dengan air
mata yang bercucuran, keesokan harinya, Feng Wei kembali menguatkan hatinya
melatih Hua Zi.
Setelah sebulan, Feng Wei meminta Hua Zi
beristirahat kembali selama 7 hari. Feng Wei “Hua Zi gege, selama 100 tahun ini
Hua Zi gege bisa biguang dan berlatih mengikuti instruksiku.” Hua Zi mengangguk
“tapi kau akan di Feng Huo Cang Ling menungguku kan ?” Feng Wei menggeleng
“setelah kau biguang, aku harus kembali ke Yu Zhou Da Lu beberapa saat.” Hua Zi
menegang “tenanglah, aku akan segera kembali… kurasa yang lain juga akan segera
menyelesaikan latihan di lautan” Feng Wei tersenyum. Hua Zi “aku menemanimu,
aku biguang setelah kita kembali” Feng Wei “Hua Zi gege…” Hua Zi memotong “Feng
Wei, aku tidak tenang…” Feng Wei “baiklah, kali ini kau bisa ikut. Tapi selama
di Yu Zhou Da Lu, kau hanya akan berada di Cai Hong gong dan berlatih” Hua Zi
tersenyum mengangguk “menaati perintah Shen Zhu…” Feng Wei menggelengkan
kepala.
Keesokan harinya, Feng Wei membawa Hua Zi
dan kedua anak ke Yu Zhou Da Lu, meninggalkan Chong Lin dan Mu Yun menunggu
dewa dewi lainnya. Di Cai Hong gong, Feng Wei mengatur tempat berlatih untuk
Hua Zi dan kedua anak berlatih dengan Xiao Hua. “Hua Zi gege, aku akan sibuk
beberapa hari, tidak bisa menemanimu. Berlatihlah dengan baik, sebisanya aku
akan menyempatkan waktu menemanimu” Hua Zi memeluknya “tidak masalah…”. Setiap
hari Feng Wei sibuk mengikuti rapat, bertemu Zun wang, Jun wang, dan beberapa
jenderal besar. Sebelum menyibukkan diri, Feng Wei menyiapkan sarapan untuk Hua
__ADS_1
Zi, Xiong Xiong dan Xin Xin. Beberapa kali Feng Wei juga meninggalkan Cai Hong
gong tanpa memberitahu Hua Zi, kadang ke Bing Yu Hai, ke Tian Ling Dong, dan ke
Zuan Bao Shi Dao. Kondisi Tian Ling Dong semakin mengkhawatirkan. Sementara
ketujuh hewan mistis bahu membahu menjaga Tian Ling Dong. Sementara di Zuan Bao
Shi Dao terpasang jiejue Feng Wei dan bantuan aura tempat itu sendiri,
menghalau semua yang mencoba mendekat.
Setelah memastikan kondisi di Yu Zhou Da
Lu, Feng Wei sering melamun melihat Hua Zi dari jauh. Long Jin Shan “Huo Feng,
tidak memberitahunya ?” Feng Wei “tidak perlu… dia sekarang sangat tegang…
sementara masalah di Si Hai Ba Huang pun mengalami perubahan… mungkin saja
ketika keluar dari Feng Huo Cang Ling, mereka akan segera berperang. Aku tidak
mau menambah bebannya lagi” Feng Huo Huang “bagaimana denganmu sendiri ?” Feng
Wei tersenyum “akan membantunya hingga selesai… hanya ini yang bisa kulakukan
untuknya” Long Jin Shan “walaupun hal itu tidak ada apa-apanya bagimu, tapi
saat sekarang, bukankah kau harus menyimpan energimu !” Feng Wei “tidak
masalah… aku sudah menaruh pelindung emas dan api abadi padanya. Selama dia
tidak kehilangan ketenangannya, pasti bisa mengatasi hal ini”.
Long Jin Shan “tidak mengatakan
tentangnya. Kau sendiri bagaimana ? Tian Ling Dong sana…” Feng Wei “sudah tidak
sudah meremehkan kegilaan Hei Ye…” Feng Huo Huang “apa kau masih akan kembali
kesini ?” Feng Wei menggeleng “mungkin sudah tidak bisa kembali… disisa tahun
ini, aku akan melatih mereka…” Long Jin Shan “kau baik-baik saja ?” Feng Wei
“apa yang ingin kalian dengar ? aku tidak baik-baik saja ? sudah melalui begitu
banyak hal selama ini, tidak ada yang tidak bisa kutangani…” menghela nafas
“hanya dia… hanya dia yang susah kulepaskan… saat aku tidak ada, bantu aku
menjaga mereka” kedua Zun Wang tercengang dan mengangguk.
Feng
Wei melanjutkan “Budha dan Dewu Kwam In sudah tahu apa yang harus dilakukan.
Aku sudah memperkuat Bing Yu Hai, sementara akan aman. Aku sudah mengatur Zuan
Bao Shi Dao, akan menghilang seiring kepergianku” Feng Huo Huang “kau sudah
menyiapkan semuanya, beristirahatlah… gunakan waktumu berkumpul dan bersenang-senang
dengan mereka” Feng Wei menggeleng “tidak sempat, sudah tidak ada waktu…” Long
Jin Shan “Huo Feng, walau kau tidak ingin mendengarnya… jasamu pada alam
semesta sudah tak terhitung, semesta pasti akan membalas dan merestuimu” Feng
Huo Huang “Huo Feng, walau kau mengatakan hanya mitos… tapi kalau Supreme
Emperor itu nyata adanya, pasti kaulah pilihannya” Feng Wei tersenyum “hidupku
__ADS_1
tidak pernah terpengaruh takdir… hanya satu kekeliruan bisa muncul di batu
jodoh… sudah hidup selama ini, aku sudah melihat datar semuanya… tidak
menyimpan harapan dan keinginan… yang penting melihat semuanya baik-baik saja,
aku sudah puas”.
Feng
Huo Huang tersenyum “salut pada anda… sekeras apapun hidup anda, anda tidak
pernah mengeluh, bahkan terus memperjuangkannya… apa anda tidak mempunyai
sedikitpun ambisi, keinginan pribadi ?” Feng Wei “aku sudah melihat banyak yang
salah jalan oleh karena ambisi, sudah tidak tertarik lagi dengan ambisi…
keinginan pribadi adalah dia… yang penting dia hidup dengan baik dan bahagia,
aku sudah sangat puas” Long Jin Shan “apa kau tidak pernah berfikir apa yang
akan terjadi padanya, saat tahu kau sudah tidak ada ?” Feng Wei mengangguk “aku
sudah menanam sihir pada cincinnya… jika dia tidak dapat menahan dirinya, sihir
itu akan berkerja padanya” Long Jin Shan “dia tidak akan mau melupakanmu !”
Feng Wei “mau bagaimana tidak mau juga bagaimana ! hal yang sudah yang mulia
putuskan, tidak akan ada yang bisa merubahnya” Feng Huo Huang “bagaimana jika
dia melepas cincinnya ?” Feng Wei menggeleng “selama ada aku dihatinya, cincin
itu tidak akan pernah lepas. Jika dia sudah melupakanku, tidak mencintaiku,
cincin itu akan terlepas dan menghilang sendiri” Long Jin Shan mengangguk “kau
sudah memikirkan semua untuknya”.
Feng
Wei tersenyum “aku tidak pernah menyangka, dalam kultivasi bisa mendapatkan
dirinya. Kultivasi 100.000 tahun yang berantakan ini bisa menghasilkan 1
dirinya, tidak tahu kultivasi ini termasuk baik atau tidak baik…” Feng Huo
Huang “tentu saja baik… kau fikir saja, diakhir kultivasimu ada Di Jun yang
menemanimu. Bukankah ini juga membuktikan semesta yang sedang membalas budimu
!” Feng Wei “haih tidak tahu hal ini baik atau tidak… yang jelas, karena
kehadiranku, menambah masalah padanya” Long Jin Shan menggeleng “aku tidak
berfikir demikian… Huo Feng, jangan merendahkan dirimu… walau aku tidak mau kau
menjadi besar kepala, tapi kedatanganmu di manapun, dengan status atau
identitas apapun, selalu menjadi berkah bagi lainnya.” Feng Huo Huang “Huo
Feng, kupastikan Di Jun bahkan semua dewa dewi kecil itu menganggapmu sebagai
berkah tak ternilai. Mereka sangat ingin bisa berjuang bersamamu, hanya kau
yang tidak mengijinkannya” Feng Wei “dengan kemampuan mereka haih… di Si Hai Ba
Huang, mereka bisa dikatakan tak tertandingi. Tapi ini Yu Zhou Da Lu sangat
berbeda, Si Hai Ba Huang hanya satu dunia kecil yang iseng kuciptakan. Kekuatan
__ADS_1
mereka disini, bahkan tidak dapat menghadapi seorang Di Xian”